Drama

Kabayan di Negeri Romeo
Karya ROSYID E. ABBY

DRAMATIC PERSONAE SUTRADARA PROF. KABAYAN ITEUNG, isteri Kabayan ROMEO, putera bangsawan keluarga Montague JULIET, puteri bangsawan keluarga Capulet,kekasih Romeo PANGERAN PARIS, calon suami Juliet PANGERAN DENMARK, sahabat Pangeran Paris PANGERAN ENGLAND, sahabat Pangeran Paris ROSALINA, cinta pertama Romeo PAPI CAPULET, ayahanda Juliet MAMI CAPULET, ibunda Juliet PAPI MONTAGUE, ayahanda Romeo MAMI MONTAGUE, ibunda Romeo INANG PENGASUH, pengasuh Juliet

SATU
PENTAS MENGGAMBARKAN SEBUAH RUANGAN LABORATORIUM, ATAU BISA JUGA RUANG BELAKANG SEBUAH RUMAH YANG DIJADIKAN TEMPAT EKSPERIMEN. TAMPAKLAH KABAYAN (PROF. KABAYAN) SEDANG MENELITI HASIL CIPTAANNYA DENGAN SEKSAMA. HASIL CIPTAANNYA ITU BERUPA… MESIN WAKTU! TAK BERAPA LAMA DIA MANGGUT-MANGGUT, WAJAHNYA MENYIRATKAN RASA BANGGA. PROF. KABAYAN (MENGHADAP PENONTON, MENGHELA NAPAS) Hhhh… Akhirnya selesai juga… Tak percuma saya begadang tiap malam, sampai-sampai lupa pada kewajiban suami terhadap istri. Bayangkan, sudah satu tahun lebih saya mengerjakan eksperimen ini. Lupa makan, lupa tidur, lupa segala-galanya. Tapi, coba lihat hasilnya…. (MENUNJUK MESIN WAKTU CIPTAANNYA) … Mesin Waktu ciptaan saya ini sudah terwujud dengan sempurna. Dengan Mesin Waktu ini, saya --Profesor Kabayan--, bakal sohor ka awun-awun, kawentar ka janapria. Di televisi, di

majalah, di koran-koran, bahkan di berbagai situs dunia maya sekali pun, nama Profesor Kabayan bakal selalu menghias berbagai pemberitaan. Ya, betapa tidak… dengan Mesin Waktu ciptaanku ini… (BERGAYA SEPERTI ORANG BERDEKLAMASI)… aku melanglang waktu demi waktu, abad demi abad. Aku bisa melanglang ke jaman purba atau bahkan ke jaman avant garde yang belum tentu dialami manusia masa kini. Bihari, kiwari, baringsupagi, bakal aku singgahi. SUTRADARA (MASUK PENTAS SAMBIL MARAH-MARAH) Etah, etah, ari maneh, Seblu... ! Disuruh akting eh malah deklamasi! Akting, akting! Prolog-nya juga jangan terlalu panjang, Monoton. Nanti penonton bosan. Kalau penonton sudah merasa bosan, nanti pada bubar. Kalau penonton pada bubar, siapa coba yang akan nonton pertunjukan kita?! PROF. KABAYAN Kalau tidak ada penonton mah, Pak Sutradara, sudah saja jangan main. SUTRADARA (GERAM) Jangan main bagaimana?! Percuma kita latihan kalau tidak main! PROF. KABAYAN Ah, Pak Sutradara ini bagaimana, sih? Ikhlaskan saja kita bermain, Pak, tak usah ada pamrih supaya kita ditonton orang. SUTRADARA (AGAK SINIS) Ooo, jadi maunya kamu ditonton binatang, begitu? PROF. KABAYAN Bukan begitu, Pak Sutradara. Pak Sutradara kan sering wanti-wanti pada pemain, pada kita, pada aktor-aktornya, bahwa bermain teater itu harus ikhlas, jangan dibebani rasa pamrih. Bukan begitu, Pak Sutradara? SUTRADARA (MAKIN GERAM) Bukan! Maksudnya bukan begitu, Seblu! Dengarkan ya baik-baik… Ikhlas dalam bermain teater itu adalah… ikhlaskan hati, lenturkan rasa kita, supaya kita lebur dengan peran yang kita mainkan. PROF. KABAYAN Jadi… SUTRADARA Sudah! Sekarang sudah bukan waktunya diskusi. PROF. KABAYAN Tapi… SUTRADARA Tidak ada “tapi”! Cepat, segera mainkan peran kamu!

2

KABAYAN MELONGO. KABAYAN E. KEMUDIAN MENGGARUK-MENGGARUK-GARUK KEPALANYA YANG TAK GATAL. TENTU SAJA ITEUNG MENJADI MARAH KARENANYA. KABAYAN Ari nyaneh. hah.! Ka salaki teh bukan aya hormatnya Si Jikan mah. memangnya jendral dihormat-hormat. e. PROF. WAJAHNYA MENYIRATKAN RASA BANGGA. ITEUNG Kang Kabayan. Dihargai! ITEUNG 3 . Malah mengganggu keasyikan salaki! ITEUNG Huh. eh… masa yang namanya jikan tidak tahu profesi salaki?! Akang teh sudah waktunya dihormat-hormat..! PROF. MERASA TAK DIHIRAUKAN. ITEUNG Kang Kabayan! TETAP TAK DIHIRAUKAN. Kang Kabayan.. tidak demokratis! Sok! Mau menang sendiri! (SAMBIL KEMUDIAN MENGHAMPIRI MESIN WAKTU CIPTAANNYA ITU. ITEUNG Kang Kabayan! KARENA MASIH TAK DIHIRAUKAN. ITEUNG (SAMBIL MELEMPAR SELOP) Kang Kabayan! KABAYAN KAGET BUKAN ALANG-KEPALANG. LALU DILEMPARKANNYA KE ARAH KABAYAN.) TIBA-TIBA MUNCULLAH ITEUNG SAMBIL MEMANGGIL-MANGGIL... SAMBIL GELENGGELENG KEPALA. Jangankan jendral. KABAYAN MASIH ASYIK MENATAP DAN MENELITI MESIN CIPTAANNYA ITU. Akang mah prajurit juga bukan! PROF. PROF. MENELITINYA KEMBALI DENGAN SEKSAMA. TAK HIRAU PADA TERIAKAN ITEUNG. ITEUNG SEGERA MENCOPOT SELOPNYA. KABAYAN (MENGGERUTU) Huh. MANGGUT-MANGGUT KEMBALI.SUTRADARA BERLALU DARI TEMPAT ITU. Kang Kabayan. Iteung! Apa-apaan kamu teh.

