KABUPATEN PEKALONGAN

Kondisi geografis

Letak Geografis
Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, yang berada di daerah Pantura bagian barat sepanjang pantai utara Laut Jawa memanjang ke selatan dengan Kota Kajen sebagai Ibu Kota pusat pemerintahan. Secara geografis terletak diantara: 60 - 70 23’ Lintang Selatan dan antara 1090 - 1090 78’ Bujur Timur yang berbatasan dengan: Sebelah Timur : Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang Sebelah Utara : Laut Jawa, Kota Pekalongan Sebelah Selatan : Kabupaten Banjarnegara Sebelah Barat : Kabupaten Pemalang Wilayah Kabupaten Pekalongan memiliki luas + 836,13 Km2, dimana 31,21 persenya ( 260,93 Km2 ) merupakan lahan sawah yang terdiri sawah pengairan teknis (79,26%) sisanya sawah tadah hujan (20,74%)

Kecamatan Lebakbarang. Aman. Secara bertahap pembangunan untuk melengkapi prasarana menjadi simpul-simpul penggerakan dan pengembangan sebagai sebuah ibukota kabupaten juga telah dibangun rumah dinas Bupati dan Pendopo yang selesai bertepatan dengan hari Jum'at Pon 19 Dzulhijjah 1423 H atau tanggal 21 Pebruari 2003 yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Hari Sabarno atas nama Presiden Republik Indonesia Ibu Hj. Nyaman. bangunan tersebut merupakan rumah bagi para Bupati Pekalongan sekaligus sebagai tempat aktivitas perangkat pemerintahan dengan berbagai elemen masyarakat untuk bersilaturakhmi. Kandangserang. Megawati Soekarnoputri pada tanggal 5 April 2003.294 meter diatas permukaan laut dan merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. 225 desa berada di dataran rendah.79 persen merupakan lahan kering (bukan lahan sawah). beliau merupakan Bupati/Adipati yang ditunjuk dan diangkat oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo/ Raja Mataram Islam dan sekaligus sebagai Bupati Pekalongan I. Doro. Hari Jadi Kabupaten Pekalongan telah ditetapkan pada Hari Kamis Legi Tanggal 25 Agustus 1622 atau pada 12 Robiu'l Awal 1042 H pada masa pemerintahan Kyai Mandoeraredja. Untuk peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan pada tahun 2006 ini adalah merupakan peringatan hari jadi yang ke 834 tahun. lima prakiraan yang menjadi kajian adalah masa prasejarah. menggerakkan dan mengerahkan seluruh potensi masyarakat Kabupaten Pekalongan Motto Kabupaten Pekalongan adalah Kota " SANTRI" merupakan singkatan dari Sehat. masa Penjajahan Hindia Belanda dan masa Pemerintahan Republik Indonesia. Kabupaten Pekalongan merupakan perpaduan antara wilayah datar diwilayah bagian utara dan sebagian merupakan wilayah dataran tinggi/pegunungan diwilayah bagian selatan yaitu diantaranya Kecamatan Petungkriyono dengan ketinggian 1. Berdasarkan kajian ilmiah oleh Tiem Peneliti Sejarah Kabupaten Pekalongan muncul lima prakiraan tentang kapan Kabupaten Pekalongan itu lahir. . Menurut topografi desa 58 desa berada didataran tinggi. Tertib. Masa Republik Indonesia Sebagai alternatif lain Hari jadi Kabupaten Pekalongan ialah pada masa Republik Indonesia/kemerdekaan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948. Untuk mendayagunakan kegiatan pembangunan daerah secara merata diperlukan suatu acuan untuk memotivasi.dan 68. dan sebagaian diwilayah Kecamatan Karanganyar serta Kajen. Rapih dan Indah. Kabupaten Pekalongan adalah merupakan Daerah Otonom atau dengan istilah Swatantra. Sejarah Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Keberadaan Kabupaten Pekalongan secara administratif sudah berdiri cukup lama yaitu 3812 tahun yang lalu. 6 diantaranya merupakan desa pantai. Pembangunan Kabupaten Pekalongan sudah dilakukan sejak zaman Pemerintahan Adipati Notodirdjo (1879 1920 M) di komplek Alun-alun utara no 1 Kota Pekalongan. sedangkan penentuan hari dan tanggalnya diambil dari sebagaimana tradisi pengangkatan Bupati dan para pejabat baru dilingkungan Kerajaan Mataram. bermusyawarah dan mencurahkan pemikiran atau unek-unek berbagai kehendak dihadapan bupati. kepindahan itu merupakan salah satu tonggak sejarah sebagai momen diawalinya Kajen sebagai Ibukota Kabupaten Pekalongan. Paninggaran. Proses pemindahan Ibukota Kabupaten Pekalongan diawali dengan peresmian sekaligus penggunaan Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan di Kajen oleh Bupati Drs. masa Kerajaan Islam Mataram. masa Kerajaan Demak. Secara Topografis. H Amat Antono pada tanggal 25 Agustus 2001. Talun.

sebab kalau diketahui oleh Pemerintah Sultan Agung pasti ditangkap dan dihukum mati. Brebes. Karanganyar dan Wonogiri. Purbalingga.Undang tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan dibentuk bersama 28 daerah lain antara lain : Semarang. Pati. Temanggung. Sehingga terus melakukan yang disebut TAPA-NGALONG. ing Carbon nggertata" (senjata-senjata telah berkumpul jadi satu. Tegal.

Sehingga dari beberapa uraian tersebut. Wong pesisir sadoyo tan ono kari. Boyolali. Hal ini terjadi setelah Bahurekso gagal didalam penyerangan ke Batavia. Soenarjo keturunan Bupati Mandurorejo) . lampahe lumintu. Sehingga prediksi Topo Ngalong itu hanya gambaran/sanepo yang mempunyai maksud siang hari sembunyi. oleh Pemangku Jabatan Sementara Presiden Republik Indonesia Menteri Dalam Negeri SOESANTO TIRTOPRODJO dan Menteri Kehakiman A. Brebes dan Pengangsalan. Barebes lan Pengangsalan. Pekalongan. Demak.Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah pada : Hari Selasa Pon tanggal : 8 Agustus 1950 yang ditetapkan di Yogjakarta. gya ancal mring samudrane . samya dandan samya numpak palwa. Kaliwungu. namun secara sembunyi-sembunyi. Batang. ing Lepentangi. Rembang.G. Tegal. Djepara. para prajurit diberangkatkan berlayar.Hal ini ditandai pula dengan diundangkannya Undang . Basuki (Putra Almarhum R. Dasar Hukum Surat Keputusan DPRGR Kabupaten Pekalongan nomor 1/PD/DPRGR/II/1967 tentang Lambang Daerah tanggal 29 Agustus 1967 dan nomor 1/PD/DPRGR/II/1971 tentang Penggunaan Lambang Daerah tanggal 16 Pebruari 1971.ALONG yang artinya hasil. Berdasarkan Undang . bersama anak buahnya kembali ke Pantai Utara Jawa Tengah. Sukoharjo. atau dikenal pula Muara Gambaran. Sampun. Jadi Pekalongan disebut juga dengan nama PENGANGSALAN yang artinya pembawa keberuntungan. prediksi Topo Ngalong hanya gambaran atau sanepo yang mempunyai maksud.

Menurut penuturan R. .PRINGGO DIGDO. Semua orang pesisir tidak ada yang ketinggalan (mereka berangkat menyiapkan diri di Cirebon). Purworejo. Tegal. Batang. malam hari keluar untuk mencari nafkah. Semarang. Kudus. Banjarnegara. Kebumen.

Didalam babad Sultan Agung yang merupakan sumber yang dapat dipercaya istilah pengangsalan nampaknya juga muncul. Lambang dan Motto Daerah Kabupaten Pekalongan LAMBANG DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN 1.

Pelayarannya tiada henti-hentinya melewati Tirbaya. Kendal. ing Tirboyo lawan semawis . Banjumas. nama Pekalongan berasal dari istilah setempat HALONG . Kendal. pada siang hari sembunyi. Dari sinilah muncul prediksi-prediksi berkaitan dengan istilah PEKALONGAN. Sragen. Pemalang. dan hanya keluar pada malam hari untuk mencari makan/nafkah. Tjilatjap. Wonosobo. :"Gegaman wus kumpul dadi siji. Magelang. Blora. Grobogan. Pekalongan Mulai Dikenal Banyak sumber mengatakan bahwa Pekalongan mulai dikenal setelah Bahurekso bersama anak buahnya berhasil membuka Hutan Gambiran/Gambaran. Kendal. Setelah semuanya siap.

Warna kuning mewakili ras tionghoa. g. Laut dan Ikan. 
3. Ras asli merupakan penghuni yang utama atau lajer (pokok). g. cinta damai. kebangsaannya tetapi tetap bersatu padu. Jumlah butiran padi sebelah kanan 23 biji sebelah kiri 22 biji jumlah keduanya 45 biji. Jumlah butiran 45 biji melambangakan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Ceplok bunga berjumlah 8 melambangkan bulan Agustus. serta merupakan sumber kehidupan serta makanan pokok rakyat. Motto kabupaten Pekalongan Untuk mendayagunakan kegiatan pembangunan daerah secara merata diperlukan suatu acuan untuk memotivasi. melambangkan bahwa sebagian kehidupan rakyat Kabupaten Pekalongan dari laut (nelayan). melambangkan cita-cita rakyat yang dinamis. melambangkan bahwa warga penghuni Kabupaten Pekalongan. Bentuk. Bintang bersudut lima berwarna kuning emas. melambangkan Pancasila. c. menggerakkan dan mengerahkan seluruh potensi masyarakat Kabupaten Pekalongan Motto Kabupaten Pekalongan adalah Kota " SANTRI " merupakan singkatan dari Sehat. Masyarakat di Kabupaten Pekalongan meyakini bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dalam mengurus. a. Elar atau sawat (sayap berekpak) berwarna kuning bergaris hijau.Warnanya. d. Aman. Isi Lambang. Bintang. b. coklat muda ras asli Indonesia. Perisai Tiga Warna. Tertib. f. melambangkan bahwa ras asli merupakan pihak yang merangkum kedua ras lainnya sehingga terjalain hubungan dalam kehidupan baik jasmaniah dan rohaniah. Keris. Nyaman. Dari atas kebawah berisikan lukisan-lukisan a. sawo matang 9 coklat muda dan coklat tua). Dilukiskan di tengah perisai. Rapih dan Indah. mengatur dan membina daerah. dan coklat tua mewakili ras arab. f. Pita Batik Jlamprang. melambangkan kemakmuran daerah.2. menuju arah keagungan daerah dan peri kehidupan yang adil dan makmur serta lahir dan batin. dalam membela dan membina serta membangun daerah maupun tanah air Indonesia. Pita teratur berlukiskan batik jlamprang berisikan 8 ceplok bungan. . Sudut Lima pada Bintang. melambangkan salah satu kesenian rakyat Kabupaten Pekalongan yaitu batik Pekalongan yang merupakan kehidupan rakyat. Lambang daerah Kabupaten Pekalongan berbentuk perisai bersayap dalam ukuran segi empat bujur sangkar dengan perbandingan panjang dan lebar 1:1. Elar (sawat). h. Ditengah perisai terlukis sebuah keris lurus terhunus berwarna hitam. Jumlah elar (bulu elar) sebelah kanan 9 helai sebelah kiri 8 helai. ras. Perisai tiga warna. jumlah seluruh elar 17 helai. Padi Memangku Perisai. melambangkan jiwa patriotisme rakyat Kabupaten Pekalongan yang abadi. Ukuran serta Warna . e. e. c. Ukuran luas warna coklat muda setengah luas perisai. berurutan dari kiri ke kanan kuning. Makna dan Isi Lambang. terdiri dari warga negara yang berbeda asal. b. d. Padi warna kuning dengan daun berwarna hijau memangku perisai. Laut biru dan ikan berwarna putih. melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa mencerminkan bahwa warga / penduduk Kabupaten Pekalongan umumnya meyakini dan berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. k.Visi dan Misi Kabupaten Pekalongan VISI
 "Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Kearifan Lokal" 
Rumusan visi tersebut terdiri dari 3 unsur frasa kalimat sebagai berikut : h. Memantapkan kondisi sosial budaya yang berbasis kearifan lokal. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera i.Sebagian besar Penduduk Kabupaten Pekalongan tinggal di daerah pedesaan.884 penduduk laki-laki dan 424. Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. dan memperoleh pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan secara layak. Kearifan Lokal sebagai Basis Tercapainya Masyarakat Sejahtera dan Bermartabat Pengertian masing-masing unsur frasa visi tersebut adalah sebagai berikut : i. Namun demikian. Mendorong iklim investasi yang berbasis pada potensi dan budaya daerah. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik. papan. 4.089 jiwa. meliputi sandang. apartany bersih dan berwibawa. j. dihargai dan dihormati dalam pergaulan di lingkungan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Sumberdaya lokal dimaksud antara lain adalah potensi industri kerajinan batik. Mewujudkan rasa aman dan adil pada masyarakat. yang dimaksud adalah Kabupaten Pekalongan memiliki potensi sumberdaya lokal yang bisa dikembangkan dengan optimal. 5. Laju Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk Penduduk Kabupaten Pekalongan pada akhir tahun 2011 tercatat sebanyak 848. Demografi Jumlah Penduduk. serta diperhitungkan. 3. yang dimaksud adalah kondisi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang mampu bekerja dan memperoleh pendapatan layak untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.77 persen atau bertambah sebanyak 10. potensi sumberdaya alam serta potensi sistem sosial budaya masyarakat dengan ciri religiusitas yang menonjol.826 penduduk perempuan. 

Hal ini dimungkinkan karena peluang untuk . Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Bermartabat. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Bermartabat j.710 jiwa yang terdiri dari 428. Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berbasis pada pemerataan wilayah dan berwawasan lingkungan. 

Dilihat dari sex rationya. Kearifan lokal sebagai Basis Tercapainya Masyarakat Sejahtera dan Bermartabat. Fasilitasi terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis pada UMKM. sering terjadi perpindahan dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan (urbanisasi). menjadi modal dalam mecapai Kabupaten Pekalongan yang sejahtera dan bermartabat. pangan. tenun dan produk tekstil lainnya.
 MISI 1. yang dimaksud adalah kondisi Kabupaten Pekalongan yang masyarakatnya berakhlak mulia.621 jiwa meningkat sebesar 0. 6. pertanian dan peternakan. Angka ini bila dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 2010 yang berjumlah 838. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera. maka terlihat penduduk di Kabupaten Pekalongan selama tahun 2011 lebih banyak kaum perempuannya bila dibandingkan jumlah laki-lakinya.

Kesehatan Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai memang sangat diperlukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. Desa Sabarwangi Kec. Ada empat kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduknya sudah mencapai diatas 4. Hal ini akan dapat terwujud bila adanya dukungan dari Pemerintah dan swasta sekaligus. polindes. Tetapi justru disitulah daya tarik yang dimiliki Gralis Budaya untuk merebut perhatian penonton. Keanekaragaman itu tidak memecah belah masyarakat tapi justru semakin memperkaya khasanah budaya di daerah Kabupaten Pekalongan. Kesenian Jaran Ilir Kecamatan Sragi Sekelompok pemuda . Hari Jadi Kabupaten Pekalongan dll. Pada tahun 2011 ada beberapa sarana dan prasarana kesehatan yang jumlahnya bertambah adalah Dokter umum. Namun demikian masih ada dua kecamatan yang tingkat kepadatan penduduknya masih dibawah 200 jiwa yaitu kecamatan Lebakbarang dan Petungkriono.Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan seni yang berbeda dari biasanya. Buaran. adapun untuk penyakit DBD cenderung menurun. Kesenian Kuda Kepang Kesenian Kuda Kepang dari Desa Wonorejo. Kedungwuni dan.

T Sosial ekonomi budaya Budaya masyarakat Kabupaten Pekalongan kaya akan budaya tradisional. dukun bayi terlatih.000 jiwa yaitu Kecamatan Tirto.acara sedekah bumi. Di sisi lain ada juga sarana dan prasarana kesehatan yang berkurang diantaranya dukun bayi tidak terlatih. Kecamatan Wonopringgo. Dilihat dari penderita penyakit rawan menular di Kabupaten Pekalongan pada tahun ini untuk diare dan malaria relatif meningkat.pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan.tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan. pondok bersalin. Tarian . dan toko obat. hajatan penyambutan tamu. tempat praktek dokter dan tempat praktek bidan. Kajen Penampilan yang memukau dan terkesan mengerikan menjadikan identitas kesenian ini.mendapatkan pekerjaan di daerah pedesaan relative kecil bila dibandingkan didaerah perkotaan Dilihat dari sebaran penduduknya untuk masingmasing kecamatan terlihat belum merata. BP swasta. Kesenian Kuntulan/Sirkus "Gralis Budaya". perawat. . HUT Kemerdekaan. pemotongan tumpeng oleh Bupati Pekalongan dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter. Berbagai macam kesenian tradisional banyak dimiliki beberapa desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan yang tentu saja dengan ciri khas masing – masing. bidan. Wiradesa. Biasa dipentaskan pada acara . Kabuapaten Pekalongan. Sedangkan dilihat dari balita yang mengalami gizi buruk di Kabupaten Pekalongan selama tahun 2011 ini jumlahnya jauh menurun bila dibandingkan tahun 2010. Agenda Syawalan Upacara Tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. pondok bersalin dan apotik.

terjadi kenaikan jumlah sekolah dan murid. kelas. 27.22 persen dari 201 kasus di tahun 2010 menjadi 314 kasus di tahun 2011. baik jumlah sekolah. jumlah sekolah. maka semakin tinggi pula tingkat kemajuan bangsa tersebut. Pendidikan dapat dijadikan indikator kemajuan suatu bangsa. dan rujuk di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 berbeda-beda perubahannya dibanding kan dengan tahun 2010.54 persen. guru dan muridnya mengalami penurunan.399 kasus di tahun 2010 menjadi 10.22 persen dari swasta. kelas. Dari jumlah jamaah haji sebanyak 643 orang. Masjid 737 buah. Kasus pernikahan mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 1.81 persen. 7. Beragam tempat peribadatan merupakan salah satu bukti terjadinya kerukunan hidup umat beragama. Dengan demikian peserta KB aktif di Kabupaten Pekalongan pada tahun . jumlah kelas 18. kelas. Sedangkan jumlah murid mengalami penurunan. Pura 3 buah.20 persen. jumlah kelas. Pada tahun 2011 untuk tingkat SLTP terjadi peningkatan untuk jumlah kelas dan guru. maka usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan. murid dan guru semuanya mengalami Pada tahun 2011 di Kabupaten Pekalongan ini terjadi kenaikan jumlah Pondok Pesantren sebesar 2. Untuk tingkat pendidikan dasar SD pada tahun 2011 mengalami kenaikan jumlah sekolah dan jumlah kelas.25 persen. 20. yang berarti mengalami kenaikan sebesar 61. Karena dengan adanya kerukunan dan kedamaian. dan jumlah guru 1. Kasus nikah. Keluarga berencana (KB) Peserta KB di Kabupaten Pekalongan pada akhir tahun 2011 mencapai 135.405 orang atau sekitar 79.03 persen.22 persen dari petani. sedangkan peserta KB aktif tahun 2010 tercatat 132. Demikian pula untuk tingkat pendidikan RA/BA yang tercatat di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan. baik jumlah sekolah. Untuk jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah terjadi peningkatan baik
pada jumlah sekolah. Sedangkan kasus perceraian dari 555 kasus di tahun 2010 menjadi 897 kasus di tahun 2011 .544 kasus di tahun 2011.Pendidikan
 Pendidikan merupakan bagian integral dari pembangunan. atau 80. Kasus talak di tahun 2011 ini mengalami peningkatan 56.02 persen. Demikian juga jumlah santri yang naik sebesar 0. guru dan jumlah murid semuanya mengalami kenaikan. dan guru semuanya mengalami kenaikan.08 persen dari pasangan usia subur (PUS) yang ada.39 persen.402 buah. 40.90 persen dari kalangan pedagang. cerai. Jumlah jamaah haji Kabupaten Pekalongan tahun 2011 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2010. Untuk jenjang pendidikan Perguruan Tinggi di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 ini jumlahnya masih tetap sama. Makin tinggi tingkat pendidikan suatu bangsa.301 peserta aktif.155 buah yang meliputi Musholla 2. Demikian pula untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah pada tahun 2011 baik jumlah sekolah. Di tingkat pendidikan SLTA. Untuk sekolah MI. murid. masingmasing umat beragama dapat melaksanakan ibadah menurut agama dan kepercayaannya dengan tenang khusuk. jumlah jamaah haji Kabupaten Pekalongan sebanyak 690 orang. Adapun jumlah kelasnya relatif tetap. Jumlah sekolah naik 1. Ada 3 Perguruan Tinggi di Kabupaten Pekalongan yaitu STIKES Muhammadiyah. Gereja 13 buah. Pada tahun 2010. Dengan pendidikan kualitas penduduk akan meningkat dan menjadi lebih baik.62 persen . Pendidikan adalah salah satu faktor untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Sedangkan jumlah kelas dan guru mengalami penurunan. Adapun untuk Madrasah Diniyah Awaliyah pada tahun 2011 jumlah sekolah. murid maupun guru terjadi peningkatan yang relatif tinggi. Secara keseluruhan tempat peribadatan di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 tercatat sebanyak 3. jumlah murid 3. sedangkan jumlah guru dan jumlah murid mengalami penurunan. Di Kabupaten Pekalongan untuk tingkat pendidikan pra sekolah (TK) yang terdaftar di Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan tahun 2011.39 persen dari 10. Akademi Analis Kesehatan (AAK) dan POLITEK Muhammadiyah Agama Suasana kerukunan hidup antar dan intern umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sangat didambakan masyarakat. murid dan guru. Karena pembangunan tidak bisa mengandalkan pada sumber daya alam semata-mata. sedang tahun 2011 sebanyak 643 orang.08 persen.31 persen dari PNS. talak. turun sebesar 6.

Lokasi yang terletak di desa Depok Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan menyimpan banyak potensi yang layak dikunjungi.31 persen).814 orang (70. hutan wisata terletak di sebelah selatan Kecamatan Kajen pada ketinggian 700 m dpl.567 orang (6. Disamping itu.08 persen) dari peserta KB aktif. Udara yang sejuk dan panorama yang alami menjadi ciri khas Obyek ini serta kondisi masyarakat yang masih pedesaan menjadi faktor yang menarik untuk dinikmati. Objek Wisata Wisata Alam LINGGOASRI Wisata alam dengan variasi obyek didalamnya seperti kolam renang.2011 meningkat 2.416 orang (17. 
 WISATA ALAM WATU IRENG. Namun hal tersebut masih menjadi misteri yang justru membuat masyarakat penasaran untuk mengetahui kebenarannya.19 persen. letak yang cukup menguntungkan di tepi jalan Propinsi antara Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara sangat memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung. . terletak di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang 17 km ke arah selatan dari Kajen. Peserta dengan kontrasepsi Pil sebanyak 23. Selain itu suasana yang nyaman menjadi pilihan untuk bersantai bersama keluarga. sedangkan peserta dengan kontrasepsi Implant menempati urutan ketiga sejumlah 8. serta dikelilingi sederetan pohon nyiur yang tumbuh disekitar kawasan menjadi daya pemikat yang utama. LAMBUR-KANDANGSERANG Sebuah fenomena yang sangat menarik apabila menyaksikan salah satu kekayaan alam di Kabupaten Pekalongan ini. 
PANTAI DEPOK Obyek Wisata Pantai Depok yang indah. Obyek Wisata yang berupa batu besar dan berwarna hitam dan dikenal sebagai watu ireng ini. Adapun alat kontrasepsi yang paling banyak diminati oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan adalah kontrasepsi suntik yang pada akhir tahun 2011 tercatat 94. kebun binatang. Batu ini diperkirakan bagian dalamnya berongga.33 persen).

Selain itu. WISATA ALAM LOLONG Wisata Alam Lolong terletak kurang lebih 6 Km dari kota Kecamatan Karanganyar.PANTAI WONOKERTO Terletak di Kecamatan Wonokerto dan dikenal sebagai tempat pelelangan ikan. 
WISATA ALAM ROGOSELO
 Wisata Alam Rogoselo terletak kurang lebih 14 km dari ibu kota Kecamatan Doro tepatnya di Desa Rogoselo. 
OBYEK WISATA CURUG MUNCAR Dikenal sebagai daerah yang sangat eksotis dengan keindahan air terjun dan pemandangan alamnya. Wisata berupa petilasan/cagar alam Arca Baron Sekeber dan Makam Ki Gede Atas Angin. Potensi wiasata ini juga didukung dengan adanya buah durian yang sudah cukup terkenal pada setiap musimnya. . Pantai Wonokerto banyak dikunjungi masyarakat saat adanya upacara Nyadran (Sedekah Laut) sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.


 Memasuki Petungkriyono. di Petungkriyono juga terdapat pula sejumlah situs peninggalan sejarah dengan daya . pelajar maupun para wisatawan yang dilengkapi dengan MCK. daerah Petungkriyono merupakan suatu kawasan pegunungan yang sejuk dengan keragaman kemolekan dan keindahan alam sangat mempesona yang cocok untik tempat wisata. Selain itu. surili. Petungkriyono berada di sebelah selatan dengan jarak 30 km yang dapat dicapai dengan kendaraan umum (bus dan colt) lewat Doro. Pos Jaga dan tempat bermain. niscaya akan dihadapkan lanskap perbukitan dengan tutupan hutan alam yang menghijau lebat. Camping Ground yang berada di Dusun Dranan Desa Yosorejo disediakan bagi para pecinta alam. Ada tujuh air terjun di Petungkriyono yang sering dikunjungi wisatawan yakni Curung Muncar. owa. 
Kawasan Ekowisata PETUNGKRIYONO Petungkriyono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Petungkriyono yang melingkupi daerah seluas 5000 hektar ini dikenal kalangan “rimbawan” sebagai salah satu kawasan hutan yang tersisa di Jawa”. Curug Kedunglumbu dan Curug Sibedug. Berlokasi di lereng Gunung Ragajambangan pada ketinggian 900-1600 meter DPL. Lokasi Petungkriyono ini berada tidak jauh pula dari obyek wisata Dataran Tinggi Dieng hanya berjarak sekitar 40 km yang dapat dicapai dari kota Wonosobo dan Banjarnegara lewat jalur SibebekGumelem atau Kalibening-Simego. Dari kota Kajen ( Ibukota Kabupaten Pekalongan) dan Kota Pekalongan. Curug Banteng. Di kawasan hutan ini hidup beragam satwa. Pendopo. termasuk satwa endemik jawa yang hampir punah seperti elang jawa. Di beberapa lokasi seperti di Desa Sokokembang dan Curugmuncar tampak pula aliranaliran sungai jernih menyusuri lembah serta air terjun yang mencurah dari tebing-tebing perbukitan menambah kemolekan alam kawasan ini. dan macan kumbang.BUMI PERKEMAHAN Dengan luas 4 hektar. macan tutul. Curung Lawe.

Disamping itu. 

 Wisata Tradisional .


 Wisata Religius Khaul adalah sebuah budaya yang berlaku dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan dan biasanya dilaksanakan di makam tokoh Islam setahun sekali. seperti situs Nogopertolo dan Gedong dari masa kejayaan Mataram Hindu abad IVXII.tariknya tersendiri. Kolam Renang. Doro 
 Wisata Keluarga Kolam Pemancingan dan Rumah Makan Tirta Alam di Karang Gondang Karanganyar. Dengan penampilan yang elegan membuat Tirta Alam banyak dikenal dan dikunjungi. Kolam Pemancingan dan Lesehan “ Kulu Asri “.Karanganyar. Fasilitas yang lengkap dengan harga yang terjangkau menjadikan Prima Graha Wisata padat dikunjungi di akhir pekan. Nuansa alami tercipta karena bangunan terbuat dari bambu menambah kenyamanan berwisata keluarga.
Menyambangi Petungkriyono. Kedatangan mereka adalah untuk memohon berkat pada Tuhan Yang Maha Esa. pada malam jumat Kliwon biasanya masyarakat banyak mengunjungi makam-makam tokoh yang dianggap berjasa dalam penyebaran agama Islam. Kolam Renang dan Rumah Makan Lesehan Prima Graha Wisata di Karanganyar. tak hanya akan disambut oleh keasrian alamnya yang mempesona namun kita juga akan merasakan nuansa keramahan dan kebersahabatan penduduk desa yang tinggal di daerah ini. di Kec. Adapun tempattempat yang sering dikunjungi untuk melakukan Khaul antara lain adalah : Khaul Mbah Agung Rogoselo. Desa Kulu.

KAJEN"GRALIS BUDAYA" Penampilan yang memukau dan mendebarkan menjadi identitas dan daya tarik tersendiri dari kesenian ini. Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan sebuah seni yang berbeda dari biasanya.KESENIAN JARAN ILIR. KECAMATAN SRAGI Sekelompok pemuda-pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter.WONOPRINGGO Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. DI WONOREJO KEC. 
AGENDA SYAWALAN DI LINGGOASRI Upacara tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Tarian-tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan. . KESENIAN KUDA KEPANG. KESENIAN KUNTULAN/ SIRKUS DI DESA SABARWANGI. dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful