METODOLOGI PENELITIAN SEJARAH

Oleh Murdiyah Winarti

Metode penelitian sejarah
 Memilih topik penulisan yang tepat/
sesuai (harus bernilai, orisinil, praktis, dan memiliki kesatuan/ unity)  Mencari dan memilih bukti-bukti sejarah yang sesuai dengan topik  Membuat berbagai catatan penting (teknik membuat catatan)

LANJUTAN METODE PENELITIAN SEJARAH
 Kritik sumber : mengevaluasi secara
kritis semua bukti yang diperoleh sistematika tertentu

 Menyusun hasil penelitian dalam suatu  Menyajikan dalam suatu cara yang dapat
menarik perhatian dan mengkomunikasikan kepada para pembaca

prosedur kerja sejarawan untuk menuliskan kisah peristiwa masa berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan 5. .DEFINISI METODE 1. prosedur kerja sejarawan untuk menuliskan kisah peristiwa masa berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan 6. 3. prosedur Bagaimana mengetahui (how to know) Cara-cara ilmiah untuk mendapatkan/ memperoleh pengetahuan yang obyektif dan benar 4. rekonstruksi sejarah secara kritis dan imajinatif berdasarkan bukti-bukti yg diperoleh. rekonstruksi sejarah secara kritis dan imajinatif berdasarkan bukti-bukti yg diperoleh. 2. cara. Jalan.

Metodologi Sejarah .

Metodologi Sejarah METODE SEJARAH I II III HISTORIOGRAFI PENAFSIRAN/ INTERPRETASI ANALISIS: KRITIK EKSTERNAL HEURISTIK KRITIK INTERNAL PENJELASAN/ EKSPLANASI PENYAJIAN/ EKSPOSISI .

Sumber .

Sejarah Lisan) -Sumber Benda -Sumber Tertulis B.Sumber Tersier dll-----(Tradisi Lisan. –Sumber Primer-----(Sejarah Lisan. Arsip. C. . dll).SUMBER RESMI .SUMBER TAK RESMI DLL. Catatan Harian) -Sumber Sekunder -----(Tradisi Lisan.(Tradisi Lisan.JENIS SUMBER -HEURISTIK A.. Buku-Buku. Buku-buku. . – Sumber Lisan--------.dll) .

Sebagai saksl?. kesehatan.Apa yang dilakukan/ disaksikan/didengar .Generasi ke berapa.Primer/ non primer SUMBER LISAN: . . SUMBER BENDA: .Kondisi sudah sangat tua/ rusak .Dimana mendapatkannya .Masalah bahasa & tulisannya .Sebagai pelaku?. Tingkat Pendidikan. dll .Usia.Tahapan 1 (Heuristik) SUMBER TERTULIS .

Surat.dokumen umum b. memoar. lembaga2.PENINGGALAN2 (RELICS. dll b. Kronik. Bahasa. film dokumenter. Sastra. catatan harian. c.Balada anekdot. adat-itiadat. dll. patung. lukisan.Potret. tape recording dan fonograf/phonograph c. mata uang. kineskop. . Yang Direncanakan: a. Catatan bisnis. REMAINS) Yang Tidak Direncanakan: a. Alat2 dan artifak lainnya.

Tidak langsung • 3. Terstruktur/ tidak terstruktur D.Arsip----. Studi Kepustakaan: .Katalog -Referensi/buku2 catakan./ yang diterbitkan -Lihat foot-note/ Catatan bawah/back-note B. Studi Kearsipan -Arsip ----lembaran2 lepas .diterbitkan/ dicetak/dibukukan -Arsip-------Statis (terbuka)/ dinamis (tertutup) C. Observasi (Pengamatan) ? .Teknik Terkait Heuristik A. Wawancara: • 1. Lansung (Individual/ Kelompok) • 2.

Tahap 2 (Kritik) Eksternal: Otentisitas sumber. usia. (asli/ turunan .(studi perbandingan.) bervariasi. Hasil kritik: SEDERET FAKTA tentang masa lalu . kesehatan.pelaku/ saksi. mental) Kritik Internal: kredibilitas sumber. Kritik berkenaan pada fisik sumber/ luar.sumber harus banyak dan bervariasi. kritik yang berkenaan dengan isi/ content.

TEORI PRAGMATIS FAKTA HARUS OBYEKTIF . TEORI KEBENARAN KOHERENSI = cocok dgn pernyataan2 lain yang pernah diucapkan/ dinyatakan dan diterima sebagai kebenaran (harus dibangun dahulu). TEORI KEBENARAN KORESPONDENSI = sama dengan realitanya. apa yang benar-benar telah terjadi.FAKTA SEJARAH • KETERANGAN YANG DIPEROLEH DARI SUMBER SUMBER SEJARAH SETELAH DISARING DAN DIUJI MELALUI KRITIK SUMBER.