wajib ya?! Wajib?! Sekarang baru kepikir sama Iteung. tahu?! ITEUNG Seblu kamu.. siah! PROF. siah. tokh orang tidak akan percaya sama omonganmu itu! PROF. Profesor Kabayan! ITEUNG Wuah. PROF. bukan setan bukan hantu. sok agamis! Silakan saja ngomong seenak udelmu.. tapi uka-uka sia mah. Tidak dipercaya sama orang juga tidak apa. ka Profesor Kabayan nyebut setan? Yeuh. Jikan. Diobral juga bakal jatuh harga! PROF. Akang mah bukannya antik. etah Si Iteung. Bukan genderewo bukan kuntilanak! ITEUNG Iya. profesor juga profesor linglung! Tahu modalna. Lebihnya lagi. MEMAKAINYA KEMBALI. Yang penting mah kamu harus percaya sama omongan salaki. KABAYAN 4 .Memang. Profesor linglung. Tuh. buktinya kamu tidak menghargai hak sendiri. Jangan terlalu transparan… Nanti orang lain ngelunjak pada kita… Kan kata ustad. bukan genderuwo bukan kuntilanak. lihat selop kamu… (MENUNJUK PADA SELOP YANG TADI DILEMPARKAN ITEUNG). Tidak membongkar aib suami. siah! (SAMBIL SEGERA MENGAMBIL SELOPNYA. suami istri itu harus saling menjaga aibnya masing-masing. malah dibuang dilempar-lempar. Iteung mah. lah. Si Kabayan ini sudah jadi profesor. Jaga privasi. Kabayan! Jangan pake bahasa pelesetan. Iteung. tapi sudah kelewat jadul. KABAYAN Etah.. KABAYAN Astagfirulloh. Percaya omongan salaki teh hukumnya wajib! ITEUNG (SINIS) Oh. jadi istri mah banyak wajibnya ketimbang hak-nya! PROF. kewajiban istri buat menutupi rahasia. kiyai dan para ulama juga. KABAYAN Hak? Hak apa. Jikan? Hak apa? Kan punya hak juga sama kamu mah tidak dihargai. bukan setan bukan hantu.) PROF.. KABAYAN Kajeun. Kabayan mah sudah jadi profesor. KABAYAN Nah kalau sudah tahu modal salaki mah. barang antik masih bisa dihargai. begini-begini juga Si Kabayan ini salaki kamu. tidak dibuka-buka ke sembarang orang… ITEUNG Alah. etah-etah Si Jikan! Heh.

KABAYAN Tuh. Akang lapar! (SAMBIL BERLALU MENINGGALKAN TEMPAT ITU) ITEUNG (BERTERIAK) Kang Kabayan! Kang Kabayan. Akang tidak akan bisa bikin mesin waktu! ITEUNG Sudah! Sudah! Jangan banyak omong lagi! Profesor juga nyatanya mah tidak punya wibawa! PROF. kalau kamu yang jadi istri tidak menaruh hormat pada suami?! ITEUNG Sudah! Diam! Diam! PROF. PROF. Harusnya mah kamu yang diam duluan! ITEUNG Ya wajar we ngajak ribut! Teu beurang teu peuting. sudah! Akang mau makan dulu! Supaya ada tenaga buat ngajak berantem kamu! ITEUNG Jig bae rek makan mah.e. iya! Iteung akan diam. KABAYAN E. Sudah.. KABAYAN Tidak! Tidak akan diam. Jikan? Mau punya wibawa bagaimana. MENGIKUTI 5 . hah? Apa?! ITEUNG Itu! (MENUNJUK MESIN WAKTU) Tinimbang ngurus istri. kamu mah susah diajak ngomong yang bener teh. KABAYAN Heh?! Kan kamu sendiri yang ngajak ribut teh..e..! PROF. apa. apa nu kitu patut teh... KABAYAN (DARI LUAR) Sudah. Akang mah lebih anteng ngurus yang begituan… PROF. ah. KABAYAN Heh. Asal Akang juga diam. sebelum kamu diam mah! ITEUNG Iya. wew! (BERANJAK PERGI. apa buktinya Akang linglung?! Kalau linglung mah atuh. kerjaanmu cuma ngurus-ngurus nu kitu patut! PROF. Kejona ge da euweuh.Heh.

JULIET (BERLARI KE SANA KEMARI SAMBIL BERTERIAK-TERIAK) Help me…! Help me…! Help me…! SUTRADARA (MASUK. Soal nama pun. pasangan abadi tokoh yang akan kamu perankan! JULIET Pak Sutradara.KABAYAN) DUA PENTAS MENGGAMBARKAN SEBUAH TAMAN DI VERONA. SAMBIL BERTERIAKTERIAK. masa memanggil-manggil nama Helmi? Yang harus kamu panggil adalah Romeo. KEMBALI MARAH-MARAH) Kamu ini! Apa-apaan manggil-manggil Helmi? Peran kamu kan Juliet. bukan Helmi! Masa kamu tidak tahu kisah tragisnya “Romeo and Juliet”? Jangan kamu ganti nama Romeo dengan nama Helmi. aku…. penuh dengan perasaan yang sangat romantis dan melankolis. sehingga lahirlah tokoh monumental sekaligus legendaris: “Romeo and Juliet”! Bukannya “Helmi dan Juliet”… JULIET Pak Sutradara. meskipun ujung-ujungnya sangat tragis. kamu tahu tidak… Pujangga Inggris William Shakespeare. ketika menciptakan dua sejoli Romeo dan Juliet. ITALIA. SUTRADARA (TAK MENGGUBRIS) Heh. PENTAS MASIH KOSONG SEBELUM AKHIRNYA MUNCUL JULIET. ia pertimbangkan dengan pemikiran dan perasaan yang sangat mendalam. nanti Eyang Shakespeare marah! JULIET Pak Sutradara… SUTRADARA Sudah! Mainkan sekali lagi! JULIET Pak Sutradara… dengarkan dulu… 6 . bukannya… SUTRADARA (TAK MENGGUBRIS JUGA) Bukan! Sekali Romeo tetap Romeo. Penuh aroma percintaan yang sangat indah.

Sedangkan engkau tahu. Romeo… kebetulan sekali kau datang. Juliet! Biar rasa sesak di dadamu lapanglah sudah… Biar beban di hatimu meringan bagai kapas diterbangkan angin. Biarlah aku jadi tumpuan curahan hatimu. SUTRADARA (MENGHENTIKAN LANGKAH) Apa lagi? JULIET Maksudku… bukan “helmi”. Romeo… Kedua orangtuaku hendak menjodohkan aku dengan Pangeran Paris. ROMEO Wahai Juliet… Ada apakah gerangan sampai kau berteriak-teriak meminta pertolongan? JULIET Oh. “help me”… Kenapa tidak ngomong dari tadi…? Ya. Hayoh main lagi! (SAMBIL HENDAK BERLALU) JULIET Pak Sutradara…. Romeo… Aku tak sanggup mengatakannya… ROMEO Katakanlah. tapi “help me…” SUTRADARA (TANPA EKSPRESI) Oh.SUTRADARA Sudah! Tidak ada waktu untuk berdebat! Tuh. Romeo. Maka bicaralah. JULIET Oh. Oh. hatiku tidak untuk dia… ROMEO 7 . KE ARAH PENONTON) penonton sudah tidak sabar ingin tahu kelanjutan cerita ini. lihat… (MENUNJUK KE DEPAN. Juliet! Apa gerangan yang menghantui dirimu sehingga engkau berteriak-berteriak minta tolong. Juliet! JULIET Oh. Romeo… (SAMBIL MENOLEH KE SANA KEMARI) ROMEO Bicaralah. sudah! Mainkan lagi peran kamu! (BERLALU DARI TEMPAT ITU) JULIET (KEMBALI BERLARI-LARI SAMBIL BERTERIAK-TERIAK) Help me…! Help me…! Help me…! TIDAK LAMA MUNCULLAH ROMEO.

