CLAMPER &
CLIPPER
PRATAMA CIPTAN ING 121910 201048
M. GEB BY GUMEL AR 12191 0201056
MIFTAH FARID 121910 201085
F IRDAU S K M 121910 201091
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
CLAMPER
Rangkaian dioda yang digunakan sebagai penjepit tegangan DC (DC clamper)
berfungsi untuk menambahkan komponen tegangan DC tertentu pada suatu
sinyal/tegangan AC. Penjepit DC ini mempunyai 2 jenis, yaitu penjepit DC
positif dan penjepit DC negatif. Kedua jenis penjepit DC ini dibedakan dengan
posisi pemasangan dioda pada rangkaian penjepit dimana arah panah dioda
menunjukkan pergeseran sinyal outputnya.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
CLAMPER (Lanjutan)
Suatu tegangan AC berosilasi dari tegangan puncak positif (+Vp) ke
tegangan puncak negatif (-Vp). Idealnya, apabila sinyal AC tersebut dijepit
menggunakan penjepit DC positif maka sinyalnya hanya berosilasi pada
bagian positifnya saja. Demikian pula sebaliknya, apabila sinyal AC tersebut
dijepit menggunakan penjepit DC negatif maka sinyalnya hanya berosilasi
pada bagian negatifnya saja. Namun karena adanya tegangan buka pada
dioda sebesar 0,7 Volt maka sinyal outputnya tidak benar-benar dijepit pada
titik offset 0 Volt sehingga tegangan puncak sinyal output yang dihasilkan
Vout(peak) = Vin(peak-toadalah :
peak) - Vdioda
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Rangkaian Clamper Positif
Vout(peak) = Vin(peak-to-peak) - Vdioda=20-0,7=19,3V
atau dengan kata lain, sinyal outputnya berosilasi dari -0,7V sampai 19,3V
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Rangkaian Clamper Negatif
Vout(peak) = Vin(peak-to-peak) - Vdioda=20-0,7=19,3V
atau dengan kata lain, sinyal outputnya berosilasi dari 0,7V sampai -19,3V
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Penambahan tegangan DC
Dengan menambahkan sebuah tegangan DC yang diseri pada dioda maka titik offset sinyal output juga
dapat diubah sejauh nilai tegangan DC yang ditambahkan pada rangkaian penjepit. Salah satu contohnya
seperti yang ditunjukkan pada rangkaian penjepit DC positif berikut.
Karena adanya tegangan DC sebesar 5V maka sinyal outputnya akan berosilasi dari 4,3V (5V0,7V) sampai 24,3V (19,3V+5V),
Agar penjepit DC menghasilkan osilasi sinyal output yang baik maka nilai RC pada rangkaian,
paling tidak, memenuhi syarat berikut :
10RLC >> Tinput
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
CLIPPER
Pembatas tegangan (voltage limiter) juga dikenal sebagai pemotong
tegangan (voltage clipper). Rangkaian ini digunakan untuk membatasi
tegangan sinyal input pada suatu level tegangan tertentu. Rangkaian ini
berguna untuk pembentukan sinyal dan juga untuk melindungi rangkaian
dari sinyal2 yang tidak diinginkan. Beberapa aplikasi dari pembatas tegangan
adalah noise limiter dan audio limiter.
Rangkaian pembatas tegangan dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan pada level
tegangan yg dibatasi. Pembatas tegangan yang membatasi tegangan sinyal
input pada bagian positifnya disebut pembatas tegangan positif (positive
limiter). Sedangkan, yang membatasi tegangan sinyal input pada bagian
negatifnya disebut pembatas tegangan negatif
(negative limiter).
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Positive Clipper
Dari grafik sinyal terlihat bahwa tegangan input dibatasi bagian positifnya
pada suatu level tegangan tertentu, yaitu sebesar tegangan offset dioda
dimana untuk jenis dioda silikon (Si) sebesar 0,7V dan untuk jenis dioda
germanium (Ge) sebesar 0,3V. Pada simulasi diatas digunakan jenis dioda
silikon, sehingga sinyal tegangan input dibatasi pada level 0,7V.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Positive Clipper (Penambahan
Tegangan DC)
Dari grafik sinyal terlihat bahwa tegangan input dibatasi bagian positifnya
pada level tegangan 2,7V.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
Negative Clipper
Rangkaian pembatas tegangan negatif hampir sama dengan rangkaian
pembatas tegangan positif, hanya saja polaritas dioda-nya yang dibalik.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
10
Negative Clipper (Penambahan
Tegangan DC)
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
11
Rangkaian Clipper Seri
Rangkaian clipper seri adalah rangkaian clipper yang diodenya berhubungan secara seri
dengan beban. Rangkaian dasar dari clipper seri ini mirip dengan rangkaian penyearah
setengah gelombang. Namun demikian rangkaian ini dapat dibuat dalam berbagai variasi.
