Anda di halaman 1dari 26

ISOLASI SENYAWA SINENSETIN DARI DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus)

Kelompok 4 ARDELIA SEPRILIANI DESI AGNI MUTIA EKA NURUL AFIFAH MAYA ERVIANA TIKA AMALIYAH YULI MULYADI YULIUS PRASETYO

FARMASI 3A

Ihr Logo

TUJUAN

Mengetahui metabolit sekunder yang terkandung dalam simplisia daun kumis

kucing melalui evaluasi fitokimia serta berbagai reaksi pada evaluasi fitokimia tersebut.
Mengetahui metode pemisahan atau isolasi komponen kimia (sinensetin) dari

simplisia daun kumis kucing dengan menggunakan metode ekstraksi cairpadat maupun ekstraksi cair-cair.
Mengetahui hasil pemantauan ekstrak daun kumis kucing dengan metode

Kromatografi Lapis Tipis (KLT).


Mengetahui prinsip kerja dari fraksinasi dengan metode kromatografi kolom. Mengetahui cara pemisahan metabolit sekunder (sinensetin) dari hasil

fraksinasi ekstrak tumbuhan obat kumis kucing dengan metode Kromatografi Lapis Tipis Preparatif (KLTP).
Mengetahui metode uji kemurnian dengan KLT 2 dimensi dan KLT 3 kali

pengembangan maupun dengan metode spektrofotometri UV-Vis.


Here comes your footer Page 2

Your Logo

TINJAUAN PUSTAKA
Kerajaan Divisi Upadivisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyledonae : Lamiales : Lamiaceae : Orthosiphon : O. Aristatus

Here comes your footer Page 3

Your Logo

URAIAN TUMBUHAN KUMIS KUCING


Kumis kucing tumbuh liar disepanjang anak sungai dan selokan, atau ditanam dipekarangan sebagai tumbuhan obat dan dapat ditemukan didaerah dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Kumis kucing kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui diantaranya sinensetin.

Here comes your footer Page 4

Your Logo

SINENSETIN
Flavonoid adalah senyawa

yang terdiri dari C6-C3-C6


Flavonoid terdapat pada

seluruh bagian tanaman, termasuk pada buah, tepung sari, dan akar.

Sinensetin adalah gugus flvonoid yang termasuk kedalam jenis flavon.

Here comes your footer Page 5

Your Logo

EVALUASI FITOKIMIA SIMPLISIA


Langkah awal yang penting dalam penelitian mengenai tumbuhan obat atau dalam hal pencarian senyawa aktif baru dapat dilakukan dengan metode uji fitokimia yang merupakan uji sederhana tetapi efektif. Metode uji fitokimia yang banyak digunakan adalah metode reaksi warna dan pengendapan yang dapat dilakukan di lapangan ataupun di laboratorium. Metode evaluasi fitokimia pada dasarnya terdiri dari tiga bagian yaitu :

Evaluasi mikrokimia Skrining fitokimia Pencarian senyawa identitas melalui analisis kromatografi.

Here comes your footer Page 6

Your Logo

ISOLASI SINENSETIN DARI DAUN KUMIS KUCING


A. METODE EKSTRAKSI

Ekstraksi adalah proses pemisahan bahan dari campurannya dengan menggunakna pelarut. Ekstraksi merupakan tahap awal pada jalur isolasi metabolit sekunder dari tumbuhan obat.
Ekstraksi dapat dibagi menjadi beberapa golongan tergantung dari beberapa keadaan diantaranya bentuk, sifat, eneergi atau karakteristik senyawa pada simplisia tersebut.

Here comes your footer Page 7

Your Logo

Ekstraksi berdasarkan bentuk

Ekstraksi berdasarkan sifat senyawa Ekstraksi cara dingin Maserasi Perkolasi Ekstraksi cara panas Refluks Soxhletasi Digesti Infundasi

Ekstraksi caircair

Ekstraksi cairpadat

Dekoktasi

Here comes your footer Page 8

Your Logo

B. METODE PEMISAHAN

PEMISAHAN SENYAWA

Kromatografi Lapis Tipis (KLT)

Kromatografi Kolom Konvensional

Kromatografi Lapis Tipis Preparatif (KLTP)

Here comes your footer Page 9

Your Logo

C. METODE PEMURNIAN

Pemurnian Senyawa

KLT dua dimensi

3 kali pengembangan

Analisis struktur

Here comes your footer Page 10

Your Logo

ALAT DAN BAHAN


Alat yang digunakan antara lain : - Gelas kimia - Spatula - Neraca analitik digital - Corong - Pipet - Tabung reaksi - Labu alas bulat - Refluks - Hot plate - Batu didih - Cawan penguap - Pipa kapiler - Lampu UV 254nm & 366nm - Kolom - Vial

- Mortir dan stemper


- Waterbath - Plat silika gel GF 254 - Penggaris - Statif
Here comes your footer Page 11

- Gelas ukur
- Chamber - Batang pengaduk - Corong pisah - Oven
Your Logo

Bahan yang digunakan :


- Simplisia daun kumis kucing - Pereaksi Mayer - Pereaksi dragendorf - Logam Mg/Zn - HCl 5 N - Amil alkohol - Pereaksi Lieberman Burchard - Vanilin asam sulfat - FeCl3 - Gelatin 1% - Eter - Etil asetat - Kloroform - HCl 2 N - N-heksan - Aquadest - Serbuk silika gel H 60

Here comes your footer Page 12

Your Logo

PROSEDUR KERJA

Here comes your footer Page 13

Your Logo

A. SKRINING FITOKIMIA

Here comes your footer Page 14

Your Logo

Here comes your footer Page 15

Your Logo

Here comes your footer Page 16

Your Logo

Here comes your footer Page 17

Your Logo

B. Ektsaksi Cair-Padat

Here comes your footer Page 18

Your Logo

Here comes your footer Page 19

Your Logo

Here comes your footer Page 20

Your Logo

C. Pemantauan Ekstrak Dengan KLT KKt

Here comes your footer Page 21

Your Logo

D. Ektraksi Cair-Cair

Here comes your footer Page 22

Your Logo

E. Kromatografi Kolom

Here comes your footer Page 23

Your Logo

F. KLT Preparatif

Here comes your footer Page 24

Your Logo

G. Uji Kemurnian

Here comes your footer Page 25

Your Logo

DATA HASIL PENGAMATAN

Here comes your footer Page 26

Your Logo