Romeo. dan Pangeran England. wahai Juliet? JULIET (CEMAS) Ah. kenapa engkau berlari-lari seakan ketakutan? Apakah kamu dikejar hantu. SAMBIL MENENGOK KE SANA-KEMARI. Akan kuhadapi mereka tanpa rasa takut sedikit pun. Romeo. nanti imajinasimu terlalu liar. Kau tahu kan. Ayo kita lari! JULIET SEGERA MENGGAET TANGAN ROMEO. PANGERAN DENMARK (SEPERTI TERINGAT SESUATU) Eh. tadi dia lari ke arah sini. Pangeran England dan Pangeran Denmark itu sahabat-sahabat karibnya Pangeran Paris. apa mungkin dia lari ke rumahnya Romeo? PANGERAN PARIS Tidak! Tidak mungkin. sembunyikanlah aku. (SEMAKIN CEMAS. Nanti urusannya tambah runyam. Cepatlah. akan kubabat habis mereka! JULIET Tidak. tak ada waktu lagi bagi kita berdiam diri. DAN MENGAJAKNYA PERGI DARI SANA.Lalu. Romeo… Sembunyikan aku. PANGERAN PARIS Sialan! Ke mana larinya dia? PANGERAN DENMARK Aku tahu pasti. KARENA MENDENGAR LANGKAH-LANGKAH KAKI SEMAKIN MENDEKAT) Oh. Bersih dari gangguan semacam itu. mereka sudah semakin dekat. Pangeran Paris. 8 . PANGERAN ENGLAND DAN PANGERAN DENMARK. MUNCULLAH PANGERAN PARIS DENGAN KEDUA SAHABATNYA. BEGITU ROMEO DAN JULIET MENGHILANG DARI TEMPAT ITU. Kau tahu sendiri kan. PANGERAN ENGLAND Apa mungkin dia diumpetin mahluk halus? Karena jelas-jelas. langkah-langkah kaki mereka semakin mendekat. Romeo… Cepat. Pantang bagi Romeo melarikan diri. bagaimana kedua keluarga itu saling memendam dendam karena permusuhan yang tak pernah ada ujungnya. Bagaimana pun juga. Aku dikejar-kejar Pangeran Paris. Jangan hadapi mereka! Bahaya. keluarga Montague tak akan mengijinkan seorang pun dari keluarga Capulet menginjak rumahnya. cintanya telah kutolak. Pangeran Denmark. Makanya. cepat! ROMEO Jangan takut. kamu! Mahluk halus apa? Taman ini taman bebas mahluk halus. kau jangan terlalu banyak baca buku horror. Sekarang bukan saatnya bercanda. MENCARI-CARI. Cepatlah. Romeo… dengarkan. (SAMBIL MENCABUT PEDANGNYA YANG MENGGANTUNG DI PINGGANG) Dengan pedangku ini. (SEMAKIN KETAKUTAN) Dengar. tadi dia lari ke arah sini! PANGERAN PARIS Ngaco. Juliet! Aku siap jadi pahlawanmu. Mereka merasa kecewa dan marah karena sahabatnya.

berarti cari mampus! MUNCULLAH ROSALINA KE TEMPAT ITU. dilarang keras berhubungan dengan Romeo. justru yang beruntung adalah kau. DAN DENGAN MATA TERPEJAM. PANGERAN PARIS PERLAHAN MENDEKAT. SAMBIL SENYUM-SENYUM) Oh. anak gadis dari keluarga Capulet. Itulah sebabnya mengapa Juliet. bahwa laki-laki yang digilainya itu telah tergila-gila pada perempuan lain. DICIUMNYA BUNGA ITU. pemuda dari keluarga Montague. MEREKA LANGSUNG MEMPERHATIKAN ROSALINA. siapa kita! Berurusan dengan kita. ENGLAND (TERTAWA) Rupanya Rosalina yang cantik ini masih tergila-gila sama Si Romeo. ROSALINA (BICARA SENDIRI. SEMENTARA DIA BEGITU RUPA.PANGERAN ENGLAND Ya. DENMARK (TERTAWA) Dan rupanya dia belum tahu. Oh. 9 . PANGERAN ENGLAND Biar! Biar nyaho dia. Romeo… Seandainya kau punya keberanian menyatakan cinta. begitulah. PARIS Sedang apa kau? P. kurang ajar sekali dia! Artinya dia ngajak bertarung dengan kita. KARENA SAAT MEMBUKA MATA. PANGERAN PARIS Beruntung bagaimana? Buktinya. dia milih minggat daripada hidup bersamaku. Dalam situasi seperti ini. Oh. saat itu pula akan kuungkapkan betapa aku pun mencintaimu lebih dari yang lainnya. ROSALINA (SAMBIL TERPEJAM) Ah. DIHIRUPNYA DALAM-DALAM. PANGERAN DENMARK Apa mungkin dia dibawa kabur Romeo? PANGERAN PARIS Kalau memang begitu. P. TANPA MENYADARI SEKELILINGNYA. Kau dijodohkan oleh orangtuanya Juliet. saat itu pula akan kuberikan bunga mawar yang harumnya melebihi keharuman rambutku. Pangeran Paris. DI HADAPANNYA TELAH BERDIRI PAGERAN PARIS) Oh… Pangeran Paris! Maaf… (TERSIPU MALU) P. BERDIRI DI HADAPANNYA. Romeo… ROSALINA KEMUDIAN MEMETIK SETANGKAI BUNGA. seandainya… seandainya kau punya keberanian menyatakan cinta. dengan maksud menjauhkannya dari Romeo. Romeo… Romeo… Rom… (KAGET.