Berikut ini adalah petunjuk menganalisa rangkaian clipper seri :
Perhatikan arah dioda, bila arah dioda ke kanan maka bagian positif dari sinyal input akan
dilewatkan dan bagian negatif akan dipotong (clipper seri ini bersifat negatif).
Bila arah doida ke kiri, maka bagian negatif dari sinyal input akan dilewatkan dan bagian
positif akan di potong (clipper seri ini bersifat positif).
Bila ada perhatikan polaritas baterai.
Gambarlah sinyal output dengan sumbu nol pada level baterai.
Batas pemotongan sinyal sesuai dengan sinyal input.
Gambar rangkaian clipper seri positif
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
12
Rangkaian Clipper Seri
(Lanjutan)
Gambar rangkaian clipper seri
negatif
11/24/15
Gambar rangkaian clipper seri
negatif
ELEKTRONIKA - 4SKS
13
Rangkaian Clipper Paralel
Rangkaian cliiper paralel adalah rangkaian clipper yang dodenya dipasang
paralel dengan beban. Berikut adalah cara menganalisa rangkaian clipper
paralel :
Perhatikan arah dioda, jika arah dioda ke bawah maka bagian positif dari
sinyal input akan dipotong (rangkaian clipper paralel positif). Jika rah doida ke
atas, kmaka bagian negatif dari sinyal input akan dipotong (rangkaian clipper
paralel negatif).
Jika terdapat baterai, perhatikan polaritasnya.
Gambarlah sinyal output dengan sumbu nol sesuai dengan input.
Batas pemotongan sinyal adalah pada level baterai.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
14
Rangkaian Clipper Paralel
(Lanjutan)
Gambar rangkaian clipper paralel
positif
11/24/15
Gambar rangkaian clipper paralel
negatif
ELEKTRONIKA - 4SKS
15
Variasi Pembatas Tegangan
Pada variasi pembatas tegangan, yang harus diperhatikan adalah polaritas pada dioda dan
(besar) tegangan DC yang dipakai, karena hal ini menentukan level tegangan yang akan
dibatasi. Selain itu pula, hambatan beban (R L) harus lebih besar daripada hambatan input (R s),
paling tidak 100 kali lebih besar.
Gambar rangkaian dan sinyal di atas menunjukkan pembatas tegangan yang membatasi
sinyal tegangan input pada bagian positif dan negatif. Level tegangan input dibatasi pada
tegangan sebesar (VDC + VD), yaitu 2,7V pada bagian positif dan -2,7V pada bagian negatif.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
16
Variasi Pembatas Tegangan
(Lanjutan)
Pada pembatas tegangan seperti gambar rangakaian diatas terlihat bahwa
sinyal input dibatasi pada bagian negatifnya saja. Hal ini dikarenakan level
tegangan yang dibatasi oleh pembatas tegangan pertama bernilai negatif,
yaitu
:
VD
+
VDC
=
0,7V
+
(-2V)
=
1,3V
Apabila level tegangan yang dibatasi oleh pembatas tegangan pertama lebih
kecil daripada level tegangan yang dibatasi oleh pembatas tegangan kedua
maka
sinyal yg dihasilkan hanya ELEKTRONIKA
dipengaruhi
oleh pembatas tegangan yang
11/24/15
- 4SKS
17
CLIPPER IMPLEMENTATION
(Symmetric Distortion Guitar
Effect)
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
18
SymmetricDistortionEffectCirc
uit
SchmaticDiagram
Rangkaian terdiri dari ground referensi
stabilizer U1C internal sebagai penyangga
sinyal U1A, dan distorter penguat U1B.
Konsep dasar internal yang digunakan di
sini untuk memberikan ground referensi
internal yang terpisah dari ground referensi
eksternal.
Ada dua jenis simbol ground, pertama
adalah
simbol
ground
internal
strip
horizontal (terhubung ke output dari U1A),
dan yang kedua adalah simbol ground
eksternal dengan strip diagonal (terhubung
ke listrik pasokan, masukan, dan alasan
output).
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
19
SymmetricDistortionEffectCirc
uit
SchmaticDiagram (Lanjutan)
Potensiometer
VR1
digunakan
untuk
mengatur tingkat distorsi. Jika puncak
sinyal tidak mencapai tingkat bias maju
diode, maka sinyal tidak akan terpotong,
sehingga tingkat distorsi adalah nol.
Jika tingkat sinyal meningkat dengan
menyesuaikan VR1, puncak sinyal akan
mencapai tingkat kliping dan efek distorsi
akan diproduksi.
Potensiometer
VR2
digunakan
untuk
menyesuaikan tingkat sinyal terdistorsi,
sehingga tingkat suara terdistorsi akan
sama dengan tingkat suara yang bersih.
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
20
CLIPPER IMPLEMENTATION
(Symmetric Distortion Guitar
Effect)
Click here for link v
ideo
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
21
END OF SLIDE
11/24/15
ELEKTRONIKA - 4SKS
22