qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvb nmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwer SEJARAH FIR’AUN DAN QARUN tyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx

cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuio pasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghj klzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbn mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmrty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdf ghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc

“Jadi kau tidak mau mengakui ayahku sebagai tuhan?” “Maaf tuan puteri.”Hai! Apa katamu? Tuhanmu adalah ayahku. KEMAKMURAN dan tingginya peradaban bangsa Mesir membuat Fir’aun menjadi angkuh dan sewenang-wenang. Karena terkejut tanpa di sadari terlepas ucapan dari mulutnya. . seperti tercantum dalam Al Qur’an suratAl Fajr ayat 10 : “Dan kepada Fir’aun yang mempunyai banyak salib”. Tuhannya baginda Fir’aun dan Tuhannya semesta alam”. ia memanggil seorang pelayan yang mempunyai tugas menyisir rambutnya. ia menceritakan kejadian yang baru dia alami. raja Fir’aun. Tidak segan-segan Fir’aun menghukum salib bagi rakyat yang menentangnya. Sifat Fir’aun yang kejam dan kasar sangat bertolak belakang dengan sifat istrinya. Kalimat itu membuat puteri Fir’aun terhenyak. Asiyah memiliki perangai yang lemah lembut dan menyayangi rakyatnya. “Hmm. Asiyah binti Mazaahim. Fir’aun adalah gelar yang diberikan pada raja yang memimpin negeri itu. Ketika pelayan sedang menyisir rambut putri Fir’aun. Mengapa kau sebut-sebut Tuhan Alloh?!” “Alloh adalah Tuhan saya. tibatiba sisir terlepas dari tangannya dan jatuh ke lantai. Selain parasnya yang cantik. “Rugilah orang yang ingkar pada Tuhan Alloh!”.”Kurang ajar! Akan kuadukan pada ayahku!” Buru-buru puteri Fir’aun keluar kamar dan menemui ayahnya. Sungai Nil membelah daratan Mesir membuat negeri ini subur dengan peradaban yang lebih maju ketimbang negeri lainnya. bahkan Fir’aun menganggap dirinya tuhan yang harus disembah oleh seluruh manusia. Hingga kini peninggalannya masih menakjubkan dan penuh dengan misteri. tapi memang demikian adanya” “Plaakk!!!” puteri Fir’aun smenampar muka si pelayan. Kehidupan Fir’aun dan Asiyah ditemani seorang putrinya dan banyak sekali para punggawa dan pelayan yang setia.SEJARAH FIR’AUN Dahulu kala Mesir merupakan negeri dengan tingkat kebudayaan yang tinggi. Hingga pada suatu hari ketika putri Fir’aun sedang bersolek. Benarkah?” Tanya Fir’aun.

Fir’aun hendak menunjukkan kekejamannya terhadap orang-orang yang menentangnya. ia menjebloskan si pelayan ke dalam penjara yang disiapkan bagi orang-orang yang dianggap berbahaya dan mambangkang. dia malah menyebut-nyebut Alloh sebagai Tuhan alam semesta” Fir’aun murka. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka gigitan dan sengatan. keimanannya bahkan bertambah tebal. berilah hamba kekuatan…” Keteguhan Hati Si Pelayan SUATU ketika datanglah Fir’aun disertai pengawal menengoknya. Ya Alloh. lalu sengaja dilepaskan berbagai macam binatang berbisa untuk menambah siksaan. Berhari-hari si pelayan mendekam di dalam penjara. si pelayan dilempar ke dalam ruangan yang gelap dan kumuh.“Benar ayah. Tuhanku dan juga Tuhan baginda adalah Alloh. “Tidak sepantasnya aku mengeluh. Apalah artinya siksaan ini dibandingkan dengan siksa Alloh di neraka. Kini ia melakukan berbagai cara untuk menekan si pelayan agar mau kembali setia padanya. Dalam keadaan kaki tangan terikat. pedang di tangan Fir’aun telah diletakkan di atas leher si anak. Lagi-lagi Fir’aun berang. Di seluruh alam ini hanya Alloh lah yang wajib disembah” Kalimat yang keluar dari mulut pelayan itu membuat telinga Fir’aun memerah. “Ibuuu!!!” teriak si anak memandangi ibunya berharap agar si ibu menolongnya. Namun ia tetap sabar dan tabah. Setelah si pelayan menghadap. keteguhan hati si pelayan dan cintanya kepada Alloh membuat ia rela menderita di dunia demi kebahagiaan yang kekal di sisi Alloh. Tetapi sia-sia.”Hai pelayan! Kata puteriku kau mengakui tuhan selain aku?” “Maaf baginda. Tak ayal lagi. “Pengawal! Cambuk Dia dan bawa anaknya kemari!” Tak lama kemudian pengawal sudah menggendong dua bocah yang masih lugu dan lucu. Fir’aun berharap dengan beratnya siksaan yang dialami si pelayan maka ia akan kembali setia pada Fir’aun. Salah satu anak si pelayan diikat dan lehernya disandarkan pada batu besar. . diperintahkannya dua orang pengawal untuk membawa si pelayan ke hadapannya.

