Kerjasama Indonesia - Thailand

Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pertanian, terutama alih teknologi informasi dan teknologi, perdagangan, pelatihan, teknik dan penelitian dalam bidang pertanian. Kesepakatan itu dituangkan dalam MoU yang ditandatangi oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono dan Menteri Pertanian dan Koperasi Thailand, Khunying Sudarat Keyuprahan, Jumat siang. Penandatangan yang dilakukan di Ruang Purple di Thai Koo Fah Building (gedung pemerintahan Thailand) di Bangkok, disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Thailand Thaksin Shinawatra. Menurut informasi Departemen Pertanian, bentuk kerja sama yang akan dilaksanakan menurut isi nota kesepahaman itu antara lain menyangkut promosi perdagangan komoditi pertanian; pengelolaan dan perlindungan keragaman hayati pertanian; pengembangan dan penyuluhan pertanian; kerja sama teknik dan peningkatan SDM; serta pengelolaan dan perlindungan lahan-lahan pertanian dan air. Untuk mendukung pencapaian kerja sama, kedua pihak sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja Pertanian Bersama (JAWG), yang diketuai oleh seorang pejabat tinggi dari masing-masing negara. Tugas utama JAWG itu adalah menyampaikan masukan mengenai pengembangan dan perbaikan kerjasama, memonitor dan mengevaluasi seluruh kegiatan, serta membuat rekomendasi penanganan permasalahan yang timbul dari pelaksanaan MoU tersebut. MoU yang ditandantangani menteri pertanian Indonesia dan Thailand itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dibuat oleh kedua negara dalam bidang kerjasama ekonomi dan teknik (Agreement on Economic and Technical Cooperation) yang ditandatangani pada 18 Januari 1992 di Bangkok. MoU juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bidang pertanian (Agreement on Agricultural Cooperation) yang ditandatangani dan diamandemen di Jakarta pada 22 Februari 1984 dan 23 April 1996. Sebelumnya pada Jumat pagi Presiden Yudhoyono dan PM Thaksin melakukan pertemuan empat mata, yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral. Delegasi yang dipimpin Presiden dalam pertemuan bilateral itu antara lain terdiri dari Menko Perekonomian Boediono, Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menneg BUMN Soegiharto, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Ketua Umum Kadin M.S. Hidayat, anggota DPR Ade Nasution dan Tristanti Mitayani, anggota DPD Edwin Kawilarang, serta Dirjen Asia Pasifik dan Afrik-Deplu, Herijanto Soeprapto.

1

tetapi juga di bidang kelapa sawit untuk kepentingan minyak sawit (CPO) maupun pengembangan sumber energi dari kepala sawit (bio-energy). kerjasama bidang perdagangan. kebijakan ekonomi yang lebih kondusif bagi investasi termasuk kebijakan tenaga kerja. Dalam konteks investasi Indonesia akan terus mengembangkan iklim investasi yang lebih baik menyangkut kepastian hukum. menurut dia. kedua pemimpin negara sepakat tidak hanya dilakukan antara Pertamina dengan Petronas saja. kedua pemimpin negara juga bersepakat terus menggalang kerjasama khususnya di bidang ketenagakerjaan. kedua negara sepakat untuk melakukan pengelolaan secara lebih baik lagi melalui kebijakan dan langkah-langkah kerjasama di bidang ketenagakerjaan tersebut. Di masa datang. telah menunjukkan kesungguhan untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah terbentuk. investasi dan energi. baik antara dua pemerintahan maupun antara kalangan dunia usaha.Malaysia Indonesia dan Malaysia memandang perlunya peningkatan kerjasama di bidang perdagangan. Kedua belah pihak. Kerjasama itu sendiri. Kerjasama Sosial Di bidang sosial dan kesejahteraan. 2 . untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti di tingkat menteri dan organisasi-organisasi pemerintahan termasuk diantara kalangan dunia usaha baik swasta maupun milik negara. termasuk kerjasama sub regional melibatkan kerjasama dalam kerangka segitiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura dan Indonesia-Malaysia-Thailand (IMS dan IMT-GT). investasi dan energi diharapkan bisa lebih berkembang lagi sekaligus meningkatkan perekonomian kedua negara serta membuka lapangan kerja yang memang dibutuhkan untuk mengurangi pengangguran yang terus meningkat dewasa ini. sehingga investasi bisa berjalan dengan baik.Kerjasama Indonesia .