P. ENGLAND Itulah sebabnya. Aku tahu. kita cari lagi! Makin berlama-lama. kalian tunggu! Aku ikut! (BERGEGAS KELUAR) TIGA KE TAMAN YANG SAMA. Juliet telah dijodohkan dengan Pangeran Paris! ROSALINA (GEMBIRA) Oh. DENMARK DAN P. Mereka sangat bermusuhan. CAPULET (MENGHELA NAPAS DALAM-DALAM. hubungan keluarga mereka tidak harmonis. benarkah?! P. PARIS Apa kau tidak tahu? Romeo sedang ada hubungan khusus dengan Juliet! ROSALINA Hubungan khusus…? Maksudnya… pacaran? Mereka saling… jatuh cinta? P. harus terlibat asmara dengan 10 . PARIS. P. ROSALINA TERBENGONG-BENGONG. kenapa kami punya anggapan bahwa Romeo lah yang membawa lari Juliet. Ada kemungkinan dibawa kabur oleh pujaan hatimu itu. Ayo cepat. ROSALINA Heh. Lagi pula. TAPI KEMUDIAN DIA BERGEGAS MENYUSUL. TINGGALLAH ROSALINA SEORANG DIRI. ENGLAND TERTAWA SERENTAK. makin jauh dia minggat. kita cari lagi. Karena hubungan mereka tak mendapat restu dari kedua belah pihak. LALU MENGGELENG-GELENGKAN KEPALA) Aku tak habis pikir. ROSALINA Tidak! Tidak mungkin! Romeo tidak mungkin jatuh cinta sama Juliet. MUNCULLAH PAPI DAN MAMI CAPULET. P. MEREKA BERLALU DARI TEMPAT ITU. P. Dan sekarang Juliet menghilang. DENMARK Ya. mengapa Juliet. PARIS Benar! (PADA TEMAN-TEMANNYA) Ayo. MEREKA KEMUDIAN DUDUK DI SEBUAH KURSI/BANGKU YANG ADA DI TAMAN ITU. putri semata wayang kita. ROSALINA A…a… apa maksud kalian? P.

MAMI CAPULET Eh. TIBA-TIBA MEREKA DIKEJUTKAN DENGAN MUNCULNYA PAPI DAN MAMI MONTAGUE. SEMENTARA MEREKA BERBINCANG. Pih. PAPI DAN MAMI CAPULET MEMPERHATIKAN MEREKA PENUH SELIDIK SAMBIL SESEKALI BERBISIK-BISIK. Pih. Apalagi kalau keduanya dihadapkan pada urusan cinta. pokoknya kita harus pisahkan anak kita dengan Si Juliet. Pih. CAPULET Namanya juga anak muda. Tak mungkin lagi kita pisahkan. TANPA MENYADARI ADANYA PAPI DAN MAMI CAPULET DI SANA. sok tau! Sok moralis! Apa hubungannya Juliet dengan semua itu? Ngomong kok ke sana-kemari! Tidak fokus! PAPI CAPULET (MENEMPELKAN TELUNJUK PADA BIBIRNYA) Ssst… Jangan dulu banyak bicara! Dengarkan dulu. M. MAMI MONTAGUE Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Mudah-mudahan cinta mereka terputus dengan hadirnya calon mantu kita itu. lihat. berapa persen yang dapat mempertahankan keutuhan cinta mereka?! Sedikit. PAPI MONTAGUE Mau pisahkan bagaimana. Pih! Mereka bahkan sering kawin-cerai. Mih? Mereka sudah begitu masketnya. yang sudah menikah pun banyak yang kawin cerai. Pih. Pih. MAMI MONTAGUE Tidak bisa tidak. CAPULET Tenanglah. para pejabat negara. Cinta itu kan tak pandang bulu. Lihatlah para politisi kita. siapa yang datang? PAPI CAPULET MENENGOK KE ARAH MUNCULNYA PAPI DAN MAMI MONTAGUE. Jangankan yang taraf pacaran.anaknya Si Montague. MAMI CAPULET (PADA SUAMINYA) Heh. lihat pula para celebrities di Kota Verona ini. tokh anak kita itu telah dijodohkan dengan Pangeran Paris. mereka tak peduli dari kalangan mana dan dari golongan apa mereka berasal. P. tapi tak seharusnya mereka terlibat cinta! Cinta mereka cinta yang tak mendapat restu dari nenekmoyang kita! M. PAPI DAN MAMI MONTAGUE DUDUK DI KURSI TAMAN. CAPULET (KESAL) Memang. DI SUDUT YANG BERLAINAN. apa maunya mereka?! 11 .

MAMI MONTAGUE (KAGET. Lagi pula. my God… Sejak kapan mereka ada di sana. gombal! TIBA-TIBA MASUKLAH INANG PENGASUH JULIET DENGAN TERGESA-GESA. MAMI MONTAGUE Oh. my God… Apa mungkin mereka tadi nguping pembicaraan kita. Pih? PAPI MONTAGUE Entahlah! Mungkin sejak kita datang ke tempat ini. MAMI CAPULET (MENDELIK MARAH) Apa? Cantik katamu? Jadi…. MENGHAMPIRI PAPI DAN MAMI CAPULET. Pih. Lebih cantikan aku di masa muda ketimbang dia! (MERAJUK) Akuilah. INANG PENGASUH Celaka…! Celaka…! Celaka…! MENYAKSIKAN ITU. Mih. MAMI CAPULET (MERAJUK) Huh. Pih. Cantik sih memang. hanya saja kita tidak menyadarinya. heh?! Muka kayak badak begitu dibilang cantik! PAPI CAPULET (SEPERTI BICARA SENDIRI) Tapi kuakui. bukan begitu. TERSENYUM) Iya. WAJAHNYA MENYIRATKAN KEKHAWATIRAN YANG AMAT SANGAT. tapi aku tak pernah jatuh hati pada wanita lain selain pada dirimu. aku cantik kan? PAPI MONTAGUE (MENGGANGGUK. PAPI DAN MAMI MONTAGUE PUN TERHENTI DARI PERBINCANGANNYA. Pih? 12 . MEMPERHATIKAN ADANYA MUSUH MEREKA DI SANA. meskipun dia cantik. Atau mungkin juga jauh sebelumnya sudah di sini. Huh. jadi… kamu juga pernah naksir dia ya? PAPI CAPULET Eh. Masih banyak perawan-perawan cantik dibandingkan Si Juliet itu. waktu muda dia memang sangat cantik. SERTA KEMUDIAN PERHATIAN MEREKA TERTUJU PADA ADEGAN BERIKUTNYA. tokh kecantikan kamu lebih bersinar dari dia. iya! Kamu cantik! MAMI CAPULET Ge-er amat! Cantik dari mana.MAMI MONTAGUE Dengarkan. TAK JAUH DARI TEMPAT MEREKA DUDUK) Oh. tak tahu diri! Sok! Kayak yang cantiknya selangit saja.

pasti dibawa kabur anaknya Si Mentega! KELUARGA MONTAGUE YANG SEJAK TADI MENGUPING PEMBICARAAN MEREKA. Nyonya… e… soalnya… PAPI CAPULET Walaupun Nona sudah bukan ABG lagi. Tuan! PAPI & MAMI CAPULET (SERENTAK. Tuan… Iya. MERASA GUSAR. 13 . apa pedulinya?! INANG PENGASUH (MASIH TIDAK BISA MENGUASAI DIRINYA) Celaka.PAPI MONTAGUE (ACUH) Kalau pun iya. Nyonya! Nona menghilang. SALING BERPANDANGAN) Apa? Menghilang? INANG PENGASUH (KETAKUTAN) Iya. Nyonya! Tapi… MAMI CAPULET (MELOTOT. MARAH) Kalau tahu. Tuan! Celaka. kenapa Nona bisa hilang dari pengawasanmu heh! INANG PENGASUH Soalnya. hah? INANG PENGASUH Celaka…! Celaka…! Celaka! MAMI CAPULET Bicara yang jelas! Kenapa? Ada apa kamu? INANG PENGASUH Nona menghilang. tapi tugasmu tetap sebagai inang pengasuh. KAGET. Nyonya! PAPI CAPULET Kamu ini! Siapa yang celaka. Nyonya… MAMI CAPULET Kurang ajar kamu! Tugasmu apa sih?! Masa inang pengasuh tidak tahu tugasnya apa?! INANG PENGASUH (MASIH KETAKUTAN) Tahu. DAN KEMUDIAN MENGHAMPIRI MEREKA. Tetap harus mengasuh dan menjagai dia sampai masanya dia kawin! MAMI CAPULET (KESAL) Tidak salah lagi.

Nyonya? 14 . Paham?! PAPI CAPULET (SINIS) Hahaha… Rupanya keluarga Montague ini masih berbangga hati dengan nama. Pih! Tak bisa kita biarkan. tapi ingat… nama mencerminkan kehormatan. Capulet! Siapa yang membawa lari anak kalian. heh? Siapa? PAPI CAPULET Siapa lagi kalau bukan anakmu. tapi Margarine! PAPI MONTAGUE Nyonya! Kami harap Nyonya tidak menghina nama kebesaran kami! Di antara kita boleh saja bermusuhan. Hal yang sepele kukira. nama kebangsawanan kami bukan Mentega. tiba-tiba muncul sambil marah-marah begitu! Tak tahu diri! MAMI MONTAGUE Cis! Kamu yang tak tahu diri! Menghina keluargaku seenak udelmu! Perlu kamu tahu. hati-hati ya kalau bicara! Kami bukan keluarga Mentega. artinya Nyonya menghina kehormatan kami juga. Pih! MAMI MONTAGUE Lantas. Kalau Nyonya menghina nama kami. seperti pelacur pinggiran jalan saja! MAMI CAPULET Apa? Anakku seperti pelacur?! (PADA SUAMINYA) Pih… Ini sudah keterlaluan. tapi Mon-te-gue! MAMI CAPULET Heh. mau kamu bagaimana. Menggoda laki-laki. mahluk dari mana ini?! Tak ada hujan tak ada petir. heh? INANG PENGASUH Iya… bagaimana. tapi… MAMI CAPULET Memang bukan Mentega. Sangat sepele dibandingkan dengan penghinaan anak kalian yang telah membawa lari anak kami! Begitukah perbuatan seorang bangsawan? Terhormatkah yang demikian itu?! PAPI MONTAGUE Jaga mulutmu. Si Romeo?! Dia seringkali mempengaruhi anakku supaya dia bisa hidup bersama anakmu yang tidak sopan itu. Tidak tahu malu! PAPI MONTAGUE Heh! Justru anakmulah yang tidak tahu malu! Anak gadis koq tidak bisa menjaga etika dan tatakrama.MAMI MONTAGUE Heh.

teu kaur maen! Ada apa lagi atuh. iya… Nyonya… (SEGERA BERLALU DARI TEMPAT ITU) MAMI CAPULET Sudahlah. Pih… (MENGGAET LENGAN SUAMINYA) PAPI DAN MAMI CAPULET SEGERA MENINGGALKAN TEMPAT ITU. Jikan! Moal kitu di Nagri Manaboa mah?! TIBA-TIBA MUNCULLAH SUTRADARA DENGAN GAYANYA YANG EKSENTRIK. MENGHAMPIRI ITEUNG) Naon. SUTRADARA Cut! Cut! Cut! PROF. Yang lebih penting kita cari dulu anak kita. tahu rasa. MENINGGALKAN PAPI DAN MAMI MONTAGUE YANG MEMENDAM MARAH. nya? Mani asing kieu! PROF. ITEUNG MUNCUL DENGAN WAJAH TERBENGONG-BENGONG. (PADA PAPI DAN MAMI MONTAGUE) Dan kalian. KABAYAN (SAMA-SAMA KEBINGUNGAN) Nyao atuh. awas ya! Ayo. KABAYAN (MUNCUL. TAK LAMA KEMUDIAN MEREKA PUN BERLALU. Pih. sudah konsentrasi. jangan ikut campur. kalau ada apa-apa dengan anak kami. kamu! Cepat. Jikan? ITEUNG (TETAP MENGITARI PANDANG KE SEKELILING. tunggu apa lagi! INANG PENGASUH Iya. tingali geura ka dieu! Di nagara mana ieu teh? PROF. baru kita teruskan lagi urusan yang belum selesai ini. PAPI DAN MAMI MONTAGUE SALING BERPANDANGAN. ITEUNG (MEMANGGIL-MANGGIL) Kang Kabayan…! Kang Kabayan…! Geuwat.MAMI CAPULET (MEMBENTAK) Apanya yang bagaimana?! Sudah. DIA MEMANDANG KE SEKELILINGNYA DENGAN WAJAH KEHERANAN. KABAYAN Eh. Percuma saja bicara dengan mereka. ITALIA. EMPAT MASIH DI SEBUAH TAMAN DI VERONA. kamu! Cepat cari Nona kamu! Awas! Kalau tidak ketemu. Nanti kalau ada apa-apa dengan anak kita. mau bagaimana lagi?! 15 . sudah bermain imajinasi. TAK MEMPERHATIKAN KEHADIRAN SUAMINYA) Ari ieu di nagri mana? Di jaman naon. Pak Sutradara?! Kita kan lagi akting.

