Anda di halaman 1dari 5

ADMINISTRASI KESEHATAN

RESUME DAN ANALISA JURNAL PROGRAM JAMINAN KESEHATAN


NASIONAL: STUDI DESKRIPTIF TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG
DAPAT MEMPENGARUHI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI
PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RUMAH SAKIT
JIWA MENUR SURABAYA

oleh:
Kelompok 38
Desi Rahmawati

NIM 122310101021

Siti Aisyah Dwi A.

NIM 132310101050

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS JEMBER
2015

RESUME JURNAL PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL:


STUDI DESKRIPTIF TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT
MEMPENGARUHI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI PROGRAM
JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RUMAH SAKIT JIWA MENUR
SURABAYA
Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi
manusia. Apabila mayoritas di suatu negara terdapat masyarakat yang memiliki
kesehatan yang baik akan menjadikan kehidupan masyarakat tersebut menjadi
sejahtera.

Cara

meningkatkan

kesehatan

masayarakat

adalah

dengan

meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Oleh karena itu, dibutuhkan


peran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakatnya terutama
dalam bidang kesehatan.
Pada tahun 2005, pemerintah menyelenggarakan Program JKN sebagai
bentuk

reformasi

dibidang

kesehatan

yang

bertujuan

untuk

mengatasi

permasalahan fragmentasi dan pembagian jaminan kesehatan untuk mewujudkan


masayarakat dengan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Program JKN meliputi
Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah
(Jamkesda). Namun dalam pelaksanaan program JKN memiliki kekurangan dan
kelebihan dalam pelaksanaanya. Saat ini, muncul beberapa permasalahan yang
dikeluhkan oleh pasien terkait dengan pelayanan yang diberikan, antara lain
menurunnya mutu pelayanan serta peningkatakan jumlah pasien peserta JKN.
Oleh karena itu, di dalam jurnal akan dibahas mengenai implementasi program
JKN di RS Jiwa Menur Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu
deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data dengan observasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program JKN
yaitu:
1. Sumber daya staf yang sudah mencukupi namun masih diperlukan beberapa
penambahan pada bagian medis dan administrasi guna tetap dapat

memaksimalkan pelayanan kesehatan dikarenakan jumlah pasien yang


semakin banyak.
2. Sumber daya fisik yang belum memadai seperti ketersediaan tempat tidur dan
komputer di setiap rungan periksa.
3. Sumber daya informasi melalui rapat formal, upacara apel pagi serta dari
Juklak dan Juknis.
4. Sumber daya finansial yang dimiliki rumah sakit dari biaya klaim yang
diterima dari BPJS.
Struktur Birokrasi dalam pelaksanaan program JKN terdiri dari 3 tim yaitu
tim pengelola yang bertugas untuk mengkoordinasikan pelaksanaan program
JKN di Rumah Sakit. Tim pengendali yang bertugas melakukan pengawasan
akan ketersediaan obat, durasi dan jumlah pemberian obat ke pasien. Lalu Tim
Coding dan Costing yang bertugas melakukan input data pasien serta pengajuan
klaim ke BPJS. Rumah Sakit Jiwa Menur sudah memiliki SOP kegiatan
pelayanan kesehatan maupun administrasi yang ada serta SOP tersebut sudah
mengatur mekanisme kerja. Adanya SOP tersebut semakin mempermudah
pelaksanaan program JKN.
Disposisi pelaksanaan program JKN yaitu aparat pelaksana di Rumah Sakit
Jiwa Menur sudah memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang progam JKN,
sehingga menumbuhkan penerimaan dan dukungan yang positif terhadap
program tersebut. Para pelaksana juga dapat menyelesaikan tanggungjawab
sesuai dengan tugas dan peranannya.
Komunikasi dua arah sudah terwujud, baik petugas pelaksana maupun
petugas pelaksana dengan pasien atau keluarga pasien, serta telah terdapat
kejelasan komunikasi baik internal maupun eksternal melalui forum rapat.
Namun terdapat kendala terkait aturan dan petunjuk yang membingungkan pihak
Rumah Sakit terutama bagi petugas frontline apabila terjadi perubahan secara
mendadak.
Aparat pelaksana di Rumah Sakit Jiwa Menur sudah memiliki target yang
ingin dicapai terkait yaitu diharapkan seluruh masyarakat Indonesia mengikuti
progam JKN serta perubahan skala kecil pada kualitas pelayanan dan fasilitas

fisik di Rumah Sakit Jiwa Menur. Program JKN juga mendapatkan respon positif
mengenai pelaksanaan program JKN.

ANALISA JURNAL
Dari jurnal yang berjudul Program Jaminan Kesehatan Nasional: Studi
Deskriptif Tentang Faktor-Faktor yang dapat Mempengaruhi

Keberhasilan

Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Jiwa Menur


Surabaya dapat ditarik kesimpulan bahwa keberhasilan implementasi dari
program pemerintah mengenai kesehatan masyarakat dalam bentuk JKN
memiliki unsur-unsur administrasi yang ada. Sesuai dengan pengertian
administrasi dalam konteks luas yaitu seluruh kegiatan yang berhubungan dengan
proses yang dijalankan melalui kerjasama dalam suatu organisasi untuk mencapai
tujuan yang berdaya guna dan bermanfaat berdasarkan rencana yang telah
ditetapkan.
Adapun unsur-unsur yang mengandung administrasi di dalamnya yaitu
pertama, adanya orang-orang yaitu pihak pelaksana dan petugas pelaksana dari
berbagai bidng baik medis maupun administrasi yang dibagi menjadi 3 tim, selain
itu, para pelaksana juga dapat menyelesaikan tanggungjawab sesuai dengan tugas
dan peranannya. Kedua, adanya petunjuk atau pedoman yaitu aturan-aturan yang
sudah dibentuk dan dimusyawarahkan dalam rapat formal serta pembuatan SOP.
Ketiga, adanya kegiatan yaitu pelaksanaan program JKN yang telah dirancang
dan akan disosialisasikan ke berbagai masyarakat setempat. Keempat, adanya
kerja sama yaitu dari aparat pelaksana program JKN yang berkomunikasi dengan
pihak pasien/keluarga. Kelima, adanya rasionalitas yang telah tercantum dalam
aturan, maksud dan tujuan program. Keenam, adanya tujuan yang hendak dicapai
yaitu diharapkan seluruh masyarakat Indonesia mengikuti progam JKN untuk
mendapatkan kesehatan serta memberikan perubahan skala kecil pada kualitas
pelayanan dan fasilitas fisik di Rumah Sakit Jiwa Menur.