Anda di halaman 1dari 3

KEPUTUSAN DIREKTUR

NOMOR : 101.06.03.03/KEP-DIR/SA.01/XI/2014
TENTANG
KEBIJAKAN PENARIKAN KEMBALI DAN PEMUSNAHAN PERBEKALAN
FARMASI
DI RUMAH SAKIT SARI ASIH KARAWACI KOTA TANGERANG
DIREKTUR RUMAH SAKIT SARI ASIH KARAWACI
KOTA TANGERANG
Menimbang :

a. bahwa perbekalan farmasi di Rumah Sakit harus dikelola sehingga


menjamin mutu perbekalan farmasi yang beredar dan digunakan di
Rumah Sakit.
b. bahwa dalam upaya mengurangi beban pengawasan penyimpanan dan
mengurangi risiko terjadinya penggunaan perbekalan farmasi sub
standar serta menghindari digunakannya perbekalan farmasi oleh pihak
yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab, agar dilaksanakan
penarikan kembali atau pemusnahan perbekalan farmasi rusak atau
kadaluarsa sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku
c. bahwa penarikan kembali hanya dapat dilakukan atas permintaan
produsen, pabrik atau instruksi instansi pemerintah yang berwenang

Mengingat :

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang


Kesehatan
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35Tahun 2009 tentang
Narkotika
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang
Psikotropika
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang
Psikotropika Praktik Kedokteran
6. Keputusan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

Nomor

1197/Menkes/SK/X/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi


7. Keputusan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

1191/Menkes/SK/IX/2002 tentang Pedagang Besar Farmasi

Nomor

8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1365


A /Menkes/SK/XI/2002 tentang Penggunaan Obat Opioid

Dalam

Penatalaksanaan Nyeri
9. Keputusan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

Nomor

1412/Menkes/SK/XI/2002 tentang Pedoman Teknis Pengadaan Obat


Publik dan Perbekalan Kesehatan Untuk Pelayanan Kesehatan Dasar
10. Keputusan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

Nomor

10277/Menkes/SK/IX/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di


Apotek
11. Peraturan Pemerintah No, 51 tahun 2009 Tentang Pekerjaan
Kefarmasian
12. Peraturan Pemerintah No, 72 tahun 1998 Tentang Pengamanan
Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan
13. Peraturan Menteri Kesehatan No, 998/Menkes/Per/V/2011 Tentang
Registrasi, Izin Praktik, dan Izij Kerja Tenaga Kefarmasian
14. Peraturan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

No.

988

/Menkes/Per/VIII/2004 tentang Pencantuman Nama Generik Pada


Label Obat
15. Peraturan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

No.

1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien


16. Keputusan

Menteri

Kesehatan

1087/Menkes/SK/VIII/2010

tentang

Republik

Indonesia

No.

Standar

Kesehatan

dan

Republik

Indonesia

No.

Keselamatan Kerja di Rumah Sakit


17. Peraturan

Menteri

Kesehatan

2406/Menkes/Per/XII/2011 tentang Pedoman Umum Penggunaan


Antibiotik

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU

Keputusan Direktur Utama Sari Asih Group Kebijakan Penarikan


Kembali dan Pemusnahan Perbekalan Farmasi Rusak dan
Kadaluarsa

KEDUA

Identifikasi kebenaran perbekalan farmasi yang ditarik kembali oleh


produsen atau pabrik, tindakan penarikan harus dilakukan segera setelah
permintaan / instruksi untuk penarikan kembali

KETIGA

Pemberitahuan kepada seluruh unit pelayanan setiap adanya penarikan


perbekalan farmasi untuk menjamin bahwa penarikan perbekalan farmasi
dimaksud telah dilaksanakan diseluruh unit pelayanan

KEEMPAT :

Karantina perbekalan farmasi yang ditarik agar dilakukan dengan


memberi penandaan khusus sampai perbekalan farmasi tersebut diambil
atau dikembalikan ke pabrik atau supplier

KELIMA

Pelaksanaan penarikan kembali perbekalan farmasi agar dilakukan


maksimal 3 bulan sebelum kadaluarsa dan diserahkan ke Instalasi farmasi
dilengkapi dengan dokumentasi

KEENAM

Pemusnahan perbekalan farmasi yang rusak atau kadaluarsa dilaksanakan


sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku

KETUJUH :

Surat keputusan ini mulai belaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di : Tangerang
Pada Tanggal : 3 November 2014
Direktur Rumah Sakit Sari Asih
Karawaci Kota Tangerang

dr. H. Mahruzzaman Naim, SpA