Anda di halaman 1dari 9

TUGAS MATA KULIAH MEKATRONIKA

MESIN CNC
(Computer Numerical Control)

DisusunOleh:

FRIMA ENDRIAH NUGRAHA 4312216253

Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Mesin Universitas Pancasila 2013

MESIN CNC (Computer Numerical Control)


1. Pengertian Mesin CNC Computer Numerical Control / CNC (komputer kontrol numerik) merupakan sistem otomatisasi mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram dalam bentuk kode angka dan disimpan dimedia penyimpanan. Karena informasi yang digunakan berbentuk rumus matematik, maka sistem ini dinamakan kontrol dengan angka (numerical control). Mesin CNC pertama kali digunakan dalam proses mengikir, membuat lubang, memutar, mengasah dan menggergaji, dan tahun tahun terakhir ini juga digunakan untuk membengkokan pipa dan membuat berbagai bentuk. Dibandingkan dengan peralatan biasa, mesin yang dikontrol dengan kode angka ini lebih cermat, cepat, konsisten dan fleksibel, bahkan untuk manufakturing yang sangat rumit sekalipun. Rancangan produk dapat diubah atau disesuaikan cukup dengan mengubah instruksi saja.

Gambar 1. Mesin CNC arrow vertical machining centre

2. Spesifikasi Mesin CNC Merk Mesin Tipe a. Aktuator Mesin CNC ini menggunakan motor servo AC pada ketiga axisnya, yaitu pada axis X, Y, dan Z. Pada motor servo AC, rotor meruapakan magnet permanen sedangakan stator dilengkapi dengan gulungan 3-fase. Kecepatan rotor sama dengan frekuensi rotasi medan magnet stator, yang diatur oleh konverter frekuensi. Motor servo AC bertahap menggantikan motor servo DC karena tidak ada komutator atau brush dalam motor servo AC sehingga hampir tidak diperlukan perawatan. Selain itu, motor servo AC memiliki rasio antara daya dan berat yang lebih kecil juga memiliki respon yang lebih cepat. : CINCINNATI Arrow : Vertical Machine Centre 1250C

Gambar 2. Motor servo AC (berpacu pada flexible automation)

Gambar 3. Grapik daya(kW) terhadap kecepatan (rpm) motor servo AC

Travel range

: min. 175 mm max. 945 mm

Daya motor Speed

: 5.5 kW : min. 60 rpm max. 8000rpm

Feed rate (X,Y,Z)

: min. 3 mm/min max. 15000 mm/min

Rapid traverse rate (X.Y,Z) Axis thrust

: 24 m/min : X,Y 4 kN Z 10 kN

b. Sensor Control system atau sensor yang digunakan oleh mesin CNC ini adalah sistem closed loop.

Gambar 4. Closed loop system Closed loop system mempunyai sinyal feedback untuk memonitoring

output posisi yang aktual dan benar dari kesalahan pada sinyal input posisi. Sistem ini menggunakan feedback posisi dan kecepatan. Sistem feedback dapat berupa analog dan digital, dimana sistem analog mengukur variasi variabel fisik seperti posisi dan kecepatan dalam hala tingkat tegangan, sedangkan sistem digital memonitor variasi output dengan cara pulsa elektrik. Closed loop system sangat kuat dan akurat karena mampu memantau kondisi operasi melalui feedback signal.

Feedback device mesin CNC ini dapat menggunakan incremental dan absolute rotary encoder. Karena kondis ini bisa ditentukan oleh penggunanya sendiri.

Gambar 5. Absolute and incremental encoder Pada sistem absolute encoder, semua pengukuran berasal dari titik origin dimana telah ditetapkan oleh programmer sebelumnya dan ditentukan oleh opertator. Semua koordinat program mempunya nilai absolut yang mewakili sistem koordinat zero point. Kontrol mesin menggunakan part origin atau zero point sebagai referensi point untuk menentukan posisi tool selama program berlangsung. Adapaun perintah G Code pada mesin CNC untuk menggunakan absolute programming yaitu dengan menggunakan G90.

Gambar 6. Absolute programming Sedangkan pada sistem incremental encoder, semua pengukuran berasal dari posisi tool terakhir. Nilai koordinat akan selalu meningkat sesai dengan posisi tool terakhir.

Adapaun perintah G Code pada mesin CNC untuk menggunakan incremental programming yaitu dengan menggunakan G91.

Gambar 7. Incremental programming c. Digital Control Mesin CNC ini menggunakan digital control microcomputer dengan tipe ACRAMATIC A2100E.

Gambar 8. Acramatic A2100E d. Output Signal Conditioning and Interfacing Karena nesin ini menggunakan encoder, dimana output dari encoder itu sinyal digital, maka harus diubah menjadi sinyal analog dengan menggunakan DAC. e. Display Display yang digunakan mesin CNC ini adalah monitor. Monitor ini membantu operator untuk mengetahui semua informasi mengenai proses permesinan yang sedang berlangsung, apabila semua printah G Code sudah di

generate dengan menggunakan software CAM. Adapun operator bias menginput manual G Code yang diperlukan dengan menggunakan monitor tersebut.

Gambar 9. Display monitor CNC Cincinnati Arrow VMC 1250C

3. Kesimpulan Computer Numerical Control / CNC (komputer kontrol numerik) merupakan sistem otomatisasi Mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram dalam bentuk kode angka dan disimpan dimedia penyimpanan. Adapun sistem teknologi mekatronika berperan penting dalam pembuatan ataupun proses permesinan mesin CNC ini. Dengan penggunaan komponen encoder akan membuat tingkat keakurasian dari mesin CNC ini menjadi bertambah. Baik yang digunakan itu sistem absolute encoder maupun incremental encoder.

DAFTAR PUSTAKA

http://websystem.gismo.se/gismo/files/859/859.Dart%20OPERATING%20MANUA L.pdf diakses pada tanggal 12 September 2013. http://mosafavi.iut.ac.ir/sites/mosafavi.iut.ac.ir/files//files_course/cnc_1_0.pdf diakses pada tanggal 12 September 2013 http://elearning.vtu.ac.in/11/enotes/CompIntManf/unit7-Nan.pdf diakses pada tanggal 13 September 2013 http://www.ignou.ac.in/upload/Unit-2-57.pdf diakses pada tanggal 13 September 2013