telah berhasil disetujui SIAP. baja. Lain-lain 1. Ekspor Indonesia ke Jepang bernilai US$ 23. pada bulan Juni 2005 pada kesempatan kunjungan Presiden Yudhoyono ke Jepang. suku-cadang elektronik. setelah itu Presiden SBY dan Mantan Perdana Menteri Jepang. Di lain pihak. infrastruktur dan daya saing. Perusahaan-perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 32 ribu pekerja Indonesia yang menjadikan Jepang sebagai negara penyedia lapangan kerja nomor 1 di Indonesia (sumber: BKPM). Dalam jumlah investasi langsung asing di Indonesia dari tahun 1967 hingga 2007. Mr. dll. namun Jepang tetap menempati kedudukan penting di antara negara-negara yang berinvestasi di Indonesia.Abe menandatangani surat persetujuan EPA pada tgl 20 Agustus 2007. diharapkan perdagangan dan investasi antara kedua Negara dapat meningkat dan semakin berkembang. tenaga kerja. Jepang menduduki tempat pertama dengan angka 11. hasil tambang. Melalui EPA yang telah berlaku efektif dan mulai diimplementasikan pada tanggal 1 Juli 2008 ini. batubara. udang. mesin.6 milyar (statistic Pemerintah RI). minyak.5% dalam kesuluruhannya. perlengkapan listrik. 3 . sedangkan impor Indonesia dari Jepang adalah US$ 6. yaitu rencana strategis investasi yang meliputi 5 pokok. pulp. Setelah mulainya pemerintahan Yudhoyono.Jepang Perdagangan Bagi Indonesia. Berdasarkan saran dan dialog yang sejak dulu diadakan antara Japan Club dan pemerintah Indonesia.5 milyar sehingga bagi Jepang mengalami surplus besar impor dari Indonesia (tahun 2007) Komoditi penting yang diimpor Jepang dari Indonesia adalah a. tekstil dan produk tekstil. barang-barang yang diekspor Jepang ke Indonesia meliputi mesin-mesin dan suku-cadang.l. Terdapat kurang lebih 1000 perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia (sumber: JETRO). gas alam cair. kini belumlah pulih sepenuhnya. Investasi Investasi langsung swasta dari Jepang ke Indonesia yang menurun sehubungan dengan stagnasi yang dialami perekonomian Indonesia akibat krisis ekonomi yang melanda Asia pada tahun 1997. customs.Kerjasama Indonesia . 2. perlengkapan listrik. telah dibentuk forum Investasi bersama tingkat tinggi pemerintah-swasta antara Jepang dan Indonesia. Jepang merupakan negara mitra dagang terbesar dalam hal ekspor-impor Indonesia. Perundingan resmi “Economic Partnersip Agreement antara Indonesia dan Jepang (EPA)” disetujui oleh pemerintah Indonesia dan Jepang pada waktu Presiden SBY berkunjung ke Jepang dengan resmi pada bulan Juni 2005. produk plastik dan kimia. yaiitu masalah bea. mesin alat transportasi dan suku-cadang mobil.

dan Singapura membentuk kawasan Segitiga Emas yang terkenal dengan nama Sijori (Singapura.pemerintah mengadakan kerjasama dalam bidang pertahanan perjanjian ekstradisi.daging. dan Riau). 4 . Malaysia. Karena Selat Malaka merupakan lalu-lintas laut Internasional.sayur-sayuran.Singapura Indonesia dan Singapura menjalin kerja sama di berbagai bidang. Indonesia mengekspor minyak mentah. perjanjian tersebut di bicarakan pada tahun 2006 dimana Presiden SBY berkunjung ke singapura dan membahas perjanjian tersbut. Dalam pertahanan dan keamanan Indonesia. kedua negara ini juga bekerjasama dalam bidang sosial. Malaysia dan Singapura saling menjaga Selat Malaka. Dalam perdagangan. seperti jika ada bencana alam di salah satu negara yang bekerja sama ini.timah. Kerjasama yang dibentuk oleh Indonesia pada pemerintahan Presiden SBY dengan Singapura bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateralnya.Sementara itu Indonesia juga bekerja sama dalam bidang pertahanan dan kemanan. maka negara-negara ini akan membantu satu sama lainnya.gas alan. serta sosial dan budaya.dan kayu lapis ke singapura. hubungan Indonesia. Selain bergabung bersama-sama dalam organisasi kesehatan dunia (WHO).Kerjasama Indonesia .dan perjanjian kontrak terorisme. Johor.

Kerjasama Indonesia – Fillipina Hubungan antara Indonesia dengan Fillipina berpusat pada kerja sama di bidang perdagangan ekspor-impor. baja. 5 .kehutanan. kerjasama yang lain dalam hal perikanan.pertanian.pendidikan.Indonesia mengekspor minyak bumi. dan alumunium ke Filipina. Indonesia dan Filipina juga memiliki kesepakatan dalam bidang energi yang diwakili oleh Departemen Luar Negeri kedua negara. kebudayaan dalam rencana jangka panjang.Sementara Filipina mengekspor gla dan kopra ke Indonesia. besi.Adapun kerja sama ini akan tetap diperluas seiring berjalannya pemerintahan.dan.masalah hoetherma. Selain bekerjasama dalam perdagangan.

Penawaran itu ditujukan untuk negara Brunei Darussalam agar memanfaatkan pelatihan tersebut dengan 19 program pelatihan.Kerjasama Indonesia – Brunei Darussalam Indonesia mengekspor sayur-sayuran. dan kendaraan ke Brunei Darussalam. ESDM (energi dan sumber daya mineral). pakaian jadi. buah-buahan. 6 . Pada bulan Juli 2006. Selain itu Indonesia juga mengirimkan tenaga pengajar dan tenaga ahli lainnya ke Brunei Darussalam. Pada kunjungan balasan pihak Indonesia menawarkan pelatihan migas di Pusdiklat Migas Cepu. Perdana menteri Brunei Darussalam juga membahas kemungkinan kerjasama di bidang industri migas. Indonesia dengan Brunei Darussalam juga membahas kerjasama dalam bidang.

Kerjasama Indonesia – Kamboja Kerja sama antara Indonesia dengan Kamboja terlihat dengan nyata ketika Indonesia membantu menyelesaikan konflik di Kamboja.Adapun ketika itu Indonesia memprakarsai penyelenggaraan Jakarta Informal Meeting. 7 . Oleh sebab itu pemerintah Indonesia berharap dengan kerja sama ini bisa meningkatkan kualitas pangan yang semakin baik. Pada saat ini Indonesia mencoba merealisasikan gagasan untuk membentuk Joint Agricultural Working Group.yang bertujuan untuk membahas masalah di Kamboja. Kamboja selama ini dianggap sebagai penghasil beras berkualitas baik dan sebagian besar di ekspor dalam bentuk gabah.

pemerintah Australia melalui Menteri Pertahanannya mengusulkan agar dibentuk Cabang Intelijen Australia di Jakarta. Ketiga. tidak berarti bahwa kedua negara tidak pernah akur. Tidak boleh pergi ke nagaranegara yang rentan dengan teror. Banyaknya korban yang berasal dari Australia pada saat Kasus Bom Legian Bali membuat sebagian masyarakat Australia marah. Namun. Reaksi keras ini timbul. Walaupun tugas intelijen dimungkinkan untuk dilakukan. 8 . negara-negara ASEAN juga merasa tersinggung dengan kebijakan mengenai Travel Warrant atau peringatan bepergian bagi warga negara Australia. pendidikan. dan tentu saja lebih parah lagi ketika tragedi 12 Oktober 2002. Kerentanan munculnya ketegangan hubungan antar negara tersebut berawal dari perasaan inferioritas bangsa Indonesia yang mempersepsikan Australia sebagai bangsa yang superior ataupun sebaliknya. Urusan intelijen jelas di luar urusan politik. Tentu saja usul ini amat tidak lazim dalam dunia diplomasi dan juga bertentangan dengan ketentuan hukum internasional. Dalam kasus Timor-Timur dan terorisme di Bali. Konsekuensinya persona-non-grata. sehingga menimbulkan ketersinggungan masyarakat atau yang lebih tepat elite-elite politik dan pemerintah Indonesia.KERJASAMA INDONESIA – AUSTRALIA Sejak keterlibatan Australia sebagai pimpinan Penjaga Perdamaian di Timor Timur sampai dengan peristiwa 12 Oktober Bom di Legian Bali. dan militer Australia tergolong negara middle power. Pertama. Perang isu di media massa baik dilakukan aktor politik di Jakarta maupun di Canberra terus memanas. tindakan kedaulatan pemerintah Australia dianggap salah karena tidak memberitahu ke Kedutaan Republik Indonesia di Canbera sebelum penggeledahan. Persepsi atau penilaian yang memposisikan ketidakseimbangan antar kedua negara pada gilirannya menimbulkan sikap dan kebijakan yang tidak sesuai. Kebijakan yang esensinya bersifat larangan tersebut telah menimbulkan kerugian secara ekonomis. Pertama. itu pun hanya di kantor Kedutaan. politik. Isu sempat memuncak ketika beberapa tokoh masyarakat termasuk anggota DPR-RI mengusulkan kepada pemerintah agar segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Australia. khususnya Konvensi Wina tahun 1961 (The Vienna Convention on Diplomatic Relations). pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. persepsi Australia agak berlebihan. Setidak-tidaknya terdapat tiga situasi yang membuat masyarakat Indonesia merasa dilecehkan oleh Australia. jika kegiatan intelijen dilakukan secara terang-terangan. Juga tindakan tersebut berbau rasis yang bertentangan dengan Konvensi Diskriminasi Rasial. hubungan Indonesia dengan Australia tampak menurun. telah mengeluarkan nota protes dan keprihatinan terhadap pemerintah Australia. Pemerintah koalisi Buruh Australia sewaktu memerintah mengakui bahwa hubungan kedua negara yang paling harmonis terjadi ketika pemerintahan Orde Baru. Kegiatan intelejen di suatu negara bertentangan dengan Muqodimah Piagam PBB 1945 oleh karena dapat memperburuk hubungan persahabatan antara negara yang telah dibangun melalui peran diplomat. perdagangan. dan larangan untuk tidak menghadiri tempat-tempat yang ramai termasuk tempat hiburan. Satuan Anti Teroris telah dengan semena-mena menggeledah dan menangkapi sekitar 12 orang WNI yang diduga terlibat JI (Jamaah Islamiyah). dan kebudayaan. Walaupun dalam aspek ekonomi. Kedua. pelecehan terhadap wanita muslim semakin meningkat sejak 11 September 2001. aktifis HAM Australia. Menurut Christian Biox.

