Kriteria Rumusan Suatu Output Kegiatan

PANDUAN PERUMUSAN KELUARAN (OUTPUT) KEGIATAN DALAM RKA-KL 2011 Pendahuluan Dalam sistem penganggaran yang akan diterapkan

pada tahun 2011, keleluasaan diberikan dalam porsi yang cukup besar kepada manajer (PA/KPA), dengan tetap memperhatikan faktor akuntabilitasnya. Keleluasaan tersebut meliputi penentuan cara dan tahapan suatu kegiatan untuk mencapai output pada saat pelaksanaan kegiatannya. Hal ini sesuai dengan prinsip PBK yaitu lets the manager manage. Keleluasaan ini diberikan karena dalam pengelolaan keuangan negara seorang manajer unit kerja bertanggungjawab penuh atas penggunaan dana dan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan. Secara etimologi output merupakan barang atau jasa yang dihasilkan dari pelaksanaan sebuah kegiatan oleh suatu unit kerja untuk mendukung pencapaian outcome program dan/atau outcome fokus prioritas. Output mencakup jenis barang atau jasa dan satuan output yang ingin dihasilkan. Dalam menjalankan kegiatannya, suatu unit kerja harus berpijak dalam rangka mencapai outputnya sesuai dengan indikator kinerja kegiatan yang telah ditetapkan. Output ini hanya dihasilkan oleh kegiatan yang merupakan refleksi tugas dan fungsi suatu eselon II/Satker atau penugasan dalam rangka prioritas nasional. Tiap eselon II/Satker bisa mempunyai satu atau lebih output, tergantung pada tugas dan fungsi yang diembannya. Output kegiatan yang dimiliki oleh eselon II/Satker harus mendukung pencapaian outcome eselon I diatasnya dan atau outcome fokus prioritas apabila unit kerja dimaksud mengemban penugasan. Ruang Lingkup Peran output dari kegiatan dalam penilaian kinerja suatu unit organisasi sangatlah penting. Keberhasilan suatu unit kerja dilihat/dievaluasi dari keberhasilannya dalam menghasilkan output sesuai dengan indikator kinerja kegiatan yang menjadi tolok ukurnya. Bukan hanya melihat besarnya penyerapan dana yang dialokasikan dalam DIPA. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perumusan suatu output kegiatan, yaitu: 1. Output adalah barang atau jasa yang dihasilkan dari pelaksanaan sebuah kegiatan untuk mendukung pencapaian outcome program dan/atau outcome fokus prioritas; 2. Mencerminkan sasaran kinerja fungsi atau penugasannya; Eselon II/Satker sesuai Tugas-

1

Apa satuan ukur dari suatu output kegiatan? Berapa jumlah output kegiatan yang dihasilkan? Kategori Output A. Dilihat dari sisi tugas-fungsi dan/atau penugasan prioritas pembangunan nasional Output kegiatan dalam RKA-KL tahun 2011 dapat dibedakan menjadi 2 (dua) kategori: 1. 6. Untuk Kegiatan Fungsional menghasilkan sebagian besar output berupa regulasi sesuai tugas-fungsi Es. 4. didukung oleh komponen input dalam Sedangkan dalam rangka membantu perumusan suatu output kegiatan jawaban beberapa pertanyaan berikut ini akan membantu: 1. 8. Jenis barang/jasa apa (berupa produk utama/akhir dan bersifat spesifik) yang dihasilkan oleh suatu kegiatan sebagaimana fungsi Unit Eselon II/Satker yang bersangkutan atau penugasan yang diembannya dalam rangka prioritas nasional? 2. teknologi informasi. Setiap Output implementasinya. Bersifat spesifik dan terukur. a. Merupakan produk utama/akhir yang dihasilkan oleh Eselon II/Satker penanggung jawab kegiatan. 5. II/Satker. Rumusan berdasarkan Tusi Unit Eselon II/Satker Contoh 1: Direktorat Sistem Penganggaran pada Ditjen Anggaran yang mempunyai tugas pokok berupa: Melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan. dan 2 .3. 7. 3. standardisasi. Output dalam rangka pelaksanaan tugas-fungsi Unit Eselon II/Satker Perumusan jenis output ini merujuk pada tugas-fungsi (Tusi) Unit Eselon II/Satker sesuai dengan peraturan stuktur organisasi yang berlaku atau indikator kinerja output yang telah dirumuskan sebagaimana hasil restrukturisasi program/kegiatan. Setiap Kegiatan bisa menghasilkan output lebih dari satu. Untuk Kegiatan penugasan (Prioritas Nasional) menghasilkan output Prioritas Nasional.

8). Satuan: Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 1. pengembangan. pengembangan. serta monitoring dan evaluasi penerapan sistem penganggaran. kebijakan dan 4). 2). 5). pengkajian. kriteria dan prosedur penyusunan dan evaluasi standar biaya khusus. 2. 4. perumusan. SP (terutama pada kata kunci yang digarisbawahi) dan indikator kinerja maka jenis output dan satuannya yang dihasilkan : • • • • Program Kegiatan : Pengelolaan Anggaran Negara : Pengembangan Sistem Penganggaran Indikator Kinerja : Tersedianya norma penganggaran berbasis kinerja dan penerapan MTEF yang kredibel dan tepat waktu Jenis output dan satuan: Jenis Output : Peraturan Bidang Penganggaran. Satuan : Sistem Aplikasi Jenis Output : Laporan Kajian/Monev/Kegiatan Bidang Penganggaran. dan evaluasi basis data. 3). perumusan. 7). dan evaluasi penerapan standar biaya umum. kriteria dan prosedur sistem penganggaran. Berdasarkan rumusan tugas-fungsi Dit. pengembangan. Sedangkan fungsi yang diselenggarakan adalah : 1). 6). pedoman. penyiapan perumusan standar. dan evaluasi penerapan sistem informasi penganggaran serta dukungan teknis teknologi informasi. pemberian bimbingan teknis. norma. 3. pembangunan. Satuan : Laporan 3 . pengkajian. pengkajian. penyusunan. pembangunan. pengkajian. norma. penyiapan perumusan standar. harmonisasi peraturan di bidang penganggaran. pedoman. Satuan Rekomendasi Kebijakan Bidang Jenis Output : Sistem Aplikasi Bidang Penganggaran.evaluasi di bidang sistem penganggaran. perumusan. Jenis Output : Rekomendasi Penganggaran. pelaksanaan urusan tata usaha direktorat.

000.00 0 100. Satuan output SubOutput/ Komponen Input Sub output 1 Uraian PMK Juknis Penyusunan RKA Kompon Evaluasi en Input Peraturan 1 Bidang Penganggara n Detil Belanja 10 Org x 5 Frek 1.000 50.000 1000 eks X 1 Frek 50.000.000.000.000 150.000 20 Org X 5 Frek 1.0 00 50.000.0 00 150.Gambaran Rincian dalam Kertas Kerja RKA-KL Output 1 : 1.000 Kompon Penyusunan en Input Draft PMK 2 Detil Belanja Kompon Penggandaan en Input 3 Detil Belanja Kompon Sosialisasi en Input PMK 4 Detil Belanja 1000 org X 1 Frek 150.000.000.000.000.00 0 50. Jenis output 2.0 00 100.00 0 3.00 0 50.000.000.00 0 4 . Volume output : Peraturan Bidang penganggaran :3 : PMK Volume Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp) 350.

evaluasi dan analisis atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang politik dan keamanan 2.225.0 00 1.000.000. Persentase penyelesaian laporan hasil pemantauan. Rumusan berdasarkan indikator restrukturisasi program/kegiatan kinerja output hasil Contoh 1 : • • Program : Penyelenggaraan Pelayanan Dukungan Kebijakan Kepada Presiden dan wakil presiden Kegiatan : Pemantauan dan Evaluasi serta Analisis atas Pelaksanaan Kebijakan dan Program Pemerintah di Bidang Politik dan Keamanan Indikator Kinerja : 1. Satuan : Laporan.0 00 225.Sub output 2 Sub output 3 PMK SB PMK Revisi RKA-KL 650. 000 JUMLAH KEBUTUHAN ANGGARAN OUTPUT KEGIATAN b. • Contoh 2 : • • Program : Penyelenggaraan Pelayanan Dukungan Kebijakan Kepada Presiden dan wakil presiden Kegiatan : Pemantauan dan Evaluasi serta Analisis atas Pelaksanaan Kebiajakan dan Program Pemerintah di Bidang Kesejahteraan Rakyat 5 .000. Kecepatan penyelesaian laporan hasil pemantauan . evaluasi dan analisis atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang politik dan keamanan • Jenis Output : Laporan Hasil Pemantauan/Evaluasi/Analisis Pelaksanaan Kebiajakan dan Program Pemerintah di Bidang Polkam.