FAKTA SEJARAH • FAKTA = bukan kejadian itu sendiri • Untuk menjadikan fakta itu ada. sejarawan harus menemukan dari sumber sejarah dengan cara disimpulkan. • SEJARAWAN--------------FAKTA MASA LALU (Ada hub. • Merujuk pada suatu objek. peristiwa. atau individual tunggal. timbal balik dan saling membutuhkan) . • Sejarawan terlibat terusmenerus dalam suatu proses mengolah fakta-faktanya.

pendapat= abstrak • Konsep pada hakekatnya adalah definisi • Konsep2 mengandung karakteristik/ ciri-ciri yang umum dari suatu kelompok pengalaman • Umum dari sejumlah objek. .KONSEP Hakekat konsep • Sesuatu yang dibentuk dalam pikiran: pikiran. peristiwa. atau individu2. ide.

valuatif/ valuative 6.Jenis-jenis konsep: • • • • • • 1. konjungtif/ conjunctive 2. deskriptif/ descriptive 5. relasional/relational 4. Campur 4 dan 5 . disjungtif/ disjunctive 3.

GUNA KOSEP al: • 1. membantu mengidentifikasi dan memahami • obyek. • Membantu/mempermudah memecahkan masalah • Memungkinkan dilakukan penjelasan yang lebih rumit. . individu atau ide yang ditemukan disekililing kita. peristiwa. • Melalui konsep2 tsb berbagai persepsi yang kita terima melalui indra kita dapat disusun dan disederhanakan.

. korelatif • 4. • Tipe-tipe generalisasi: • 1. deskriptif • 2.GENERALISASI • Hakekat generalisasi: PERNYATAAN YANG MENYATAKAN HUBUNGAN ANTARA KONSEPKONSEP DAN BERFUNGSI SEBAGAI ALAT BANTU/ PEMBANTU UNTUK BERFIKIR DAN MENGERTI.kondisional.kausal • 3.

CONTOH GENERALISASI SEJARAH • Perluasan kegiatan ekonomi yg tiba2 sesudah PD 1 menyebabkan terjadinya tekanan inflasi terhadap mata uang. . • Kegagalan panen beras yang melanda seluruh kawasan Asia Tenggara Di Tahun 1921 dan 1922 menyebaban keadaan pasaran beras menjadi kritis.

.

Secara imajiner menempatkan dirinya kedalam pelaku-pelaku sejarah .Tahap 3 (Interpretasi)  Berfikir sejarah (historical thinking) menjadi dasar bagi penjelasan sejarah (historical explanation)  Sejarawan menerobos fikiran pelaku sejarah dengan cara menghidupkan kembali fikiran mereka dalam fikirannya sendiri.

HIPOTESIS/TEORI .

5. (Individu-kelompok/ ras/ bangsa) 2.Interpretasi: Menafsirkan fakta-fakta (thin description) 1. GEOGRAFI. KULTUR 3. MANUSIA. EKONOMI 4.LANJUTAN 1. SUPERNATURAL .

SEBAB AKIBAT. ANALOGI. COVERING LAW MODEL. HERMENEUTIKA. 4.LANJUTAN TAHAP 3 2. 2. 3. 5. MOTIVASI Kekuatan tahap ini ada pada konsep-konsep atau teori yang dipakai sebagai alat analisis .Eksplanasi: Memberi penjelasan (thick description) 1.

Penafsiran .

Agama 6. Ideologi 3. Jiwa Jaman/ Zeitgeist 2. Etnis/ Suku/ Bangsa 5. Pribadi (personal bias) 4.MASALAH SUBJEKTIVITAS 1. Ilmu Pengetahuan .

Tahap 4 Historiografi Historiografi: Ekspose/ penyajian dalam bentuk tulisan -Serialisasi (cara-cara membuat urutan peristiwa) -Kronologi (cara-cara membuat urutan waktu) -Kausalitas (hubungan sebab akibat) -Imajinasi (hubungan peristiwa satu dng yang lain) -Retorika (bahasa) -Teknik penulisan .

TEMA-TEMA/JENIS-JENIS SEJARAH • • • • • • • Sejarah Politik Sejarah Kebudayaan Sejarah Diplomasi Sejarah Agraria Sejarah Militer Sejarah Petani Sejarah Ekonomi Sejarah Kesenian Sejarah Keluarga Sejarah Sosial Sejarah Lingkungan Sejarah Kota Sejarah Intelektual DLL. .

Diakronik 4. Sumber terbatas 7. Temporal 2. Ideografik 5. Tdk dpt diukur 8.KARAKTERISTIK SEJARAH Sejarah 1. Spatial 3. Non Prediksi Ilmu2 Sosial Lain a Temporal a Spatial Sinkronik Nomotetik Generalistik Eksperimen & tes Dpt diukur Prediksi Ilmu2 Alam a Temporal a Spatial Sinkronik Nomotetik Generalistik Eksperimen & tes Dpt diukur Prediksi . Partikularistik 6.

tetapi dalam ruang yang terbatas. . tetapi dalam watu yang terbatas.DIAKRONIK-SINKRONIK • Dia (Latin=melalui) Chronicus (Latin=waktu) Meneliti gejala-gejala yang memanjang dalam waktu. • Syn (Yunani= bersamaan) Ilmu yang meneliti gejala-gejala yang meluas dalam ruang.

dan terikat dengan konteks waktu serta tempat (ideographic). sekali terjadi. dan lepas dari konteks waktu serta tempat (nomothetic) . • Ilmu Sosial berusaha mencari hukum umum (general laws).• Sejarah berhubungan dengan gejala yang unik. terjadi berulang.

RAPPROCHEMENT • PENDEKAAN MULTIDIMENSIONAL • PENDEKATAN INTERDISIPLINER .

Teknik penelitian sejarah Studi Kepustakaan/ literatur Wawancara Observasi Studi Kasus Studi kearsipan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful