Anda di halaman 1dari 49

Latihan Soal CBT

Basic Science +
Compounding & Dispensing

Deden Indra Dinata, M.Si.,


Apt.

Blueprint UKAI
Memuat 6 (enam) tinjauan:
1. Area Kompetensi
2. Dimensi Perilaku
3. Kemampuan Memberikan Reasoning
4. Resipien (Penerima) Layanan Kefarmasian
5. Bentuk Sediaan
6. Farmakoterapi

UKAI = Ujian Kompetensi Apoteker


Indonesia

Format Soal UKAI


Farmakoterapi

T-1

T-6

T-2

Lead in

SOAL
T-5
Sediaan
Farmasi

BASIC
SCIENCE

Vignette
Option

T-3
T-4

Apa Yang Akan Diukur


Basic knowledge
Procedural knowledge
Procedural skills
Intelectual processes
Decision making skills

PRINSIP SOAL CBT


1. Jenis soal bukan soal jebakan telah
direview oleh reviewer (telah di TO-kan)
2. Hanya 1 jawaban paling benar diantara
pilihan jawaban yang homogen
3. Kasus (klinik) yang disajikan pada Vignette
adalah yang benar-benar terjadi, atau
memang sesuai dengan Tinjauan
Farmakoterapi
4. Bentuk sediaan obat memang ada di pasaran
5. Lead in soal tidak terpisah dengan Vignette

Rekapitulasi Soal Berdasarkan Area


Kompetensi
No

Area Kompetensi

Target

Realisasi

Praktik profesional, legal & etik (15-20%)

90

91

Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi (30-35%)

180

304

Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (20-30%)

120

78*)

Formulasi dan pembuatan sediaan farmasi (10-15%)

60

90

Komunikasi dan kolaborasi (5-10%)

30

22*)

Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat (5-10%)

30

21*)

Pengelolaan sediaan farmasi dan alat kesehatan (10-15%)

60

59

Kepemimpinan dan manajemen diri

Peningkatan kompetensi profesi (5-10%)

30
600

12*)

Jumlah:

606

Kontribusi Soal Berdasarkan Area


Kompetensi
No

Area Kompetensi

Target

Realisasi

Praktik profesional, legal & etik (15-20%)

30

28

Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi (30-35%)

60

63

Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (25-30%)

50

25

Formulasi dan pembuatan sediaan farmasi (10-15%)

20

41

Komunikasi dan kolaborasi (15-20%)

30

11

Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat (5-10%)

10

11

Pengelolaan sediaan farmasi dan alat kesehatan (10-15%)

20

20

Kepemimpinan dan manajemen diri

Peningkatan kompetensi profesi (5-10%)

10
230

Jumlah:

200

Tinjauan 2
Dimensi
Perilaku

1. Kognitif 80 ----144
2. Procedural Knowledge
80---41
3. Konatif 20 --15

Tinjauan 3
Reasoning
Ability
1. Recall 40 --62
2. Reasoning 140 138

Tinjauan 4: Resipien
1. Neonatal 0 --- 0
2. Pediatri 20 --30
3. Adult 80 --124
4. Eldery 20 -- 8
5. Pregnancy 4 --12
6. Brest feeding 2 --0

7. Renal failure 6--0


8. Liver failure 6 --0
9. Schock 0 --0
10. Malnutrisi 2 --0
11. Masyarakat 10 --26

Tinjauan 5: Dosage
Form
1. Solid 80 --- 142
2. Liquid 40 --- 8
3. Semisolid 60 --- 49
4. Gas 10 --- 1

Tinjauan 6: Farmakoterapi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Kardiovaskular 20-25
Pernafasan 6--17
Syaraf 12 --13
Psikiatri 2 --5
Saluran cerna 24- 22
Ginekologi 6 -6
Endokrin 6 --19
Mata, Telinga, 6--3
Hidung &
Tenggorokan

9. Hematologi 6 --5
10. Tulang & sendi 2--7
11. Kulit 16--6
12. Infeksi 46 43
13. Ginjal 67
14. Onkologi 2--10
15. Nutrisi 4-7
16. Gawat darurat 2-4

TINJAUAN BASIC SCIENCE


1.
2.
3.
4.

Kimia
Biologi
Biokimia
Mikrobiolo
gi
5. Pathofisiol
ogi
1. Tinjauan 5 (Sediaan
Farmasi)

PEMBEKALAN BASIC
SCIENCE
Baca buku-buku sederhana:
Farmakoterapi & Terminologi medis
Mengenal obat-obat secara mudah
Farmakoterapi penyakit, dll

Kumpulkan standar-standar
normal data lab. batas penyakit
- kadar normal tekanan darah
- kadar normal kolesterol, TG
- kadar normal gula darah
- kadar normal hematologi
- dll
Banyak latihan soal CBT
Jadikan menyenangkan

Tinjauan Soal CBT


Hal-hal terkait Basic
Science :
Mengenali Penyakit pasen
(gejala, penyebab)
Pertimbangan Pemilihan
Obat
Mengenal Faktor-faktor
pertimbangan pemberian
obat

Infeksi : Mikrobiologi
Endokrin/Hormonal :
Biokimia
Pencernaan : anfisman
Kardiovaskuler : biokimia &
patofisiologi
Pertimbangan Umum
Pemilihan pd kondisi
fisiologis ttt
Pemilihan pd kondisi
patologis ttt
Pemilihan pd kondisi
khusus
Tinjauan 5 Sediaan Farmasi
Tinjauan 6 Farmakoterapi

Pertimbangan Umum dalam Pemilihan


Obat
1. Timbanglah manfaat-risiko
2. Pilihan pertama, pilihlah
obat yg paling establish
3. Cocokan dgn data lab, data
klinis, dan keluhan pasen
4. Gunakan obat yang
diketahui paling baik
5. Kebutuhan pasen
6. Kesesuaian Dosis
7. Gunakan dosis ekeftif
terkecil
8. Pilihlah rute/cara pemberian
paling aman

Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis


tertentu
1. Neonatus (0-30 hari)
dan Bayi Premature
. hindarkan penggunaan
sulfonamid, aspirin,
heksaklorofen berbahaya
sehub dg permeabilitas dan
kulit sangat tipis
. Petidin, morfin dan
barbiturat dpt menimbulkan
depresi pernafasan, terlebih
iv
. Absorpsi oral sering tidak
pasti sering dipilih iv dan
rektal
. Gunakan dosis yg lebih
rendah

Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis


tertentu
2. Anak-anak
- balita : 0-5 tahun
- anak-anak : 5-11 th
- remaja awal : 12-16 th
- remaja akhir : 17-25 th
(Depkes 2009)
- Usia, BB, LPT atau
kombinasinya dpt digunakan
utk menghitung dosis anak
dari dosis dewasa, perhitugan
berdasarb LPT adalah paling
tepat _ _______________
- LPT = TB (cm) x BB (kg)
3600

Lihat Daftar tabel


Penentuan Dosis
anak

Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis


tertentu
3. Usia Lanjut (Lansia)
a. Berikan obat yg hanya betulbetul diperlukan (sesuai indikasi)
b. Pilih obat yg rasio manfaat
resiko paling menguntungkan
dan tdk berinteraksi dgn obat
lain
c. Mulai pengobatan dgn dosis
separuh lebih sedikit dari dosis
biasa diberikan kpd pasien
dewasa muda
d. Selanjutnya sesuaikan dosis
obat berdasarkan dosis klinik
pasien (umumnya lebih
rendah) , bila perlu monitor
kadar obat dlm plasma

Pemilihan Obat pd Kondisi Patologis


tertentu
1. Gangguan
Saluran Cerna

hindarkan obat iritan


( KCL, aspirin, AIS dan
AINS)
hindarkan sediaan
lepas lambat dan
sediaan salut enterik
pd keadaan hiper
atau hipomotilitas sal
cerna
dosis disesuaikan dgn
respon klinis pasen

2. Penyakit
Kardiovaskuler
Turunkan dosis awal
maupun dosis penunjang
Sesuaikan dosis
berdasarkan respon klinis
pasen

3. Penyakit Hati
- Pilih obat yg disekresi
ginjal
- Hindarkan obat
pendepresi SSP
- Gunakan dosis yg lebih
rendah dari normal

Pemilihan Obat pd Kondisi patologis


tertentu
4. Penyakit Ginjal
pilih obat yg
eliminasinya melalui
hati
hindarkan tetrasiklin,
diuretik hemat kalium,
diuretik tiazid,
antidiabetik oral, dan
aspirin (kcl
paracetamol)
gunakan dosis yg lebih
rendah dari normal

Pemilihan Obat pd Kondisi Khusus


1. Kehamilan
-.

-.

-.

Tdk ada obat yg 100%


aman utk janin pilih
terapi non farmakologi
Obat yg diberikan hanya
yg keuntungan pd ibu
lebih besar drpd oleh
janin
Efek pad janin dpt tdk
sama dgn efek pd ibu

2. Menyusui
-

Hindari pemberian obat


jika memungkinkan selama
laktasi
Gunakan obat yg sdh
terbukti aman
Jika terpaksa minum obat,
infan dan bayi hrs disusui
segera sblm mnm obat
Perhatikan waktu paruh
obat, sesuaikan dgn laktasi

TEMPLATE SOAL CBT


KODE SOAL

( PERHATIKAN )1

Tinjauan-1

Tinjauan-2

Praktik profesional, legal dan etik / Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi /


Dispensing sediaan farmasi dan alkes / Formulasi dan pembuatan sediaaan
farmasi / Komunikasi dan kolaborasi / Upaya preventif dan promotif kesehatan
masyarakat / Pengelolaan sediaan farmasi dan
alkes / Peningkatan
kompetensi profesi
Kognitif / Pengetahuan Prosedural / Konatif

Tinjauan-3

Reasoning / Recall knowledge

Tinjauan-4

Neonatus / Anak (Pediatri) / Dewasa / Lanjut Usia / Ibu Hamil / Ibu Menyusui /
Gagal Ginjal / Gagal Hati / Syok / Malnutrisi / Masyarakat

Tinjauan-5

Padat / Semi Padat / Cair / Gas

Tinjauan-6

Gangguan Kardiovaskular / Gangguan Pernapasan / Gangguan Saraf /


Gangguan Psikiatri / Gangguan Saluran Cerna / Gangguan Saluran Kemih dan
Ginekologi / Gangguan Endokrin / Gangguan Mata dan Telinga dan
Tenggorokan / Gangguan Darah / Gangguan Imunologi / Gangguan Tulang
dan Sendi/ Gangguan Kulit / Gangguan Infeksi / Gangguan Onkologi /
Gangguan Ginjal / Gangguan Nutrisi / Gawat Darurat

Vignette

Seorang laki-laki usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri sendi setelah
mengalami kecelakaan lalu lintas 2 hari yang lalu. Pasien menderita ulkus
peptikum sejak 2 tahun yang lalu.
Apa analgesik yang tepat diberikan untuk penderita tersebut?

Pertanyaan
Pilihan Jawaban

Kunci Jawaban

A.
B.
C.
D.
E.
A

Celecoxib
Aspirin
Ibuprofen
Diklofenak
Meloksikam

Penulis Soal

Deden Indra Dinata, M.Si., Apt.

Bagian / Departemen

Kimia Medisinal /Kimia Farmasi Analisis/compounding & dispensing

Asal Institusi

STFB

Referensi literature

Edelson, E, M.O. Sullivan, S.B., Abrams, Prescription & Over The Counter
Drugs, The Readers Digest Association, Inc., Pleasantville, New York,
Montreal.

Tipikal Soal CBT (BS)


KODE SOAL
Tinjauan-1

( tidak perlu diisi )6


Praktik profesional, legal dan etik / Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi / Dispensing
sediaan farmasi dan alkes / Formulasi dan pembuatan sediaaan farmasi / Komunikasi dan
kolaborasi / Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat / Pengelolaan sediaan farmasi
dan alkes / Peningkatan kompetensi profesi

Tinjauan-2
Tinjauan-3
Tinjauan-4

Kognitif / Pengetahuan Prosedural / Konatif


Reasoning / Recall knowledge
Neonatus / Anak (Pediatri) /Dewasa/ Lanjut Usia / Ibu Hamil / Ibu Menyusui / Gagal Ginjal / Gagal
Hati / Syok / Malnutrisi / Masyarakat

Tinjauan-5
Tinjauan-6

Padat / Semi Padat / Cair / Gas


Gangguan Kardiovaskular/ Gangguan Pernapasan / Gangguan Saraf / Gangguan Psikiatri
Gangguan Saluran Cerna / Gangguan Saluran Kemih dan Ginekologi / Gangguan Endokrin
Gangguan Mata dan Telinga dan Tenggorokan / Gangguan Darah / Gangguan Imunologi
Gangguan Tulang dan Sendi / Gangguan Kulit / Gangguan Infeksi / Gangguan Onkologi
Gangguan Ginjal / Gangguan Nutrisi / Gawat Darurat

Vignette

Seorang pasien 36 th membawa resep yang berisi felodipine untuk hipertensinya. Apoteker
memberinya konseling. Pasien dewasa ini merasakan sakit di bagian lambung padahal ia suka
sekali memakan makanan asem-asem.

Pertanyaan

Apakah yang harus dijelaskan oleh apoteker untuk pasen ini agar terhindar dari perubahan yang
terjadi pada obat hipetensinya?

Pilihan Jawaban

A.
B.
C.
D.
E.

Kunci Jawaban
Penulis Soal
Bagian / Departemen
Asal Institusi
Referensi literature

/
/
/
/

Hindari meminum jus buah


Hindari makanan dengan tiramin
Memakan felodipine dengan asam folat
Memakan felodipine saat perut kosong
Memakan felodipine 2 jam sebelum obat lain

Deden Indra Dinata, M.Si., Apt.


Kimia Medisinal /Kimia Farmasi Analisis/Compounding & Dispensing
STFB
Sinko, P.J.,2006, Martins Physical Pharmacy and Pharmaceutical Science, 5th Edition, Lippincot
Williams & Wilkins, Philadelphia

Soal Mikrobiologi
Seorang laki-laki usia 28 tahun datang ke
Puskesmas dengan keluhan diare sudah 2
minggu. Darah (-), lendir (-), nyeri perut saat BAB.
Hasil Pemeriksaan feses : serial feses ditemukan
parasit oval dengan inti satu, vakuola ektoplasma
terdapat eritrosit dalam parasit tersebut.
Organisme penyebab kelainan pasien yang
mungkin adalah....
A.
B.
C.
D.
E.

Amoeba
Giardia lambria
Balatidum coli
Taenia saginata
Trichuris tricura

Soal Mikrobiologi + Kimia


Seorang anak berusia 4 tahun mengeluh gatal pada
kepalanya. Pada pemeriksaan fisik, terlihat rambut
berwarna kusam ke abu-abuan, dan terdapat bercak
yang menyebar disertai kebotakan pada beberaapa
tempat. Dilakukan pull test dan pasien tidak merasakan
kesakitan. Dokter langsung memeriksakan dengan
lampu wood dan hasilnya hijau kekuning-kuningan.
Tenaga kesehatan ingin melakukan pemeriksaan KOH.
Berapa persenkah KOH yang dibutuhkan?
A.
B.
C.
D.
E.

KOH 10 %
KOH 20%
KOH 30%
Persentase berapapun
Bukan salah satu di atas

Soal Mikrobiologi
Seorang anak, 11 bulan, datang dengan keluhan diare
dengan lendir dan darah. Menurut Ibunya, perut pasien
kembung, BAB cair sejak 3 hari yang lalu, frekuensi 6x/hari,
setiap kali BAB pasien mengeluh nyeri dan mengedan.
Pemeriksaan fisik: keadaan gelisah, BB normal, suhu normal,
tanda-tanda dehidrasi (+), bising usus meningkat, abdomen
cembung, tidak distensi. Pemeriksaan lab: Hb: 10,3 g/dl,
leukosit: 13.400/ml, serum elektrolit normal.
Antibiotik yang tepat adalah..
A.
B.
C.
D.
E.

Ampicillin
Kloramfenikol
Tetrasiklin
Colistin
Metronidazole

Soal Mikrobiologi + Biokimia


Pasien seorang laki-laki 53 tahun datang ke
RS dengan keluhan batuk lama lebih dari 3
bulan. Pasien tinggal serumah dengan 3
orang anaknya, anaknya berusia 7, 5 dan 2
tahun. PF bising paru (+), PP sputum BTA (+).
Test yang tepat dilakukan terhadap anakanak pasien adalah
A.
B.
C.
D.
E.

Melakukan tes sputum BTS


Menyarankan untk konsul ke dokter spesialis paru
Pemeriksaan foto thorax
Pengobatan TB +
Pemeriksaan mantoux tes

Soal Mikrobiologi + Biokimia


Anak laki-laki usia 5 tahun dibawa oleh ibunya ke
puskesmas dengan keluhan sulit tidur, rewel dan
nafsu makan menurun. 2 bulan sebelumnya pasien
menginap di rumah saudaranya yang mempunyai
keluhan yang serupa. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan bekas garukan pada daerah anus.
Obat apa yang dianjurkan untuk diberikan pada
pasien ini?
A. Diabendazole
B. Dietilkarbamazin sitrat
C. Prazikuantel
D. Primakuin
E. Pirantel Pamoat

Soal Biokimia
Anak laki-laki, usia 1 tahun, dibawa ke UGD karena mengantuk.
Tiga hari sebelumnya, pasien demam tinggi, BAB 8-10 kali/hari,
tidak ada lendir maupun darah. Anak masih dapat minum sedikit.
Satu hari sebelumnya, anak selalu muntah jika diberi makan atau
minum. Terakhir BAK 6 jam sebelumnya, jumlah sedikit dan
berwarna kuning gelap. Keadaan anak mengantuk, lemah,
frekuensi jantung 190x/menit, nafas 38x/menit, suhu badan 38,5 0C,
nadi kaki teraba lemah dan akral lembab.
Cairan apa yang paling cocok?

A.
B.
C.
D.
E.

Larutan
Larutan
Larutan
Larutan
Larutan

oralit
dextrosa 5%
RL dan dekstrosa 5%
NaCl 0,9%
NaCl 3%

Soal Biokimia

Pasien datang ke UGD dengan keluhan mengalami lepuh pada


seluruh tubuh. Riwayat minum obat sebelumnya +. PF : kesadaran
compos mentis, ditemukan eritema generalisata, vesikel +, bula +,
beberapa hari kemudian timbul menjadi erosi yang luas, krusta
hitam pada bibir dan selaput lendir mulut, dan ditemukan
konjungtivitis, tidak ditemukan epidermolisis.
Kejadian biokimia yang paling mungkin terjadi pada pasen di atas
adalah?

A.
B.
C.
D.
E.

Nekrolisis Epidermal Toksik


Sindroma Steven Johnson
Sindrom Epidermis
Fix Drug Eruption
Eritema Multiforme

1. OPTIMALISASI PENGGUNAAN
SEDIAAN FARMASI

PRINSIP OPTIMALISASI SEDIAAN


FARMASI
Integrasikan pengetahuan Farmakologi &
Farmaseutik
Pengetahuan Farmakologi meliputi :
-

Gejala Klinis dari penyakit dan kondisi resipien (pasien)


Etiologi (penyebab) dan implikasi (akibat)
Pilihan obat sesuai dengan indikasi
Pengetahuan kondisi normal

Pengetahuan Farmaseutik meliputi :


-

Sifat fisikokimia zat aktif senyawa obat


bentuk sediaan yang tersedia di pasaran
kesesuaikan bentuk sediaan dengan resipien
kesesuain kekuatan sediaan dengan indikasi

Contoh Soal 1
Doni ( 4 Tahun ) sering makan permen sejak 2 tahun
yang lalu dan memiliki kebiasaan tidak suka gosok
gigi,dia juga mengeluh sakit pada saat menelan, batuk
dan panas 39.50C. Dokter mendiagnosis anak tersebut
menderita pneumonia dan salah satu P drug yang
akan diberikan adalah Tetracycline
Apakah bentuk sediaan obat yang tepat diberikan ?:
A.
B.
C.
D.
E.

Tablet
Sirup
Suspensi
Emulsi
Serbuk

Jawaban ?

Soal 2
Seorang pasen datang ke apotek dimana apoteker
berpraktek dan menyerahkan resep salep yang
memerlukan peracikan untuk keluhan infeksi jamur.
Dalam ruang praktek selalu tersedia buku referensi
terkait praktek farmasi.
Manakah buku referensi yang paling tepat terkait
dengan persiapan pembuatan salep ?
A.
B.
C.
D.
E.

Martindale : The Complete Drug Reference


Pharmacoterapy: A Pathophysiologic Approach
Physicians Desk Reference
Remigton: The Science and Practice of Pharmacy
Harriet Land Handbook

Jawaban?

Soal 3
Seorang pasen 45 tahun seorang perokok aktif
datang dengan membawa hasil pemeriksaan total
kolesterol 230 mg/dL dan trigliserida 165 mg/dL.H
DL-C : 45 mg/dL dan LDL-C 99 mg/dL
Apakah pilihan sediaan obat antihiperlipidemia
paling tepat untuk pasen tersebut ?
A. Tablet simvastatin
B. Serbuk colestyramin
C. Injeksi insulin
D. Granul colestipol
E. Kapsul fenofibrat
o.Jawaban ?

Soal 4
Seorang pasen didiagnosis menderita aspergillosis.
Ia Perlu obat yang cocok dengan kondisi kulitnya. Ia
ingin obat yang dapat menghentikan secara tuntas
keluhan penyakitnya.
Sediaan apakah yang paling cocok untuk kondisi
pasen tersebut ?
A. Krim Nistatin
B. Serbuk Asam Salisilat
C. Tablet kloramfenikol
D. Tablet acyclovir
E. Injeksi caspofungin
o.Jawaban ?

Soal 5
Seorang Ibu membawa
resep sebagaimana
terlihat. Meminta untuk
diracikkan kepada
Apoteker. Ternyata Asam
askorbat tidak tersedia di
Apakah yang akan dilakukan
apotek.
oleh Apoteker untuk mengatasi
permintaan ibu tersebut?
A.
B.
C.
D.
E.

Menolak resep
Meminta pasen pulang
Membeli ke apotek lain
Menemui dokter
Meracik seadanya

dr. Ada Deh


No. Ijin Dokter
Alamat : Jl. Amarta
Telp :
5 Agustus15

R/Interhistin tab 1
Prednison 5mg tab 1
Acid Ascorbat 75 mg
m.f. pulv d.t.d No XX
S . 3. d. d 1 pulv
paraf
Pro

: An. Imut

Umur

: 5 th

Alamat

: Jl. Cikaso 12

Soal 6
Seorang anak, 11 bulan, datang dengan keluhan diare
dengan lendir dan darah. Menurut Ibunya, perut pasien
kembung, BAB cair sejak 3 hari yang lalu, frekuensi 6x/hari,
setiap kali BAB pasien mengeluh nyeri dan mengedan.
Pemeriksaan fisik: keadaan gelisah, BB normal, suhu normal,
tanda-tanda dehidrasi (+), bising usus meningkat, abdomen
cembung, tidak distensi. Pemeriksaan lab: Hb: 10,3 g/dl,
leukosit: 13.400/ml, serum elektrolit normal.
Antibiotik yang tepat adalah..
A.
B.
C.
D.
E.

Ampicillin
Kloramfenikol
Tetrasiklin
Colistin
Metronidazole

Jawaban
1. C. Suspensi
2. D. Remigton: The Science and Practice of
Pharmacy
3. A. Tablet simvastatin
4. E. Injeksi caspofungin
5. C. Membeli ke apotek lain
6. E. Metronidazol

2. Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (2030%)

PRINSIP DISPENSING SEDIAAN


FARMASI & ALKES
RASIONAL (risk & benefit rasio) sesuai dengan guide
line WHO (7 Tepat) kasus klinis = indikasi obat
Terapkan Evidence Based Medicines (pengetahuan
ttg current best evidence)
Terapkan prinsip Patient Safety (pengetahuan ttg
DRPs : medication error, ADR, efek samping,
interaksi obat)
Pengetahuan ttg tata cara penggunaan sediaan
farmasi dan alat kesehatan
Kategori alat kesehatan berdasarkan regulasi yg
berlaku

Contoh Soal 1
Seorang
Iaki-laki,
21
tahun,
mengeluhkan
keadaannya kepada apoteker selama 2 bulan ini
sedang mendapat terapi OAT, 3 hari terakhir,
pasien mengeluh penglihatan terganggu, dan
sering salah dalam membedakan warna benda.
Manakah obat yang dapat menimbulkan efek
samping tersebut ?
A.
B.
C.
D.
E.