MENAHAN KESAL) Iya. SUTRADARA Dasar seblu! Dalam rangka. Supaya kita tidak dicap banyak wacana. KABAYAN (BERTERIAK JUGA. Iteung… Kawasna mah ieu teh di Nagri Manaboa. KABAYAN Eh. SUTRADARA (BERTERIAK DARI LUAR) Seblu…! Dialognya pake bahasa Indonesia! PROF. bisa berabe nantinya. KABAYAN Wah. sutradara itu saya. KABAYAN (GELENG-GELENG KEPALA. jangan jadi provokator ya! Bukannya anti. sebagai aktor. dengar ya. ya wayahnya saja atuh penonton teh kudu ngarti bahasa Sunda… Lagi pula. iya! ITEUNG Kang Kabayan… Iteung mah takut… Sudah saja kita pulang. SUTRADARA Heh. dalam rangka! Bukan pada tempatnya.SUTRADARA Seblu! Jangan pake bahasa Sunda! Ini kan tontonan untuk umum. Pak Sutradara ini kayak yang anti-Sunda saja… Ini urusannya sudah ke wilayah etnis. KABAYAN (MENGGERUTU) Wah. apa ruginya sih pake bahasa Sunda. Nagri Antah Berantah. Jikan! Kita selidiki saja dulu! 16 . yuk! PROF. harus nurut pada apa yang diperintahkan sutradara! Paham?! (SAMBIL BERLALU KELUAR) PROF. PROF. tetep teu demokratis Sutradara teh! Cupet! SUTRADARA (MUNCUL LAGI) Apa? Dedengean teh jiga Cepot? Gini-gini juga Sutradara! BERLALU LAGI) (KEMUDIAN PROF. itung-itung dalam rangka pelestarian bahasa daerah we ini mah atuh. KABAYAN Sudah kepalang. tahu?! Tapi hargailah penonton. Tuh tingali. ari Pak Sutradara… Kita kan maen drama teh di Tanah Pasundan. KEMUDIAN BERAKTING LAGI) Wah. tahu?! Heh. bukan untuk budayawan dan pejabat Sunda saja. Siapa tahu di antara penonton itu ada yang tidak mengerti bahasa Sunda. Kalau urusannya sudah menyangkut etnis. bukan kamu! Kamu sebagai pemain. Pak Sutradara. kaayaan tamanna ge beda jeung di urang. PROF. Pa Sutradara.

Kamu ingat tidak.ITEUNG Takut. kita duduk di Taman Alun-Alun Bandung… ITEUNG (MENELITI KURSI/BANGKU TAMAN) Iya. hantu dari alam mana kalian datang. ENGLAND Kalau hantu. KABAYAN Hus! Kampungan sekali kamu mah. Mereka memang orang planet. ITEUNG Kang Kabayan. lihat… itu kan bangku taman seperti di kita juga… Masa kamu tidak ingat. who are you? Apa kalian ini manusia apa hantu. Jikan. kamu dengar kan? Heheh. dulu kan kita pernah duduk berduaan di bangku taman yang seperti ini. beda sekali dengan bangku yang di Taman Alun-Alun itu. KABAYAN Nyao atuh! P. DENMARK Kalau manusia. manusia dari mana kalian? P. hah? P. tapi planet apa ya. PROF. KABAYAN DAN ITEUNG SUNGGUH KAGET DIBUATNYA. Kang Kabayan? Apa mungkin planet di luar angkasa? PROF. kenapa atuh penampilannya begitu patut! PROF. Jikan. ada orang planet. Jikan. Tapi ini mah kesannya klasik sekali. Jikan… Mana mungkin di jaman dinosaurus ada bangku taman mah atuh. PANGERAN ENGLAND DAN ROSALINA. Kang Kabayan! Artinya kita ada di planet. di jaman dinosaurus. teu sangka… kita ini masuk ke 17 . malam itu pas bulan purnama. Kang Kabayan… Mungkin saja kita ada di jaman purba. hampir sama. KABAYAN Hehehe… Jikan. Planet bumi! Sama seperti kita! ITEUNG Tapi. Kang Kabayan… Lihat. SAAT KEDUANYA SEDANG MENELITI/MELIHAT-LIHAT KURSI TAMAN ITU. MUNCULLAH PANGERAN PARIS. PARIS Heh. Tuh. hah? ROSALINA Dan… kenapa kalian kemari? Ada tujuan apa? Apa kalian yang menolong Romeo sembunyikan Juliet? KABAYAN (KEPADA ITEUNG) Heh. PANGERAN DENMARK.

juga rentang jamannya pun sangat jauh berbeda dengan jaman di mana kalian hidup. hah? PROF. Kalian tidak akan mengerti. ITEUNG Apa? Jaman Rhoma Irama? Atuh itu mah masih jaman kita. tegas! Maksud omonganmu itu apa. ditanya malah asyik ngobrol berdua. P. KABAYAN Hus! Tuh kuping buka lebar-lebar. dasar kuuleun! Bodo kamu mah. KABAYAN Eh. padat. KABAYAN Mister. tidak akan mengerti. Kami datang ke sini menggunakan Time Machine ciptaan kami. 18 . Diterangkan juga mungkin kalian tidak akan tahu tempatnya. P. ENGLAND Jadi kamu menganggap bodoh sama kita-kita orang ya? PROF. P. KABAYAN Kami mah orang Pasundan. Singkat. PROF. jawab pertanyaan kami tadi! PROF. P. PARIS. PARIS Heh. KABAYAN Bukan. P. KABAYAN Wah. Bonganna teu ngambeu sakola. sulit kalau diterangkan mah. Mister. ROSALINA Orang Pasundan? Di mana itu? Dan kenapa kalian datang kemari? PROF. kamu orang jangan berbelit-belit ya. juga Juliet. Bukan Rhoma Irama. kalian! Cepat. DENMARK. Mister. P. Sama sekali bukan begitu. kami ini berasal dari suatu tempat.jaman Romeo and Juliet. Kami tidak kenal dengan yang namanya Romeo. dan dari suatu jaman yang berbeda dengan jaman kalian. ITEUNG (HERAN) Ro-meo… and Ju-li-et? Jaman apa itu teh? PROF. karena selain tempatnya sangat jauh dari sini. ENGLAND DAN ROSALINA SALING PANDANG. PARIS Heh. tapi Romeo and Juliet.

LIMA DI SUATU TEMPAT DI VERONA. Juliet… hanya saja di antara kita ada tembok penghalang yang tak mudah kita lewati. Dia kadang-kadang bulat penuh. Aku tak mau sumpahmu itu berubah setiap saat. demi apa aku bersumpah. DI TAMAN YANG BERBEDA DENGAN TAMAN SEBELUMNYA. SERENTAK) What? Time Machine? SEMUA TABLO. Malah kian meruncing saat 19 . P. Juliet… demi rembulan yang cahayanya menyepuh pucuk pepohonan di sana. DENMARK. SEMUANYA TERSENTAK. kadang-kadang pula tersisa seperti sabit. karena dia sering mendengar dan membaca tentang kisah kasih mereka. ROSALINA (SALING PANDANG. kita saksikan adegan berikutnya dari drama ini. KEMUDIAN SEMUANYA (TERMASUK SUTRADARA) BERLALU DARI TEMPAT ITU. kisah kasih yang suci hingga harus mengalami peristiwa tragis: kasih membawa mati. di hati kecilnya. aku bersumpah… JULIET Diamlah. JULIET MASUK DIIRINGKAN ROMEO. Kabayan lebih bersimpati pada Romeo dan Juliet. MENGHADAP PENONTON. Aku percaya pada cinta sucimu itu. Romeo. Mari. (MENOLEH KE PARA PEMAIN YANG MASIH TABLO DI TEMPATNYA MASING-MASING) Heh. P. SUTRADARA Singkat cerita. SALING PANDANG. Permusuhan di antara keluarga kita tak kunjung damai.P. supaya kau tahu bahwa cintaku tak akan berpaling darimu? JULIET Bersumpahlah demi dirimu sendiri. bukan sengsara membawa nikmat ya! Kabayan hendak menyelamatkan mereka agar peristiwa tragis itu tak pernah terjadi. Profesor Kabayan dengan mesin waktunya itu sanggup mencarikan Juliet. kadang-kadang tinggal sepotong. asmara membawa ajal! Tapi maaf. Wujud bulan selalu berubah setiap saat. ROMEO Lalu. ROMEO Hanya saja. adegan mau dilanjutkan. ENGLAND. janganlah bersumpah demi bulan. PARIS. Tapi. KETIKA ITULAH MUNCUL SUTRADARA. kalian mau sampai kapan jadi patung? Cepat bubar. ROMEO Oh. KEMUDIAN BERDIRI DI TENGAH.

What is a name. Di sana ada sekuntum mawar sedang tumbuh… (MENUNJUK KE TEMPAT YANG DI PANDANGNYA) Petiklah buat aku. ROMEO SEGERA MEMBURU TUBUH TERBUJUR ITU. JULIET Oh. Karena itu. DITEGUKNYALAH SEGERA RACUN TERSEBUT. Kehendak Tuhan memang penuh misteri. Romeo… Kenapa namamu harus Romeo? Kenapa aku harus Juliet? Kenapa kau dilahirkan dari keluarga Montague. (MEMANDANG KE SUATU TEMPAT. kau lihat. Juliet? (MATANYA TERTUMBUK PADA BOTOL KECIL BERISI RACUN. ROMEO Heh. Juliet. Tokh seandainya bunga mawar tidak bernama mawar. Bersumpahlah. KETIKA AKHIRNYA MUNCUL ROMEO SAMBIL MEMBAWA “PESANAN” JULIET. semua itu tak perlu kau pertanyakan. DAN PADA AKHIRNYA. Akan kupersembahkan untukmu sebagai tanda cintaku yang paling dalam. sedangkan aku harus ditakdirkan sebagai Capulet? ROMEO Juliet. apalah artinya sebuah nama. sebagai tanda cintamu itu! ROMEO MEMANDANG KE TEMPAT YANG DITUNJUK JULIET. SETELAH MEMANDANG KESANA-KEMARI. bukan siapa-siapa. kau akan tetap mencintaiku meskipun aku sudah tiada. engkau tetaplah Romeo yang kucinta sepenuh hati. ROMEO Baiklah. ROMEO KEMUDIAN BERGEGAS MENINGGALKAN TEMPAT ITU. kenapa kau lakukan ini. Romeo? Tapi di mataku. Kenapa kau harus menjadi musuhku. SEMENTARA DITINGGALKAN KEKASIHNYA. HENDAK MEMETIK MAWAR YANG DIINGINKAN JULIET. Juliet? Bukankah aku telah bersumpah akan mencintaimu sampai kapan pun? 20 . JULIET Oh…. Ya. Romeo. DENGAN AGAK RAGU-RAGU. ROMEO Oh. DARI BALIK GAUNNYA JULIET SEGERA MENGELUARKAN BOTOL KECIL BERISI RACUN. DITELITINYA BOTOL ITU DENGAN PERASAAN SANGAT TERPUKUL) Oh. kau adalah dirimu sendiri. demi gadis yang kucinta sampai mati. Juliet… Juliet… Apa yang terjadi. JULIET PUN TERKULAI LEMAS. apa maksudmu Juliet? Kenapa kau bicara seperti itu? JULIET Tidak. DIDAPATINYA JULIET SUDAH TERBUJUR KAKU.mereka tahu bahwa kita sedang menjalin cinta. akan kupetik mawar itu. Romeo…. Romeo…. siapa pun namamu. Kenapa. harumnya akan tetap saja sebagai bunga mawar. bukan Montague. MENGALIHKAN PEMBICARAAN) Ah.

KEDUA KELUARGA MEMELUK TUBUH ANAKNYA MASING-MASING. mungkin ada obatnya. MEREKA BERHAMBURAN MENGHAMPIRI JASAD ANAKNYA. PARIS Kalian hidup di abad masa depan. INANG PENGASUH DATANG LAGI BERSAMA PAPI DAN MAMI CAPULET. ROSALINA PUN TAK KALAH HISTERISNYA. PANGERAN PARIS DAN ROSALINA MENGHAMPIRI PROF. SAMBIL MENYEBUT-NYEBUT NAMANYA. PROF. ada obat mujarab yang bisa menyembuhkan mereka berdua. PANGERAN ENGLAND. di mana kalian hidup. DENGAN PERLAHAN ROMEO MENGELUARKAN PEDANG KECIL YANG TERSELIP DI PINGGANGNYA. PROF. YANG SEDARI TADI MENYAKSIKAN PERISTIWA ITU DENGAN PERASAAN TAK MENENTU. DIIRINGKAN PANGERAN PARIS. 21 . KABAYAN DENGAN ITEUNG. DAN ROSALINA. sementara takdir tak bisa kita lawan. PADA SAAT ITU MUNCULLAH PROF. Bukankah abad di mana kalian hidup itu. IA MEMELUK TUBUH JULIET YANG TELAH MENJADI MAYAT. YANG MEMBURU KE ARAH MAYAT JULIET. DENGAN KEDUA TANGANNYA. INANG PENGASUH (MENJERIT) Nonaaa… (KEMUDIAN BERLARI KE LUAR PENTAS) BEBERAPA SAAT KEMUDIAN. P. IA MEMANGGIL-MANGGIL ROMEO SAMBIL MEMELUK TUBUH YANG BERSIMBAH DARAH ITU. Mungkin di masa depan. Jikan… terlambat… Padahal Akang teh pengin pisan nulungan Romeo dengan Juliet teh… Supaya mereka terhindar dari tragedi seperti ini… ITEUNG Namanya juga takdir. DI BELAKANGNYA MENYUSUL PAPI DAN MAMI MONTAGUE. Kita mah hanya mampu berusaha. KABAYAN (KEPADA ITEUNG) Wah. IA AYUNKAN PEDANG KECIL ITU MENUJU ULU HATINYA.KEMUDIAN. PANGERAN PARIS MERASA DIIRIS-IRIS HATINYA. segalanya serba canggih? Tolonglah. DAN… ROBOHLAH ROMEO DENGAN TUBUH BERSIMBAH DARAH. Mister… Saya tidak bisa melawan takdir. DENGAN PERLAHAN-LAHAN PULA UJUNG PEDANG ITU IA TUJUKAN PADA ULU HATINYA. LALU… DENGAN SEKUAT TENAGA. SAMBIL BERTERIAK-TERIAK MEMANGGIL NAMANYA. KETIKA ITULAH. MEREKA SEGERA BERHAMBURAN MENGHAMPIRI KEDUA MAYAT TERSEBUT. Kang Kabayan. KABAYAN Tidak. PANGERAN DENMARK. Mereka sudah tidak bernyawa lagi… ROSALINA (MEMOHON DENGAN SANGAT) Tolonglah… Bagi yang sudah mati pun. PADA SAAT ITU MUNCULLAH INANG PENGASUH. KABAYAN DAN ITEUNG.

