Anda di halaman 1dari 30

KATA PENGANTAR

Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan


Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam rangka

Pembinaan

Peningkatan Budaya Mutu Di Sekolah Dasar akan melaksanakan pemilihan sekolah model
terbaik Sekolah Berbudaya Mutu. Pemilihan ini difokuskan pada penilaian mutu pendidikan
secara keseluruhan (whole school), dengan tetap memberikan apresiasi kepada sekolah
yang memperlihatkan katergori tertentu dari mutu yang dinilai. Kategori ini yaitu 1) budaya
mutu pembelajaran, 2) budaya mutu ekstrakurikuler kesenian, 3) budaya mutu manajemen
berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, 4) budaya mutu
pengelolaan perpustakaan sekolah
Budaya mutu sekolah merupakan faktor yang penting dalam membentuk siswa
menjadi manusia yang memiliki sikap penuh optimisme, berani, terampil, berperilaku
kooperatif, individu yang ulet, disiplin, beretos kerja yang tinggi, pandai menangkap
peluang. Sekolah yang memiliki keunggulan budaya mutu dapat dilihat dari beberapa
variabel seperti perolehan nilai, perilaku siswa, proses pembelajaran intrakurikuler dan
ekstrakurikuler, kondisi fisik sekolah, kinerja perpustakaan, lingkungan sekolah,

budaya

sekolah, dan manajemen sekolahnya, yang berpengaruh terhadap kinerja individu dan mutu
sekolah itu sendiri.
Kegiatan Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar ini dimaksudkan untuk memberikan
apresiasi dan motivasi para pelaku pendidikan dalam melakukan pembinaan budaya mutu
untuk mewujudkan pengembangan bakat, prestasi maupun kepribadian siswa selaras
dengan program peningkatan dan pembinaan mutu sekolah dasar pada tingkat nasional.
Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar tahun 2015 dilaksanakan bersamaan dengan
Lomba Klub Olahraga SD, yang diikuti oleh 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Agar kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan, maka disusun
panduan ini untuk dijadikan sebagai acuan pemilihan model terbaik Budaya Mutu di Sekolah
Dasar.
Jakarta, Juni 2015
Direktur Pembinaan Sekolah Dasar

Ibrahim Bafadal
NIP. 196412281987011001

PanduanLombaBudayaMutuSekolahDasarTahun 2015

ii

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................

ii

Daftar Isi .......................................................

iii

BAB I

PENDAHULUAN .......................

A. Latarbelakang.....................

B. Dasar Hukum...................

C. Pengertian Budaya Mutu......................................

D. Tujuan ..........................

E. Hasil Lomba Budaya Mutu ............................................................

F. Sasaran ........................................

BAB II

KRITERIA,

PERSYARATAN

DAN

MEKANISME

PENILAIAN

LOMBA

BUDAYA MUTU SEKOLAH DASAR ..............................

BAB III

A. Kriteria Umum Peserta Lomba ......................................................

B. Persyaratan Peserta Lomba ..........................................................

C. Komponen Penialaian ..................................................................

10

D. Prosedur Pelaksanaan ..................................................................

11

1) Sosialisasi ...............................................................................

11

2) PengumpulanDokumen ...........................................................

11

3) Penilaian .................................................................................

17

4) Jadwal Pelaksanaan .................................................................

21

5) Penghargaan ...........................................................................

22

6) Penyelenggara ........................................................................

22

PENUTUP........................

23

PanduanLombaBudayaMutuSekolahDasarTahun 2015

iii

DAFTAR TABEL
Tabel 1

Sasaran Lomba Budaya Mutu Per Provinsi

Tabel 2

Komponen Penilaian Lomba Budaya Mutu

Tabel 3

Peserta Lomba Budaya Mutu Per Propinsi

10

Tabel 4

Rangkuman Dokumen Portofolio

11

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1

iv

Sasaran Lomba Budaya Mutu Per Provinsi

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini selalu menjadi perhatian berbagai kalangan,
tidak hanya kalangan pendidikan, tetapi juga masyarakat. Mereka menginginkan
munculnya perubahan dalam hal upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Fakta
menunjukkan bahwa kualitas pendidikan kita belum sebagaimana yang diharapkan bila
dibandingkan dengan di negara lain.
Menghadapi abad 21 tuntutan terhadap peningkatan kualitas pendidikan semakin kuat.
Hal ini dikarenakan adanya tuntutan antara lain: (1) kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi (2) persaingan global yang semakin ketat, dan (3) kesadaran masyarakat
(orang tua siswa) akan pendidikan yang berkualitas semakin tinggi. Kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang terjadi pada akhir-akhir ini telah membawa dampak
perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, sehingga permasalahan dapat
dipecahkan dengan mengupayakan penguasaan serta peningkatan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Tanpa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, seseorang kurang
bisa mengantisipasi perubahan-perubahan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak
mampu mengatasi persoalan-persoalan hidup yang selalu berkembang dengan pesat.
Budaya mutu sekolah merupakan faktor yang paling penting dalam membentuk siswa
menjadi manusia yang optimis, berani, terampil, berperilaku kooperatif, ulet, disiplin,
beretos kerja yang tinggi, pandai menangkap peluang. Sekolah-sekolah yang memiliki
keunggulan budaya mutu tertentu biasanya dapat dilihat dari beberapa variabel yang
mempengaruhinya seperti perolehan nilai, kondisi fisik, lingkungan sekolah, dan budaya
sekolah. Untuk mewujudkan sekolah berbudaya mutu setidaknya ada lima faktor penting
yang perlu mendapat perhatian sekolah yaitu: 1) kepemimpinan yang tangguh, 2) visimisi sekolah yang jelas, 3) iklim budaya yang aman dan kondusif, 4) memiliki harapan
yang tinggi, dan 5) melakukan monitoring kemajuan siswa secara berkelanjutan.
Untuk mewujudkan

budaya mutu di sekolah tersebut Direktorat Pembinaan Sekolah

Dasar telah melaksanakan berbagai program peningkatan budaya mutu baik melalui

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

penguatan pembelajaran yang bermutu, perbaikan sarana dan prasana, penataan


managemen sekolah, program pendidikan karakter, program sekolah sehat dan bersih,
program optimalisasi kinerja perpustakaan dan berbagai program lainnya. Direktorat
juga telah melaksanakan berbagai jenis lomba sebagai bentuk apresiasi pada sekolahsekolah yang berhasil, seperti lomba MBS, sekolah dasar bersih dan sehat, dan
seterusnya.
Lomba Budaya Mutu di sekolah dasar tahun 2015 merupakan kelanjutan dan perbaikan
dari lomba sejenis tahun 2014. Dalam Lomba tahun 2015 ini, seluruh sekolah peserta
dievaluasi dari seluruh komponen budaya mutu secara komprehensif (whole school

assessment), sehingga penilaian menjadi lebih terpadu.


Lomba dilakukan dengan cara memberikan kesempatan kepada seluruh propinsi di
Indonesia untuk mengirimkan wakil-wakil sekolah terbaiknya,yang kemudian akan dipilih
melalui tiga tahapan seleksi yaitu seleksi administratif (desk evaluation), seleksi visitasi
lapangan, dan seleksi presentasi (grand final). Seleksi yang terakhir ini akan menetapkan
sekolah berbudaya mutu tingkat nasional.

B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem
Pendidikan Nasional;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007, tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 2025;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar
Nasional Pendidikan, yang telah diperbarui dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32
Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2013 Nomoir 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410;

C. Pengertian Sekolah Dasar Berbudaya Mutu


Menurut Slamet PH (2005), budaya adalah nilai dan keyakinan dalam suatu masyarakat,
baik yang berdaya preservatif maupun progresif, yang digunakan sebagai sumber
penggalangan konformisme perilaku bagi masyarakat pendukungnya. Nilai dan
keyakinan memberi tahu mana yang benar dan yang salah. Nilai-nilai yang merupakan

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

kolektifitas saripati kualitas kejiwaan manusia diwujudkan dalam bentuk nilai religi,
ekonomi, teori, solidaritas, seni, dan politik.
Mutu mengandung makna derajat/tingkat keunggulan suatu kinerja atau upaya baik
yang tampak maupun yang tidak tampak, sedangkan mutu sekolah dimaknai sebagai
layanan prima yang diberikan sekolah kepada peserta didik sesuai dengan Standar
Nasional Pendidikan. Pada tingkat sekolah, mutu mencakup input (segala hal yang
diperlukan untuk berlangsungnya proses belajar-mengajar), proses (berubahnya peserta
didik dari belum terdidik menjadi terdidik) dan output (prestasi belajar).
Budaya mutu adalah nilai dan keyakinan mutu dalam suatu masyarakat yang digunakan
sebagai sumber penggalangan konformisme perilaku yang bermutu tinggi bagi
masyarakat pendukungnya. Budaya Sekolah meliputi nilai-nilai dan keyakinan. Nilai
merupakan penghayatan warga sekolah tentang apa yang dianggap benar-salah, baikburuk, keindahan dan ketidakindahan, layak dan tidak layak, sedangkan Keyakinan
merupakan sikap tentang bagaimana cara sesuatu seharusnya dilakukan. Untuk itu
keyakinan merupakan sesuatu yang penting, berharga, bersifat konseptual yang harus
diyakini dan dihayati sebagai dasar untuk bersikap dan bertindak, dengan demikian
budaya sekolah awalnya merupakan aturan dan tata tertib yang disepakati bersama oleh
warga sekolah, dihayati dan dilakukan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan.
Budaya sekolah memiliki core culture yaitu pengembangan karakter peserta didik, baik
karakter religius, humanis, nasionalis, maupun demokratis yang didukung oleh sub

culture pengelolaan manajemen yang baik, lingkungan sekolah yang bersih dan sehat
serta media belajar dan perpustakaan yang memadai. Baik core culture maupun sub
culture-nya harus merupakan budaya yang bermutu.
Sekolah Dasar berbudaya Mutu adalah sekolah dasar yang memberikan layanan prima
yang merefleksikan budaya mutu. Budaya Mutu Sekolah Dasar tercermin pada
komponen-komponen: (1) pembelajaran dan ekstrakurikuler yang efektif dalam
pembentukkan karakter peserta didik, (2) kepemimpinan visioner dan manajemen
berbasis sekolah termasuk didalamnya sekolah bersih dan sehat (3) pengelolaan
perpustakaan mendukung keefektifan pembelajaran dan menumbuhkembangkan budaya
baca warga sekolah, dan (4) lingkungan sekolah yang merefleksikan kondisi bersih,
rapih, dan sehat.
Dengan demikian, sekolah dasar yang mengimplementasikan budaya mutu sekolah
secara optimal akan menjadi benchmark (patok duga) bagi sekolah lain di sekitarnya dan

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

acuan pembinaan bagi Dinas Pendidikan. Dalam hal ini, Depdiknas (2000) telah
merumuskan beberapa elemen budaya mutu sekolah sebagai berikut: (1) informasi
kualitas untuk perbaikan, bukan untuk mengontrol, (2) kewenangan harus sebatas
tanggungjawab, (3) hasil diikuti rewards atau punishment, (4) kolaborasi, sinergi, bukan
persaingan sebagai dasar kerjasama, (5) warga sekolah merasa aman terhadap
pekerjaannya, (6) atmorfir keadilan, (7) imbal jasa sepadan dengan nilai pekerjaan, dan
(8) warga sekolah merasa memiliki sekolah.
Budaya mutu sekolah dapat dikembangkan pada tataran spirit, tataran teknis dan
tataran sosial. Oleh karena itu, Budaya mutu sekolah dapat disebarluaskan, dilombakan
bahkan diadaptasi oleh sekolah lain. Lomba Budaya Mutu Sekolah merupakan kegiatan
pembinaan sekolah dasar melalui evaluasi kinerja sekolah terutama terkait aspek
pembelajaran

dan

ekstrakurikuler

dalam

pengembangan

pendidikan

karakter,

manajemen berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, dan
pengelolaan perpustakaan. Untuk itulah, agar budaya mutu sekolah tersebut terus
tumbuh danberkembang serta berimbas pada sekolah-sekolah lain, perlu dilombakan
secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan/gugus, kabupaten/kota,
provinsi sampai tingkat nasional. Jenis lomba budaya mutu sekolah yang dilombakan
untuk tahun 2015 adalah lomba budaya mutu secara keseluruhan (whole school

development). Meskipun demikian, sekolah-sekolah yang sudah mencapai kriteria


tertentu secara keseluruhan, dan memperlihatkan keunggulan dalam salah satu kategori
budaya mutu, diberikan apresiasi dalam lomba. Keunggulan dalam kategori lomba
termasuk:
1) Budaya Mutu kategori Pembelajaran;
2) Budaya Mutu kategori Kegiatan Ekstrakurikuler;
3) Budaya Mutu kategori MBS
4) Budaya Mutu kategori Perpustakaan Sekolah;
5) SD Pembina

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

D. Tujuan
1. Tujuan Umum Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar ini adalah:
Mewujudkan sekolah dasar yang memiliki budaya mutu dalam memberikan layanan
prima dan menjadi benchmark (patok duga) bagi sekolah lain di sekitarnya dan
acuan bagi pembinaan para pemangku kepentingan.
2. Tujuan Khusus Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar ini adalah:
a.

Menemukan sekolah dasar yang memiliki budaya mutu dengan segala kekhasan
dan keunggulannya masing-masing sebagai model yang baik (good practices)
bagi sekolah lain.

b.

Menghimpun berbagai pengalaman inspiratif dari sekolah dasar yang memiliki


budaya mutu dan lingkungan yang bermutu

c.

Mendokumentasikan

dan

mensosialisasikan

pengalaman

inspiratif

pengembangan budaya mutu pembelajaran, kepemimpinan dan manajemen,


pengembangan perpustakaan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler kepada
sekolah dasar di seluruh Indonesia.
d.

Memotivasi para pemangku kepentingan, baik di satuan pendidikan sekolah


dasar maupun Pemerintah Daerah, untuk mewujudkan sekolah dasar yang
memiliki budaya mutu dalam memberikan layanan prima kepada peserta didik.

E. Hasil Lomba Budaya Mutu


1. Hasil Jangka Pendek
a.

Terpilihnya sekolah dasar yang memiliki budaya mutu dengan segala kekhasan
dan keunggulannya masing-masing

b.

Terdokumentasikan dan tersosialisasikan budaya mutu ke sekolah dasar di


seluruh Indonesia.

2. Hasil Jangka Panjang


a.

Bertumbuhkembangnya motivasi para pemangku kepentingan, baik di satuan


pendidikan sekolah dasar maupun Pemerintah Daerah, dalam pembinaan budaya
mutu sekolah dasar dan layanan prima kepada peserta didik.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

b.

Bertumbuhkembangnya sekolah dasar yang memiliki budaya mutu dan dapat


dijadikan model dalam pembinaan layanan prima sekolah dasar baik di setiap
provinsi maupun kabupaten/kota.

F. Sasaran
Sasaran kegiatan lomba budaya mutu sekolah dasar sebanyak total 510 sekolah,
dengan sasaran sebagai berikut :
1. Sekolah Dasar (SD) Negeri Pembina
2. Sekolah Dasar Negeri dan Swasta
Gambar 1. Sasaran Lomba Budaya Mutu

3
SEKOLA
H

Ekstra Kurikuler

(Whole School)
Sekolah
Berbudaya

Manajemen Berbasis
Sekolah

Mutu

Pembelajaran

SEKOLAH
PEMBINA
Perpustakaan
Sekolah

Masing-masing provinsi mengirimkan Sekolah Dasar peserta lomba dengan rincian: 3 SD


Pembina, 6 SD Negeri, 6 SD Swasta dengan rincian sebagai berikut.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Tabel 1: Sasaran Lomba Budaya Mutu Per Provinsi

No

Kategori

Seleksi Dokumen
Portofolio
Negeri

Swasta

Keterangan

1.

SD Pembina

--

Juara 1,2,3 di tingkat


provinsi

2.

Sekolah Dasar (lain)


Whole School (SD
Berbudaya Mutu)

Juara 1,2,3 dan harapan 1,


2,3 di tingkat provinsi

Klub Olahraga

Klub Olahraga masing


masing 2 klub

Jumlah
15 SD
Total Sasaran

15 SD hasil seleksi provinsi


dikirim ke pusat .
15x34 = 510 SD

Ket: untuk lomba klub olahraga diatur tersendiri dalam Panduan Pelaksanaan Pembelajaran
Ekstrakurikuler Olahraga (melalui Klub Olahraga di SD)

Dari 510 sekolah dasar peserta yang menjadi sasaran lomba tersebut, akan dilakukan
penilaian administrasi (desk evaluation) untuk memilih 170 sekolah dasar dan yang
selanjutnya dilakukan

visitasi ke sekolah melalui verifikasi dokumen, observasi,

wawancara dan focus group discution (FGD). Berdasar hasil visitasi akan ditetapkan 170
sekolah dasar sasaran lomba budaya mutu ditambah 68 (1 jenis lomba) sekolah dasar
yang diundang mengikuti presentasi pada tahap Grand Final.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

BAB II
KRITERIA, PERSYARATAN, DAN MEKANISME
PENILAIAN LOMBABUDAYA MUTU SEKOLAH
DASAR

A. Kriteria umum peserta lomba


1. Memiliki potensi budaya mutu pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler untuk
pengembangan Karakter, MBS, Perpustakaan dan budaya baca.
2. Sekolah yang terbaik di lingkungannya.
3. Sekolah tidak terlibat kegiatan kekerasan (tawuran pelajar), narkoba, bulliying atau
sejenisnya
4. Sekolah mudah untuk diakses dan terjangkau oleh sekolah lain
5. Sekolah yang layak mengikuti lomba Berbudaya Mutu di SD
6. Sekolah mampu menyusun portofolio tentang budaya mutu yang dikembangkan di
sekolahnya
7. Sekolah belum pernah memperoleh predikat juara 1 tingkat nasional pada lomba
sejenis tahun 2013 dan 2014
8. Sekolah harus terakreditasi minimal B dan masih berlaku pada saat lomba
berlangsung
9. Sekolah Dasar Pembina

B. Persyaratan Peserta Lomba


1. Sekolah mengikuti proses seleksi tingkat provinsi dan ditetapkan dengan Surat
Keputusan Dinas Pendidikan Provinsi.
2. Menyerahkan dokumen portofolio tentang budaya mutu (sesuai jenis lomba yang
diikuti) dalam rentang waktu yang sudah ditetapkan.
3. Setiap Provinsi mengirimkan 3 SD Pembina, 6 SD Negeri dan 6 SD Swasta hasil
seleksi tingkat provinsi.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

C. Komponen Penilaian
Penilaian Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar dimaksudkan untuk melihat kuantitas dan
kualitas pelaksanaan seluruh program yang mendukung bertumbuhnya budaya mutu di
sekolah yang meliputi komponen:
Tabel 2: Komponen Penilaian Lomba Budaya Mutu
No
1

Komponen Penilaian
Profil dan Program Sekolah

Aspek Yang Dinilai

10

Pembelajaran

Manajemen Berbasis Sekolah

Ekstrakurikuler

Perpustakaan

Cover
Lembar Pengesahan
Identitas Sekolah
Kata Pengantar
Daftar Isi
Pendahuluan
Visi dan Misi Sekolah
Struktur Organisasi Sekolah
Program makro (Renstra) pengembangan
budaya mutu di sekolah dalam 4 tahunan
Program mikro (Rencana kegiatan tahunan/
Rencana operasional sekolah dalam 1 tahunan)
Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) dan
Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS)
Program: Pembelajaran, Kegiatan
ekstrakurikuler, Manajemen berbasis sekolah,
Perpustakaan sekolah, Sekolah Bersih Sehat
(UKS)
Perangkat Pembelajaran
Pelaksanaan Pembelajaran
Evaluasi Pembelajaran
Produk hasil pembelajaran siswa
Prestasi dalam pembelajaran
Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran
Manajemen Peserta Didik
Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Manajemen Sarana dan Prasarana
Manajemen Pembiayaan
Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat
Manajemen Budaya dan Lingkungan Sekolah
Program kegiatan ekstrakurikuler
Pelaksanaan Ekstrakurikuler
Sarana dan Prasarana
Pelibatan/ kerjasama pemangku kepentingan
dan prestasi
Prestasi bidang Ekstrakurikuler
Pengelolaan perpustakaan sekolah
Layanan perpustakaan
Koleksi perpustakaan
Tenaga perpustakaan

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

No

Komponen Penilaian

Usaha Kesehatan Sekolah


(khusus
untuk
LBM
Pembina)

Aspek Yang Dinilai


Sarana dan prasarana
Teknologi Informasi dan Teknologi
Program UKS
SD Pendidikan Kesehatan
Layanan Kesehatan
Perilaku hidup bersih dan sehat

D. Prosedur Pelaksanaan
Pelaksanaan lomba budaya mutu dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sebagai
berikut:
1. Sosialisasi
Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mengirimkan surat pemberitahuan kepada
34 (tiga puluh empat) Dinas Pendidikan Provinsi tentang kegiatan dan
pelaksanaan Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar.
Dinas Pendidikan Provinsi melakukan seleksi dan menetapkan 15 sekolah yang
diikutkan dalam Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar sesuai dengan ramburambu kriteria yang ditetapkan direktorat, yang terdiri dari:
Tabel 3: Peserta Lomba Budaya Mutu Per Propinsi
No

Kategori

Seleksi Dokumen
Portofolio
Negeri

Swasta

Keterangan

1.

SD Pembina

--

Juara 1,2,3 di tingkat provinsi

2.

Sekolah Dasar Whole


School (SD Berbudaya
Mutu)

Juara 1,2,3 dan harapan 1, 2,3


di tingkat provinsi

Jumlah

15 SD

15 SD hasil seleksi provinsi


dikirim ke pusat

2. Pengumpulan Dokumen
Masing-masing

sekolah

menyusun

rangkuman

dokumen

portofolio

kegiatan

pelaksanaan budaya mutu di sekolahnya sebagai berikut:

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

11

Tabel 4. Rangkuman Dokumen Portofolio Budaya Mutu


I. Profil Sekolah
a. Cover
b. Lembar Pengesahan
c. Identitas Sekolah
d. Kata Pengantar
e. Daftar Isi
f. Pendahuluan
g. Visi dan Misi Sekolah
h. Struktur Organisasi Sekolah
II. Program

Jml Hlm

Max 8 hlm

keterangan

Fotokopi dari
dokumen asli

a. Program makro (Renstra) pengembangan budaya


mutu di sekolah dalam 4 tahunan
b. Program mikro (Rencana kegiatan tahunan/
Rencana operasional sekolah dalam 1 tahunan)
c. Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) dan
Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS)
d. Program:
Pembelajaran
Kegiatan ekstrakurikuler
Manajemen berbasis sekolah
Perpustakaan sekolah
UKS (khusus SD Pembina)
III. Pelaksanaan
a. Struktur organisasi dan penanggungjawab setiap
jenis kegiatan pengembangan budaya mutu:
pembelajaran,
kegiatan ekstrakurikuler
manajemen berbasis sekolah,
perpustakaan sekolah
UKS (khusus SD Pembina)
b. Pelaksanaan setiap jenis kegiatan pengembangan
budaya mutu:
pembelajaran,
kegiatan ekstrakurikuler
manajemen berbasis sekolah,
perpustakaan sekolah
UKS (khusus SD Pembina)
c. Laporan kegiatan setiap jenis kegiatan
pengembangan budaya mutu:
pembelajaran,
kegiatan ekstrakurikuler,
manajemen berbasis sekolah,
perpustakaan sekolah,
UKS (khusus SD Pembina)
d. Keterlibatan warga sekolah dan pihak lain
mendukung kegiatan pengembangan mutu di
sekolah

12

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Max
8 hlm

Fotokopi dari
dokumen asli

Max
20 hlm

Fotokopi dari
dokumen asli

IV. Evaluasi
a. Hasil Evaluasi Diri Sekolah terhadap kegiatan :
pembelajaran
kegiatan ekstrakurikuler
manajemen berbasis sekolah
perpustakaan sekolah
UKS (khusus SD Pembina)
b. Sekolah memiliki unit dan prosedur operasional
standar dalam monitoring evaluasi untuk menjamin
kualitas pelaksanaan seluruh jenis kegiatan
pengembangan budaya mutu
c. Sekolah menindaklanjuti hasil monitoring dan
evaluasi terhadap seluruh jenis kegiatan
pengembangan budaya mutu
V. Prestasi (3 tahun terakhir)
a. Akademik
b. Non-akademik
(Semua jenis prestasi yang dicapai oleh siswa,
guru, KS atau sekolah yang relevan dengan
pengembangan budaya mutu sekolah)
VI. Penutup
Total Halaman Dokumen Portofolio
VII. Lampiran-Lampiran
A. Pembelajaran
1. Perangkat Pembelajaran
a. Silabus dan RPP
b. Bahan pengayaan
2. Pelaksanaan pembelajaran
a. Komponen Pembelajaran (bukti berupa
daftar hadir siswa &guru, foto ruang kelas,
jadual pelajaran, foto media pembelajaran
yg digunakan, format evaluasi siswa untuk
sikap, pengetahuan&keterampilan, daftar
nilai, foto sumber bahan ajar)
b. Program pendampingan (program remedial
dan pengayaan) bukti berupa dokumen
program remedial & pengayaan
c. Pelaksanaan pembelajaran (pendahuluan,
inti, penutup)
d. Pembelajaran di dalam dan luar kelas
3. Penilaian
a. Dokumen penilaian siswa ( Contoh Rubrik
Penilaian, Contoh Raport (1 kelas)
b. Dokumen penilaian evaluasi diri guru (bukti
berupa daftar hadir guru, foto kegiatan
guru/pendampingan siswa, foto KKG)
4. Foto Pembelajaran di dalam dan luar kelas
berbasis aktivitas
5. Foto Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber
belajar
6. Prestasi akademik (bukti berupa dokumen/foto
piagam/sertifikat/piala internasional, nasional,

Fotokopi
dari
dokumen asli

7 hlm

2 hlm

Fotokopi
sertifikat

1 hlm
46 hlm
Semua
Lampiran
dalam bentuk
CD/DVD

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

13

provinsi dan kab/kota max 3 tahun terakhir)


B. Kegiatan Ekstrakurikuler
1. Program Ekstra kurikuler (memuat program
ekskul yang ada di sekolah)
a. Jenis program kegiatan
b. Rencana strategi 4 tahunan
c. Rencana strategi 1 tahunan
d. Visi, misi ekskul (memuat program ekskul
yang ada di sekolah)
e. Struktur organisasi ekskul (Dokumen
struktur dan , SK/Surat Tugas Penanggung
Jawab Kegiatan)
f. Pembiayaan
2. Pelaksanaan
a. Tenaga Pendidik
b. Peserta didik
c. Jadual pelaksanaan
d. Daftar hadir pembina/instruktur dan siswa
e. Implementasi kegiatan Ekskul
f. Keterlibatan warga sekolah dan stake
holders
g. Evaluasi kegiatan ekskul
3. Sarana-Prasarana ( Foto Sarana Prasarana)
disesuaikan dengan ekskul yang dilaksanakan
di sekolah
4. Prestasi kegiatan ekskul ( daftar, sertifikat
penghargaan/piagam/piala, foto tingkat
Internasional, Nasional, Provinsi dan Kab/Kota
max 3 tahun terakhir)
5. Foto kegiatan Ekskul
C. Manajemen Berbasis Sekolah
1. Perencanaan MBS bukti dokumen berupa:
(surat undangan rapat kegiatan sekolah,
notulen rapat, daftar hadir rapat, dll)
2. Pengorganisasian MBS bukti dokumen
berupa: (struktur organisasi sekolah, struktur
komite sekolah, dll)
3. Pelaksanaan 7 komponen MBS a.n:
a. Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran;
(bukti berupa dokumen pengembangan
kurikulum dan pembelajaran melibatkan
komite sekolah termasuk TOGA, TOMAS
dan DUDI)
b. Manajemen Peserta Didik
( tata tertib kelas, dll)
c. Manajemen Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
( pembagian tugas PTK, dll)
d. Manajemen Sarana-Prasarana
(bukti berupa dokumen pengembangan
sarpras tanpa dibantu Bansos)
e. Manajemen Pembiayaan
f. Manajemen Hubungan Sekolah dan

14

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Semua
lampiran dalam
bentuk
CD/DVD

Masyarakat
(bukti berupa dokumen melibatkan
orangtua yang memiliki profesi tertentu
sebagai pendamping guru dalam materi
tertentu)
g. Manajemen Budaya dan Lingkungan
Sekolah
(bukti berupa dokumen
pembiasaan/habituasi budaya bersih sehat,
dll)
4. Penerapan Prinsip MBS:
a. Kemandirian
b. Keadilan
c. Keterbukaan
d. Kemitraan
e. Partisipatif
f. Efisiensi
g. Akuntabilitas
5. Kepemimpinan Sekolah :
a. Perilaku Kebiasaan dan Kinerja Kepala
sekolah sesuai dengan kompetensi
kepribadian
b. Perilaku dan Kinerja Kepala sekolah sesuai
dengan kompetensi manajerial dalam hal
perencanaan
c. Perilaku dan Kinerja Kepala sekolah sesuai
dengan kompetensi manajerial dalam
pengelolaan sistem informasi
d. Perilaku dan Kinerja Kepala sekolah sesuai
dengan kompetensi kewirausahaan
e. Perilaku dan Kinerja Kepala sekolah sesuai
dengan kompetensi supervisi
6. Foto kegiatan terkait MBS
D. Perpustakaan meliputi:
1. Pengelolaan Perpustakaan;
a. Visi dan Misi Perpustakaan
b. Struktur Organisasi
c. Program Kerja
d. Anggaran
2. Layanan Perpustakaan
a. Jam Buka Perpustakaan
b. Jenis Layanan
c. Jadwal kunjungan masing-masing kelas
bukti berupa daftar kunjungan siswa
d. Promosi/sosialisasi perpustakaan sekolah
(bukti berupa pengumuman penggunaan
perpustakaan,dll)
e. Kegiatan perpustakaan terintegrasi dengan
pembelajaran( bukti berupa rpp dan tugas
siswa, foto)
f. Laporan kegiatan perpustakaan
g. Kerjasama perpustakaan sekolah dengan
instansi terkait (bukti berupa surat perjanjian

Semua
Lampiran
dalam bentuk
CD/DVD

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

15

kerjasama, hibah)
3. Koleksi Perpustakaan
a. Jenis Koleksi meliputi (daftar buku, terbitan
berkala, audio visual, multimedia)
b. Jumlah Koleksi
c. Koleksi referensi Perpustakaan meliputi
(buku teks pelajaran, buku panduan guru,
buku pengayaan, kamus/ensiklopedi &
sumber belajar lainnya)
d. Penambahan koleksi (sumber penambahan
koleksi;hibah, alumni, masyarakat,dll)
e. Kegiatan penataan/penyusunan kembali
koleksi perpustakaan yang telah selesai
baca (bukti berupa foto kegiatan)
Pemeliharaan dan perawatan Perpustakaan
4. Tenaga Perpustakaan
a. Jumlah tenaga
b. Kualifikasi tenaga perpustakaan
c. Upaya peningkatan kompetensi /kapasitas
petugas perpustakaan
Daftar hadir petugas
5. Sarana-Prasarana Perpustakaan
a. Luas ruangan Perpustakaan (min 7x8m)
b. Kelengkapan ruangan perpustakaan
(area/sudut baca, area/sudut koleksi,
area/sudut kerja)
c. Sarana Perpustakaan: (kursi dan meja baca
pengunjung, kursi dan meja kerja
pustakawan, meja sirkulasi, dan meja
multimedia, rak buku, rak
majalah,katalog,dll)
d. Untuk point b dan c bukti berupa dokumen
inventaris di ruang perpustakaan)
e. Lokasi Perpustakaan (bukti berupa
foto/denah)
6. Foto kegiatan perpustakaan
E. SD Pembina
Khusus SD Pembina semua dokumen dipenuhi
sesuai komponen penilaian Lomba dan
lampiran A s.d. D ditambah kelengkapan
dokumen di bawah ini
1. Program SD Pembina
2. Program UKS
a. Dokumen kegiatan pendidikan kesehatan
(dokter kecil, apotik hidup,dll)
b. Dokumen Layanan Kesehatan (kerjasama
dengan Puskesmas)
c. Dokumen Pembiasaan perilaku hidup bersih
dan sehat (operasi semut, cuci tangan, dll)
d. Foto ruang dan kegiatan UKS

16

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Semua
lampiran dalam
bentuk
CD/DVD

Selanjutnya Dinas Pendidikan Provinsi dapat segera melakukan proses-proses sesuai


dengan ketentuan yang ditetapkan dan selanjutnya dokumen dikirimkan kepada
Panitia Penyelenggara Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar Direktorat Pembinaan
Sekolah Dasar dengan alamat:

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar


u.p. Kasubdit Pembelajaran,
Gedung E, Lantai 18, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Jenderal Sudirman , Senayan, Jakarta Pusat
Telepon (021) 5725989, Faksimili (021) 5725989
3. Penilaian
Penilaian akan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu:
a) Tahap I: Penilaian Dokumen/desk evaluation. (Bobot 20%)
Pada tahap I (satu) dokumen portofolio untuk lomba budaya mutu sebanyak
510 sekolah dari 34 provinsi. Panitia penyelenggara menilai portofolio
berdasarkan instrumen penilaian administrasi

oleh Tim Penilai. Tim Penilai

akan memilih dan menetapkan 170 sekolah dasar dari hasil penilian portofolio
untuk mengikuti penilaian Tahap II (Visitasi Lapangan).
b) Tahap II: Visitasi Lapangan (Bobot 50%)
Dari sekolah terpilih pada penilaian tahap I sejumlah 510 sekolah (102 SD
Pembina, 204 SD Negeri dan 204 SD Swasta) akan dilakukan visitasi ke 170
sekolah (34 SD Pembina, 68 SD Negeri dan 68 SD Swasta). Visitasi dilakukan
tim penilai kepada kepala sekolah, guru, siswa, orangtua dan/tokoh
masyarakat.

Tim penilai melakukan verifikasi, klarifikasi data yang ada di

dokumen laporan. Selain itu tim Penilai akan melakukan fokus group diskusi,
observasi terhadap aktivitas program-program sekolah yang disesuaikan
dengan dokumen yang telah dikirimkan berdasarkan indikator penilaian lomba
yang telah ditetapkan. Hasil penilaian visitasi akan dijadikan bahan untuk
pertimbangan penentuan pemenang.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

17

c)

Penilaian Tahap III: Grand Final (Bobot 30%)


Pada penilaian tahap III (Grand Final ) peserta akan dinilai melalui presentasi
dan wawancara lomba budaya mutu yang diikuti peserta.
1) Presentasi dan Wawancara
Penilaian presentasi dan wawancara dilakukan kepada peserta lomba untuk
6 Kategori. Presentasi dimaksudkan untuk memperoleh informasi secara
lebih mendalam serta menilai kapasitas kepemimpinan dan managerial
tentang budaya mutu sekolah, dalam merencanakan, mengorganisasikan,
melaksanakan, dan mengevaluasi pendidikan karakter di masing-masing
sekolah. Waktu presentasi dan wawancara 30 menit dengan rincian 10
menit paparan, 20 menit tanya jawab dan wawancara untuk mendalami,
mengklarifikasi, mengeksplorasi temuan-temuan pada data yang telah
dikirimkan dan hasil visitasi.
2) Pameran Poster
Selain melakukan presentasi peserta wajib membuat poster dengan
berbagai kreasi sekolah yang berisi pelaksanaan program budaya mutu di
sekolah masing-masing yang didukung dengan foto/film/video kegiatan
program budaya mutu. Poster di buat pada kertas karton dan atau bahan
lain yang memungkinkan untuk dibawa dan di pajang dengan

ukuran

minimal A1 (ukuran kertas manila). Poster akan menjadi salah satu bahan
pertimbangan untuk menentukan pemenang.
3) Menetapkan Peringkat SD Berbudaya Mutu Terbaik
Berdasarkan hasil presentasi lomba budaya mutu di sekolah dasar, Tim
Penilai menetapkan

6 (enam) peringkat SD Berbudaya Mutu Terbaik di

Sekolah Dasar untuk masing-masing kategori lomba.

18

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

Secara skema Pelaksanaan Lomba Budaya Mutu Di Sekolah Dasar dapat


digambarkan sebagai berikut:

SOSIALISASI

Surat kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi


Rapat koordinasi dengan dinas pendidikan provinsi
Seleksi sekolah oleh Dinas Pendidikan Provinsi
Dinas Pendidikan provinsi menetapkan sekolah
terpilih sebagai peserta lomba.
Setiap provinsi mengirimkan 15 sekolah

Sekolah melengkapi dokumen portofolio sesuai


pedoman jenis lomba yang diikuti

PENGUMPULAN
DOKUMEN

PENILAIAN

Dinas Pendidikan Provinsi mengumpulkan dan


mengirimkan dokumen portofolio dari 15 sekolah
kepada panitia penyelenggara direktorat PSD

Penilaian Tahap I: Desk Evaluation


Penilaian dokumen dari 510 SD, (102 SD Pembina, 204
SD Negeri dan 204 SD Swasta)
0)
omba Klub OR 68 SD
Penilaian Tahap II: Visitasi
Kunjungan lapangan ke 170 SD untuk verifikasi,
klarifikasi data melalui observasi, wawancara dan fokus
group diskusi (FGD)

Penilaian Tahap III: Grand Final


170 SD (Lomba Budaya Mutu) yang lolos seleksi
penilaian tahap II diundang mengikuti penilaian tahap III
melalui presentasi dan wawancara.
Penetapan 6 sekolah untuk masing-masing jenis lomba
sebagai pemenang Lomba Budaya Mutu

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

19

Berikut digambarkan secara skematis alur seleksi Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar
Tahun 2015 sebagai berikut:

PENERIMAAN DOKUMEN
PORTOFOLIO LOMBA BUDAYA
MUTU DARI ( 510 SD)

PENILAIAN TAHAP I
(DESK EVALUATION)
170 SD

LOLOS

PENILAIAN TAHAP II
(VISITASI)
( 170 SD)

LOLOS

PENILAIAN TAHAP III (GRAND FINAL)


170 SD, terdiri dari Lomba Budaya Mutu

PENENTUAN
PEMENANG

PEMENANG 66 SD
Terdiri dari lomba budaya mutu dari 6
kategori

20

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

TOLAK/TIDAK LOLOS
340 SD

4. Jadwal Pelaksanaan
Jadwal Kegiatan Pelaksanaan Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar dilaksanakan
sebagai berikut :

No
1

3
4

6
7

Tabel 5: Jadwal Pelaksanaan Lomba Budaya Mutu Tahun 2015


Tempat
Kegiatan
Waktu
kegiatan
Maret 2015
Sosialisasi Lomba Budaya Mutu Di
Direktorat
Sekolah melalui rapat koordinasi
dan surat edaran
AprilMei 2015
Propinsi melakukan sosialisasi,
Provinsi
seleksi dan menetapkan calon
peserta lomba Budaya Mutu
sejumlah 15 SD per propinsi , yang
terdiri dari 2Jenis lomba (7 kategori)
125 Juni 2015
Sekolah menyusun dokumen
Sekolah
portofolio dan menyiapkan poster
4 Agustus 2015
Dokumen portofolio diterima paling
Direktorat
lambat oleh panitia penyelenggara
lomba (direktorat)
11 14 Agustus 2015
Penilaian Tahap I Penilaian
Direktorat
dokumen portofolio Lomba Budaya
Sekolah
118 September
Penilaian Tahap II Visitasi
34 Provinsi
2015
lapangan
26 Nopember 2015
Penilaian Tahap III-Grand final
Padang
presentasi/Tanya jawab dan
Sumatera
Wawancara serta pemaparan poster
Barat

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

21

5. Penghargaan
Penghargaan diberikan kepada Sekolah Dasar terbaik dalam lomba Budaya Mutu
adalah sebagai berikut:
Tabel 6: Kategori Lomba dan Penghargaan
Bentuk
Penghargaan

No.

Kejuaraan

SBM

Ekstrakur
ikuler

Pembelaj
aran

MBS

Perpusta
kaan

SD
Pembina

Jenis Lomba

II

III

Harapan I

Trophy, Piagam
Penghargaan & Uang
Pembinaan
Trophy, Piagam
Penghargaan & Uang
Pembinaan
Trophy, Piagam
Penghargaan & Uang
Pembinaan
Piagam Penghargaan &
Uang Pembinaan

Harapan II

Piagam Penghargaan &


Uang Pembinaan

Harapan III

Piagam Penghargaan &


Uang Pembinaan

6. Penyelenggara
Sekretariat Panitia Penyelenggara Lomba Budaya Mutu Di Sekolah Dasar Direktorat
Pendidikan Dasar dan Menengah adalah Subdit Pembelajaran, Direktorat
Pembinaan Sekolah Dasar Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah,
Kemdikbud, Gedung E Lantai 18,
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta Pusat Telepon (021) 5725989,
Faksimili (021) 5725989, 5725644

22

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

BAB III
PENUTUP

Panduan Pelaksanaan Lomba Budaya Mutu, difokuskan pada penilaian mutu pendidikan
secara keseluruhan (whole school), dengan tetap memberikan apresiasi kepada sekolah
yang memperlihatkan katergori tertentu dari mutu yang dinilai. Kategori ini yaitu 1)
budaya mutu pembelajaran, 2) budaya mutu ekstrakurikuler seni, 3) budaya mutu
manajemen berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, dan 4)
budaya mutu pengelolaan perpustakaan sekolah.
Panduan ini disusun sebagai acuan bagi pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan lomba
Budaya Mutu di Sekolah

Dasar. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan penilaian Lomba

Budaya Mutu di Sekolah Dasar ini tidak terlepas dari peran serta semua pihak. Pada
akhirnya hasil pelaksanaan penilaian Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar dapat
didokumentasikan agar bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk memotivasi
melaksanakan pendidikan yang bermutu di masa yang akan datang.

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015

23

24

Panduan Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tahun 2015