Anda di halaman 1dari 5

Cara Alami Membersihkan Batu Empedu dengan Apel MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH dengan APEL oleh

Dr Lai Chiu-Nan Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr. Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga. Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat. Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama kata Dr.Chiu-Nan. Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok sa ya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya. Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut (nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal. Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr. Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan. Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut : 1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa. 2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, aduklah satu sendok teh Epsom salt (magnesium sulfat, garam Inggris) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir teh minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu. Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. Batu-batu ini biasanya mengambang, menurut Dr. Chiu-Nan. Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar.

Komentar Suman:

Tidak ada salahnya kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita, meskipun tidak ada keluhan penyakit kandung empedu. Lagipula, bahan-bahan yang dianjurkan tidak merusak kesehatan, apel, garam inggris, minyak zaitun dan jeruk. Dan berikut, adalah yang saya alami sendiri. 1. Pilih apel yang disukai, jenis boleh apa saja, cuma saya senang yang garing dan tidak terlalu manis. Jadi, waktu itu saya makan Apel Newzealand yang tidak terlalu besar dan lebih garing dibandingkan apel RRC yang besar dan manis.

2. Makan apel selama 5 hari berturut-turut dan setiap hari sebanyak 5 buah, boleh siang dan malam sebaiknya kulit apel dibuang karena ada lapisan lilin dan terkontaminasi sama pestisida. Makan tetap seperti biasa, karena saya vegetarian, jadi saya tidak mengonsumsi daging selama memakan apel tsb. Ada baiknya juga selama makan apel tsb, kita berhenti dulu mengonsumsi daging dan produk hewani lainnya. Karena vegetarian juga baik untuk kesehatan. 3. Garam Inggris bisa beli di apotik seharga Rp 2.500 per bungkus kecil. Satu bungkus cukup. Hanya tertulis di artikel garam Inggris bahwa sebaiknya tidak dikonsumsi oleh yang menderita penyakit ginjal. Minum dua kali sesuai anjuran pada hari ke-6. Pada hari ke-6 ini, perut saya mulai terasa mulas dan sudah tidak selera makan dari pagi, jadi sekalian saya puasa dan hanya sempat makan sekeping roti pada siang harinya. Anjurannya sih hanya jangan makan malam. Dan minum garam Inggris pada jam 6 sore dengan mencampur 1 sendok teh diaduk 1 gelas air hangat. Diulang lagi jam 8 malam, 1 sendok teh garam Inggris diaduk dengan 1 gelas air hangat. Minum sekaligus. Rasanya tawar saja, tidak asin seperti garam biasa. 4. Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil, pilih yang warna hijau, atau yang biasa tertulis extra virgin. Tuangkan setengah cangkir teh. Saya campur dengan jeruk peras setengah cangkir, fungsi jeruk agar kita tidak muntah saat minum Minyak Zaitun, Jadi aduk yang rata, dan rasanya seperti minum jus jeruk, hanya lancar saja karena mengandung minyak. Minum sekitar jam 10 malam. 5. Pada hari ke-6 dan ke-7 sebaiknya berada di dekat toilet karena perut akan langsung mulas dan perlu ke toilet beberapa kali. Tidak percaya, coba hitung ada berapa batu hijau yang seperti batu apung dengan ukuran kecil dan tidak beraturan terapung di toilet. Maaf, pada hari ke-7 ini, bisa mulas seharian, untuk pembersihan, dan kotoran yang keluar sungguh berbau amis. Saya pikir ini semacam detoksinasi, jadi tidak ada salahnya sekali-kali membersihkan empedu. Ada pertanyaan dari teman, mana mungkin empedu itu muaranya lari ke usus dan melalui pembuangan kotoran. Karena saya bukan dokter ahli, saya konfirmasikan dengan teman saya yang dokter, dan menurut penjelasannya, bahwa di batu empedu terdapat kanal yang bermuara ke usus 12 jari yang disebut ductus choledocus. Dan sesuai dokter ini, bahwa batu di empedu bukanlah seperti batu ginjal, tapi lebih menyerupai kerak, dan tentunya akan terapung. Dokter ini pun setelah saya menjelaskan metode apel pembersihan empedu tsb, memastikan diri akan mencobanya Jadi, kalau metode yang dikenalkan oleh seorang

dokter dan ada dokter lain yang mau mencobanya, tentunya kita yang awam tidak perlu kuatir untuk mencobanya. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Tentang Batu Empedu


Anda pernah mengalami sakit perut yang melilit di sekitar uluhati ? sebagian besar orang remeh dan beranggapan itu adalah penyakit maag. Tapi ternyata belum tentu itu maag... Jangan anggap remeh! bisa jadi itu Batu Empedu , ingin tahu semua Tentang Batu Empedu, penuturan Prof. Hembing ini kiranya dapat bermanfaat, selamat membaca Mencegah dan Mengatasi Batu Empedu Secara Alamiah Oleh : Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma Kandung empedu merupakan organ berbentuk buah pir kecil yang terletak di perut sebelah kanan, dan tersembunyi di bawah hati. Kandung empedu menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Selama makan, kandung empedu akan berkontraksi (menciut) sehingga mengeluarkan sedikit cairan empedu yang berwarna hijau kecoklatan ke dalam usus halus. Cairan empedu berguna dalam penyerapan lemak dan beberapa vitamin, seperti vitamin A, D, E, dan K. Empedu merupakan campuran dari asam empedu, protein, garam-garam kalsium, pigmen dan unsur lemak yang disebut kolesterol. Sebagian dari empedu yang memasuki usus halus akan diteruskan dan dikeluarkan melalui feses. Kelainan utama yang dapat timbul pada kandung empedu adalah terbentuknya batu. Hal ini juga dapat terjadi pada saluran empedu. Batu empedu disebabkan oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu empedu terbentuk dari endapan kolesterol, pigmen bilirubin dan garam kalsium yang mengeras, namun kebanyakan batu kandung empedu terbentuk dari kolesterol. Timbulnya batu empedu akan menjadi masalah bila masuk ke salah satu saluran yang menuju ke usus halus. Kadang-kadang batu dapat terbentuk dalam saluran empedu itu sendiri, misalnya karena bekas jahitan pada suatu operasi. Pada kandung empedu, batu dapat menyebabkan peradangan yang disebut kolestitis akut, hal ini karena adanya pecahan batu empedu di dalam saluran empedu yang menimbulkan rasa sakit. Batu-batu yang melalui kantong empedu dapat menyangkut di dalam hati dan saluran empedu, sehingga menghentikan

aliran dari empedu ke dalam saluran pencernaan. Disamping itu, terdapat faktor lainnya yang memulai terjadinya proses pembentukan batu empedu. Unsur ini bisa berupa protein yang terdapat pada cairan lendir yang dibentuk kandung empedu dalam jumlah kecil. Hal ini memungkinkan kolesterol, bilirubin, dan garam kalsium membentuk partikel seperti kristal padat. Bentuk dari batu empedu bermacam-macam, yaitu batu yang terbentuk dari kolesterol berwarna kuning dan mengkilat seperti minyak, batu yang terdiri dari pigmen bilirubin bisa berwarna hitam tetapi keras atau berwarna coklat tua tetapi rapuh. Ukurannya juga bermacam-macam dari yang kecil hingga sebesar batu kerikil, tetapi rata-rata berdiameter 1 - 2 cm. Meskipun penyakit kantong empedu tidak menunjukkan gejala, pada keadaan memburuk gejala yang biasa ditimbulkan adalah serangan pada waktu makan makanan yang mengandung lemak tinggi jika seseorang sudah mengidap batu empedu. Hal ini terjadi karena lemak tersebut memicu hormon merangsang kantung empedu berkontraksi sehingga memaksa empedu yang tersimpan masuk ke dalam duodenum yaitu jalan keluar menuju usus kecil, jika batu menghambat aliran empedu maka akan timbul gejala seperti sakit yang akut pada sebelah kanan atas perut dan mengarah ke punggung, antara bahu dan ke dada depan. Gejala lainnya yaitu kolik, sendawa, gas dalam perut, gangguan pencernaan, berkeringat, mual, muntah, kedinginan, suhu tubuh agak tinggi, penyakit kuning (bila batu empedu menghalangi saluran empedu), dan feses berwarna coklat. Penyakit batu kandung empedu dan saluran empedu biasanya menyerang orangorang berusia antara 20 - 50 tahun. Penyakit ini 6 kali lebih sering terjadi pada wanita sampai usia 50 tahun. Di atas usia tersebut sama untuk kedua jenis kelamin. Selain itu, wanita yang mengalami lebih dari 2 kali kehamilan, maka resiko mendapatkan batu empedu semakin tinggi. Obesitas/kegemukan mempunyai resiko menderita batu empedu lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak obesitas. Beberapa upaya pencegahan terbentuknya batu empedu yang dapat ditempuh antara lain menjaga berat badan agar tetap normal, menurunkan kolesterol, dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Tetapi di lain pihak, diet keras untuk menurunkan berat badan dengan cepat dapat merangsang hati untuk mengeluarkan kolesterol dalam jumlah besar ke dalam cairan empedu, sehingga dapat menimbulkan batu empedu. Untuk mengetahui apakah tubuh kita terdapat batu empedu digunakan suatu alat pendeteksi batu empedu yang disebut ultrasound, yaitu dengan menggunakan gelombang suara yang tidak dapat didengar telinga. Gelombang suara ini

diarahkan ke tubuh dan pantulan gelombangnya kemudian diolah komputer yang akan menunjukkan ada atau tidaknya batu empedu. Selain itu batu empedu dapat diketahui melalui foto sinar X dan pemeriksaan darah di laboratorium. Bagi penderita batu empedu, prinsip utama perawatannya yaitu mengistirahatkan kandung empedu. Hindari makanan berlemak karena lemak merangsang kandung empedu untuk bekerja keras. Kandungan protein dalam diet cukup 1 - 1 gram per berat badan setiap hari. Kalori perlu pula dibatasi, karena kebanyakan penderita batu empedu juga penderita obesitas. Bahan makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan juga harus dihindari. Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi batu empedu yaitu : 1. 30 gram daun keji beling segar + 30 gram sambiloto segar + 60 gram rambut jagung direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

1. 60 gram herba kumis kucing segar + 30 gram tongkol jagung + 30 gram daun meniran segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

1. 30 gram daun sendok segar + 30 gram daun kembang pukul empat segar + 100 gram akar alang-alang direbus dengan 700 ccc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

1. Minum jus apel sebanyak 4 gelas setiap hari selama 5 hari. Pada hari ke-6 lakukan puasa, dan pada saat berbuka puasa minum air putih + 30 gram garam inggris, pada pukul 20.00 minum gelas air lemon + gelas minyak zaitun, aduk lalu diminum.

Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas, akukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan anci enamel atau periuk tanah. Tetap konsultasi ke dokter.