Adapun Indonesia dan Myanmar mengutamakan kerja sama di bidang ekonomi. 9 .meskipun terdapat perbedaan ideologi yang mencolok antara Indonesia dan Myanmar. terutama bidang perkereta apian sebagai contoh kerja sama yang direncanakan Indonesia.sosial.Negara ini sebelumnya bernama Burma. Setelah Myanmar masuk menjadi anggota Asean. hubungan antara Indonesia dengan Myanmar semakin erat.Kerjasama Indonesia – Myanmar Myanmar adalah salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang berideologi komunis. Di sisi lain Indonesia dengan Myanmar akan membahas kerja sama dalam bidang transportasi demi memperkuat sektor ekonomi dan bisnis. namun tidak menyurutkan tekad kedua negara ini untuk tetap menggalang kerja sama yang harmonis.dan budaya.

secara berkala diselenggarakan Intergovernmental Indonesian-Belarusian Joint Commission on Trade. SKB II di Jakarta pada bulan November 2009. Kedua negara tengah membahas perjanjian di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan yang akan menjadi paying kerjasama di bidang tersebut. balata. Salah satu kendala yang dihadapi wisatawan Belarus untuk berkunjung ke Indonesia adalah jalur penerbangan dan lamanya waktu tempuh. Sementara itu. mineral or chemical fertilizers. Wakil Menlu Belarus. Para pelaku bisnis kedua negara yang didukung pemerintah masing-masing cukup intensif melakukan komunikasi guna menjalin hubungan bisnis. 18 Juni 1993. di bidang pendidikan terdapat minat lembaga-lembaga pendidikan kedua negara untuk menjalin kerjasama. Ilmu Pengetahuan dan Teknik antara Indonesia dan Belarus. secara umum jumlah wisatawan Belarus yang berkunjung ke Indonesia masih belum menunjukan angka yang signifikan. palm kernel/babassu oil and its fractions. Perdagangan. Scientific and Technical Cooperation atau Sidang Komisi Bersama (SKB) Kerjasama Ekonomi. coated with kalolin or other inorganic substances. Upaya-upaya promosi pariwisata Indonesia terus dilakukan antara lain keikutsertaan yang aktif dalam pameran pariwisata Internasional Otdykh Minsk. leather of bovine/equine animal. coconut (copra). ilmu pengetahuan dan teknik. Sementara itu. SKB I telah diselenggaran di Minsk pada bulan Februari 2008. Salah satu mekanisme untuk mempererat dan meningatkan hubungan dan kerjasama guna lebih memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki. khusunya di bidang ekonomi. gutta pecha etc. synthetic filam yarn. Produk impor utama Indonesia dari Belarus adalah new pneumatic tires of rubber. sejak ditandatanganinya Joint Communiqué Concerning the Establishment of Diplomatic Relation Between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Republic of Belarus (Komunike Bersama Pembukaan Hubungan Diplomatik antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Belarus). walaupun dalam skala yang relatif masih kecil dan masih belum sesuai dengan potensi yang dimiliki kedua negara. Sedangkan pada 13 September 2010 Menteri Perdagangan RI memimpin Misi Dagang RI ke Belarus serta melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Belarus guna membahas upaya peningkatan kerjasama ekonomi perdagangan. automatic data processing machines. interchangeable tire treads & flaps. woven fab of syn staple fibre. other than leather of 4108/4109. perdagangan. Mr. Economic. tobacco. Sergey Aleinik. Di bidang pariwisata. palm oil and its fractions.BELARUS Hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dengan Republik Belarus telah terjalin selama 18 tahun. SKB III akan diselenggarakan pada pertengahan bulan September 2011 di Minsk. solid tire. paper and paperboard. potassic. retreaded/used tire.KERJASAMA INDONESIA . Akan tetapi terdapat kecenderungan peningkatan dari tahun ke tahun. berkunung ke Indonesia pada 20-23 Juni 2010 dalam rangka memimpin misi dagang Belarus ke Indonesia. woven fabrics filam yarn. oxygenfunction amino-compounds. optical reader etc. Hubungan perdagangan kedua negara mengalami meningkat. Produk ekspor utama Indonesia adalah natural rubber. 10 .

Opportunities and Challenges” pada bulan April 2010 di Moskow. 13. 10.2011 Pada tahun 2010 Indonesia dan Rusia merayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik. Business Forum Indonesia-Rusia pada bulan September 2010 di Moskow dan St. Selain itu. keagamaan hingga masalah pemilihan umum. Pemberian penghargaan kepada “Friends of Indonesia” pada bulan Agustus 2010 di Moskow. olahraga. Think-tank Seminar: “Advancing Indonesia-Russia” pada bulan Juni 2010 di Jakarta. Rountable discussion: “60 Years Indonesia-Russia Relations. Selain itu. kedua parlemen selalu berpegang teguh pendirian menghormati sistem politik yang dianut masing-masing negara. 4.KERJASAMA INDONESIA . 15) Peluncuran Artistic Stamped Envelop dalam rangka 60 Tahun RI-Rusia pada bulan September 2010 di Moskow. pendidikan. Menganut politik co-eksistensi dan tidak mencampuri politik dalam negeri bahkan bila diperlukan saling membantu untuk menghormati kedaulatan masing-masing negara. ekonomi. pariwisata. perdangan dan investasi. 11. tetapi juga pada bidang lainnya. pada bulan Juni 2011 di Moskow telah ditandatangani pula perjanjian kerjasama antara Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dan Komisi Pemilihan Umum Federasi Rusia. 7. DKI Jakarta dan DI Yogyakarta pada bulan Mei 2010 di tiga kota Rusia (Moskow. Pagelaran budaya Indonesia Tim Kesenian ISI Bali pada bulan Agustus 2010 di tiga kota Rusia (Moskow. Indonesian Culinary Week pada bulan Juli 2010 di Moskow. 2.RUSIA Hubungan Bilateral antara Indonesia dan Rusia 1945 . kedua parlemen membentuk group kerjasama antar parlemen di Rusia dan di Indonesia. Petersburg). Pameran lukisan Bali karya seniman-seniman Rusia pada bulan April-Mei 2010 di Moskow. 8. 9. Peningkatan kerjasama kedua negara tidak hanya terjadi pada bidang politik. 12. sosial dan budaya. pemberantasan terorisme. seperti: 1. Tver dan St. Pemberian ucapan selamat kedua kepala negara. Petersburg). Promosi budaya dan ekonomi Sulawesi Utara pada bulan Juli 2010 di Moskow. 6. Kunjungan Menteri Perdagangan RI ke Rusia bulan September 2010. 11 . perhubungan. Pada bulan Maret 2011 di Moskow Indonesia dan Rusia telah menandatangani Air Service Agreement. Berbagai kegiatan diselenggarakan baik di Indonesia maupun di Rusia. Penerbitan buku “Sahabat Lama Era Baru” pada bulan Juni 2010 di Jakarta. Kunjungan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI ke Rusia bulan Mei 2010. Festival Budaya Indonesia Tim Kesenian Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI. Tula dan Kazan). penanggulangan bencana. 14. Kerjasama yang intensif terjalin pula antar parlemen kedua negara. Untuk melaksanakan tugasnya. Sebagaimana termaktub dalam Deklarasi Parlemen kedua negara bahwa kedua negara sepakat untuk mendorong hubungan langsung antar pejabat tinggi parlemen dan koordinasi dan kerjasama dalam berbagai forum parlemen internasional dan kawasan Asia-Pasifik. 3. Pagelaran budaya Indonesia Tim Kesenian Sumatera Utara pada bulan Mei 2010 di Moskow. seperti militer. 5. Achievements.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful