Anda di halaman 1dari 24

ANATOMI FISIOLOGI

SISTEM
KARDIOVASKULER
SGD 2

Sebutkan dan jelaskan struktur anatomi,


bagian-bagiannya, dan fungsi dari setiap
bagian pada organ berikut:

ATRIUM DEXTRA DAN SINISTRA


VENTRIKEL DEXTRA DAN SINISTRA
LAPISAN-LAPISAN JANTUNG
KATUP-KATUP JANTUNG
AORTA
ARTERI DAN VENA
OTOT-OTOT JANTUNG

ATRIUM DEXTRA & SINISTRA

Atrium dextra (kanan) berada disepanjang batas


kanan jantung dan terbuka pada bagian kirinya ke
dalam ventrikel dextra. Darah memasuki atrium
kanan melalui vena cava superior pada ujung
atasnya, dan vena cava inferior pada ujung
bawahnya. (Gibson John, 1990) Atrium sinistra (kiri)
berbentuk persegi tidak beraturan dengan vena
pulmonalis masuk ke dalam setiap sudutnya. Arium
ini mengalirkan darah ke ventrikel kiri.

Atrium mempunyai dinding tipis dan berfungsi


menerima darah. Atrium dextra (kanan)
menerima darah dengan kadar oksigen
rendah dari vena cava superior dan inferior
dan meneruskannya ke ventrikel kanan
melalui katup tricuspid, selanjutnya ke arteri
pulmonal. Darah kaya oksigen akan dialirkan
ke atrium sinistra (kiri) melalui vena pulmonal
dan selanjutnya ke ventrikel kiri melalui katup
mitral, serta dipompa ke seluruh tubuh
melalui aorta.

VENTRIKEL DEXTRA &


SINISTRA

Ventrikel kanan terletak di bagian inferior kanan


pada apeks jantung. Darah meninggalkan
ventrikel kanan melalui truncus pulmonal dan
mengalir melewati jarak yang pendek ke paruparu. Ventrikel kiri terletak di bagian inferior kiri
pada apeks jantung. Tebal dindingnya 3 kali tebal
dinding ventrikel kanan. Darah meninggalkan
ventrikel kiri melalui aorta dan mengalir ke
seluruh bagian tubuh kecuali paru-paru.

LAPISAN-LAPISAN JANTUNG

KATUP-KATUP JANTUNG

AORTA

Aorta adalah arteri utama dalam tubuh. Aorta terdiri dari


aorta thoracica di dalam dada dan lanjutannya dan aorta
abdominalis di dalam abdomen. Aorta thoracica dimulai
pada orificium aorta ventrikel kiri. Terdiri dari tiga bagian :
Aorta ascendens : panjang sekitar 5 cm dan berjalan ke
atas dan ke kanan.
Arcus aorta : melengkung ke belakang dan ke kiri
melewati broncus kiri dan mencapai sisi kiri vertebrae
thoracica IV
Aorta descendens berjalan ke bawah pada bagian
belakang toraks, di antara jantung dan columna
vertebralis pars thoracica; berjalan melalui hiatus aorticus
diafragma dan menjadi aorta abdominalis.

ARTERI

Arteri membawa darah


dari jantung. Darah
dipompa dari ventrikel ke
aorta yang bercabang
ke arteri-arteri yang lebih
kecil sampai pada arteri
mikroskopik yang
bernama arteriola.
Arteriol berperan dalam
regulasi aliran darah ke
jaringan kapiler.

VENA

Dinding vena memiliki


3 lapisan seperti
arteri. Akan tetapi otot
halus dan jaringan ikat
di vena lebih sedikit.
Hal ini menyebabkan
dinding vena lebih
tipis dari arteri, yang
berhungunagn dengan
fakata bahwa darah
dalam vena memiliki
tekanan lebih sedikit
dari arteri

OTOT JANTUNG

Otot jantung hampir sama dengan otot rangka.


Namun, berbeda dengan otot rangka yang
panjang, silinder, dan berinti banyak, sel-sel otot
jantung pendek, gemuk, bercabang, dan saling
berhubungan. Setiap serat mengandung satu atau
paling banyak dua inti besar, pucat, dan berada di
tengah-tengah. Ruang interseluler berisi matriks
jaringan ikat longgar (endomysium) yang
mengandung banyak kapiler. Matriks halus ini
terhubung dengan kerangka berserat, yang
bertindak baik sebagai tendon dan sebagai
insersio

Jelaskan mekanisme dari


SIKLUS KERJA ORGAN JANTUNG
PENGATURAN POMPA JANTUNG
PERANGSANGAN RITMIK PADA JANTUNG
HUBUNGAN ANTARA TEKANAN, ALIRAN,
DAN TAHANAN PADA SIRKULASI DARAH

SIKLUS KERJA ORGAN


JANTUNG

Siklus jantung terdiri atas satu periode


relaksasi yang disebut diastolik, yaitu
periode pengisian jantung dengan darah,
yang diikuti oleh satu periode kontraksi
yang disebut sistolik

PENGATURAN POMPA
JANTUNG
Terdapat dua alat dasar yang digunakan
untuk mengatur volume darah yang
dipompakan ke jantung yaitu :
Pengaturan intrinsik pemompaan
jantung sebagai respons terhadap
perubahan volume darah yang mengalir
ke dalam jantung.
Pengendalian frekuensi denyut jantung
dan kekuatan pemompaan jantung oleh
sistem saraf otonom.

PENGATURAN POMPA
JANTUNG

Pengaturan Intrinsik Pompa Jantung


Mekanisme Frank Starling
Kemampuan intrinsik jantung untuk beradaptasi
terhadap volume yang meningkat akibat aliran
masuk darah, disebut sebagai Mekanisme
Frank-Starling dari jantung. Secara mendasar,
mekanisme Frank-Starling ini menjelaskan bahwa
semakin besar otot jantung diregangkan selama
pengisian, maka semakin besar kekuatan
kontraksi dan semakin beras pula jumlah darah
yang di pompa ke dalam aorta.

PENGATURAN POMPA
JANTUNG

Pengaturan Jantung oleh Saraf


Parasimpatis dan Simpatis
Untuk sejumlah nilai masukan tekana
atrium, jumlah darah yang dipompa
setiap menitnya (curah jantung) sering
dapat ditingkatkan sampai lebih dari 100
persen melalui perangsangan simpatis.
Sebaliknya, curah jantung juga dapat
diturunkan sampai serendah nol atau
hampir nol melalui perangsangan
parasimpatis

PERANGSANGAN RITMIK PADA JANTUNG


Walaupun jantung mampu berdenyut sendiri dan
menyesuaikan frekuensi dan kekuatan denyutnya
terhadap jumlah darah yang memasukinya, jantung
mempunyai inervasi ganda yang mengontrol fungsi SA
node dan mempersiapkan jantung untuk perubahan
kondisi. (Gibson, John. 1990)
Serat simpatis melewati ganglion pars cervicalis truncus
symphaticus dan mentransmisikan impuls yang
merangsang SA node ke dalam aktivitas yang lebih
cepat dan meningkatkan kekuatan kontraksi.
Serat parasimpatis mencapai jantung melalui cabangcabang nervus vagus (cranialis X) dan mentransmisikan
impuls yang memperlambat SA node dan
mengurangi kekuatan kontraksi.

HUBUNGAN ANTARA TEKANAN,


ALIRAN, DAN TAHANAN PADA
SIRKULASI DARAH

Dua penentu utama tekanan darah arteri rata-rata


adalah curah jantung dan resistensi perifer total.
Perubahan setiap faktor tersebut akan mengubah
tekanan darah kecuali apabila terjadi perubahan
kompensatorik pada variabel lain sehingga tekanan
darah konstan. Aliran darah ke suatu jaringan
bergantung pada gaya dorong berupa tekanan darah
arteri rata-rata dan derajat vasokonstriksi arteriolarteriol jaringan tersebut.
Tahanan terhadap aliran darah terutama terletak di
arteri kecil tubuh, yang disebut arteriole. Pembuluh
darah berdiameter kecil inilah yang memberikan
tahanan terbesar pada aliran darah.

HUBUNGAN ANTARA TEKANAN,


ALIRAN, DAN TAHANAN PADA
SIRKULASI DARAH

Aliran darah melalui pembuluh darah


bergantung pada dua variable yang saling
berlawanan yaitu perbedaan tekanan antara
kedua ujung pembuluh darah dan resistensi
terhadap aliran darah.
Perbedaan tekanan antara kedua ujung
pembuluh darah menyebabkan darah mengalir
dari tempat dimana tekanannya tinggi ke
tempat dimana tekanannya rendah. Resistensi
atau hambatan terjadi karena perbedaan
diameter dari setiap pembuluh darah.

HUBUNGAN ANTARA TEKANAN,


ALIRAN, DAN TAHANAN PADA
SIRKULASI DARAH

Meningkatnya aliran darah karena


terdapat perbedaan tekanan antara
kedua ujung pembuluh darah.
Sebaliknya, aliran darah menurun karena
terjadi peningkatan resistensi atau
hambatan pada pembuluh darah

Sebutkan dan Jelaskan Karakteristik EKG


normal
Elektrokardiografi (EKG) adalah rekaman perubahan
elektrik yang terjadi pada jantung akibat denyut jantung.
EKG normal menunjukkan :
Gelombang P : dihasilkan oleh kontraksi atrium, selama
0,10 detik.
Kompleks QRS : dihasilkan oleh ventrikel, berlangsung
sampai 0,09 detik.
Gelombang T : dihasilkan oleh relaksasi ventrikel.
Interval PR : adalah waktu yang dibutuhkan impuls untuk
melalui berkas ventrikel.