” Di tengah suasana yang penuh duka.”Betapa teguh perempuan ini.“Ohh. Berbahagialah. Aku telah bahagia di dalam surga. Ia mendekati si pelayan dan mengelus kepalanya. Asiyah yang juga menyaksikan kejadian itu tak dapat membendung air matanya. Asiyah dan pengawalnya kembali mendatangi si pelayan. Asiyah yang memperhatikan semua ini dalam hatinya berkata. Sementara kondisi kesehatan Pelayan semakin memburuk akibat luka-lukanya ditambah guncangan jiwa atas kematian anak pertamanya di tangan Fir’aun. tidak akan mengubah keyakinan saya” . Fir’aun bukanlah tuhan. terdengar suara yang hanya bisa didengar oleh si pelayan dan Asiyah. Kali ini pengawal menggandeng anak pelayan yang kedua. “Hei Pelayan! Nasib anakmu ada ditanganku. itu adalah suara anak si pelayan yang baru saja dibunuh.”Tabahkan hatimu…. “Ibu. Si pelayan pun menangis demi melihat anaknya dibunuh. ibu akan mendapat pahala yang besar dari Alloh karena ketaqwaan ibu kepada Alloh…” Kemudian suara itu menghilang. istri fir’aun. tapi manusia biasa yang kejam dan licik” Keyakinan Asiyah pada Alloh KEESOKAN harinya Fir’aun. tolong aku Bu…” “Apapun yang Baginda lakukan terhadap saya dan anak saya. “Kakanda. bisahkah engkau mengubah hukuman Dia?” “Jangan ikut campur! Bila tidak tahan keluar dari ruangan ini!” “Cress!!!” Anak tak berdosa itu tewas oleh pedang Fir’aun. Anakku …” Pemandangan yang sangat mengerikan sekaligus mengharukan itu sempat dilihat oleh Asiyah.”Ibuu. apa yang diyakininya memang benar. janganlah menangisi kepergianku. Apa kau tetap menyembah kepada Alloh?” Anak pelayan meronta-ronta di cengkraman Fir’aun.

kedua buah hati yang dicintainya telah dibantai oleh Fir’aun. Beristirahatlah!” “Tidak!! Aku yakin bahwa Tuhan sesunguhnya adalah Alloh” “Pengawal! Bawa istriku ke kamar. Derita pelayan itu telah berakhir dania menjumpai kebahagiaan di sorga bersama anak-anaknya.’Ya Alloh. Aku yakin kata-kata pelayan itu benar. Bersabarlah Bu. Bahwa Alloh adalah Tuhan yang sesungguhnya” “Istriku. jangan sedih.” Yang lain berkata. permaisuri baginda adalah wanita yang lembut dan bijaksana. Aku rasa apa yang diyakini pelayan itu benar.“Kurang ajar!!!” “Crass!!!” pedang Fir’aun kembali memengal kepala anak si Pelayan. Alloh pasti akan menolong Ibu” Demi mendengar kalimat yang diucapkan anaknya seolah si pelayan telah menemukan obat bagi penderitaannya. ia terpana demi melihat kejadian di depan matanya. Seorang anak tak berdosa lagi lagi menjadi korban kebiadaban Fir’aun. hanya air mata yang terus mengalir dari pelupuk mata. “Aku yakin Pelayann dan anak-anaknya itu bahagia di dalam lindungan Alloh. tubuhnya terkulai lemas dengan mata terpejam. Kurung dia!” Fir’aun menghukum Asiyah FIR’AUN menjadi gusar dengan perubahan yang terjadi pada istrinya. Hatinya hancur. Disini aku bahagia. Kuatkanlah iman hamba dalam menghadapi cobaan ini …” Tiba-tiba terdengar kembali suara yang hanya bisa didengar oleh Pelayan dan Asiyah. Pelayan tidak dapat berbuat apa -apa. Pelayan telah menemukan kedamaian. mungkin hatimu sedang guncang.” katanya dalam hati. itu adalah anak pelayan yang baru saja dibunuh.”Menurut hamba. “Kakanda Fir’aun. Salah satu menteri berkata.”Ibu. Alloh telah memanggilnya. Akhirnya Fir’aun memutuskan untuk membahas kerisauannya di hadapan para menterinya. tidak ada Tuhan selain Alloh.” . Mulutnya hanya bisa berkata pelan. Sementara Asiyah diam membisu. “Ratu juga sangat dicintai rakyat.

“Tapi dia tidak mengakuiku sebagai Tuhan. kalau memang demikian Ratu Asiyah harus dilenyapkan. Sementara Fir’aun dan pengikutnya terheran melihat tingkah Asiyah. bangunkanlah untuk hamba sebuah rumah disisiMu dalam surga. aku sendiri yang akan menghukumnya. Tafsir Ibnu Katsir) . dikabulkannya permohonan Asiyah.” “Kalau begitu tangkap Asiyah dan bawa dia kepadangpasir! Siapkan batu besar. Ketaqwaan kepada Alloh akan mendapat balasan yang sangat besar dari Alloh. Asiyah tidak merasakan penderitaan karena batu itu hanya menghujam jasad yang sudah tak bernyawa. Menteri yang lain berkata. Selamatkanlah hamba dari perbuatan Fir’aun dan kaumnya yang dzalim” Alloh cinta kepada hambanya yang bertaqwa.”Apakah kejadiannya memang demikian? Demi kemuliaan Fir’aun. Asiyah yakin bahwa pemandangan itu adalah rumah akan ia huni di dalam surga. “Hei lihat! Akibat menyembah Alloh dia telah gila! Mau dibunuh malah tersenyum” “Pengawal! Lakukan!”. tempat kesejahteraan. Seketika itu juga Asiyah dapat melihat surga di depan matanya.” potong Fir’aun. “Mungkin inilah jalan yang harus Aku lalui demi mendapat kebahagiaan yang kekal di sisi Alloh. Sebuah batu besar telah diangkat di atas tubuh Asiyah. Mudah-mudahan cobaan ini dapat menghapus semua dosaku selama hidup bersama fir’aun. agar keyakinan terhadap Alloh tidak diikuti rakyat. terlebih dahulu Alloh telah mengambil ruhnya. Ruh Asiyah menyusul ruh pelayan dan kedua anaknya ke surga. kebahagiaan. “Crass!!!” Batu besar itu menghantam tubuh Asiyah. Namun tidak sedikitpun terlukis kesedihan di wajahnya. Di bawah teriknya matahari Asiyah dibentangkan dengan kaki dan tangan terikat pada tonggak kayu. Tetapi sebelum batu itu menyentuh kulit Asiyah. ketentraman dan kemuliaan yang kekal* ************ (Sumber QS 66:11. Sehingga tersenyumlah Asiyah dengan penuh kebahagiaan. Ya Alloh.” Asiyah pun digiring oleh bebeapa pengawal diikuti Fir’aun dan para menteri menujupadangpasir.

