Anda di halaman 1dari 2

TEORI

ASAM-BASA

STOIKIOMETRI
LARUTAN AS.BS

KEKUATAN
ASAM-BASA

TITRASI
ASAM-BASA

PENENTUAN
pH

LARUTAN
PENYANGGA

ASAM-BASA
KONJUGASI

HIDROLISIS
GARAM

ARRHENIUS (H )
A: menghasilkan H
B: menghasilkan OH
-----------------------------

ASAM KUAT:

BRONSTED LOWRY
A: donor proton
B: akseptor proton
---------------------------

sisanya asam lemah


-----------------------------BASA KUAT:

MENENTUKAN pH:
pH = - log [H ] | pOH = -log [OH ]
pH = 14 - pOH

PASANGAN ASAM-BASA
KONJUGASI
Suatu asam dikurangi 1 ion H

--------------------------------------MENENTUKAN
pH ASAM-BASA LEMAH

KEKUATAN ASAM
[H ] =

[OH ] =

LEWIS
A: donor PEB
B: akseptor PEB

= basa konjugasi
Suatu basa dikurangi 1 ion
OH = asam konjugasi
Jika asam bersifat lemah

maka basa konjugasinya


kuat. Dan sebaliknya.
Jika basa bersifat lemah
maka asam konjugasinya
kuat. Dan sebaliknya.

sisanya basa lemah

FORMULA - FORMULA
YANG SERING DIGUNAKAN
------------------------------------------

TUJUAN TITRASI
Menentukan konsentrasi suatu
zat yang belum diketahui.

Keterkaitan antara
konsentrasi suatu zat dan mol:

-------------------------------------PRINSIP TITRASI
mol asam = mol basa
n.M=n.M

n
M V

--------------------------------------

n = mol. M=konsentrasi (M).


V=volume (L)
n=

ISTILAH-ISTILAH
Titik ekuivalen = saat mol asam
sama dengan mol basa
Titran = yang dititrasi
Titrat = yang menitrasi
Indikator = senyawa yg warnanya
berubah pada rentang pH tertentu

CIRI LARUTAN PENYANGGA


ASAM: mengandung asam lemah
dan basa konjugasi /garam nya
BASA: mengandung bas alemah
dan asam konjugasi /garam nya
-----------------------------------------FUNGSI LAR. PENYANGGA:
Menjaga pH suatu larutan agar
tetap stabil
-----------------------------------------PENENTUAN pH
LARUTAN PENYANGGA

CIRI HIDROLISIS GARAM


Dalam larutan HANYA
terdapat garam
Ada basa atau asam yang
bersisa setelah terjadi reaksi
titrasi
PERHITUNGAN pH