Isoniazid
Rifampicin
Pirazinamid
Etambutol
Streptomisin

Soal 2
Seorang perempuan 50 tahun, dibawa ke UGD
dengan keluhan sering BAK, sering makan, dan
sering minum. Pada pemeriksaan fisik dalam batas
normal. GDP 155, HBA1C 7,2. Apoteker mendapat
permintaan
dari
dokter
untuk
membantu
menyerahkan obat.
Obat antidiabetik apakah yang tepat diberikan?
A.
B.
C.
D.
E.

Insulin
Metformin
Rosiglitozolid
Acarbose
Glibenklamid

Soal 3
Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD dengan
keluhan tidak bisa melihat sejak 4 jam yang lalu.
Sebelumnya dia meminum-minuman oplosan yang terdiri
dari alkohol, obat flu, minuman berkarbonasi, dan lotion anti
nyamuk. Lalu dia sempat tidak sadarkan diri dan setelah
sadar dia tidak bisa melihat. Orang tua korban berkonsultasi
kepada apoteker mengetahui asal muasal kejadian.
Penyebab yang mungkin adalah :
A.
B.
C.
D.
E.

Keracunan
Keracunan
Keracunan
Keracunan
Keracunan

metanol
etanol
obat flu
bikarbonat
lotion anti nyamuk

Soal 4
Pasien seorang laki-laki berumur 75 tahun datang
ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas dan
mudah lelah. Riwayat merokok 50 tahun,
mempunyai penyakit jantung dan diabetes yang
tidak
terkontrol.
Pasien
sudah
dibeikan
pengobatan inhalasi salbutamol tetapi keluhan
tidak membaik.
Terapi lanjutan untuk pasien ini adalah
A. Aminofilin inhalasi
B. Teofilin inhalasi
C. Aminofilin iv
D.Ipatropium bromide inhalasi
E. Glukokortikoid iv

Soal 5
Seorang pria 45 tahun datang ke praktek dokter dengan
keluhan nyeri kepala yang hebat. Keluhan ini disertai dengan
mual, muntah dan pandangan kabur. Sebelumnya pasien
memiliki riwayat meminum obat anti hipertensi, captopril dan
HCT tetapi tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik TD = 210/140
mmHg, Nadi = 123x/menit. Dokter meminta saran apoteker
untuk menangani pasen ini.
Pada pasien ini cara pemberian obat anti hipertensi yang tepat
adalah?
A. Oral
B. Rektal
C. Topikal
D. Parenteral
E. Sublingual

Soal 6
Di sebuah IFRS, seorang ibu membawa resep untuk
anaknya (6 th) yang sedang di rawat inap dengan keluhan
panas selama 3 hari, sulit makan dan muntah-muntah
dengan hasil pemeriksaan lab SGOT 794 SGPT 235.
Diantara resep yang diminta terdapat alat kesehatan yang
tidak dimengerti. Kemudian ibu ini bertanya kepada
apoteker.
Manakah alat kesehatan yang dimaksud untuk pasien anak
tersebut ?
A.
B.
C.
D.
E.

Kateter
Abbocath
Needle
Syringe
Spuit

Soal 7
Seorang ibu datang membawa anaknya yang berusia
30 jam ke RS dengan keluhan kuning. Bayi lahir cukup
bulan, BB 2750 gram. Sudah mendapatkan asi ekslusif.
Pada Pemeriksaan fisik terdapat kuning pada wajah dan
dada. Saat diperiksa bilirubun total 15 mg/dl. Bilirubin
direk 1 mg/dL.
Alat kesehatan apakah yang tepat untuk Penanganan
pada pasien ini ?
A.
B.
C.
D.
E.

Incubator
Fototerapi
CT Scan
Infus set
Elisa rider

Jawaban
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

E. Etambutol
B. Metrformin
A. Keracunan Metanol
D. Ipatropium bromide inhalasi
D. Parenteral
B. Abbocath
B. Fototerapi