qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvb nmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwer SEJARAH FIR’AUN DAN QARUN tyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx

cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuio pasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghj klzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbn mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc

Mengapa kau sebut-sebut Tuhan Alloh?!” “Alloh adalah Tuhan saya. “Rugilah orang yang ingkar pada Tuhan Alloh!”. “Jadi kau tidak mau mengakui ayahku sebagai tuhan?” “Maaf tuan puteri. Kalimat itu membuat puteri Fir’aun terhenyak. Fir’aun adalah gelar yang diberikan pada raja yang memimpin negeri itu. Selain parasnya yang cantik. Ketika pelayan sedang menyisir rambut putri Fir’aun. KEMAKMURAN dan tingginya peradaban bangsa Mesir membuat Fir’aun menjadi angkuh dan sewenang-wenang. Benarkah?” Tanya Fir’aun. Asiyah binti Mazaahim. Tuhannya baginda Fir’aun dan Tuhannya semesta alam”. seperti tercantum dalam Al Qur’an suratAl Fajr ayat 10 : “Dan kepada Fir’aun yang mempunyai banyak salib”. ia memanggil seorang pelayan yang mempunyai tugas menyisir rambutnya. tapi memang demikian adanya” “Plaakk!!!” puteri Fir’aun smenampar muka si pelayan. Sungai Nil membelah daratan Mesir membuat negeri ini subur dengan peradaban yang lebih maju ketimbang negeri lainnya. . bahkan Fir’aun menganggap dirinya tuhan yang harus disembah oleh seluruh manusia. Hingga kini peninggalannya masih menakjubkan dan penuh dengan misteri. “Hmm. Kehidupan Fir’aun dan Asiyah ditemani seorang putrinya dan banyak sekali para punggawa dan pelayan yang setia. Tidak segan-segan Fir’aun menghukum salib bagi rakyat yang menentangnya. Hingga pada suatu hari ketika putri Fir’aun sedang bersolek. Asiyah memiliki perangai yang lemah lembut dan menyayangi rakyatnya. Sifat Fir’aun yang kejam dan kasar sangat bertolak belakang dengan sifat istrinya. tibatiba sisir terlepas dari tangannya dan jatuh ke lantai. raja Fir’aun.”Kurang ajar! Akan kuadukan pada ayahku!” Buru-buru puteri Fir’aun keluar kamar dan menemui ayahnya.SEJARAH FIR’AUN Dahulu kala Mesir merupakan negeri dengan tingkat kebudayaan yang tinggi. Karena terkejut tanpa di sadari terlepas ucapan dari mulutnya. ia menceritakan kejadian yang baru dia alami.”Hai! Apa katamu? Tuhanmu adalah ayahku.

Lagi-lagi Fir’aun berang.”Hai pelayan! Kata puteriku kau mengakui tuhan selain aku?” “Maaf baginda. Apalah artinya siksaan ini dibandingkan dengan siksa Alloh di neraka. Fir’aun berharap dengan beratnya siksaan yang dialami si pelayan maka ia akan kembali setia pada Fir’aun. “Ibuuu!!!” teriak si anak memandangi ibunya berharap agar si ibu menolongnya. Di seluruh alam ini hanya Alloh lah yang wajib disembah” Kalimat yang keluar dari mulut pelayan itu membuat telinga Fir’aun memerah. Dalam keadaan kaki tangan terikat. dia malah menyebut-nyebut Alloh sebagai Tuhan alam semesta” Fir’aun murka. si pelayan dilempar ke dalam ruangan yang gelap dan kumuh.“Benar ayah. Kini ia melakukan berbagai cara untuk menekan si pelayan agar mau kembali setia padanya. Salah satu anak si pelayan diikat dan lehernya disandarkan pada batu besar. Namun ia tetap sabar dan tabah. ia menjebloskan si pelayan ke dalam penjara yang disiapkan bagi orang-orang yang dianggap berbahaya dan mambangkang. Tak ayal lagi. . “Pengawal! Cambuk Dia dan bawa anaknya kemari!” Tak lama kemudian pengawal sudah menggendong dua bocah yang masih lugu dan lucu. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka gigitan dan sengatan. Ya Alloh. “Tidak sepantasnya aku mengeluh. Berhari-hari si pelayan mendekam di dalam penjara. pedang di tangan Fir’aun telah diletakkan di atas leher si anak. Fir’aun hendak menunjukkan kekejamannya terhadap orang-orang yang menentangnya. berilah hamba kekuatan…” Keteguhan Hati Si Pelayan SUATU ketika datanglah Fir’aun disertai pengawal menengoknya. lalu sengaja dilepaskan berbagai macam binatang berbisa untuk menambah siksaan. keteguhan hati si pelayan dan cintanya kepada Alloh membuat ia rela menderita di dunia demi kebahagiaan yang kekal di sisi Alloh. Tuhanku dan juga Tuhan baginda adalah Alloh. diperintahkannya dua orang pengawal untuk membawa si pelayan ke hadapannya. Tetapi sia-sia. Setelah si pelayan menghadap. keimanannya bahkan bertambah tebal.

Apa kau tetap menyembah kepada Alloh?” Anak pelayan meronta-ronta di cengkraman Fir’aun. Berbahagialah. “Ibu. Fir’aun bukanlah tuhan.“Ohh. itu adalah suara anak si pelayan yang baru saja dibunuh. tapi manusia biasa yang kejam dan licik” Keyakinan Asiyah pada Alloh KEESOKAN harinya Fir’aun. tolong aku Bu…” “Apapun yang Baginda lakukan terhadap saya dan anak saya. bisahkah engkau mengubah hukuman Dia?” “Jangan ikut campur! Bila tidak tahan keluar dari ruangan ini!” “Cress!!!” Anak tak berdosa itu tewas oleh pedang Fir’aun. Aku telah bahagia di dalam surga. Sementara kondisi kesehatan Pelayan semakin memburuk akibat luka-lukanya ditambah guncangan jiwa atas kematian anak pertamanya di tangan Fir’aun. janganlah menangisi kepergianku.”Betapa teguh perempuan ini. Asiyah yang juga menyaksikan kejadian itu tak dapat membendung air matanya.” Di tengah suasana yang penuh duka. Si pelayan pun menangis demi melihat anaknya dibunuh.”Tabahkan hatimu…. Anakku …” Pemandangan yang sangat mengerikan sekaligus mengharukan itu sempat dilihat oleh Asiyah. tidak akan mengubah keyakinan saya” . apa yang diyakininya memang benar. Asiyah dan pengawalnya kembali mendatangi si pelayan. Asiyah yang memperhatikan semua ini dalam hatinya berkata. ibu akan mendapat pahala yang besar dari Alloh karena ketaqwaan ibu kepada Alloh…” Kemudian suara itu menghilang.”Ibuu. istri fir’aun. Kali ini pengawal menggandeng anak pelayan yang kedua. “Hei Pelayan! Nasib anakmu ada ditanganku. terdengar suara yang hanya bisa didengar oleh si pelayan dan Asiyah. Ia mendekati si pelayan dan mengelus kepalanya. “Kakanda.

” . ia terpana demi melihat kejadian di depan matanya. Seorang anak tak berdosa lagi lagi menjadi korban kebiadaban Fir’aun. Bahwa Alloh adalah Tuhan yang sesungguhnya” “Istriku.” katanya dalam hati. Akhirnya Fir’aun memutuskan untuk membahas kerisauannya di hadapan para menterinya. Kurung dia!” Fir’aun menghukum Asiyah FIR’AUN menjadi gusar dengan perubahan yang terjadi pada istrinya. Aku rasa apa yang diyakini pelayan itu benar. tubuhnya terkulai lemas dengan mata terpejam. “Ratu juga sangat dicintai rakyat. jangan sedih. hanya air mata yang terus mengalir dari pelupuk mata. mungkin hatimu sedang guncang. “Aku yakin Pelayann dan anak-anaknya itu bahagia di dalam lindungan Alloh.”Menurut hamba. Kuatkanlah iman hamba dalam menghadapi cobaan ini …” Tiba-tiba terdengar kembali suara yang hanya bisa didengar oleh Pelayan dan Asiyah. Pelayan tidak dapat berbuat apa -apa. Sementara Asiyah diam membisu. Mulutnya hanya bisa berkata pelan. kedua buah hati yang dicintainya telah dibantai oleh Fir’aun. Aku yakin kata-kata pelayan itu benar. Alloh pasti akan menolong Ibu” Demi mendengar kalimat yang diucapkan anaknya seolah si pelayan telah menemukan obat bagi penderitaannya.’Ya Alloh. Alloh telah memanggilnya. Salah satu menteri berkata. Bersabarlah Bu.”Ibu. Derita pelayan itu telah berakhir dania menjumpai kebahagiaan di sorga bersama anak-anaknya. “Kakanda Fir’aun.” Yang lain berkata. tidak ada Tuhan selain Alloh.“Kurang ajar!!!” “Crass!!!” pedang Fir’aun kembali memengal kepala anak si Pelayan. Pelayan telah menemukan kedamaian. Hatinya hancur. permaisuri baginda adalah wanita yang lembut dan bijaksana. itu adalah anak pelayan yang baru saja dibunuh. Beristirahatlah!” “Tidak!! Aku yakin bahwa Tuhan sesunguhnya adalah Alloh” “Pengawal! Bawa istriku ke kamar. Disini aku bahagia.

terlebih dahulu Alloh telah mengambil ruhnya. Selamatkanlah hamba dari perbuatan Fir’aun dan kaumnya yang dzalim” Alloh cinta kepada hambanya yang bertaqwa.” “Kalau begitu tangkap Asiyah dan bawa dia kepadangpasir! Siapkan batu besar. Tafsir Ibnu Katsir) .” potong Fir’aun. Namun tidak sedikitpun terlukis kesedihan di wajahnya. kebahagiaan. Mudah-mudahan cobaan ini dapat menghapus semua dosaku selama hidup bersama fir’aun. Ketaqwaan kepada Alloh akan mendapat balasan yang sangat besar dari Alloh.”Apakah kejadiannya memang demikian? Demi kemuliaan Fir’aun. Sebuah batu besar telah diangkat di atas tubuh Asiyah. ketentraman dan kemuliaan yang kekal* ************ (Sumber QS 66:11. kalau memang demikian Ratu Asiyah harus dilenyapkan.” Asiyah pun digiring oleh bebeapa pengawal diikuti Fir’aun dan para menteri menujupadangpasir. dikabulkannya permohonan Asiyah. Sementara Fir’aun dan pengikutnya terheran melihat tingkah Asiyah. Sehingga tersenyumlah Asiyah dengan penuh kebahagiaan. bangunkanlah untuk hamba sebuah rumah disisiMu dalam surga. Seketika itu juga Asiyah dapat melihat surga di depan matanya.“Tapi dia tidak mengakuiku sebagai Tuhan. Di bawah teriknya matahari Asiyah dibentangkan dengan kaki dan tangan terikat pada tonggak kayu. Ruh Asiyah menyusul ruh pelayan dan kedua anaknya ke surga. Ya Alloh. “Hei lihat! Akibat menyembah Alloh dia telah gila! Mau dibunuh malah tersenyum” “Pengawal! Lakukan!”. aku sendiri yang akan menghukumnya. Menteri yang lain berkata. “Mungkin inilah jalan yang harus Aku lalui demi mendapat kebahagiaan yang kekal di sisi Alloh. agar keyakinan terhadap Alloh tidak diikuti rakyat. “Crass!!!” Batu besar itu menghantam tubuh Asiyah. tempat kesejahteraan. Asiyah tidak merasakan penderitaan karena batu itu hanya menghujam jasad yang sudah tak bernyawa. Asiyah yakin bahwa pemandangan itu adalah rumah akan ia huni di dalam surga. Tetapi sebelum batu itu menyentuh kulit Asiyah.

belalang. dan hujan deras. Nabi Musa segera menemui Fir'aun. Kepada penduduk Mesir. tangan itu mengeeeluarkan sinar kemilauan. Bencana dari Allah dirassakn penduduk negeri Meisr. Rakyat yang hidup pada masa Fir'aun adalah Bani Israil. Fir'aun menganggap dirinya tuhan. dan berbagai penyakit menyerang. Menddengar perkataan Nabi Musa. kejam dan bengis terhadap rakyatnya. Fir'aun terkenla sebagai penguasa yang zalim. Tongkat itupun berubah menjadi ular besar sehingga Fir'aun ketakutan. berbagai binatang menjijikan seperti katak. Nabi Musa memasukan tangannya kekeriak dan setelah dikeluarkan. peristiwa perintah pembunuhan ini dilakukan berdasarkan mimpi Fir'aun kedatangan seorang laki-laki dari Baitul Makdis tanah kelahiran Bani Israil. Fir'aun yang hidup dan berkuasa semasa dengan Nabi Musa a. Menurut sebuah cerita. Setelah itu. Sang Ramss II terkejut melihat kedatangan Nabi Musa. Nabi Musa memperlihatkan mukjizat yang diberikan Allah SWT. dan kutu busuk masuk ke dalam rumah-rumah penduduk. Setelah menerima wahyu dari Allah SWT. marah dan hendak memenjarakan Nabi Musa. Untuk membebaskan perbudakan kaum bani Israil yang dilakukan Fir'aun. Menyebabkan Nabi Musa berdoa agar Allah SWT. Fir'aun semakin sombong ddan angkuh bahkan menghina dan mencemooh Nabi Musa. Menurunkan bencana banjir. Untuk kebenaran ucapannya. Namun sebaliknya. . Perbuatan Fir'aun yang mengingkari Allah SWT. laki-laki tersebtu membawa api hendak membakar istana Fir'aun. Nabi Musa melemparkan tongkat ke tanah.s dikenal dengan nama Ramses II. Agar Fir'aun percaya kenabiaanya. Nabi Musa lahir dan diutus oleh Allah SWT. Fir'auntidak terima. Seluruh penduduk Mesir diwajibkan memuja serta menyembahnya. banjir. Dakwah yang dilakukan Nabi Musa tidak menyadarkan Fir'aun. Kekeringan melanda sungai Nil.SEJARAH FIR’AUN Fir'aun adalah sebutan bagi raja-raja Mesir kuno. Fir'aun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap bencana yang diturunkan dari Allah SWT. Selain itu. badai topan. Nabi Musa mengingatkan bahwa Fir'aun bukanlah tuhan dan meminta untuk secepatnya membebaskan Kaum Bani Israil. Kekejaman Fir'aun ditunjukan dengan memerintahkan para pejabatnya untuk membunuh anak lakilaki yang lahir dari kaum Bani Israil. yakni penjelmaan Dewa Osiris.

Firaun dan tentaranya masih berada di tengah laut. Dengan kehendak Allah SWT. Atas kehendak Allah. air Laut Merah yang semula membelah seketika menutup kembali sehingga menenggaelamkan Fir'aun dan seluruh tentaranya. Tetapi. Mereka tiba tepi laut Merah keesokan harinya. Nabi Musa dan pengikutnya sampai di seberang lautan. Memerintahkan agar Nabi Musa memukukan tongkat mukjizat tesebut kelaut. Laut itupun terbelah menjadi dua dan terbentang jalan bagi Nabi Musa dan pengikutnya untuk menyebarang. SWT. Juga. . ketika fajar terbit. Seketika itu. Fir'aun dan tentaranya terus mengejar. Nabi Musa dan pengikutnya kebingungan karena Fir' aun dan pasukannya mengejar mereka. Nabi Musa memohon keselamatan dari Allah SWT.Nabi Musa dan pengikutnya pada malam hari meninggalkan Mesir atas izin Allah SWT.

Fir’aun dan bangsanya tetap ingkar dan sombong. tidak ada seorangpun dari kaum nabi Musa as yaitu Bani Israel yang tertinggal di Mesir. mereka telah benar-benar membuat kita marah” Kemudian setelah tentara dan kuda-kuda terkumpul. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat. padahal telah nyata petunjuk bagi mereka dan telah diperlihatkan kejadian-kejadian luar biasa kepada mereka sebagai tanda kekuasaan Allah SWT. [QS: 26:60-62] Ketika pengikut nabi Musa as dalam keadaan ketakutan karena akan segera tersusul. yaitu istri Fir’aun. kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. dan sesungguhnya. ”Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. tetapi hati mereka tidak mau sadar. Fir’aun sangat marah dan segera mengumpulkan tentaranya. Dengan marah Fir’aun berkata kepada pasukannya : “Orang-orang itu berjumlah tidak banyak. seorang dari pengikut Fir’aun dan seorang pemberi nasehat. Sangat sedikit yang beriman dari orang-orang Mesir. dan pada pagi harinya. turunlah firman Allah SWT : . tidak mau kembali kepada kebenaran dan beriman kepada Allah SWT. 20:77] Maka pergilah nabi Musa as bersama-sama kaumnya Bani Israel pada malam itu juga. sesungguhnya Rabbku besertaku. Musa menjawab: ”Sekali-kali tidak akan tersusul. Maka turunlah perintah Allah SWT : Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari. berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”. namun Fir’aun menolak permintaan ini. kesombongan dan keingkaran bangsa Mesir yang mengikuti Fir?aun dalam menentang Allah SWT dan nabinya Musa as dan yang menindas bangsa Israel. maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu. Karena. mereka telah pergi meninggalkan Mesir. Pagi harinya. kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. diberangkatkanlah pasukannya mengejar Nabi Musa as dan Bani Israel.Tenggelamnya Fir’aun Dalam Al-Qur’an Kisah bermula pada kekafiran. mengetahui orang-orang Israel telah meninggalkan Mesir. Nabi Musa as meminta kepada Fir’aun untuk meninggalkan Mesir beserta orang-orang Bani Israel. [QS. kereta dan kuda yang ada di seluruh wilayah Mesir untuk mengejar nabi Musa as dan orang-orang Israel. ada yang mengatakan hanya tiga orang yang beriman.

tetapi tubuh fisiknya juga. [QS. Allah SWT berkenan menyelamatkan mayat Fir’aun agar tidak sampai hancur di dalam lautan. maka datanglah pertolongan Allah SWT kepada nabi Musa as : Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. 26:63] Maka melintaslah nabi Musa beserta kaumnya Bani Israel. untuk menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan-NYA bagi orang-orang yang datang sesudahnya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang itu. [QS. . dia baru sadar atas keingkarannya dan dia sempat mengucapkan kalimat tauhid dan berserah diri kepada Allah SWT : Hingga bila Fir’aun itu hampir tenggelam berkatalah dia: ”Saya pe rcaya bahwa tidak ada Ilah melainkan yang dipercayai oleh Bani Israil.Lalu Kami wahyukan kepada Musa:”Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. 10:90] Dengan perngakuan Fir’aun tersebut. [QS. Ketika Nabi Musa as dan pengikutnya sampai di daratan yang tinggi dan Fir’aun beserta pasukannya masih ditengah-tengah lautan. 26:65-66] Tenggelamlah Fir’aun beserta pasukannya dan tak seorangpun terselamatkan ny awanya termasuk Fir’aun. dan Fir’aun beserta pasukannya menyusul dibelakangnya. bukan hanya kisah tenggelamnya Fir’aun yang menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. dan agar tubuh Fir’aun yang dibiarkan utuh tersebut dapat menjadi pelajaran bagi manusia kelak : Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. Namun Fir’aun saat-saat akhir menjelang kematiannya. [QS. dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. 10:92] Begitulah. Allah SWT menjaga tubuh Fir’aun tetap utuh walaupun tertelan lautan.

Gambar Sejarah Fir’aun .

ia justru menolak. Maka mereka berangan-angan ingin bernasib seperti itu. Semua itu membuatnya buta dari kebenaran dan tuli dari nasihat-nasihat orang mukmin. Allah mengutus Musa kepadanya seperti diutusnya Musa kepada Fir’aun dan Haman. ”Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku.” (QS Al Qashas [28]: 81). Karena itu mereka tidak terpedaya oleh harta Qarun dan tidak berangan-angan ingin memilikinya. Allah SWT memberikan anugerah nikmat kepada Qarun berupa limpahan harta kekayaan. Qarun mabuk dan terlena oleh melimpahnya darta dan kekayaan. kesesatan dan kerusakannya serta berharap agar ia menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memberikan kontribusi kepada hamba-hamba Allah yang lain. bangsa Mesir). Oleh karena itu. tidak ada suatu golongan pun yang dapat menolongnya dari azab Allah. dan bukan berasal dari suku Qibthi (Gypsy. mereka masih kewalahan. Allah telah mengaruniai Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah yang banyak memenuhi lemari simpanan. Qarun mempergunakan harta ini dalam kesesatan. Tetapi. kami benamkan Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi.” (QS Alqashas [28]: 78). Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan kekar pun. Dalam memandang Qarun dan harta kekayaannya. kezaliman dan permusuhan serta membuatnya sombong.berkebangsaan Israel. ”Maka. Dia berkata. Bahkan mereka memprotes kesombongan. landasan dan fondasi yang dapat digunakan untuk menilai Qarun dan hartanya. Bani Israil terbagi atas dua kelompok. Ia dikenal sebagai seorang hartawan di Mesir.kabaikan dan hal yang halal karena semua itu adalah harta Allah. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang beriman kepada Allah dan lebih mengutmakan apa yang ada di sisi-Nya. Qarun mengingkari nikmat ini. Perbendaharaan harta dan lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi kekayaan Qarun.KISAH QARUN Qarun adalah sepupu Nabi Musa AS.Adapun kelompok kedua adalah yang terpukau dan tertipu oleh harta Qarun karena mereka telah kehilangan tolok ukur nilai. Ketika mereka meminta Qarun untuk bersyukur kepada Allah atas sedala nikmat harta kekayaan dan memintanya untuk memanfaatkan hartanya dalam hal yang bermanfaat. . Mereka menganggap bahwa kekayaan Qarun merupakan bukti keridhaan dan kecintaan Allah kepadanya. Maka. Allah SWT menimpakan bencana sebagai hukuman untuknya sekaligus sebagai pelajaran bagi yang lain. Hal ini merupakan musibah dan bencana bagi kaum kafir dan lemah di kalangan Bani Israil.

Danau ini kini menjadi saksi sejarah. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. Kini sedang digali kembali oleh pemerintah bekerjasama dengan sejumlah arkeolog mancanegara. Allah SWT menjanjikan. Di danau inilah Qarun dan seluruh kekayaannya ditenggelamkan oleh Allah ke dalam tanah. Allah SWT melalui syariat yang dibawa Muhammad SAW mengajarkan kita bagaimana cara menghindari karakter Qarun dengan berbagai cara. Dan Allah Mahaluas lagi Maha penyayang. . infak.” (QS Albaqarah [02]: 261). Kisah Qarun pun sekaligus mengajarkan kita arti penting sifat bersyukur. Lokasinya ada di dekat pemukiman penduduk desa Qarun. Karenanya. Akan tetapi mereka berlaku sombong di muka bumi. maka tidaklah mereka luput dari kehancuran. Allah SWT mengingatkan bahwa hendaklah kita bersyukur atas limpahan nikmat kekayaan itu. nampak sebuah danau yang tenang. ”Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta di jalan Allah adalah serupa sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir.” (QS Ibrahim [14]: 7). Tetapi. ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur. pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku).” (QS Al-’Ankabut [29]: 39). Inilah yang tidak dilakukan Qarun sehingga Allah SWT menimpakan bencana terhadapnya. Fir’aun. dan sombong. Kisah Qarun ini mengajarkan kita tentang bahaya sifat kufur. tepatnya di tepi jalan menuju Kairo. dan wakaf. Danau tersebut adalah Danau Qarun (Bahirah Qarun). Di antaranya adalah dengan membelanjakan harta di jalan-Nya seperti sedekah. dan Haman) dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata. di dalamnya ada patung manusia berkepala buaya sebagai ikon utamanya. gedung bergaya romawi itu bukan istana Qarun. sejauh di telusuri. cinta dunia. Danau Qarun. Dalam Alquran. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. apakah masih bernilai harganya? Adakah kekayaan akan bisa menyelamatkannya? Wallahu a’lam bish-shawab. Allah SWT berfirman. Islam memberikan rambu-rambu bagi manusia supaya tidak tersesat seperti Qarun. ”Dan sesungguhnya Musa telah datang kepada mereka (Qarun. bahwa dahulu kala Qarun pernah berkuasa di sana sekaligus menjadi tempat ditenggelamkannya oleh Allah ke dalam tanah. pada setiap bulir terdapat seratus biji. Melainkan kuil peribadatan di zaman Yunani-Romawi.Peneliti sempat mendatangi sebuah reruntuhan bangunan yang disebut-sebut sebagai istana Qarun itu. Karena itu. Bila sudah begitu. zakat. Kuil ini dipersembahkan kepada Dewa Sobek alias Dewa Buaya yang menghuni danau Qarun. Bukti Jejak Sejarah Danau Qorun tidak terlalu jauh dari Istana Qarun.

dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan. karena takut merasa tersaingi. menurut catatan DR. Qarun lalu melirik al-Fayyum. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya. Fir’aun. `(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta. Menurut para ahli sejarah. kepada tiga orang thagut yang mendustakannya. juga terdapat danau kecil. memang tempat yang ramai baru dua saja. Fir’aun tidak mengijinkannya apabila ia membangun istana di Memphis atau sekitarnya. Ia hanya dijelaskan dalam al-Qur’an saja. kisah Qarun ini tidak disebutkan dalam Taurat juga dalam Injil. Saat itu. panjangnya kurang lebih 30 KM. karena Jasun menjadi perkampungan orang-orang Bani Israil yang sangat susah. lebarnya sekitar 10 KM dan dalamnya antara 30-40 meter. yaitu Qarun. istanan dan gudang kekayaannya di sebelah timur danau tersebut. dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka. ia pernah meminta idzin kepada Fir’aun untuk membangun sebuah istana dan gudang kekayaannya di Kairo. Dan sejak itu pula.Danau Qarun saat ini.s. tidak dicantumkannya Qarun dalam . dan Haman. (al-`Ankabut: 39-40). Memphis (Kairo dan sekitarnya) dan Jasun (di Luqshar atau Sinai). satu kali dalam surah al-`Ankabut. maka sejak itu pula danau tersebut berubah nama menjadi Danau Qarun (Bahirah Qarun atau Birkat Qarun). Dahulunya. kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur. Qarun tidak mungkin membangun di Jasun. Dan sejak ditenggelamkannya Qarun dan seluruh kekayaannya di danau tersebut.Penyebutan dalam surah al`Ankabut pada pembahasan singkat tentang pendustaan oleh tiga orang oknum thagut. kepada Fir’aun. akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. sebelum Qarun ada. Namun. Rusydi al-Badrawy dalam bukunya Qashashaul Anbiya wat Tarikh. merupakan sebuah danau kecil yang disebut dengan Munkhafadh al-Laahun. dua kali dalam surah al-Qashash.”Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata. dan satu kali dalam surah al-Mu’min. danau yang tadinya kecil dan sempit menjadi bertambah luas dan lebar. Qarun lalu membangun rumah. lalu Allah menghancurkan mereka. dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi. maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu. Penyebutan dalam surah al-Mu’min (Ghafir) pada kisah pengutusan Musa a. maka mereka berkata. dan Qarun. Danau ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Haman. Kisah Qarun Hanya dalam Al Qur’an Nama Qarun diulang sebanyak empat kali dalam Al-Quran. karena di samping subur. Memphis dan sekitarnya. Ketika Qarun menjadi menteri.’” (al-Mu’min:23-24) Yang menarik perhatian.

terutama di bagian sebelah selatan danau dimaksud. dahulu pernah ada ahli Geologi dari Eropa. Qarun adalah termasuk nenek moyang mereka. bahwa betul di danau tersebut pada waktu sangat dahulu kala. . mereka membuang kisah Qarun ini dan tidak mencantumkannya. bahwa siapapun yang sombong. Meski di balik itu menyimpan sebuah pelajaran sangat berarti. Rusydi al-Badrawy. Barat yang meneliti danau Qarun ini. kini nampak tenang. Danau Qarun ini. apakah betul dahulu kala telah terjadi gempa atau terbelah sebagaimana diceritakan oleh al-Qur’an. ksiah Qarun memang terjadi di danau tersebut. Ini membuktikan. akan tetapi sangat jahat dan termasuk yang menindas orang-orang Yahudi sendiri. Bagaimana tidak.Taurat. Untuk itu. Menurut catatan DR. Setelah dikaji. kikir dan pongah maka akan binasa dan musnah sebagaimana yang menimpa Qarun. telah terjadi kejadian gempa sangat besar. mereka bereksimpulan dengan sangat meyakinkan. karena kisah Qarun merupakan tamparan (nuqtah saudaa) bagi orang-orang Yahudi.

Gambar Sejarah Qarun .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.