Anda di halaman 1dari 30

SPESIES LOKAL, SPESIES ASING

DAN SPESIES INVASIF YANG


MENGARAH KEPADA
PEMBENTUKAN BIOMA BARU
Roni Ardyantoro

Irfan Hanis Prasetya

BIOSFER
Biosfer berasal dari kata bios yang artinya hidup
dan sphaira atau sphere yang artinya lapisan.
biosfer adalah lapisan tempat kehidupan
makhluk hidup dan organisme

BIOMA

Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan


yang tinggal di suatu lokasi geografis tertentu
atau daerah habitat darat yang memiliki
vegetasi khas terhadap iklim utama sehingga
tidak ditemukan di daerah lain.

Ciri-ciri bioma :
Terbentuk antara interaksi unsur-unsur
lingkungan yaitu iklim, air, tanah, dan
organisme yang hidup di suatu daerah.
Merupakan komunitas klimaks (kumpulan
berbagai macam populasi) yang menandakan
bahwa di daerah tersebut terdapat suatu bentuk
vegetasi utama yang mendominasi.
Merupakan komunitas yang cukup stabil, kecuali
ada suatu kejadian yang mengganggu kestabilan
komunitas.
Dapat dikenali dengan mudah dengan dominasi
vegetasinya.
Penamaan bioma pada umumnya didasarkan
atas dominasi vegetasinya.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


BIOMA
1. ABIOTIK

Iklim : Unsur iklim adalah :


Suhu

dengan intensitas cahaya, sudut datang sinar


matahari dan Gerak semu matahari
Kelembaban
Angin
Curah Hujan

Edafik dimana edafik itu merupakan tanah yang


juga memiliki faktor pembentukan tanah seperti
dari batuan asal, organic, dan aktivitas biologi.
Relief dimana relief adalah bentuk dari tanah
sendiri atau tinggi rendahnya permukaan bumi.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


BIOMA
2. BIOTIK

Alami

Flora

atau Tanaman
Fauna atau Hewan

Buatan : Aktivitas Manusia

MACAM MACAM BIOMA


1. Bioma gurun dan setengah gurun
2. Bioma padang rumput
3. Bioma hutan tropis
4. Bioma hutan gugur
5. Bioma hutan taiga
6. Bioma tundra
7. Bioma sabana
8. Bioma hutan bakau (mangroul)
9. Bioma hutan lumut
10. Bioma Hutan Musim
dll

SPESIES ASLI (NATIVE SPECIES)

CONTOH SPESIES LOKAL

Prionailurus bengalensis

Prionailurus bengalensis javanensis

Prionailurus bengalensis sumatranus

SPESIES ENDEMIK

merupakan spesies asli yang hanya bisa


ditemukan di sebuah tempat tertentu dan tidak
ditemukan di wilayah lain

CONTOH SPESIES ENDEMIK

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Komodo (Varanus komodoensis)

Bunga bangkai (Amorphophallus titanium)

Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus gigas)

SPESIES INTRODUKSI

merupakan spesies yang berkembang di luar


habitat (wilayah) aslinya akibat campur tangan
manusia baik disengaja ataupun tidak.

SPESIES INVASIF

spesies yang bukan spesies asli suatu habitat


(hewan maupun tumbuhan) yang secara luas
mempengaruhi/mendominasi habitat yang
mereka invasi.

Kondisi yang memicu invasi

Hal yang memengaruhi kecepatan invasi suatu


spesies diantaranya:
1. Kemampuan bereproduksi secara aseksual maupun
seksual
2. Tumbuh dengan cepat
3. Bereproduksi dengan cepat
4. Kemampuan menyebar yang tinggi
5. Fenotip yang elastis, mampu mengubah bentuk
tergantung kondisi terbaru di sekitarnya
6. Toleransi terhadap berbagai keadaan lingkungan

INTRODUKSI SPESIES

Bromus tectorum

CONTOH SPESIES INVASIF

Acacia decurrens di TNGM Merapi dan TN


Baluran

Gambusia affinis di Indonesia

Ikan nila (Oreochromis niloticus) di Danau Laut


Tawar Aceh

Carcinus maenas

PEMBENTUKAN BIOMA BARU


Alami
Buatan