Satuan : Hak Cipta Program : Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya KEMENDIKNAS 6 • Contoh 2: • . Persentase mata pelajaran SMP yang buku teksnya telah dibeli hak ciptanya (total 47 jilid mapel). 2. Output dalam rangka pelaksanaan penugasan prioritas pembangunan nasional Perumusan jenis output ini merujuk pada penugasan dalam kerangka pembangunan nasional untuk Unit Eselon II/Satker yang secara jelas menyatakan indikator kinerja output yang akan dicapai sebagaimana hasil restrukturisasi program/kegiatan. Kecepatan penyelesaian laporan hasil pemantauan . Persentase mata pelajaran SD yang buku teksnya telah dibeli hak ciptanya (total 78 jilid mapel). Persentase mata pelajaran SLB yang buku teksnya telah dibeli hak ciptanya (total 174 jilid mapel) • Jenis Output : Hak cipta naskah buku pelajaran. 2. 5. 3. Contoh 1: • • Program : Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya KEMENDIKNAS Kegiatan : Penyediaan Buku Ajar yang Bermutu dan Murah serta Pembinaan. Persentase penyelesaian laporan hasil pemantauan. 4. Kegrafikaan dan Pendidikan pada Pusat Perbukuan. Satuan : Laporan. Pengembangan. Persentase mata pelajaran SMA yang buku teksnya telah dibeli hak ciptanya (total 93 jilid mapel). Persentase mata pelajaran SMK yang buku teksnya telah dibeli hak ciptanya (total 493 jilid mapel).Setjen Diknas Indikator Kinerja: 1.• Indikator Kinerja : 1. evaluasi dan analisis atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang Kesra • Jenis Output : Laporan Hasil Pemantauan/Evaluasi/Analisis Pelaksanaan Kebijakan dan Program Pemerintah di Bidang Kesra. evaluasi dan analisis atas pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang Kesra 2.

Jenis Output : Satuan kerja yang memanfaatkan e- Administrasi. Output dimaksud meliputi: N o 1. 3. dan vaksi (eks Kegiatan 0001 pada struktur anggaran tahun 2010). Output Manajemen Jenis output ini merupakan output kegiatan yang bertujuan untuk mendukung kelancaran birokrasi secara umum baik pada Unit Eselon II yang melaksanakan fungsi kesekretariatan atau Satker. Jenis Output/ Nama Outout Layanan Perkantoran Satuan Keterangan Bulan Layanan a. 2. 2. Dilihat dari sisi Satker sebagai Pelaksana Kegiatan Output kegiatan dalam RKA-KL pada Satuan Kerja tahun 2011 dapat dibedakan menjadi 2 (dua) kategori: 1. Jumlah satuan Administrasi. Satuan : Satuan Pendidikan 3. termasuk honorarium tetap. dan ii. Jumlah titik terkoneksi Jardiknas. Jumlah satuan pendidikan yang memanfaatkan Pembelajaran. Jenis Output : Satuan pendidikan yang memanfaatkan e-Pembelajaran. Output ini dimiliki oleh setiap 7 . Jenis Output Titik Terkoneksi Jardikans. Satuan: Titik Terkoneksi.• Kegiatan : Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Untuk Pendayagunaan e-Pembelajaran Dan e-Administrasi Pada Semua Satuan Pendidikan Dan Satuan Kerja Indikator Kinerja: 1. Gaji dan Tunjangan yang melekat pada gaji. lembur. Satuan : Satker B. kerja yang memanfaatkan ee- • • Jenis Output dan satuan: 1. Operasional Perkantoran dan Pemeliharaan (eks Kegiatan 0002 pada struktur anggaran tahun 2010 b. Berisikan Komponen Input: i.

