Anda di halaman 1dari 3

ALKALOID Bi(NO3)3.

5H2O + 3KI BiI3 + 3KNO3 + 5H2 O

BiI3 + KI [BiI4 ]- + K+

Kompleks logam dengan alkaloid (endapan jingga) Gambar 6. Reaksi Dugaan antara Alkaloid dengan Pereaksi Dragendorff (Sumaryanto, 2009 cit Sriwahyuni, 2010)

Berdasarkan reaksi di atas bismut nitrat bereaksi dengan kalium iodida membentuk endapan bismut (III) iodida yang kemudian melarut dalam kalium iodida berlebih membentuk kalium tetraiodobismut. Pada uji alkaloid dengan pereaksi Dragendorff, nitrogen digunakan untuk membentuk ikatan kovalen koordinat dengan bismut menghasilkan endapan jingga sampai merah

(Marliana, 2005). HgI2q+ 2 KCl HgI4 2- + 2K+

HgCl2 + 2 KI HgI2 q+ 2 KI

Kompleks logam dengan alkaloid (endapan putih kekuningan)

Gambar 7. Reaksi Dugaan antara Alkaloid dengan Pereaksi Mayer (Sumaryanto 2009 cit Sriwahyuni, 2010) Hasil positif alkaloid pada uji mayer ditandai dengan terbentuknya endapan putih. Diperkirakan endapan tersebut adalah kompleks merkuri-alkaloid. Pada pembuatan pereaksi mayer, larutan merkurium (II) klorida ditambah kalium iodida akan berekasi membentuk endapan merkuri (II) iodida. Jika kalium iodida yang ditambahkan berlebih maka akan terbentuk kalium tetraiodomerkurat (II). Alkaloid mengandung atom nitrogen yang mempunyai pasangan elektron bebas sehingga dapat digunakan untuk membentuk ikatan kovalen koordinat dengan ion logam. Pada uji alkaloid dengan pereaksi mayer, diperkirakan nitrogen pada alkaloid akan bereaksi dengan ion logam Hg dari kalium tetraiodomerkurat (II) membentuk kompleks merkuri-alkaloid yang mengendap (Marliana, 2005). FLAVONOID Uji flavonoid dilakukan dengan mengambil sampel ekstrak secukupnya, dilarutkan dengan metanol p.a. kemudian diuapkan lalu ditambahkan HCl pekat dan logam Mg. Penambahan HCl pekat dalam uji flavonoid digunakan untuk menghidrolisis flavonoid menjadi aglikonnya yaitu dengan menghidrolisis O-glikosil. Gugus glikosil akan tergantikan oleh H+ dari asam karena bersifat elektrofilik. Glikosida berupa gula yang biasa dijumpai yaitu glukosa, galaktosa dan ramnosa. Reduksi dengan Mg dan HCl pekat ini menghasilkan senyawa kompleks yang berwarna merah atau jingga pada flavonol, flavanon, flavanonol dan xanton (Robinson, 1985 cit Sriwahyuni, 2010).

Gambar 8.

Reaksi Dugaan antara Flavonoid dengan Serbuk Mg dan HCl Pekat (Hidayat, 2004 cit Sriwahyuni, 2010)