Anda di halaman 1dari 2

EnglishVersion

Webmail
Cari..

BERANDA

BERITA

PROFIL

DefinisidanJenisBencana

PENGETAHUANBENCANA

PotensiAncamanBencana

PRODUKHUKUM

PUBLIKASI

SistemPenanggulanganBencana

SistemPenanggulanganBencana

KERJASAMA

SiagaBencana

Share

Indonesia menyadari bahwa masalah kebencanaan harus ditangani secara serius sejak
terjadinya gempabumi dan disusul tsunami yang menerjang Aceh dan sekitarnya pada
2004. Kebencanaan merupakan pembahasan yang sangat komprehensif dan multi
dimensi. Menyikapi kebencanaan yang frekuensinya terus meningkat setiap tahun,
pemikiranterhadappenanggulanganbencanaharusdipahamidandiimplementasikanoleh
semua pihak. Bencana adalah urusan semua pihak. Secara periodik, Indonesia
membangun sistem nasional penanggulangan bencana. Sistem nasional ini mencakup
beberapaaspekantaralain:
Data UNISDR menyebutkan, dalam paparan
terhadap penduduk atau jumlah manusia
yangadadidaerahyangmungkinkehilangan
nyawa karena bencana, risiko bencana yang
dihadapiIndonesiasangatlahtinggi.
Sutopomenerangkan,untukpotensibencana
tsunami, Indonesia menempati peringkat
pertama dari 265 negara di dunia yang
disurvei badan PBB itu. Resiko ancaman
tsunami di Indonesia bahkan lebih tinggi
dibandingkan Jepang. Dalam itungitungan
UNISDR, kata Sutopo, ada 5.402.239 orang
yangberpotensiterkenadampaknya.

Legislasi
Dari sisi legislasi, Pemerintah Indonesia telah mengesahkan UndangUndang Nomor 24
Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Produk hukum di bawahnya antara lain
Peraturan Pemerintah , Peraturan Presiden, Peraturan Kepala Kepala Badan, serta
peraturandaerah.(LebihdetaillihatProdukHukum).
Kelembagaan
Kelembagaandapatditinjaudarisisiformaldannonformal.Secaraformal,BadanNasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan focal point lembaga pemerintah di tingkat
pusat. Sementara itu, focal point penanggulangan bencana di tingkat provinsi dan
kabupaten/kotaadalahBadanPenanggulanganBencanaDaerah(BPBD).
Dari sisi non formal, forumforum baik di tingkat nasional dan lokal dibentuk untuk
memperkuat penyelenggaran penanggulangan bencana di Indonesia. Di tingkat nasional,
terbentuk Platform Nasional (Planas) yang terdiri unsur masyarakat sipil, dunia usaha,
perguruan tinggi, media dan lembaga internasional. Pada tingkat lokal, kita mengenal
ForumPRBYogyakartadanForumPRBNusaTenggaraTimur.
Pendanaan
Saatinikebencanaanbukanhanyaisulokalataunasional,tetapimelibatkaninternasional.
Komunitas internasional mendukung Pemerintah Indonesia dalam membangun
manajemen penanggulangan bencana menjadi lebih baik. Di sisi lain, kepedulian dan
keseriusan Pemerintah Indonesia terhadap masalah bencana sangat tinggi dengan
dibuktikan dengan penganggaran yang signifikan khususnya untuk pengarusutamaan
penguranganrisikobencanadalampembangunan.
BerikutbeberapapendanaanyangterkaitdenganpenanggulanganbencanadiIndonesia:
a.
b.
c.

DanaDIPA(APBN/APBD)
DanaKontijensi
DanaOncall

d.
e.
f.

BADANNASIONALPENANGGULANGANBENCANA
Jl.Ir.H.JuandaNo36JakartaPusat
Telp.0213442734,3442985,3443079
Fax.0213505075
Email:contact@bnpb.go.id

DanaBantualSosialBerpolaHibah
Danayangbersumberdarimasyarakat
Danadukungankomunitasinternasional

PUSDALOPSBNPB
Telp:0213458400
Fax:0213458500
Email:posko@bnpb.go.id