DARI LUAR TIBA-TIBA TERDENGAR SUARA ITEUNG MEMANGGIL-MANGGIL NAMANYA. KELUAR MENUJU BALE-BALE YANG TERLETAK DI PEKARANGAN RUMAH ITU. KABAYAN DENGAN MEMAKAI KAOS OBLONG DAN PANGSI. ITEUNG (DARI ARAH LUAR) Kabayan. kematian tidak akan ada obatnya. DENGAN RAMBUT ACAK-ACAKAN. PENAMPILANNYA TAMPAK KUSUT.selamatkan mereka. SEMENTARA MATANYA MASIH TERPEJAM. Kabayan! Teu di kamar teu di luar. nempel sama bantal langsung saja molor! (MENGHAMPIRI DAN SEGERA MEMBANGUNKAN KABAYAN) Kabayan…! Kabayan…! Kabayan…! TAPI TETAP SAJA KABAYAN TAK BANGUN-BANGUN. Itu adalah takdir. Mereka yang mati adalah korban ambisiambisi kalian. ITEUNG GELENG-GELENG KEPALA. RUPANYA IA SEDANG TIDUR SAMBIL BERJALAN. KABAYAN Maaf. kami permisi… Kami hendak kembali lagi ke abad di mana kami menjalani hidup…(KEPADA ITEUNG) Hayu. DIIKUTI PANDANGAN MATA P. KETIKA DILIHATNYA KABAYAN SEDANG TIDUR. DILILIT KAIN SARUNG. Maaf.! KABAYAN MASIH TETAP BERBARING. DAN KEMBALI TIDUR DENGAN NIKMATNYA. MUNGKIN DARI DALAM RUMAH. MENINGGALKAN MEREKA YANG TENGAH DIRUNDUNG DUKA. mereka mati demi mempertahankan cinta mereka. Jikan! KABAYAN DAN ITEUNG SEGERA MENINGGALKAN TEMPAT ITU. Mereka mati demi perdamaian kalian. Kabayan. LALU DARI AGAK JAUH ITEUNG MELEMPARKAN SELOP ITU KE ARAH KABAYAN. SAMBIL MENGUAP BEBERAPA KALI. ENAM PENTAS MENGGAMBARKAN SEBUAH PEKARANGAN DEPAN RUMAH YANG SANGAT SEDERHANA. PROF. Nona… Di jaman apa pun.. Biarlah peristiwa mencatat. kami rela melepaskan mereka. SESEKALI PULA TERTAWA. ITEUNG SEGERA MENGAMBIL SELOP YANG DILETAKKANNYA AGAK JAUH DARI SANA. ITEUNG MUNCUL DARI SEBUAH TEMPAT. ITEUNG (SAMBIL MELEMPAR SELOP) Kang Kabayan! 22 . Kami berdua rela….. ATAU MEREM-MEREM AYAM. Biarlah mereka berdua menikmati cintanya yang tak bisa terpisahkan itu. dasar pelor. di abad super atau mega canggih pun. PARIS DAN ROSALINA. SESEKALI BIBIRNYA MENYUNGGINGKAN SENYUM. Kabayan. seandainya bisa hidup kembali. ITEUNG Astagfirulloh al’adzim… Tidak ada kenyangnya kamu tidur. IA SEGERA MEMBARINGKAN DIRINYA DI BALE-BALE ITU.

Meladeni salaki teh hukumnya wajib! ITEUNG (SINIS) Iya. siah! (SAMBIL SEGERA MENGAMBIL SELOPNYA) 23 . Kabayan! Ngimpi! KABAYAN (MERASA KEBINGUNGAN) Heh. ITEUNG Siapkan sendiri. tahu?! ITEUNG Seblu kamu. ngimpi? ITEUNG Iya. kamu mah prajurit juga bukan! KABAYAN Astagfirulloh. Iteung. profesor ti mana horeng! Ngimpi kampu mah. SD juga tidak lulus kamu mah. Jikan? Hak naon? Kan punya hak juga ku kamu mah tidak dihargai. etah-etah Si Jikan! Heh. Tuh. maenya sih? (TERUS SENYAM-SENYUM PADA ITEUNG) Ya sudah atuh. sana ke dapur. KABAYAN SEGERA BANGUN. malah dibalang-balangkeun geuning. Jangankan jendral. ngimpi! Jangankan profesor.! Ka salaki teh bukan aya hormatnya Si Jikan mah... buktinya kamu tidak menghargai hak sendiri. Lebihnya lagi. memangnya jendral dihormat-hormat. Iteung! Apa-apaan kamu teh. lihat selop kamu (MENUNJUK PADA SELOP YANG TADI DILEMPARKAN ITEUNG). begini-begini juga Si Kabayan ini salaki kamu. Kan kamu teh pamajikan Akang. sana! Enak saja. Kabayan! Jangan pake bahasa pelesetan. Profesor Kabayan! ITEUNG Wuah. da istri mah banyak wajibnya ketimbang hak-nya! KABAYAN Hak? Hak nanahaon.. Tugas seorang istri mah harus meladeni salaki. hah. Si Kabayan ini sudah jadi profesor.. bangun tidur maunya diladeni! KABAYAN Ya iya atuh.MERASA KAGET OLEH SERANGAN MENDADAK ITU. Malah mengganggu tidur salaki saja! ITEUNG Huh. Siapkan sarapan. Akang mau sarapan. KABAYAN (SAMBIL MENGGISIK-GISIK MATANYA) Ari nyaneh. KABAYAN (MENCUBIT-CUBIT LENGANNYA) Ngimpi? Ah.

ka salaki nyebut setan? Kawalat siah! ITEUNG Tuda boga salaki teh… KABAYAN Sudah. sudah! Akang mau sarapan dulu! Supaya ada tenaga buat memerangi kamu! ITEUNG Jig bae rek sarapan mah. wew! (BERANJAK PERGI. MENGIKUTI KABAYAN) SELESAI (Versi lain dari naskah “Mesin Waktu” dan “Kabayan Langlang Jaman” karya Rosyid E.KABAYAN Etah. ah. etah Si Iteung. 2009-2010 ____________________________________________________________________________ Untuk mementaskah naskah ini mohon untuk menghubungi penulis (sekedar pemberitahuan) Rosyid E. Kejona ge da euweuh. Abby Email: re_abby@yahoo.. Akang lapar! (SAMBIL BERLALU MENINGGALKAN TEMPAT ITU) ITEUNG (BERTERIAK) Kang Kabayan! Kang Kabayan. Abby) Bandung.! KABAYAN (DARI LUAR) Sudah.com Hp: 0818227202 24 ..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful