CAIRAN PENDINGIN (COOLANT)
Oleh:
YUNI SAHARA
NIM. 11452201854
PEMBIMBING: MUHAMMAD IHSAN HAMDY ST,MT
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIMRIAU
PEKANBARU
2014/2015
COOLANT
[Link]
Coolant adalah media pendingin yang digunakan untuk
mendinginkan benda kerja dan alat potong pada saat proses permesinan.
Digunakan pula untuk melumasi alat potong sehingga memiliki umur
pakai yang lebih lama.
[Link]
Media Pendingin (Coolant)
Panas yang akan bisa mengakibatkan permukaan logam cendrung untuk
melekat satu sama lain jika berlebihan.
Media pendingin mempunyai fungsi antara lain:
1. Mengurangi gesekan antara serpihan, pahat dan benda kerja.
2. Mengurangi suhu paht dan benda kerja.
3. Mencuci serpihan
4. memperbaiki penyelesaian permukaan.
5. Menaikkan umur pahat.
6. Mengurangi kemungkinan korosi pada benda kerja dan mesin.
7. Membantu mencegah menempelnya serpihan kepada pahat.
[Link]-JENIS COOLANT:
1. WATER COOLANT
Adalah salah satu jenis coolant yang biasanya digunakan dan
dikhususkan untuk pengerjaan benda benda yang hanya mengalami
proses permesinan (pemotongan) skala kecil, yang sedikit berpengaruh
pada material total
Misal : Digunakan untuk pengerjaan facing benda dengan material kecil
2. OIL COOLANT
Berkebalikan dengan water coolant, Oil coolant biasanya digunakan untuk
pengerjaan benda yang mengalami hard process. Proses permesinan
(pemotongan) biasanya berlangsung secara continou dan berefek besar
pada material total
misal : pengerjaan pada mesin pfauter
3. AIR SPRAY COOLANT
Digunakan untuk pengerjaan benda benda yang menghasilkan sisa
pemotongan berupa serbuk, biasanya akan menyebabkan kerusakan jika
menempel pada bagian mesin yang bergeser.
Misal : pengerjaan material brass dan cash
4. WATER AND OIL COOLANT
Digunakan untuk pengerjaan material secara umum. Bisa digunakan
untuk proses ringan maupun proses yang berat. Karena campuran antara
oli dan air memiliki ketahanan panas yang baik dan ketahanan terhadap
karat yang cukup baik.
Misal : pengerjaan st.60 pada mesin VG45
5. ETHANOL COOLANT
Masih sangat jarang digunakan dalam proses permesinan, tetapi
merupakan coolant yang ideal untuk high speed and micro machining
karena viskositas ethanol yang lebih dari oli menjadikan ethanol lebih
mudah mengcover bagian yang mengalami proses permesinan.
Dikhususkan untuk material non-ferro. Misal: nillon
6. LIQUID ICE COOLANT
Merupakan salah satu dari jenis coolant terbaru yang belum banyak
digunakan. Sangat mudah larut dalam air, dan cocok digunakan untuk
proses metalworking.
cocok untuk berbagai macam mesin mulai dari milling, turning dan juga
grinding. Tidak beracun, tidak menyebabkan penyakit, dan tidak
menimbulkan bau
[Link]
Cairan pendingin(coolant)mempunyai kegunaan yang khusus dalam
proses [Link] untuk memperpanjang umur pahat,cairan pendi
ngin dalambeberapa kasus,mampu menurunkan gaya danmemperhalus p
ermukaan produk hasil [Link] itu,cairan pendingin juga berfun
gsi sebagai pembersih/pembawaberam (terutama dalam proses gerinda)
dan melumasi elemen pembimbing (ways)mesin perkakas serta melindun
gi benda kerja dan komponen mesin dari [Link] cairan pending
in itu bekerja pada daerah kontak antara beram dengan pahat? Sebenarny
a belumlah diketahuisecara pasti mekanismenya.
Secara umum dapat dikatakan bahwa peran utama cairan pendingin
adalah untuk mendinginkan dan [Link] mekanisme
pembentukan beram, beberapa jenis cairan pendingin mampu
menurunkan RasioPenempatan Tebal Beram (h) yang mengakibatkan
penurunan gaya [Link] daerah kontak antara beram dan bidang
pahat terjadi gesekan yang cukup besar,sehingga adanya cairan
pendingin dengan gayalumas tertentu akan mampu menurunkan gaya
[Link] proses penyayatan, kecepatan potong yangrendah
memerlukan cairan pendingin dengan daya lumas tinggi. Sementara pada
kecepatan potong tinggimemerlukan cairan pendingin dengan daya
pendingin yang besar (high heat absorptivity).
Pada beberapa kasus, penambahan unsur tertentu dalam cairan
pendingin
akan menurunkan gaya potong, karena bisa menyebabkan terjadinya reak
si kimiawiyang berpengaruh dalam bidang geser (share plane) sewaktu be
ram [Link] penelitimenganggap bahwa sulfur (S) atau
karbon tetraklorida (CCI4) pada daerah kontak (di daerah kontak mikro)
dengan temperatur dan tekanan tinggi akan bereaksi dengan besi (benda
kerja) membentuk FeSatau FeCI3 pada batas butir sehingga
mempermudah proses penggeseran metal menjadi [Link] proses
gerinda, cairan pendingin mampu membantu pembersihan beram yang
menempel dirongga antara serbuk abrasif, sehingga mempermudah
kelangsungan proses pembentukan beram.
Dengancairan pendingin temperatur tinggi yang terjadi di lapisan
luar
benda
kerja
bisadikurangi,sehinggatidak merusak struktur metalograf benda [Link]
ses kimiawi diperkirakan juga terjadi dalam proses gerinda,oleh karena
itulah cairan pendinginnya ditambahi beberapa unsur.