Anda di halaman 1dari 5

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA


Divisi Perpustakaan

1 | P age


CONTOH SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA
RUMAH


Yang bertanda tangan di bawah ini:


1. Nama : ----------------------------------------------------
Umur : ----------------------------------------------------
Pekerjaan : ----------------------------------------------------
Alamat : ----------------------------------------------------
Nomer KTP / SIM : ----------------------------------------------------

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya
disebut PIHAK PERTAMA


2. Nama : ----------------------------------------------------
Umur : ----------------------------------------------------
Pekerjaan : ----------------------------------------------------
Alamat : ----------------------------------------------------
Nomer KTP / SIM : ----------------------------------------------------

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA

Kedua belah pihak dengan ini menerangkan bahwa PIHAK PERTAMA selaku
pemilik sah telah setuju untuk menyewakan kepada PIHAK KEDUA berupa:

Sebuah rumah yang berdiri di atas sebidang tanah yang terletak di ( ------ alamat
lengkap ------ ) dengan luas bangunan [( ---) (---luas tanah dalam huruf ---)] meter
persegi, dengan sertifikat hak milik Nomer ( ------------------------- ), gambar
situasi Nomer ( ---------- ) tanggal ( ---- tanggal, bulan, dan tahun ---).

Selanjutnya kedua belah pihak bersepakat bahwa perjanjian sewa-menyewa
antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA ini berlaku sejak tanggal
penandatanganan surat perjanjian ini. Adapun syarat-syarat serta ketentuan-
ketentuan dalam surat perjanjian ini diatur dalam 12 (dua belas) pasal, sebagai
berikut:



FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
Divisi Perpustakaan

2 | P age


Pasal 1
HARGA SEWA

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat untuk menentukan
harga sewa atas rumah berikut pekarangannya tersebut di atas dengan nilai
sewa [(Rp. -------------,00) (------ jumlah uang dalam huruf ------ )] untuk jangka
waktu [(------ ) ( --- waktu dalam huruf ---)] tahun terhitung sejak tanggal ( ----
tanggal, bulan, dan tahun ---) sampai dengan tanggal ( ---- tanggal, bulan, dan
tahun ---) dan keseluruhan uang sewa tersebut sudah harus dibayarkan PIHAK
KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada saat penandatanganan surat
perjanjian ini.

Pasal 2
JAMINAN PIHAK PERTAMA

PIHAK PERTAMA menjamin bahwa barang yang disewakan tersebut di atas
berikut semua fasilitas-fasilitas yang terdapat di dalamnya adalah hak miliknya
dan bebas dari segala tuntutan hukum dan persoalan-persoalan yang dapat
mengganggu PIHAK KEDUA atas penggunaannya selama jangka waktu
berlakunya surat perjanjian ini. Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian
PIHAK PERTAMA ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK
PERTAMA.


Pasal 3
LARANGAN BAGI PIHAK PERTAMA

Sebelum jangka waktu kontrak seperti yang tertulis pada pasal 1 surat
perjanjian ini berakhir, PIHAK PERTAMA tidak dibenarkan meminta PIHAK
KEDUA untuk mengakhiri jangka waktu kontrak dan menyerahkan kembali
rumah tersebut kepada PIHAK PERTAMA kecuali disepakati oleh kedua belah
pihak.


Pasal 4
LARANGAN BAGI PIHAK KEDUA

1. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan sama sekali untuk mengalihkan hak atau
mengontrakkan kepada PIHAK KETIGA tanpa ijin serta persetujuan dari
PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan untuk mengubah struktur dan instalasi
dari rumah tersebut tanpa ijin dan persetujuan dari PIHAK PERTAMA.

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
Divisi Perpustakaan

3 | P age

Yang dimaksudkan dengan struktur adalah sistim konstruksi bangunan
yang menunjang berdirinya bangunan rumah tersebut, seperti: pondasi,
balok, kolom, lantai, dan dinding.


Pasal 5
TANGGUNG JAWAB AKIBAT PEMAKAIAN

1. PIHAK KEDUA bertanggung jawab atas kerusakan struktur sebagai akibat
pemakaian.
2. PIHAK KEDUA dibebaskan dari segala ganti rugi atau tuntutan dari
PIHAK PERTAMA akibat kerusakan pada bangunan yang diakibatkan oleh
force majeure.
Yang dimaksud dengan Force majeure adalah:
a. Bencana alam, seperti: banjir, gempa bumi, tanah longsor, petir, angin
topan, serta kebakaran yang disebabkan oleh faktor extern yang
mengganggu kelangsungan perjanjian ini.
b. Huru-hara, kerusuhan, pemberontakan, dan perang.

Pasal 6
PENGGUNAAN SARANA

Dalam perjanjian sewa ini sudah termasuk hak atas pemakaian aliran listrik,
saluran nomor telepon, dan air dari PDAM yang telah terpasang sebelumnya
pada bangunan rumah yang disewa. Selama jangka waktu kontrak
berlangsung, PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membayar semua tagihan-
tagihan atau rekening-rekening serta biaya-biaya lainnya atas penggunaannya.
Segala kerugian yang timbul akibat kelalaian PIHAK KEDUA dalam
memenuhi kewajibannya sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK
KEDUA.


Pasal 7
PENGGUNAAN RUMAH


1. PIHAK KEDUA tidak akan mempergunakan rumah itu untuk tujuan yang
lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali telah mendapat
ijin secara tertulis dari PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk menjaga kebersihan, keamanan,
ketertiban dan ketenteraman lingkungan

Pasal 8
TANGGUNG JAWAB PIHAK PERTAMA


FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
Divisi Perpustakaan

4 | P age

PIHAK PERTAMA bertanggung jawab atas berlakunya peraturan-peraturan
Pemerintah yang menyangkut perihal pelaksanaan perjanjian ini, semisal:
Pajak-pajak, Iuran Retribusi Daerah (IREDA), dan lain-lainnya.


Pasal 9
PENYERAHAN RUMAH
KETIKA PERJANJIAN BERAKHIR

Setelah berakhir jangka waktu kontrak sesuai dengan Pasal 1 surat perjanjian
ini, PIHAK KEDUA segera mengosongkan rumah dan menyerahkannya
kembali kepada PIHAK PERTAMA serta telah memenuhi semua
kewajibannya sesuai dengan pasal 6 surat perjanjian ini.

Pasal 10
PERPANJANGAN SEWA

1. Apabila PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bermaksud melanjutkan
perjanjian kontrak, maka masing-masing pihak harus memberitahukan
terlebih dahulu, minimal [(------ ) ( --- waktu dalam huruf ---)] bulan sebelum
jangka waktu kontrak berakhir.
2. PIHAK KEDUA harus mendapat prioritas pertama dari PIHAK
PERTAMA untuk memperpanjang masa penyewaan barang tersebut di
atas, sebelum PIHAK PERTAMA menawarkannya kepada calon-calon
penyewa yang lain.


Pasal 11
HAL-HAL LAIN

1. Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dimusyawarahkan
bersama oleh kedua belah pihak.
2. Mengenai perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak bersepakat
untuk memilih domisili yang tetap pada ( ------ Kantor Kepaniteraan
Pengadilan Negeri ------ ).



Pasal 12
PENUTUP

Surat Perjanjian ini ditandatangani di ( --- tempat --- ) pada hari ( --------- )
tanggal ( ------ tanggal, bulan, dan tahun ------ ) dan berlaku mulai tanggal
tersebut sampai dengan tanggal ( ------ tanggal, bulan, dan tahun ------ ).


FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
Divisi Perpustakaan

5 | P age

Demikian perjanjian sewa-menyewa ini dibuat rangkap 2 (dua) yang
mempunyai kekuatan hukum yang sama dan ditandatangani di atas kertas
bermaterei cukup.



PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA




[ ------------------------- ] [ ------------------------ ]




SAKSI-SAKSI:




[ --------------------------- ] [ --------------------------- ]