Anda di halaman 1dari 4

Cara Menghitung Jumlah Pesangon

Pensiun PNS/ASN
Para pegawai negeri sipil yang akan pensiun kedepan, tidak akan lagi
menerima gaji pensiun mereka per bulan. Namun Pemerintah akan
langsung memberikan pesangon ASN sekaligus, seperti halnya pensiun
karyawan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada tanggal 3 April
2012, Bpk Agus D.W. Martowardojo selaku Menteri Keuangan RI telah
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012
tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor
343/KMK.017/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun.

Sistem pembayaran dana pensiun PNS/ASN dengan sistem pesangon
PNS ini mulai berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal
diundangkan yaitu setelah tgl 3 Oktober 2012 dan yang menarik dari PMK
No.50/2012 tersebut adalah adanya perubahan jumlah Manfaat Pensiun
yang dapat dibayarkan secara sekaligus.

Inti dari Permenkeu itu adalah gaji pensiun PNS akan disamakan dengan
karyawan BUMN. Langsung diberi pesangon satukali.

Untuk petunjuk teknis pemberian pesangon PNS masih menunggu aturan
pelaksanaanya. Saat ini belum ditetapkan aturan pelaksanaanya. Aturan ini
baru dikirim oleh BKN, tiga minggu lalu. Pemberian pesangon satu kali
kepada PNS/ASN ini yang pensiun sebenarnya sudah lama diwacanakan.

Cara Menghitung Jumlah Pesangon (Dana Pensiun) PNS/ASN

Cara Menghitung Jumlah Pesangon (Dana Pensiun) PNS/ASN, untuk
pemberian pesangon PNS yang pensiun wacana yang berkembang rumus
yang akan digunakan yaitu gaji pokok pensiun x 12 bulan x masa kerja.

Dalam PMK No. 50/2012, diatur tentang Dana Pensiun yang
menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti yang membayarkan
manfaat pensiunnya dengan menggunakan rumus bulanan maupun rumus
sekaligus.

Bagi Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat
Pasti dengan menggunakan rumus bulanan, diatur sbb:

Dalam hal Manfaat Pensiun yang akan dibayarkan per-bulan kurang dari
atau sama dengan Rp.1.500.000,- maka Nilai sekarang dari Manfaat
Pensiun tersebut dapat dibayarkan sekaligus.
Contoh : Bp.A akan pensiun di usia 55 tahun, dengan masa kerja 25 tahun
dan penghasilan dasar pensiun sebesar Rp 1.800.000,-

Manfaat Pensiun Bp. A dihitung dengan menggunakan rumus bulanan
sebesar :

MP = 2,5% x MK x PhDP atau
2.5% x 25 th x Rp.1.800.000,- = Rp.1.125.000,-

MP bulanan Bp. A lebih kecil dari ketentuan Menteri Rp 1.500.000,-
sehingga sesuai pilihan peserta Manfaat Pensiunnya dapat dibayarkan
secara sekaligus yang besarnya ditentukan oleh Faktor pada Tabel Nilai
Sekarang untuk Konversi Sekaligus Manfaat Pensiun berdasarkan usia
Peserta & Janda/ Duda.

Berapa Nilai Sekarang Manfaat Pensiun yang akan dibayarkan sekaligus
kepada Bp. A :
Perhitungan Manfaat Pensiun Sekaligus = Faktor Nilai Sekarang (FNS) x
MP sebulan
- FNS di usia 55 th : 138.67519
- MP sebulan Rp. 1.125.000,-
MP Sekaligus = 138.67519 x Rp. 1.125.000,- = Rp. 156.009.590,-

Jadi yang dapat dibayarkan sekaligus kepada Bp. A adalah
Rp.156.009.590,-.

Dalam hal Manfaat Pensiun yang sedang berjalan/telah diterima setiap
bulan oleh pensiunan, janda/duda atau anak yang besarnya kurang dari
atau sama dengan Rp.1.500.000,- Nilai Sekarang dari Manfaat Pensiun
yang belum dibayarkan tersebut dapat dibayarkan secara sekaligus.

Contoh : Bp.A telah pensiun sejak th. 2005 dan setiap bulannya dibayarkan
MP sebesar Rp.1.125.000,- saat ini menginginkan manfaat pensiunnya
dibayarkan sekaligus, berapa jumlah MP Sekaligus yang dapat dibayarkan
kepada Bp A.

Perhitungan Manfaat Pensiun Sekaligus = Faktor Nilai Sekarang (FNS) x
MP sebulan
- FNS pada usia 60 tahun : 130.919048
- MP sebulan : Rp. 1.125.000,-
(FNS = Faktor pada Tabel Nilai Sekarang untuk Konversi Sekaligus
Manfaat Pensiun berdasarkan usia peserta & janda/duda).

MP Sekaligus : 130.919048 x Rp 1.125.000,- = Rp. 147.283.930,-

Jadi MP Sekaligus yang dapat dibayarkan kepada Bp A sebesar Rp
147.283.930,-
(catatan : dalam hal ini Bp.A telah menikmati manfaat pensiun bulanan
yang telah dibayarkan/berajalan selama kurang lebih 7 tahun).

PMK tsb juga mengatur jumlah manfaat pensiun yang dapat dibayarkan
secara sekaligus dalam hal Dana Pensiun yang menyelenggarakan
Program Pensiun Manfaat Pasti dengan menggunakan rumus sekaligus
besarnya kurang dari atau sama dengan Rp.500.000.000,- manfaat
pensiun tersebut dapat dibayarkan sekaligus, jumlah tersebut meningkat
dari sebelumnya sebesar Rp.100.000.000,-

Kapan pembayaran dana pensiun PNS/ASN dengan pesangon sekaligus
ini akan diaplikasikan? Bila merujuk pada aturan, enam bulan setelah
Permen ditetapkan segera akan diberlakukan. Kalau kita merujuk
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012 Oktober ini
seharusnya sudah berlaku.