Anda di halaman 1dari 22

PAPER ARSITEKTURAL KOMPUTER MULTI PROCESSOR

Dosen Drs. Eko Polosoro, M.Eng, M.M

Kelompok XA

Disusun Oleh : NURHALIM 1211600075 FIKIH IKA NURAINI 1211600091 1211600083 -

Magister Ilmu Komputer Program Pasca Sarjana Universitas Budi Luhur 2012

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

PENDAHULUAN A. Pengertian Multiprocessor

Multiprocessing adalah suatu kemampuan suatu sistem operasi yang menjalankan dua atau lebih instruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah komputer. Dengan sistem seperti ini sebuah sistem operasi dapat mengatur agar sejumlah CPU menjalankan instruksi-instruksi yang berbeda yang terletak dalam sebuah program dalam waktu yang sama. Kemampuang eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali. Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak dengan menggunakan dua CPU atau lebih dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut. Sistem multi prosessor yang sering digunakan adalah model symmetric multiprocessing, dimana setiap prosessor menjalankan sistem operasi yang identik dan komunikasi antar prosesor jika diperlukan. Prosessor Beberapa master sistem menggunakan asymmetric menunggu multiprocessing, dimana setiap prosessor mempunyai tugas tetentu. mengontrol sistem, prosessor lain instruksi master atau mempunyai tugas yang ditentukan oleh master. Skema ini merupakan hubungan master-slave. Prosessor master menjadwal dan mengalokasikan pekerjaan dari prosessor slave.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

Contoh symmetric multiprocessing adalah sistem UNIX versi Encores untuk komputer Multimax Komputer dapat dikonfigurasikan untuk menangani satu lusin prosessor, semua menjalankan UNIX. Keuntungan dari model ini adalah bahwa beberapa proses dapat berjalan pada satu waktu (N proses jika terdapat N CPU) tanpa menyebabkan pengurangan performansi. Sehingga kita dapat mengontrol I/O secara hati-hati untuk menjamin data mendapatkan prosessor yang tepat Keunggulan Multiprocessor 1) Peningkatan throughput, karena lebih banyak proses / thread yang berjalan dalam satu waktu sekaligus (jika proses yang antri di ready queue sedikit). Perlu diingat hal ini tidak berarti daya komputasinya menjadi meningkat sejumlah prosesornya. Yang meningkat ialah jumlah pekerjaan yang bisa dilakukannya dalam waktu tertentu. 2) Economy of scale (ekonomis), ekonomis dalam devices yang dibagi bersama sama. Prosesorprosesor terdapat dalam satu komputer dan dapat membagi peripheral (ekonomis) seperti disk dan catu daya listrik. 3) Peningkatan dapat kehandalan dengan (reliabilitas), baik karena Jika tugas satu prossor yang mengalami suatu gangguan, maka proses yang terjadi masih berjalan prosesor terganggu diambil alih oleh prosesor lain. Hal ini dikenal dengan istilah Graceful Degradation. Sistemnya sendiri dikenal bersifat fault tolerant atau failoft system. Jenis - Jenis Multiprocessing Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi ke dalam (lihat Taksonomi Flynn) SISD (Single Instruction on Single Data Stream)
IF I D OF OE SISD Intel 80X

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Single Data adalah satu-satunya yang menggunakan arsitektur Von Neumann. Ini dikarenakan pada model ini hanya digunakan 1 processor saja. Oleh karena itu model ini bisa dikatakan sebagai model untuk komputasi tunggal. Sedangkan ketiga model lainnya merupakan komputasi paralel yang menggunakan beberapa processor. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.

Satu prosesor Satu instruksi stream Data disimpan di satu memori Disebut Uni-processor

SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)


OF OE SIMD IF C D OF OE Thread / Pipeline

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Multiple Data. SIMD menggunakan banyak processor dengan instruksi yang sama, namun setiap processor mengolah data yang berbeda. Sebagai contoh kita ingin mencari angka 27 pada deretan angka yang terdiri dari 100 angka, dan kita menggunakan 5 processor. Pada setiap processor kita menggunakan algoritma atau perintah

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

yang sama, namun data yang diproses berbeda. Misalnya processor 1 mengolah data dari deretan / urutan pertama hingga urutan ke 20, processor 2 mengolah data dari urutan 21 sampai urutan 40, begitu pun untuk processor-processor yang lain. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU). Instruksi mesin tunggal Eksekusi dikendalikan secara simultan Terdapat sejumlah elemen proses Setiap instruksi dieksekusi dalam set data yang berbeda oleh proses yang berbeda

MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream) Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Single Data. MISD menggunakan banyak processor dengan setiap processor menggunakan instruksi yang berbeda namun mengolah data yang sama. Hal ini merupakan kebalikan dari model SIMD. Untuk contoh, kita bisa menggunakan kasus yang sama pada contoh model cara yang MISD SIMD berbeda. jika namun Pada pada penyelesaian

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

komputer pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima samasama mengolah data dari urutan 1-100, namun algoritma yang digunakan processor. untuk Sampai teknik saat pencariannya ini belum berbeda di setiap yang ada komputer

menggunakan model MISD. Satu Aliran Instruksi Banyak Aliran Data Belum dapat diimplementasikan dengan baik

MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)

OF

OE

IF

C D

OF

OE

MIMD Arsitektur Core

OF

OE

IF

C D

OF

OE

Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Multiple Data. MIMD menggunakan banyak processor dengan setiap processor memiliki instruksi yang berbeda dan mengolah data yang berbeda. Namun banyak komputer yang menggunakan model MIMD juga memasukkan komponen untuk model SIMD. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

Terdiri dari sejumlah set prosesor Terdiri dari sejumlah set data yang berbeda Secara simultan mengeksekusi urutan instruksi yang berbeda

Sifat komputer MIMD: Mendistribusikan independen. Membagikan sumber termasuk memori utama ke prosesor independen. Setiap prosesor menjalankan programnya sendiri. Setiap prosesor berfungsi secara independen dan bersamasama. Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi ke dalam : Loosely coupled Mendistribusikan komputasi diantara beberapa prosessor. Prosessor berkomunikasi dengan prosessor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut loosely coupled system atau sistem terdistribusi (distributed system) dengan menggunakan memory local atau multi komputer. Setiap site memiliki processor, memori lokal dan clock sendiri namun semua resource dapat diakses dari setiap site. pemrosesan ke sejumlah prosesor

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

Proses yang dijalankan pada komputer yang berbeda modul saling berkomunikasi dengan bertukar pesan melalui Message Transfer System (MTS).

Thightly coupled Tight coupling di antara window adalah konsep antarmuka yang mendukung koordinasi secara global atau multi processor. Prosesor berkomunikasi antara satu dengan yang lain dengan cara berbagi memori utama, sehingga kecepatan komunikasi dari satu prosesor ke yang lain tergantung pada bandwidth memori. Sebuah memori lokal kecil atau buffer (cache) kemungkinan terdapat pada setiap prosesor untuk memperbaiki kinerja.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan simetrinya yaitu : Asymmetric Multiprocessing (AMP) Symmetric Multiprocessing (SMP) Non-uniform memory access (NUMA)

B. AMP (Asymmetric Multiprocessing) Pendekatan pertama untuk Multiprocessor Scheduling adalah asymmetric multiprocessingScheduling atau biasa disebut juga sebagai penjadwalan Master Slave MultiProcessor. Dimana pada metode ini satu prosesor bertindak sebagai master dan prosesor lainnya sebagai slave. Master Processor bertugas untuk menjadualkan dan mengalokasikan proses yang akan dijalankan oleh Slave Processors. Master Processor melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan System, Slave Processor program. melayani Pemrosesan user yang requests banyak dalam tidak pengeksekusian

menyebabkan penurunan performance.

Metode

ini

sederhana

karena

hanya

satu

prosesor

yang

mengakses struktur data sistem dan juga mengurangi data sharing. Sebagai contoh, prosesor master memilih proses yang akan dieksekusi, kemudian mencari prosesor yang available, dan memberikan instruksi start processor. Prosesor slave memulai eksekusi pada lokasi memori yang dituju. Saat slave mengalami sebuah kondisi tertentu, prosesor slave memberi interupsi kepada prosesor master dan berhenti untuk menunggu perintah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa prosesor slave yang berbeda dapat ditujukan untuk suatu proses yang sama pada waktu yang berbeda. Master processor dapat mengeksekusi OS dan menangani I/O, sedangkan sisanya processor tidak punya kemampuan I/O dan disebut sebagai Attached Processor (Aps). APs mengeksekusi kodekode user dibawah pengawasan master processor.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

10

Gambar slave

Master

MultiProcessor C. SMP (Symmetric Multiprocessing) Pada Komputer stand alone dengan karakteristik berikut (William Stallings): Dua atau lebih processor yang sama dengan kapasitas yang sebanding Processor membagi I/O dan memory yang sama Processor terkoneksi oleh bus atau koneksi internal lainya Waktu akses moemory kira-kira sama pada setiap processor Seluruh processor membagi akses I/O baik pada chanel yang sama maupun berbeda dengan memberikan path ke device yang sama Seluruh Processor mengerjakan fungsi yang sama (hence symetric) Sistem dikontrol oleh OS yang terintegrasi menyediakan interaksi antara processor atau interaksi terjadi pada job, task, file, data pada level-level elemen. SMP merupakan Tightly Coupled System Mempunyai lebih dari satu prosesor Dapat berkomunikasi Membagi bus, clock, perangkat memory, dan peripheral. Setiap prosesor menjalankan sistem operasi yang identik dan komunikasi antar prosesor jika diperlukan

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

11

Penjadwalan Multiprocessor menjadwalkan

SMP

adalah Pada sendiri

pendekatan metode ini

kedua setiap

untuk prosesor

Scheduling. dirinya

(self

scheduling).

Penjadwalan

terlaksana dengan menjadwalkan setiap prosesor untuk memeriksa antrian ready dan memilih suatu proses untuk dieksekusi. Jika suatu sistem Multiprocessor Scheduling mencoba untuk mengakses dan mengupdate suatu struktur data, penjadwal dari prosesor-prosesor tersebut harus diprogram dengan hati-hati, kita harus yakin bahwa dua prosesor tidak memilih proses yang sama dan proses tersebut tidak hilang dari antrian. Secara virtual, semua sistem operasi modern mendukung SMP, termasuk Windows XP, Windows 2000, Windows Vista, Solaris, Linux, Mac OS X, OS/2 Warp Server 4.0 , OS/2 for SMP 2.11, Windows NT 4.0 , Novell NetWare 4.1 SMP, Novell UnixWare SMP 2.0 , SCO Open Server 5.0 with SCO MPX 3.0 , Banyan Vines , Symbian OS (Mobile Device)

Gambar Multiprogramming deng an Symmetric Multiprocessing

Gambar Organisasi Symmetric Multiprocessor

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

12

Setiap prosesor memiliki akses ke memori utama dan perangkatperangkat I/O bagi-pakai melalui mekanisme interkoneksi tertentu

Dalam Klasifikasi Organisasi Symmetric Multiprocessor

Time-shared atau Common Bus :


Prosesor dapat berkomunikasi dengan prosesor lainnya melalui memori Time shared bus adalah mekanisme simpel untuk membangun sistem multi-processor, struktur dan inteface sama pada single processor yaitu penggunaan bus interconnection

Fitur:
Pengalamatan (Addressing) = Membedakan module untuk mengalokasikan data dari sumber ke tujuan Artbitrasi (Artbitration) = Mekanisme penyediaan permintaan acak -lebih penting didahulukan- untuk kontrol bus dengan skema prioritas Time Sharing = Jika satu mudule berada di bus, yang lain harus menunggu dan bisa juga di tunda operasinya.

Keuntungannya Time-shared Bus :


Simplicity = Fisik interface, addressing, arbitration, dan time sharing logic tiap processor sama seperti sistem single processor Flexibility Reliability = = mudah ekspansi sistem dengan menyisipkan device tidak beberapa processor ke dalam bus kesalahan pada penyisipan mengakibatkan kegagalan pada seluruh sistem

Kerugian Time-shared Bus :


Performa terbatas pada bus cycle time Setiap processor harus memiliki local chace Mengurangi beberapa akses bus

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

13

Masalah Pada chace coherence (dijelaskan nanti)

Multiport Memory
Pengijinan akses langsung, dan independen pada modul memory oleh setiap processor Kebutuhan logic untuk pemecahan conflict Sedikit modifikasi (bahkan tidak ada) ke processor atau modul yang dibutuhkan

Central Control Unit


Pembagian data stream antara independent modul seperti; processor, memory, I/O. Dapat melakukan buffer pada permintaan Melakukan arbitrasi dan penjadwalan Melakukan status dan kontrol Melakukan cache update alerting Contoh. IBM S/390

Operating system untuk SMP:


Simultaneous concurrent processes = Manajemen eksekusi IS code yang sama secara simultan pada OS routine Scheduling = Melakukan Penjadwalan untuk menghindari conflict Synchronization = Sinkronisasi yang efektif pada shared address/ shared I/O Memory management = Pengaturan memory yang akurat pada multiport Reliability and fault tolerance = Pengenalan kesalahan pada processor

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

14

Mainframe SMP pada IBM S/390

Processor unit (PU) terdiri dari : CISC microprocessor, Frequently used instructions hard wired, 64k L1 unified cache with 1 cycle access time

L2 cache : 384k Bus switching network adapter (BSN) : Includes 2M of L3 cache, Memory card, 8G per card

Directory Protocol :
Mengumpukan cache Directory tersimpan pada memory Permintaan di cek oleh directory Pelaksanaan transfer yang lebih penting dahulu Pembuatan sentral bottleneck Efektif pada sistem skala besar dengan interkoneksi skema yang kompleks Lock digunakan untuk proses sinkronisasi, apabila ada 2 atau lebih proses yang ingin mengakses alamat memori yang sama dan mengubah shared memory. Dalam skema tersebut, salah satu dan merawat informasi tentang copian data pada

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

15

penjadwalan symmetric

akan

digunakan.

Salah

satu Dimana

cara

menggunakan prosesor

multiprocessing

(SMP).

setiap

menjadwalkan diri sendiri. Setiap prosesor memeriksa ready queue dan memilih proses yang akan dieksekusi. Dalam sistem multiprocessing, semua CPU mungkin sama, atau beberapa mungkin disediakan untuk tujuan khusus. Sebuah kombinasi antara perangkat lunak perangkat keras dan pertimbangan desain sistem operasi menentukan simetri (atau kekurangan daripadanya) dalam sistem tertentu. Sebagai contoh, perangkat keras atau perangkat lunak mungkin memerlukan pertimbangan bahwa hanya satu CPU menanggapi semua hardware interrupts, sedangkan semua pekerjaan lain dalam sistem boleh didistribusikan merata antara CPU, atau eksekusi kode kernel-mode dapat dibatasi hanya satu prosesor (baik prosesor tertentu, atau hanya satu prosesor pada satu waktu), sedangkan kode pengguna-mode mungkin dijalankan dalam setiap

kombinasi prosesor. Jika suatu pekerjaan bisa diorganisasikan, maka porsi yang sama pada sebuah pekerjaan bisa dilakukan secara paralel, sehingga sistem dengan multiple processor akan menunjukan performa yang tingggi dibandingkan single processor (William Stallings) Sistem Multiprocessing sering lebih mudah untuk merancang jika larangan tersebut diberlakukan, tetapi mereka cenderung kurang

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

16

efisien dibandingkan dengan sistem di mana semua CPU yang digunakan. Sistem yang memperlakukan semua CPU sama disebut multiprocessing simetris (SMP) sistem. Dalam sistem dimana semua CPU yang tidak sama, sumber daya sistem dapat dibagi dalam beberapa cara, termasuk asymmetric multiprocessing (ASMP), non-seragam akses memori (NUMA) multiprocessing, dan berkelompok multiprocessing.

Gambar UMA machine block diagram Permasalahan pada Multiprocessor Scheduling 1) Load sharing : dapat terjadi apabila proses yang jalan di satu prosesor overload sehingga sebagian proses berpindah ke prosesor yang lain 2) Time Sharing : masing masing proses akan dijalankan bila terdapat CPU yang telah menyelesaikan job nya 3) Space Sharing: multiple threads dalam waktu yang sama masuk ke multiple CPUs 4) Gang scheduling: semua thread berasal dari proses yang running pada suatu waktu

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

17

D. NUMA (Non Uniform Memory Access) Non-Uniform Arsitektur (NUMA) Memory adalah Access memori atau Non-Uniform Memory yang komputer Rancangan

digunakan dalam multiprocessors , dimana waktu akses memori tergantung pada lokasi memori relatif terhadap prosesor. Under NUMA, Dalam NUMA, prosesor atau NUMA multiprocessor adalah sebuah sistem shared memory dimana waktu aksesnya bervariasi ke lokasi memori word.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

18

Shared memory yang secara phisik didistribusikan kesemua process disebut lokal memori, dan kumpulan dari lokal memori membentuk ruang alamat global yang dapat diakses oleh semua process.

NUMA dapat mengakses lokal memori lebih cepat dengan local process, sedangkan akses ke memori yang jauh diberikan ke process lain yang kapasistasnya lebih besar untuk ditambah delay melalui interconeksi jaringan (BBN Butterfly).

Disamping distribusi memori, secara umum shared memory dapat ditambahkan ke multiprocessor system, dalam hal ini ada tiga pola akses memory, dimana yang tercepat adalah akses ke lokal memori, akses ke global memori dan yang paling lambat adalah akses dari memory yang jauh (Hierarchical Cluster Model )

E. Parallel Processing Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. Tetapi dalam praktek, seringkali sulit membagi program sehingga dapat dieksekusi oleh CPU yang berbea-beda tanpa berkaitan di antaranya. Komputasi komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan beberapa secara bersamaan dengan memanfaatkan

komputer secara bersamaan. Biasanyadiperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

19

satu

mesin

paralel.

Selanjutnya

pemakai

harus

membuat

pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi. Misal : diberikan 5 buah data acak yang nantinya akan diurutkan secara Ascending dengan menggunakan CRCW-Sort dengan menggunakan perhitungan [n/2]. n = jumlah data [n/2] = [5/2] = [2,5] = 3, jadi kita memerlukan 3 kali putaran untuk mengurutkan data tersebut. Dan masing-masing data diproses oleh 1 processor. Berikut gambar dari pemrosesan diatas.

Dari gambar diatas bisa dilihat dari data yang tidak terurut {6,5,9,2,4} menjadi terurut dengan menggunakan 3 kali putaran searching secara ganjil dan genap dengan menggunakan 5 buah processor. Yang menghasilkan data yang terurut menjadi {2,4,5,6,9} Jadi dari kedua pengertian diatas dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa kinerja komputasi dengan paralel proccesing memungkinkan beberapa pekerjaan dilakukan secara bersamaan dan dalam waktu yang bersamaan dan semakin banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

20

PENUTUP A. Kesimpulan Multiprocessing adalah penggunaan dua atau lebih unit pengolahan pusat (CPU) dalam satu sistem komputer. Hal ini berarti kemampuan sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan/atau kemampuan untuk mengalokasikan tugas antara mereka. Keuntungan multiprocessing antara lain : a) Dapat meningkatkan throughput, maksudnya adalah peningkatan jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan dalam waktu tertentu; b) Lebih ekonomis, maksudnya adalah dibandingkan sebuah sistem dengan banyak prosesor tunggal, metode multiprocessing dapat mengoptimalkan alokasi hardware seperti memori, storage, dan power supply (hal ini dikarenakan dapat di shared); c) Dapat meningkatkan performa/kehandalan, hal ini dikarenakan jika pekerjaan (instruksi) terbagi secara merata, maka kegagalan salah satu prosesor bisa ditanggulangi oleh prosesor-prosesor yang lain.

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

21

Mengingat begitu pentingnya teknologi multiprocecing ini, maka beberapa pengembang chipset berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi ini. Melalui tulisan dalam makalah ini, kami mengajak para pembaca untuk mencoba memahami bagian-bagian dari kinerja CPU, khususnya manajemen proses yang diantaranya terdapat multiprocessing control unit. B. Saran Pesatnya perkembangan teknologi telah merambah ke segala bidang kehidupan menghadapi manusia terutama pada bidang informasi. pesatnya Untuk maka perkembangan yang sedemikian

diharapkan kepada kita semua untuk mengimbangi dan mengikuti perkembangan itu. Maka yang menjadi tujuan penulisan makalah ini adalah agar para pembaca dapat mengetahui teknologi informasi tersebut.

Sumber : 1) http://www.scribd.com/doc/40938360/Makalah-Arkom-ParalelProcessing 2) http://www.gudangmateri.com/2009/12/pemrosesan-paralel.html 3) http://www.ni.com/white-paper/6097/en 4) http://sidik-iri.blogspot.com/2011/04/multiprocessor.html 5) http://tugassosistemoperasi.blogspot.com/2011/04/penjadwalansmp.html 6) http://blog.ub.ac.id/afimufti/2012/05/21/25/ 7) http://www.itole.info/archives/348 8) http://reffzuz.blogspot.com/2011/04/kinerja-komputasi-denganparalel.html 9) http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/universities-researchinstitutions/2159327-parallel-processing/#ixzz1qmtgdvwh 10) http://coretanmuvi.blogspot.com/2012/03/paralel-processing.html

Paper Arsitektur Komputer Multi Processor Polosoro, M.Eng, M.M

Dosen : Drs. Eko

22