KABUPATEN PEKALONGAN

Kondisi geografis

Letak Geografis
Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah, yang berada di daerah Pantura bagian barat sepanjang pantai utara Laut Jawa memanjang ke selatan dengan Kota Kajen sebagai Ibu Kota pusat pemerintahan. Secara geografis terletak diantara: 60 - 70 23’ Lintang Selatan dan antara 1090 - 1090 78’ Bujur Timur yang berbatasan dengan: Sebelah Timur : Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang Sebelah Utara : Laut Jawa, Kota Pekalongan Sebelah Selatan : Kabupaten Banjarnegara Sebelah Barat : Kabupaten Pemalang Wilayah Kabupaten Pekalongan memiliki luas + 836,13 Km2, dimana 31,21 persenya ( 260,93 Km2 ) merupakan lahan sawah yang terdiri sawah pengairan teknis (79,26%) sisanya sawah tadah hujan (20,74%)

Kabupaten Pekalongan merupakan perpaduan antara wilayah datar diwilayah bagian utara dan sebagian merupakan wilayah dataran tinggi/pegunungan diwilayah bagian selatan yaitu diantaranya Kecamatan Petungkriyono dengan ketinggian 1. Masa Republik Indonesia Sebagai alternatif lain Hari jadi Kabupaten Pekalongan ialah pada masa Republik Indonesia/kemerdekaan berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1948.dan 68. Nyaman. masa Kerajaan Demak. bangunan tersebut merupakan rumah bagi para Bupati Pekalongan sekaligus sebagai tempat aktivitas perangkat pemerintahan dengan berbagai elemen masyarakat untuk bersilaturakhmi. Aman. Secara bertahap pembangunan untuk melengkapi prasarana menjadi simpul-simpul penggerakan dan pengembangan sebagai sebuah ibukota kabupaten juga telah dibangun rumah dinas Bupati dan Pendopo yang selesai bertepatan dengan hari Jum'at Pon 19 Dzulhijjah 1423 H atau tanggal 21 Pebruari 2003 yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Hari Sabarno atas nama Presiden Republik Indonesia Ibu Hj. Berdasarkan kajian ilmiah oleh Tiem Peneliti Sejarah Kabupaten Pekalongan muncul lima prakiraan tentang kapan Kabupaten Pekalongan itu lahir. lima prakiraan yang menjadi kajian adalah masa prasejarah. Doro. 6 diantaranya merupakan desa pantai. Hari Jadi Kabupaten Pekalongan telah ditetapkan pada Hari Kamis Legi Tanggal 25 Agustus 1622 atau pada 12 Robiu'l Awal 1042 H pada masa pemerintahan Kyai Mandoeraredja. Kandangserang.294 meter diatas permukaan laut dan merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. Untuk peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan pada tahun 2006 ini adalah merupakan peringatan hari jadi yang ke 834 tahun. beliau merupakan Bupati/Adipati yang ditunjuk dan diangkat oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo/ Raja Mataram Islam dan sekaligus sebagai Bupati Pekalongan I. Talun. Pembangunan Kabupaten Pekalongan sudah dilakukan sejak zaman Pemerintahan Adipati Notodirdjo (1879 1920 M) di komplek Alun-alun utara no 1 Kota Pekalongan. Kabupaten Pekalongan adalah merupakan Daerah Otonom atau dengan istilah Swatantra. 225 desa berada di dataran rendah. Kecamatan Lebakbarang. Untuk mendayagunakan kegiatan pembangunan daerah secara merata diperlukan suatu acuan untuk memotivasi.79 persen merupakan lahan kering (bukan lahan sawah). bermusyawarah dan mencurahkan pemikiran atau unek-unek berbagai kehendak dihadapan bupati. menggerakkan dan mengerahkan seluruh potensi masyarakat Kabupaten Pekalongan Motto Kabupaten Pekalongan adalah Kota " SANTRI" merupakan singkatan dari Sehat. kepindahan itu merupakan salah satu tonggak sejarah sebagai momen diawalinya Kajen sebagai Ibukota Kabupaten Pekalongan. Secara Topografis. . dan sebagaian diwilayah Kecamatan Karanganyar serta Kajen. masa Penjajahan Hindia Belanda dan masa Pemerintahan Republik Indonesia. Paninggaran. Rapih dan Indah. masa Kerajaan Islam Mataram. Sejarah Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Keberadaan Kabupaten Pekalongan secara administratif sudah berdiri cukup lama yaitu 3812 tahun yang lalu. Proses pemindahan Ibukota Kabupaten Pekalongan diawali dengan peresmian sekaligus penggunaan Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan di Kajen oleh Bupati Drs. sedangkan penentuan hari dan tanggalnya diambil dari sebagaimana tradisi pengangkatan Bupati dan para pejabat baru dilingkungan Kerajaan Mataram. Megawati Soekarnoputri pada tanggal 5 April 2003. H Amat Antono pada tanggal 25 Agustus 2001. Tertib. Menurut topografi desa 58 desa berada didataran tinggi.

Banjarnegara. atau dikenal pula Muara Gambaran. oleh Pemangku Jabatan Sementara Presiden Republik Indonesia Menteri Dalam Negeri SOESANTO TIRTOPRODJO dan Menteri Kehakiman A. Tjilatjap. namun secara sembunyi-sembunyi. Rembang. Magelang. lampahe lumintu. Kendal.

Pelayarannya tiada henti-hentinya melewati Tirbaya. Purworejo. malam hari keluar untuk mencari nafkah. Tegal. Banjumas.ALONG yang artinya hasil.Hal ini ditandai pula dengan diundangkannya Undang . Purbalingga. Berdasarkan Undang . Demak. ing Tirboyo lawan semawis .PRINGGO DIGDO. Dasar Hukum Surat Keputusan DPRGR Kabupaten Pekalongan nomor 1/PD/DPRGR/II/1967 tentang Lambang Daerah tanggal 29 Agustus 1967 dan nomor 1/PD/DPRGR/II/1971 tentang Penggunaan Lambang Daerah tanggal 16 Pebruari 1971. ing Lepentangi. Boyolali. Jadi Pekalongan disebut juga dengan nama PENGANGSALAN yang artinya pembawa keberuntungan. Pati. para prajurit diberangkatkan berlayar. Pekalongan. Batang. Wong pesisir sadoyo tan ono kari. Brebes. Sampun. Semua orang pesisir tidak ada yang ketinggalan (mereka berangkat menyiapkan diri di Cirebon).Undang tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan dibentuk bersama 28 daerah lain antara lain : Semarang. samya dandan samya numpak palwa. . Sehingga terus melakukan yang disebut TAPA-NGALONG. dan hanya keluar pada malam hari untuk mencari makan/nafkah. Lambang dan Motto Daerah Kabupaten Pekalongan LAMBANG DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN 1. Sukoharjo. Kaliwungu. gya ancal mring samudrane . Kebumen. Djepara. Hal ini terjadi setelah Bahurekso gagal didalam penyerangan ke Batavia. Barebes lan Pengangsalan. Wonosobo. ing Carbon nggertata" (senjata-senjata telah berkumpul jadi satu. Pemalang. Brebes dan Pengangsalan. Batang.

Sehingga dari beberapa uraian tersebut.G. Blora. Soenarjo keturunan Bupati Mandurorejo) . Kendal. Pekalongan Mulai Dikenal Banyak sumber mengatakan bahwa Pekalongan mulai dikenal setelah Bahurekso bersama anak buahnya berhasil membuka Hutan Gambiran/Gambaran. Tegal. prediksi Topo Ngalong hanya gambaran atau sanepo yang mempunyai maksud. Grobogan. Karanganyar dan Wonogiri.

Menurut penuturan R. nama Pekalongan berasal dari istilah setempat HALONG . Basuki (Putra Almarhum R. Sragen. :"Gegaman wus kumpul dadi siji. pada siang hari sembunyi. Kendal. Setelah semuanya siap. bersama anak buahnya kembali ke Pantai Utara Jawa Tengah. Tegal. sebab kalau diketahui oleh Pemerintah Sultan Agung pasti ditangkap dan dihukum mati. Sehingga prediksi Topo Ngalong itu hanya gambaran/sanepo yang mempunyai maksud siang hari sembunyi. Semarang.

Didalam babad Sultan Agung yang merupakan sumber yang dapat dipercaya istilah pengangsalan nampaknya juga muncul. Temanggung. Kudus. Dari sinilah muncul prediksi-prediksi berkaitan dengan istilah PEKALONGAN.Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah pada : Hari Selasa Pon tanggal : 8 Agustus 1950 yang ditetapkan di Yogjakarta.

a. Ditengah perisai terlukis sebuah keris lurus terhunus berwarna hitam. dalam membela dan membina serta membangun daerah maupun tanah air Indonesia. Lambang daerah Kabupaten Pekalongan berbentuk perisai bersayap dalam ukuran segi empat bujur sangkar dengan perbandingan panjang dan lebar 1:1. sawo matang 9 coklat muda dan coklat tua). terdiri dari warga negara yang berbeda asal. Dari atas kebawah berisikan lukisan-lukisan a. Padi Memangku Perisai.Warnanya. e. Ceplok bunga berjumlah 8 melambangkan bulan Agustus. 
3. g. g. menggerakkan dan mengerahkan seluruh potensi masyarakat Kabupaten Pekalongan Motto Kabupaten Pekalongan adalah Kota " SANTRI " merupakan singkatan dari Sehat. Bintang bersudut lima berwarna kuning emas. Nyaman. Isi Lambang. Jumlah butiran 45 biji melambangakan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. d. coklat muda ras asli Indonesia. Sudut Lima pada Bintang. Bentuk. ras. melambangkan bahwa ras asli merupakan pihak yang merangkum kedua ras lainnya sehingga terjalain hubungan dalam kehidupan baik jasmaniah dan rohaniah. Pita Batik Jlamprang. Elar (sawat). c. Ukuran serta Warna . Padi warna kuning dengan daun berwarna hijau memangku perisai. Ras asli merupakan penghuni yang utama atau lajer (pokok). Perisai tiga warna. Ukuran luas warna coklat muda setengah luas perisai. melambangkan cita-cita rakyat yang dinamis. c. Aman. Laut dan Ikan. Motto kabupaten Pekalongan Untuk mendayagunakan kegiatan pembangunan daerah secara merata diperlukan suatu acuan untuk memotivasi. Rapih dan Indah. kebangsaannya tetapi tetap bersatu padu. melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa mencerminkan bahwa warga / penduduk Kabupaten Pekalongan umumnya meyakini dan berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pita teratur berlukiskan batik jlamprang berisikan 8 ceplok bungan.2. melambangkan bahwa warga penghuni Kabupaten Pekalongan. d. Jumlah butiran padi sebelah kanan 23 biji sebelah kiri 22 biji jumlah keduanya 45 biji. melambangkan salah satu kesenian rakyat Kabupaten Pekalongan yaitu batik Pekalongan yang merupakan kehidupan rakyat. menuju arah keagungan daerah dan peri kehidupan yang adil dan makmur serta lahir dan batin. b. melambangkan kemakmuran daerah. . f. f. b. mengatur dan membina daerah. Warna kuning mewakili ras tionghoa. jumlah seluruh elar 17 helai. Elar atau sawat (sayap berekpak) berwarna kuning bergaris hijau. serta merupakan sumber kehidupan serta makanan pokok rakyat. h. Dilukiskan di tengah perisai. dan coklat tua mewakili ras arab. Masyarakat di Kabupaten Pekalongan meyakini bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dalam mengurus. Jumlah elar (bulu elar) sebelah kanan 9 helai sebelah kiri 8 helai. Makna dan Isi Lambang. melambangkan jiwa patriotisme rakyat Kabupaten Pekalongan yang abadi. berurutan dari kiri ke kanan kuning. Bintang. melambangkan bahwa sebagian kehidupan rakyat Kabupaten Pekalongan dari laut (nelayan). e. Keris. Laut biru dan ikan berwarna putih. cinta damai. melambangkan Pancasila. Perisai Tiga Warna. Tertib.

Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera i. serta diperhitungkan. dihargai dan dihormati dalam pergaulan di lingkungan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. tenun dan produk tekstil lainnya. Angka ini bila dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 2010 yang berjumlah 838. yang dimaksud adalah Kabupaten Pekalongan memiliki potensi sumberdaya lokal yang bisa dikembangkan dengan optimal. Mewujudkan rasa aman dan adil pada masyarakat.826 penduduk perempuan.089 jiwa. Namun demikian.621 jiwa meningkat sebesar 0. menjadi modal dalam mecapai Kabupaten Pekalongan yang sejahtera dan bermartabat. 

Hal ini dimungkinkan karena peluang untuk . Kearifan Lokal sebagai Basis Tercapainya Masyarakat Sejahtera dan Bermartabat Pengertian masing-masing unsur frasa visi tersebut adalah sebagai berikut : i. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera. Fasilitasi terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis pada UMKM. k. pangan.Visi dan Misi Kabupaten Pekalongan VISI
 "Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Kearifan Lokal" 
Rumusan visi tersebut terdiri dari 3 unsur frasa kalimat sebagai berikut : h. yang dimaksud adalah kondisi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang mampu bekerja dan memperoleh pendapatan layak untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Demografi Jumlah Penduduk. 2. Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. 3. Memantapkan kondisi sosial budaya yang berbasis kearifan lokal.710 jiwa yang terdiri dari 428. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Bermartabat. Kearifan lokal sebagai Basis Tercapainya Masyarakat Sejahtera dan Bermartabat.Sebagian besar Penduduk Kabupaten Pekalongan tinggal di daerah pedesaan. 4.884 penduduk laki-laki dan 424. Mendorong iklim investasi yang berbasis pada potensi dan budaya daerah.
 MISI 1.77 persen atau bertambah sebanyak 10. papan. sering terjadi perpindahan dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan (urbanisasi). Sumberdaya lokal dimaksud antara lain adalah potensi industri kerajinan batik. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik. j. yang dimaksud adalah kondisi Kabupaten Pekalongan yang masyarakatnya berakhlak mulia. maka terlihat penduduk di Kabupaten Pekalongan selama tahun 2011 lebih banyak kaum perempuannya bila dibandingkan jumlah laki-lakinya. Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berbasis pada pemerataan wilayah dan berwawasan lingkungan. 

Dilihat dari sex rationya. potensi sumberdaya alam serta potensi sistem sosial budaya masyarakat dengan ciri religiusitas yang menonjol. dan memperoleh pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan secara layak. Laju Pertumbuhan dan Kepadatan Penduduk Penduduk Kabupaten Pekalongan pada akhir tahun 2011 tercatat sebanyak 848. 5. meliputi sandang. Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Bermartabat j. pertanian dan peternakan. 6. apartany bersih dan berwibawa.

dukun bayi terlatih. bidan. Berbagai macam kesenian tradisional banyak dimiliki beberapa desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan yang tentu saja dengan ciri khas masing – masing. Namun demikian masih ada dua kecamatan yang tingkat kepadatan penduduknya masih dibawah 200 jiwa yaitu kecamatan Lebakbarang dan Petungkriono.Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan seni yang berbeda dari biasanya. Desa Sabarwangi Kec. dan toko obat.acara sedekah bumi. tempat praktek dokter dan tempat praktek bidan. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter. Kajen Penampilan yang memukau dan terkesan mengerikan menjadikan identitas kesenian ini. perawat. Kesenian Kuda Kepang Kesenian Kuda Kepang dari Desa Wonorejo. Kesenian Jaran Ilir Kecamatan Sragi Sekelompok pemuda . Ada empat kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduknya sudah mencapai diatas 4. Hari Jadi Kabupaten Pekalongan dll. adapun untuk penyakit DBD cenderung menurun. BP swasta.

T Sosial ekonomi budaya Budaya masyarakat Kabupaten Pekalongan kaya akan budaya tradisional. Wiradesa. Tarian . HUT Kemerdekaan. Agenda Syawalan Upacara Tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Di sisi lain ada juga sarana dan prasarana kesehatan yang berkurang diantaranya dukun bayi tidak terlatih. Tetapi justru disitulah daya tarik yang dimiliki Gralis Budaya untuk merebut perhatian penonton. Kecamatan Wonopringgo. Kesehatan Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai memang sangat diperlukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. pemotongan tumpeng oleh Bupati Pekalongan dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung.000 jiwa yaitu Kecamatan Tirto. Kesenian Kuntulan/Sirkus "Gralis Budaya".pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan. Biasa dipentaskan pada acara . Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. pondok bersalin. hajatan penyambutan tamu. Dilihat dari penderita penyakit rawan menular di Kabupaten Pekalongan pada tahun ini untuk diare dan malaria relatif meningkat.tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan. Pada tahun 2011 ada beberapa sarana dan prasarana kesehatan yang jumlahnya bertambah adalah Dokter umum. polindes. Kabuapaten Pekalongan. Hal ini akan dapat terwujud bila adanya dukungan dari Pemerintah dan swasta sekaligus. Keanekaragaman itu tidak memecah belah masyarakat tapi justru semakin memperkaya khasanah budaya di daerah Kabupaten Pekalongan.mendapatkan pekerjaan di daerah pedesaan relative kecil bila dibandingkan didaerah perkotaan Dilihat dari sebaran penduduknya untuk masingmasing kecamatan terlihat belum merata. Buaran. Kedungwuni dan. pondok bersalin dan apotik. Sedangkan dilihat dari balita yang mengalami gizi buruk di Kabupaten Pekalongan selama tahun 2011 ini jumlahnya jauh menurun bila dibandingkan tahun 2010. .

Pendidikan
 Pendidikan merupakan bagian integral dari pembangunan. dan guru semuanya mengalami kenaikan. atau 80. maka usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan. jumlah jamaah haji Kabupaten Pekalongan sebanyak 690 orang.301 peserta aktif.399 kasus di tahun 2010 menjadi 10. dan rujuk di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 berbeda-beda perubahannya dibanding kan dengan tahun 2010. Sedangkan jumlah murid mengalami penurunan.25 persen. jumlah kelas. Beragam tempat peribadatan merupakan salah satu bukti terjadinya kerukunan hidup umat beragama.08 persen dari pasangan usia subur (PUS) yang ada.02 persen. sedang tahun 2011 sebanyak 643 orang. murid dan guru semuanya mengalami Pada tahun 2011 di Kabupaten Pekalongan ini terjadi kenaikan jumlah Pondok Pesantren sebesar 2.544 kasus di tahun 2011. Keluarga berencana (KB) Peserta KB di Kabupaten Pekalongan pada akhir tahun 2011 mencapai 135.22 persen dari 201 kasus di tahun 2010 menjadi 314 kasus di tahun 2011. Demikian pula untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah pada tahun 2011 baik jumlah sekolah. maka semakin tinggi pula tingkat kemajuan bangsa tersebut. 7.31 persen dari PNS. Karena pembangunan tidak bisa mengandalkan pada sumber daya alam semata-mata. Jumlah jamaah haji Kabupaten Pekalongan tahun 2011 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2010. sedangkan jumlah guru dan jumlah murid mengalami penurunan. Untuk sekolah MI. guru dan jumlah murid semuanya mengalami kenaikan. terjadi kenaikan jumlah sekolah dan murid. Pada tahun 2011 untuk tingkat SLTP terjadi peningkatan untuk jumlah kelas dan guru. Jumlah sekolah naik 1. sedangkan peserta KB aktif tahun 2010 tercatat 132. Masjid 737 buah. kelas.22 persen dari petani. jumlah murid 3. Untuk tingkat pendidikan dasar SD pada tahun 2011 mengalami kenaikan jumlah sekolah dan jumlah kelas.54 persen. jumlah sekolah. murid maupun guru terjadi peningkatan yang relatif tinggi.22 persen dari swasta. Akademi Analis Kesehatan (AAK) dan POLITEK Muhammadiyah Agama Suasana kerukunan hidup antar dan intern umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sangat didambakan masyarakat. Secara keseluruhan tempat peribadatan di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 tercatat sebanyak 3.03 persen. Pendidikan dapat dijadikan indikator kemajuan suatu bangsa. dan jumlah guru 1.08 persen. Untuk jenjang pendidikan Perguruan Tinggi di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 ini jumlahnya masih tetap sama. Adapun untuk Madrasah Diniyah Awaliyah pada tahun 2011 jumlah sekolah. talak. guru dan muridnya mengalami penurunan. Ada 3 Perguruan Tinggi di Kabupaten Pekalongan yaitu STIKES Muhammadiyah. murid. Demikian pula untuk tingkat pendidikan RA/BA yang tercatat di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pekalongan. yang berarti mengalami kenaikan sebesar 61. Sedangkan kasus perceraian dari 555 kasus di tahun 2010 menjadi 897 kasus di tahun 2011 . Dari jumlah jamaah haji sebanyak 643 orang. turun sebesar 6. Untuk jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah terjadi peningkatan baik
pada jumlah sekolah. Kasus talak di tahun 2011 ini mengalami peningkatan 56.62 persen . Gereja 13 buah. 27.81 persen. Makin tinggi tingkat pendidikan suatu bangsa. Pura 3 buah. Dengan pendidikan kualitas penduduk akan meningkat dan menjadi lebih baik. Di tingkat pendidikan SLTA. baik jumlah sekolah. jumlah kelas 18. cerai. Demikian juga jumlah santri yang naik sebesar 0. 20. 40.39 persen dari 10. Karena dengan adanya kerukunan dan kedamaian.402 buah. Kasus nikah. Kasus pernikahan mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 1. Sedangkan jumlah kelas dan guru mengalami penurunan. murid dan guru. Adapun jumlah kelasnya relatif tetap. kelas. Dengan demikian peserta KB aktif di Kabupaten Pekalongan pada tahun .405 orang atau sekitar 79. masingmasing umat beragama dapat melaksanakan ibadah menurut agama dan kepercayaannya dengan tenang khusuk.90 persen dari kalangan pedagang. Pada tahun 2010. Pendidikan adalah salah satu faktor untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). baik jumlah sekolah.20 persen. Di Kabupaten Pekalongan untuk tingkat pendidikan pra sekolah (TK) yang terdaftar di Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan tahun 2011.39 persen.155 buah yang meliputi Musholla 2. kelas.

Udara yang sejuk dan panorama yang alami menjadi ciri khas Obyek ini serta kondisi masyarakat yang masih pedesaan menjadi faktor yang menarik untuk dinikmati. serta dikelilingi sederetan pohon nyiur yang tumbuh disekitar kawasan menjadi daya pemikat yang utama.08 persen) dari peserta KB aktif.31 persen). sedangkan peserta dengan kontrasepsi Implant menempati urutan ketiga sejumlah 8. .19 persen. Lokasi yang terletak di desa Depok Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan menyimpan banyak potensi yang layak dikunjungi. Adapun alat kontrasepsi yang paling banyak diminati oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan adalah kontrasepsi suntik yang pada akhir tahun 2011 tercatat 94. Obyek Wisata yang berupa batu besar dan berwarna hitam dan dikenal sebagai watu ireng ini. 
 WISATA ALAM WATU IRENG.33 persen).814 orang (70.2011 meningkat 2. letak yang cukup menguntungkan di tepi jalan Propinsi antara Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara sangat memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung. LAMBUR-KANDANGSERANG Sebuah fenomena yang sangat menarik apabila menyaksikan salah satu kekayaan alam di Kabupaten Pekalongan ini. hutan wisata terletak di sebelah selatan Kecamatan Kajen pada ketinggian 700 m dpl. Namun hal tersebut masih menjadi misteri yang justru membuat masyarakat penasaran untuk mengetahui kebenarannya. terletak di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang 17 km ke arah selatan dari Kajen. kebun binatang. 
PANTAI DEPOK Obyek Wisata Pantai Depok yang indah. Disamping itu. Batu ini diperkirakan bagian dalamnya berongga.416 orang (17. Peserta dengan kontrasepsi Pil sebanyak 23.567 orang (6. Objek Wisata Wisata Alam LINGGOASRI Wisata alam dengan variasi obyek didalamnya seperti kolam renang. Selain itu suasana yang nyaman menjadi pilihan untuk bersantai bersama keluarga.


WISATA ALAM ROGOSELO
 Wisata Alam Rogoselo terletak kurang lebih 14 km dari ibu kota Kecamatan Doro tepatnya di Desa Rogoselo. . Selain itu. Wisata berupa petilasan/cagar alam Arca Baron Sekeber dan Makam Ki Gede Atas Angin. WISATA ALAM LOLONG Wisata Alam Lolong terletak kurang lebih 6 Km dari kota Kecamatan Karanganyar. Potensi wiasata ini juga didukung dengan adanya buah durian yang sudah cukup terkenal pada setiap musimnya. 
OBYEK WISATA CURUG MUNCAR Dikenal sebagai daerah yang sangat eksotis dengan keindahan air terjun dan pemandangan alamnya.PANTAI WONOKERTO Terletak di Kecamatan Wonokerto dan dikenal sebagai tempat pelelangan ikan. Pantai Wonokerto banyak dikunjungi masyarakat saat adanya upacara Nyadran (Sedekah Laut) sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

dan macan kumbang. Curung Lawe. Dari kota Kajen ( Ibukota Kabupaten Pekalongan) dan Kota Pekalongan. 
 Memasuki Petungkriyono. Di kawasan hutan ini hidup beragam satwa. Curug Banteng. Berlokasi di lereng Gunung Ragajambangan pada ketinggian 900-1600 meter DPL. Pendopo. owa.
Petungkriyono yang melingkupi daerah seluas 5000 hektar ini dikenal kalangan “rimbawan” sebagai salah satu kawasan hutan yang tersisa di Jawa”. Pos Jaga dan tempat bermain. macan tutul. Petungkriyono berada di sebelah selatan dengan jarak 30 km yang dapat dicapai dengan kendaraan umum (bus dan colt) lewat Doro. Lokasi Petungkriyono ini berada tidak jauh pula dari obyek wisata Dataran Tinggi Dieng hanya berjarak sekitar 40 km yang dapat dicapai dari kota Wonosobo dan Banjarnegara lewat jalur SibebekGumelem atau Kalibening-Simego. daerah Petungkriyono merupakan suatu kawasan pegunungan yang sejuk dengan keragaman kemolekan dan keindahan alam sangat mempesona yang cocok untik tempat wisata. Di beberapa lokasi seperti di Desa Sokokembang dan Curugmuncar tampak pula aliranaliran sungai jernih menyusuri lembah serta air terjun yang mencurah dari tebing-tebing perbukitan menambah kemolekan alam kawasan ini. termasuk satwa endemik jawa yang hampir punah seperti elang jawa. 
Kawasan Ekowisata PETUNGKRIYONO Petungkriyono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Ada tujuh air terjun di Petungkriyono yang sering dikunjungi wisatawan yakni Curung Muncar. Selain itu. niscaya akan dihadapkan lanskap perbukitan dengan tutupan hutan alam yang menghijau lebat. di Petungkriyono juga terdapat pula sejumlah situs peninggalan sejarah dengan daya . pelajar maupun para wisatawan yang dilengkapi dengan MCK.BUMI PERKEMAHAN Dengan luas 4 hektar. Camping Ground yang berada di Dusun Dranan Desa Yosorejo disediakan bagi para pecinta alam. Curug Kedunglumbu dan Curug Sibedug. surili.

Dengan penampilan yang elegan membuat Tirta Alam banyak dikenal dan dikunjungi.tariknya tersendiri. Disamping itu. Kolam Renang.


 Wisata Religius Khaul adalah sebuah budaya yang berlaku dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan dan biasanya dilaksanakan di makam tokoh Islam setahun sekali. seperti situs Nogopertolo dan Gedong dari masa kejayaan Mataram Hindu abad IVXII. Kolam Renang dan Rumah Makan Lesehan Prima Graha Wisata di Karanganyar. Adapun tempattempat yang sering dikunjungi untuk melakukan Khaul antara lain adalah : Khaul Mbah Agung Rogoselo.
Menyambangi Petungkriyono. 

 Wisata Tradisional . Kolam Pemancingan dan Lesehan “ Kulu Asri “. Desa Kulu. Nuansa alami tercipta karena bangunan terbuat dari bambu menambah kenyamanan berwisata keluarga. di Kec. Doro 
 Wisata Keluarga Kolam Pemancingan dan Rumah Makan Tirta Alam di Karang Gondang Karanganyar. Fasilitas yang lengkap dengan harga yang terjangkau menjadikan Prima Graha Wisata padat dikunjungi di akhir pekan.Karanganyar. tak hanya akan disambut oleh keasrian alamnya yang mempesona namun kita juga akan merasakan nuansa keramahan dan kebersahabatan penduduk desa yang tinggal di daerah ini. pada malam jumat Kliwon biasanya masyarakat banyak mengunjungi makam-makam tokoh yang dianggap berjasa dalam penyebaran agama Islam. Kedatangan mereka adalah untuk memohon berkat pada Tuhan Yang Maha Esa.

KECAMATAN SRAGI Sekelompok pemuda-pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan.WONOPRINGGO Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung. Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan sebuah seni yang berbeda dari biasanya.KESENIAN JARAN ILIR. Tarian-tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan. 
AGENDA SYAWALAN DI LINGGOASRI Upacara tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. KESENIAN KUDA KEPANG. KAJEN"GRALIS BUDAYA" Penampilan yang memukau dan mendebarkan menjadi identitas dan daya tarik tersendiri dari kesenian ini. DI WONOREJO KEC. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter. KESENIAN KUNTULAN/ SIRKUS DI DESA SABARWANGI. .