Untuk membebaskan perbudakan kaum bani Israil yang dilakukan Fir'aun. Menddengar perkataan Nabi Musa. Fir'aun terkenla sebagai penguasa yang zalim. Nabi Musa melemparkan tongkat ke tanah. marah dan hendak memenjarakan Nabi Musa. Selain itu. yakni penjelmaan Dewa Osiris. Dakwah yang dilakukan Nabi Musa tidak menyadarkan Fir'aun. Setelah menerima wahyu dari Allah SWT. Agar Fir'aun percaya kenabiaanya. Kekejaman Fir'aun ditunjukan dengan memerintahkan para pejabatnya untuk membunuh anak lakilaki yang lahir dari kaum Bani Israil. Perbuatan Fir'aun yang mengingkari Allah SWT. dan hujan deras. Namun sebaliknya. Tongkat itupun berubah menjadi ular besar sehingga Fir'aun ketakutan. Fir'aun yang hidup dan berkuasa semasa dengan Nabi Musa a. Fir'aun semakin sombong ddan angkuh bahkan menghina dan mencemooh Nabi Musa. Sang Ramss II terkejut melihat kedatangan Nabi Musa. Fir'aun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap bencana yang diturunkan dari Allah SWT. Fir'auntidak terima. Nabi Musa lahir dan diutus oleh Allah SWT. Menyebabkan Nabi Musa berdoa agar Allah SWT. berbagai binatang menjijikan seperti katak. Seluruh penduduk Mesir diwajibkan memuja serta menyembahnya. badai topan. Nabi Musa mengingatkan bahwa Fir'aun bukanlah tuhan dan meminta untuk secepatnya membebaskan Kaum Bani Israil. dan berbagai penyakit menyerang. Nabi Musa memasukan tangannya kekeriak dan setelah dikeluarkan. peristiwa perintah pembunuhan ini dilakukan berdasarkan mimpi Fir'aun kedatangan seorang laki-laki dari Baitul Makdis tanah kelahiran Bani Israil. . Menurut sebuah cerita. laki-laki tersebtu membawa api hendak membakar istana Fir'aun. tangan itu mengeeeluarkan sinar kemilauan. belalang.s dikenal dengan nama Ramses II. Nabi Musa memperlihatkan mukjizat yang diberikan Allah SWT. Kekeringan melanda sungai Nil. Bencana dari Allah dirassakn penduduk negeri Meisr. Nabi Musa segera menemui Fir'aun. Menurunkan bencana banjir. Setelah itu. Untuk kebenaran ucapannya. dan kutu busuk masuk ke dalam rumah-rumah penduduk. Fir'aun menganggap dirinya tuhan. Rakyat yang hidup pada masa Fir'aun adalah Bani Israil.SEJARAH FIR’AUN Fir'aun adalah sebutan bagi raja-raja Mesir kuno. kejam dan bengis terhadap rakyatnya. banjir. Kepada penduduk Mesir.

Firaun dan tentaranya masih berada di tengah laut. Atas kehendak Allah. Dengan kehendak Allah SWT. Memerintahkan agar Nabi Musa memukukan tongkat mukjizat tesebut kelaut. . Mereka tiba tepi laut Merah keesokan harinya. ketika fajar terbit. Laut itupun terbelah menjadi dua dan terbentang jalan bagi Nabi Musa dan pengikutnya untuk menyebarang. Juga. Nabi Musa memohon keselamatan dari Allah SWT. Nabi Musa dan pengikutnya kebingungan karena Fir' aun dan pasukannya mengejar mereka. Fir'aun dan tentaranya terus mengejar. Tetapi.Nabi Musa dan pengikutnya pada malam hari meninggalkan Mesir atas izin Allah SWT. Nabi Musa dan pengikutnya sampai di seberang lautan. air Laut Merah yang semula membelah seketika menutup kembali sehingga menenggaelamkan Fir'aun dan seluruh tentaranya. Seketika itu. SWT.

kesombongan dan keingkaran bangsa Mesir yang mengikuti Fir?aun dalam menentang Allah SWT dan nabinya Musa as dan yang menindas bangsa Israel. dan pada pagi harinya. Maka turunlah perintah Allah SWT : Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari. seorang dari pengikut Fir’aun dan seorang pemberi nasehat. tetapi hati mereka tidak mau sadar. berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul”. mereka telah pergi meninggalkan Mesir. [QS. Nabi Musa as meminta kepada Fir’aun untuk meninggalkan Mesir beserta orang-orang Bani Israel. mengetahui orang-orang Israel telah meninggalkan Mesir. dan sesungguhnya. tidak mau kembali kepada kebenaran dan beriman kepada Allah SWT. [QS: 26:60-62] Ketika pengikut nabi Musa as dalam keadaan ketakutan karena akan segera tersusul.Tenggelamnya Fir’aun Dalam Al-Qur’an Kisah bermula pada kekafiran. Sangat sedikit yang beriman dari orang-orang Mesir. namun Fir’aun menolak permintaan ini. Karena. Musa menjawab: ”Sekali-kali tidak akan tersusul. 20:77] Maka pergilah nabi Musa as bersama-sama kaumnya Bani Israel pada malam itu juga. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat. yaitu istri Fir’aun. Fir’aun dan bangsanya tetap ingkar dan sombong. Fir’aun sangat marah dan segera mengumpulkan tentaranya. mereka telah benar-benar membuat kita marah” Kemudian setelah tentara dan kuda-kuda terkumpul. padahal telah nyata petunjuk bagi mereka dan telah diperlihatkan kejadian-kejadian luar biasa kepada mereka sebagai tanda kekuasaan Allah SWT. ada yang mengatakan hanya tiga orang yang beriman. maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu. diberangkatkanlah pasukannya mengejar Nabi Musa as dan Bani Israel. ”Maka Fir’aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Dengan marah Fir’aun berkata kepada pasukannya : “Orang-orang itu berjumlah tidak banyak. sesungguhnya Rabbku besertaku. Pagi harinya. kereta dan kuda yang ada di seluruh wilayah Mesir untuk mengejar nabi Musa as dan orang-orang Israel. turunlah firman Allah SWT : . kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku”. kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”. tidak ada seorangpun dari kaum nabi Musa as yaitu Bani Israel yang tertinggal di Mesir.

[QS. maka datanglah pertolongan Allah SWT kepada nabi Musa as : Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. [QS. 10:90] Dengan perngakuan Fir’aun tersebut. 26:63] Maka melintaslah nabi Musa beserta kaumnya Bani Israel. dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. Ketika Nabi Musa as dan pengikutnya sampai di daratan yang tinggi dan Fir’aun beserta pasukannya masih ditengah-tengah lautan. dia baru sadar atas keingkarannya dan dia sempat mengucapkan kalimat tauhid dan berserah diri kepada Allah SWT : Hingga bila Fir’aun itu hampir tenggelam berkatalah dia: ”Saya pe rcaya bahwa tidak ada Ilah melainkan yang dipercayai oleh Bani Israil. bukan hanya kisah tenggelamnya Fir’aun yang menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. tetapi tubuh fisiknya juga. 26:65-66] Tenggelamlah Fir’aun beserta pasukannya dan tak seorangpun terselamatkan ny awanya termasuk Fir’aun. dan Fir’aun beserta pasukannya menyusul dibelakangnya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang itu. [QS. untuk menjadi pelajaran dan sebagai tanda-tanda kekuasaan-NYA bagi orang-orang yang datang sesudahnya. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. . dan agar tubuh Fir’aun yang dibiarkan utuh tersebut dapat menjadi pelajaran bagi manusia kelak : Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami. Namun Fir’aun saat-saat akhir menjelang kematiannya. Allah SWT menjaga tubuh Fir’aun tetap utuh walaupun tertelan lautan. 10:92] Begitulah. [QS.Lalu Kami wahyukan kepada Musa:”Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Allah SWT berkenan menyelamatkan mayat Fir’aun agar tidak sampai hancur di dalam lautan.

Gambar Sejarah Fir’aun .

”Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku. ”Maka. mereka masih kewalahan. Qarun mempergunakan harta ini dalam kesesatan. Qarun mabuk dan terlena oleh melimpahnya darta dan kekayaan. Tetapi. .Adapun kelompok kedua adalah yang terpukau dan tertipu oleh harta Qarun karena mereka telah kehilangan tolok ukur nilai. Mereka menganggap bahwa kekayaan Qarun merupakan bukti keridhaan dan kecintaan Allah kepadanya. Bani Israil terbagi atas dua kelompok. Allah SWT menimpakan bencana sebagai hukuman untuknya sekaligus sebagai pelajaran bagi yang lain. Maka. Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan kekar pun.” (QS Alqashas [28]: 78). kesesatan dan kerusakannya serta berharap agar ia menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memberikan kontribusi kepada hamba-hamba Allah yang lain. Ia dikenal sebagai seorang hartawan di Mesir.kabaikan dan hal yang halal karena semua itu adalah harta Allah. ia justru menolak.berkebangsaan Israel. Hal ini merupakan musibah dan bencana bagi kaum kafir dan lemah di kalangan Bani Israil. dan bukan berasal dari suku Qibthi (Gypsy. Bahkan mereka memprotes kesombongan. Allah telah mengaruniai Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah yang banyak memenuhi lemari simpanan. bangsa Mesir). Ketika mereka meminta Qarun untuk bersyukur kepada Allah atas sedala nikmat harta kekayaan dan memintanya untuk memanfaatkan hartanya dalam hal yang bermanfaat. Dia berkata. Dalam memandang Qarun dan harta kekayaannya. landasan dan fondasi yang dapat digunakan untuk menilai Qarun dan hartanya. Qarun mengingkari nikmat ini. Allah mengutus Musa kepadanya seperti diutusnya Musa kepada Fir’aun dan Haman. tidak ada suatu golongan pun yang dapat menolongnya dari azab Allah. Karena itu mereka tidak terpedaya oleh harta Qarun dan tidak berangan-angan ingin memilikinya. Allah SWT memberikan anugerah nikmat kepada Qarun berupa limpahan harta kekayaan.KISAH QARUN Qarun adalah sepupu Nabi Musa AS. kami benamkan Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Semua itu membuatnya buta dari kebenaran dan tuli dari nasihat-nasihat orang mukmin.” (QS Al Qashas [28]: 81). kezaliman dan permusuhan serta membuatnya sombong. Oleh karena itu. Maka mereka berangan-angan ingin bernasib seperti itu. Perbendaharaan harta dan lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi kekayaan Qarun. Kelompok pertama adalah kelompok orang yang beriman kepada Allah dan lebih mengutmakan apa yang ada di sisi-Nya.

dan wakaf.” (QS Albaqarah [02]: 261). Kisah Qarun ini mengajarkan kita tentang bahaya sifat kufur. pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu. Karena itu. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku).Peneliti sempat mendatangi sebuah reruntuhan bangunan yang disebut-sebut sebagai istana Qarun itu. pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah SWT melalui syariat yang dibawa Muhammad SAW mengajarkan kita bagaimana cara menghindari karakter Qarun dengan berbagai cara. cinta dunia. Allah SWT mengingatkan bahwa hendaklah kita bersyukur atas limpahan nikmat kekayaan itu. nampak sebuah danau yang tenang. tepatnya di tepi jalan menuju Kairo. Kini sedang digali kembali oleh pemerintah bekerjasama dengan sejumlah arkeolog mancanegara. Fir’aun. Danau tersebut adalah Danau Qarun (Bahirah Qarun). Akan tetapi mereka berlaku sombong di muka bumi. ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur. maka tidaklah mereka luput dari kehancuran.” (QS Ibrahim [14]: 7). Kuil ini dipersembahkan kepada Dewa Sobek alias Dewa Buaya yang menghuni danau Qarun. Lokasinya ada di dekat pemukiman penduduk desa Qarun. sejauh di telusuri. Dan Allah Mahaluas lagi Maha penyayang. Danau Qarun. ”Dan sesungguhnya Musa telah datang kepada mereka (Qarun. dan Haman) dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata. bahwa dahulu kala Qarun pernah berkuasa di sana sekaligus menjadi tempat ditenggelamkannya oleh Allah ke dalam tanah.” (QS Al-’Ankabut [29]: 39). Allah SWT berfirman. Melainkan kuil peribadatan di zaman Yunani-Romawi. Allah SWT menjanjikan. zakat. Bukti Jejak Sejarah Danau Qorun tidak terlalu jauh dari Istana Qarun. ”Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta di jalan Allah adalah serupa sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Kisah Qarun pun sekaligus mengajarkan kita arti penting sifat bersyukur. dan sombong. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Inilah yang tidak dilakukan Qarun sehingga Allah SWT menimpakan bencana terhadapnya. infak. Di danau inilah Qarun dan seluruh kekayaannya ditenggelamkan oleh Allah ke dalam tanah. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. Bila sudah begitu. Karenanya. Islam memberikan rambu-rambu bagi manusia supaya tidak tersesat seperti Qarun. Dalam Alquran. gedung bergaya romawi itu bukan istana Qarun. di dalamnya ada patung manusia berkepala buaya sebagai ikon utamanya. Danau ini kini menjadi saksi sejarah. . apakah masih bernilai harganya? Adakah kekayaan akan bisa menyelamatkannya? Wallahu a’lam bish-shawab. Tetapi. Di antaranya adalah dengan membelanjakan harta di jalan-Nya seperti sedekah.

sebelum Qarun ada. dan satu kali dalam surah al-Mu’min. karena Jasun menjadi perkampungan orang-orang Bani Israil yang sangat susah. Kisah Qarun Hanya dalam Al Qur’an Nama Qarun diulang sebanyak empat kali dalam Al-Quran. dua kali dalam surah al-Qashash. menurut catatan DR. memang tempat yang ramai baru dua saja. Menurut para ahli sejarah. danau yang tadinya kecil dan sempit menjadi bertambah luas dan lebar. yaitu Qarun. dan Haman. karena di samping subur. ia pernah meminta idzin kepada Fir’aun untuk membangun sebuah istana dan gudang kekayaannya di Kairo. istanan dan gudang kekayaannya di sebelah timur danau tersebut. Rusydi al-Badrawy dalam bukunya Qashashaul Anbiya wat Tarikh. kepada Fir’aun. dan diantara mereka ada yang Kami tenggelamkan. Dan sejak ditenggelamkannya Qarun dan seluruh kekayaannya di danau tersebut.s. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya. Dahulunya. Memphis (Kairo dan sekitarnya) dan Jasun (di Luqshar atau Sinai). Haman. panjangnya kurang lebih 30 KM. lalu Allah menghancurkan mereka. dan Qarun.”Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata. lebarnya sekitar 10 KM dan dalamnya antara 30-40 meter. (al-`Ankabut: 39-40).Penyebutan dalam surah al`Ankabut pada pembahasan singkat tentang pendustaan oleh tiga orang oknum thagut. `(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta. karena takut merasa tersaingi. Danau ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Dan sejak itu pula. Fir’aun tidak mengijinkannya apabila ia membangun istana di Memphis atau sekitarnya.’” (al-Mu’min:23-24) Yang menarik perhatian. merupakan sebuah danau kecil yang disebut dengan Munkhafadh al-Laahun. maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu. Qarun tidak mungkin membangun di Jasun. kisah Qarun ini tidak disebutkan dalam Taurat juga dalam Injil. Qarun lalu melirik al-Fayyum. dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka. akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. maka sejak itu pula danau tersebut berubah nama menjadi Danau Qarun (Bahirah Qarun atau Birkat Qarun). kepada tiga orang thagut yang mendustakannya. Namun. Ia hanya dijelaskan dalam al-Qur’an saja. Qarun lalu membangun rumah. Fir’aun.Danau Qarun saat ini. Memphis dan sekitarnya. kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur. juga terdapat danau kecil. Saat itu. dan diantara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi. satu kali dalam surah al-`Ankabut. tidak dicantumkannya Qarun dalam . Penyebutan dalam surah al-Mu’min (Ghafir) pada kisah pengutusan Musa a. Ketika Qarun menjadi menteri. maka mereka berkata.

akan tetapi sangat jahat dan termasuk yang menindas orang-orang Yahudi sendiri. Ini membuktikan. Qarun adalah termasuk nenek moyang mereka. telah terjadi kejadian gempa sangat besar.Taurat. Untuk itu. Danau Qarun ini. apakah betul dahulu kala telah terjadi gempa atau terbelah sebagaimana diceritakan oleh al-Qur’an. Meski di balik itu menyimpan sebuah pelajaran sangat berarti. mereka bereksimpulan dengan sangat meyakinkan. bahwa betul di danau tersebut pada waktu sangat dahulu kala. . kikir dan pongah maka akan binasa dan musnah sebagaimana yang menimpa Qarun. karena kisah Qarun merupakan tamparan (nuqtah saudaa) bagi orang-orang Yahudi. Barat yang meneliti danau Qarun ini. Menurut catatan DR. bahwa siapapun yang sombong. Setelah dikaji. Bagaimana tidak. dahulu pernah ada ahli Geologi dari Eropa. kini nampak tenang. Rusydi al-Badrawy. terutama di bagian sebelah selatan danau dimaksud. ksiah Qarun memang terjadi di danau tersebut. mereka membuang kisah Qarun ini dan tidak mencantumkannya.

Gambar Sejarah Qarun .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.