tidak termasuk hasil pengadaan barang inventaris untuk pengganti barang inventaris rusak/pegawai baru sesuai indeks Standar Biaya Masukan Umum yang merupakan bagian dari Komponen Input Operasional Perkantoran dan Pemeliharaan (butir 1. • Rencana Kerja Tahunan.ii). Berisikan Komponen Input Penyusunan Dokumen antara lain: • Renstra atau Renja K/L. 8 . Berisikan Komponen Input Laporan Kegiatan antara lain: • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia. tidak termasuk pemeliharaan kendaraan sesuai indeks Standar Biaya Masukan Umum yang merupakan bagian dari Komponen Input Operasional Perkantoran dan Pemeliharaan (butir 1. Jenis output Bangunan (pembangunan gedung dan/atau Renovasi yang mengubah struktur bangunan dalam rangka menunjang operasional Satker pada K/L secara umum) tidak termasuk untuk pemeliharaan sesuai indeks Standar Biaya Masukan Umum yang merupakan bagian dari Komponen Input Operasional Perkantoran dan Pemeliharaan (butir 1.2. c.a. Jenis output Kendaraan dihasilkan melalui pengadaan kendaraan. Genset. 4. Jenis output Komputer.a. b. 3. 6. 5. atau • Dokumen lain sejenis. • Sosialisasi/Desiminasi. d. Output jenis ini merupakan output yang sifatnya insidentil (einmaleigh). Sedangkan Unit Eselon II (bukan satker) yang memiliki output jenis ini hanya Unit Eselon II yang melaksanakan fungsi kesekretariatan atau sejenisnya. Dokumen Dokume Perencanaan n dan Pengelolaan Anggaran Laporan Kegiatan dan Pembinaan Laporan 8. dan sejenisnya. 7.a. atau • Komponen input lain sejenis. Lift.ii).ii). Bangunan Kendaraan Genset Lift Komputer m² Unit Unit Unit Unit a. Satker. Jenis output ini biasanya dihasilkan oleh Program Peningkatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. e.

dan sejenisnya (dalam rangka menunjang operasional Satker pada K/L secara khusus) yang alokasi dananya tidak ter-cover dalam 9 . Jenis Output/ Nama Outout Bangunan Satuan Keterangan m² a. dan sejenisnya. b. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Perbukuan Setjen Kementerian Diknas : Kegiatan Penyediaan Buku Ajar yang Bermutu dan Murah serta Pembinaan. Sasaran/target yang akan dicapai pada beberapa tahun sebagaimana dokumen RPJMN dan Renja K/L adalah pembelian hak cipta naskah buku pelajaran pada berbagai tingkatan pendidikan. Pengembangan. d. Jenis output Komputer. Output Teknis Jenis output ini merupakan output kegiatan yang dihasilkan oleh kegiatan dalam rangka pelaksanaan fungsi suatu Unit Eselon II/Satker teknis (yang merupakan core bussiness Unit Eselon II/Satker) dan/atau penugasan prioritas pembangunan nasional. Output jenis ini merupakan output yang sifatnya insidentil (einmaleigh). Jenis output Kendaraan dihasilkan melalui pengadaan kendaraan (dalam rangka menunjang operasional Satker pada K/L secara khusus) yang alokasi dananya tidak ter-cover dalam kategori Output Manajemen. Batasan terhadap kategori jenis output kegiatan seperti ini sebagai berikut: N o 1. Contoh 1. Genset. Kegiatan Teknis X (bukan Kegiatan Generik) tetapi menghasilkan output seperti Bangunan. c. Jenis Output yang dihasilkan adalah ’Hak cipta naskah buku pelajaran’ dengan satuan ’Hak Cipta’. Contoh 2. Komputer. Lift. Lift. Jenis output Bangunan (pembangunan gedung dan/atau Renovasi yang mengubah struktur bangunan dalam rangka menunjang operasional Satker pada K/L secara khusus) yang alokasi dananya tidak ter-cover dalam kategori Output Manajemen.2. Genset. Kegrafikaan dan Pendidikan.

e. Direktorat Sistem Penganggaran .kategori Output Manajemen.Direktorat Jenderal Anggaran 10 . Jenis output ini biasanya dihasilkan oleh program/kegiatan teknis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful