Anda di halaman 1dari 7

PENGELOLAAN JARINGAN DAN MOBILITAS

4. Pendahuluan
Perkembangan teknologi memiliki peranan penting dalam dunia bisnis. Informasi dapat
dengan mudah dikirim dari satu tempat ke tempat yang lain dalam kurun waktu relatif singkat.
Network adalah jaringan dari sistem komunikasi data yang melibatkan sebuah atau lebih node
(sumber-sumber daya seperti terminal, komputer, printer, dan lain sebagainya) yang dihubungkan
dengan jalur transmisi (link) membentuk suatu sistem. Setiap aspek dari perusahaan tergantung
pada konektivitas (kemampuan node untuk berkomunikasi dan berbagi informasi satu dengan yang
lainnya), dan hampir semua perusahaan ingin memiliki tingkat mobilitas yang baik dalam aktivitas
bisnisnya.

Konektivitas dan tingkat mobilitas erat kaitannya dengan permasalahan jaringan

(Network), dimana semua aktivitas informasi perusahaan dikendalikan oleh jaringan.


4.1. Jaringan Bisnis (Business Networks)
Jaringan bisnis mendukung empat fungsi atau kebutuhan dasar, diantaranya :
1. Mobility (mobilitas) : Aman, handal mengakses dari mana saja dengan kecepatan yang dapat
diterima.
2. Collaboration (kolaborasi): Bekerja sebagai tim atau dengan orang lain, dengan anggota yang
memiliki akses dan berbagi dokumen atau jenis file lainnya.
3. Relationships (hubungan): Mempertahankan kontak atau interaksi dengan pelanggan, mitra
rantai pasokan, pemegang saham, karyawan, regulator, dan sebagainya.
4. Search (pencarian): Mencari dan menemukan data, dokumen, spreadsheet, pesan e-mail, dan
sebagainya dengan mudah dan efisien.
Semua fungsi jaringan merupakan traffic (sinyal) dan sirkuit yang mengirimkan traffic.
Jaringan mengirimkan sinyal antara pengirim (sumber) dan penerima (tujuan). Sinyal membawa
suara atau data yang dikirim.
4.1.1. Dasar dasar Jaringan (Network Basics)
Switching Sinyal Sepanjang Jalur dari Pengirim ke Penerima. Jaringan mengirimkan sinyal
antara pengirim (sumber) dan penerima (tujuan). Sinyal membawa suara atau data yang dikirim.
Jaringan harus terhubung ke jaringan lain, termasuk Internet. Transmisi sinyal melalui serangkaian
jaringan dimungkinkan oleh switch dan router, yang merupakan perangkat keras, dan node pada
jaringan. Transmisi sinyal oleh switch dan router disebut switching yang terdiri dari :
1.

Circuit switching merupakan teknologi yang lebih tua yang digunakan untuk panggilan telepon.
Pelayanan telepon lama (Plain old telephone service_POTS) dan panggilan telepon kabel yang
ditransmisikan, setidaknya sebagian, atas sirkuit khusus. Karakteristik istimewanya adalah sirkuit
tidak dapat digunakan oleh panggilan lain sampai dengan sesi (hubungan) berakhir.

2.

Packet switching: Jalur sinyal digital, dan tidak berdedikasi melainkan eksklusif. Artinya,
jaringan dipecah menjadi beberapa bagian. Sebagai contoh, sebuah file atau pesan e-mail
dibagi menjadi blok yang lebih kecil, yang disebut paket. Jaringan memecah sebuah file atau
pesan email ke dalam sebuah blok (paket) dengan ukuran yang spesifik. Setiap paket membawa
bagian dari file atau pesan email maupun jaringan informasi seperti alamat IP pengirim, alamat
IP penerima, dan intruksi memberitahu jaringan berapa banyak paket dari file atau pesan email
telah dipecah menjadi paket. ketika paket ditransmisikan melalui jaringan bersama, seperti
internet, mereka akan mengikuti jalur yang berbeda menuju tujuannya dimana mereka akan
disusun kembali menjadi pesan asli sekalipun paket-paket tersebut telah sampai. Jaringan
nirkabel menggunakan packet switching dan router nirkabel. Router adalah perangkat yang
meneruskan paket-paket dari satu jaringan ke jaringan lain.

Untuk dapat memahami jaringan dan faktor-faktor yang menentukan fungsi dari jaringan, perlu
dipahami terminologi jaringan dasar berikut :
1.

Bandwidth: Kapasitas yang melewati jaringan, merupakan ukuran kecepatan pada data yang
dikirim. Bandwidth tergantung pada apa yang digunakan protokol dan berapa banyak sinyal
yang tersedia untuk pengolahan. Semakin lemah sinyal, semakin rendah bandwidth, dan
semakin lambat kecepatan transmisi.

2.

Protocol: Standar yang mengatur bagaimana perangkat jaringan bertukar informasi.

3.

TCP / IP: Transmission control protokol / Internet Protocol adalah protokol jaringan atau
seperangkat protocol Internet.

4.

Broadband: Istilah ini adalah singkatan dari bandwidth yang luas. Ini adalah istilah yang berarti
kecepatan transmisi yang cepat. Sebaliknya naarowband mengacu pada kecepatan yang
lambat.

5.

Download (speed): Seberapa cepat data dapat diterima dari internet atau jaringan lainnya, atau
seberapa cepat koneksi dapat mengirimkan data ke komputer atau perangkat mobile.

6.

Upload (speed): Seberapa cepat data dapat dikirim ke jaringan atau seberapa cepat koneksi
dapat mentransfer data dari komputer sumber atau perangkat mobile.

7.

Fixed-line broadband: koneksi internet kabel atau DSL. Fixed-line broadband berbeda dari
mobile broadband, dimana menggunakan jaringan sinyal broadband dan wireless.

8.

Mobile broadband: Akses Internet Nirkabel berkecepatan tinggi melalui modem portabel,
telepon, atau perangkat lainnya.

9.

3G: Kependekan dari generasi ketiga dari teknologi telekomunikasi seluler. Jaringan 3G
mendukung layanan multimedia dan broadband. Jaringan 3G memiliki rentang yang jauh lebih

besar karena menggunakan sambungan satelit besar yang terhubung ke menara


telekomunikasi.
10. 4G: Kependekan dari generasi keempat dari teknologi telekomunikasi seluler. Standar jaringan
seluler 4G memungkinkan tingkat transfer data yang lebih cepat.

4.1.2. 3G dan 4G
Secara umum, pengguna bisa mendapatkan konektivitas nirkabel 4G melalui :
1.

WiMAX didasarkan pada standar IEEE 802.16 dan sedang digunakan oleh Clearwire untuk
digunakan besar-besar oleh Sprint, Comcast, dan Time-Warner Cable untuk memberikan
broadband nirkabel.

2.

LTE adalah teknologi berbasis GSM yang akan digunakan oleh Verizon, AT & T, dan T-Mobile.

4.1.3. Networked Devices


Perangkat harus mampu berkomunikasi dengan jaringan berdasarkan protokol. Perangkat
jaringan dan teknologi misalnya laptop, PDA, sellular dan ponsel pintar, wiki, intranet, extranet,
GPSs, POS (point of sale) terminal, dan RFID (radio frequency identification) berkomunikasi dengan
jaringan untuk mengirim/ menerima data. Data ini harus cepat dikumpulkan, diolah, dibagikan, dan
ditindak lanjuti. Perangkat nirkabel kaya fitur membuat kolaborasi lebih mudah dan lebih cepat.
4.1.4. Faktor Evaluasi Jaringan Mobile
Tekanan untuk memberikan layanan yang aman untuk pelanggan dan rekan bisnis dengan
mengurangi biaya, bertanggungjawab terhadap lingkungan, dan umendukung kebutuhan data 7 kali
24 jam pekerja mobile dan remot telah meningkatkan permintaan terhadap jaringan perusahaan,
Ketika mengevaluasi solusi jaringan mobile, faktor yang harus dipertimbangkan adalah :
1. Sederhana: Mudah untuk menyebarkan, mengelola dan menggunakan.
2. Terhubung: Selalu membuat koneksi yang terbaik.
3. Cerdas : Bekerja di belakang layar, memudahkan mengintegrasikan dengan sistem
lain
4. Terpercaya : memungkinkan komunikasi yang aman dan handal.
4.2. Jaringan Nirkabel Broadband (Wireless Broadband Networks)
Wireless merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media
transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Perusahaan bergerak menjauh dari
adopsi perangkat mobile yang tidak sistematis dan infrastruktur untuk sebuah strategis yang
dibangun di luar dari kemampuan mobile. Teknologi yang membentuk infrastruktur seluler
berkembang, mengidentifikasi teknologi strategis dan menghindari investasi terbuang sulit tetapi

biaya dan tekanan kompetitif untuk melanjutkannya terus meningkat. Faktor-faktor yang
berkontribusi terhadap mobilitas meliputi:
1.

Teknologi wireless terbaru dan terstandar.

2.

Jaringan wireless berkecepatan tinggi.

3.

Perangkat mobile multitasking.

4.

Aplikasi dan OS mobile yang lebih kuat.

Infrastruktur mobile terdiri dari integrasi teknologi, perangkat lunak (software), dukungam
pengukuran keamanan, dan perangkat untuk keamanan untuk manajemen dan pengiriman
komunikasi wireless.
4.2.1. Standar Jaringan Wi-Fi
Wi-Fi adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk berbagi di jaringan atau koneksi
internet nirkabel tanpa menghubungkannya dengan jaringan komersial. Jaringan Wi-Fi biasanya
terdiri dari router, yang memancarkan sinyal, dan satu atau lebih adapter, yang menerima sinyal dan
biasanya melekat pada komputer. Standar jaringan Wi-Fi adalah :
1. 802.11a
Standar ini berjalan pada 12 saluran dalam spektrum 5 GHz di Amerika Utara, yang mengurangi
masalah gangguan. Data ditransfer sekitar lima kali lebih cepat dibandingkan dengan 802.11b,
meningkatkan kualitas media streaming. Ini memiliki bandwidth ekstra untuk file besar. Karena
standar 802.11a dan b tidak dioperasikan, data yang dikirim dari jaringan 802.11b tidak dapat
diakses oleh jaringan 802.11a.
2. 802.11g
Standar ini berjalan pada tiga saluran dalam spektrum 2,4 GHz, tetapi pada kecepatan 802.11a.
Hal ini kompatibel dengan standar 802.11b.
3. 802.11n
Standar ini meningkatkan pada 802.11 standar sebelumnya dengan menambahkan multipleinput-multiple-output (MIMO) dan banyak fitur baru lainnya. Frekuensi berkisar dari 2,4 GHz
sampai 5 GHz dengan data rate sekitar 22 Mbps, tapi mungkin setinggi 100 Mbps.
4.2.2 Wireless Wide Area Networks (WWANS)
Ada tiga jenis umum jaringan mobile: Wide Area Networks (WAN), WiMAX (Worldwide
Interoperability for Microwave Access), dan local area networks (LAN). WAN untuk komputasi
mobile yang dikenal sebagai WWANs (Wireless Wide Area Networks). Luasnya cakupan WWAN
tergantung pada media transmisi dan generasi nirkabel, yang secara langsung mempengaruhi
ketersediaan layanan. Dua komponen infrastruktur mobile dan nirkabel yaitu LAN dan WiMAX.

WLAN (Wireless Local Area Network). WLAN adalah jenis jaringan area lokal yang

menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi daripada kabel untuk berkomunikasi antara
computers atau perangkat seperti printer, yang disebut sebagai node pada jaringan. Sebuah
WLAN biasanya meluas LAN kabel yang sudah ada. WLAN dibangun dengan melampirkan
titik akses nirkabel (AP) ke tepi jaringan kabel.
WiMAX. WiMAX Forum (Wimaxforum.org) menggambarkan WiMAX sebagai "sebuah

teknologi berbasis standar yang memungkinkan pengiriman akses broadband nirkabel mil
terakhir sebagai alternatif kabel dan DSL." WiMAX merupakan broadband nirkabel berbasis
802.16 akses standar yang dapat menyalurkan data dan suara serves pada jarak hingga 30
mil, tanpa kabel atau keterbatasan jarak DSL.
4.3 Manajemen Jaringan dan Portal (Network Management and Portals)
Komunikasi yang efektif adalah kunci keberhasilan dalam segala hal dari kemitraan bisnis
untuk hubungan pribadi dan profesional. Dengan beberapa pengecualian, ketika jaringan turun atau
akses diblokir, begitu pula kemampuan untuk mengoperasikan atau mengfungsikannya. Bayangkan
sebuah krisis jaringan di mana Anda tidak bisa mengakses internet, e-mail, voice-mail, perangkat
lunak, dan data file. Pada kebanyakan perusahaan, karyawan akan tidak akan melakukan sesuatu
tanpa konektivitas jaringan. Kerusakan jelas ketika perusahaan tidak dapat beroperasi atau
memenuhi pesanan termasuk kehilangan penjualan dan produktivitas, konsekuensi keuangan dari
tidak mampu untuk mengirim dan menerima pembayaran, dan ketidakmampuan untuk memproses
penggajian dan persediaan.
Jaringan infrastruktur sendiri saja tidak meningkatkan kinerja bisnis. Hal ini karena
kemampuan jaringan menggabungkan dengan TI lainnya untuk mendukung karyawan,
menghubungkan lokasi terpencil, layanan pelanggan, dan berkoordinasi dengan rantai penawaran
mitra.
4.3.1 TCP/IP Architecture
Internet protocol suite adalah standar yang digunakan pada hampir semua layanan jaringan
terdiri dari IP (Internet Protocol) dan TCP (Transmission Control Protocol), atau TCP/IP. TCP/IP
adalah satu-satunya protokol jaringan yang paling populer di dunia, dan menyediakan arsitektur yang
membuat kemungkinan konvergensi. Dalam persiapan untuk transmisi, data yang dan dokumen
digital menjadi paket-paket berdasarkan protokol internet dan dikirim melalui jaringan komputer
packet-switched atau LAN menghubungkan perangkat jaringan melalui jarak yang relatif pendek.
4.3.2. Kategori Aplikasi Internet
Internet mendukung aplikasi dalam kategori berikut:
1.

Penemuan atau pencarian. Penemuan melibatkan browsing, mencari, dan mengambil


informasi. Hal ini dapat melibatkan query, download, dan memproses informasi dari database.

Agen perangkat lunak untuk bersaing dengan informasi yang luas di Internet dan intranet dapat
mengotomatisasi penemuan.
2.

Komunikasi. Perkembangan komunikasi berbasis internet dan nirkabel seperti podcasting,


RSS, dan micro-blogging yang mengubah komunikasi bisnis, saluran pemasaran, dan
manajemen rantai pasokan.

3.

Kolaborasi. Kolaborasi online antara individu, kelompok, dan organisasi adalah umum. Banyak
alat dan teknologi yang tersedia, mulai dari pertemuan online dengan screen sharing untuk
mendukung sistem video conference dan kelompok. Produk kolaborasi perangkat lunak, disebut
groupware atau alur kerja, dapat digunakan pada Internet dan jaringan lainnya.

4.3.3. Network Computing Infrastructures


Intranet adalah jaringan yang melayani kebutuhan informasi internal perusahaan, dengan
menggunakan alat internet. Ekstranet adalah jaringan milik perusahaan swasta yang menggunakan
teknologi IP untuk berbagi sebagian informasi bisnis dengan aman atau operasi dengan pemasok,
vendor, mitra, pelanggan, atau bisnis lainnya. Extranet dapat menggunakan virtual private network
(VPN). VPN diciptakan menggunakan software khusus dan hardware untuk mengenkripsi/
mengirim/mendekripsikan transmisi melalui Internet.
4.4. Kolaborasi (Collaboration)
Pesan dan perangkat kolaborasi meliputi media komunikasi yang lebih tua seperti e-mail,
video konferensi, faks, dan IM-dan media baru seperti blog, podcast, RSS, wiki, VoIP, Web
meetings, dan torrents (untuk berbagi file yang sangat besar). Kelompok kerja melibatkan proses
yang bisa sangat kompleks tergantung pada tugas, faktor manusia, dan mendukung keputusan
yang tersedia. Beberapa karakteristik kerja kelompok adalah:
1.

Anggota kelompok mungkin berlokasi di tempat yang berbeda atau bekerja pada waktu yang
berbeda.

2.

Anggota kelompok mungkin bekerja untuk organisasi yang sama atau untuk organisasi yang
berbeda.

3.

Kelompok dapat berada pada tingkat manajerial tunggal atau beberapa rentang tingkatan.

4.

Beberapa diperlukan data, informasi, atau pengetahuan yang mungkin berlokasi di banyak
sumber, beberapa di antaranya eksternal organisasi.

5.

Keahlian di luar anggota tim mungkin diperlukan.

6.

Kelompok melakukan banyak tugas, namun kelompok manajer dan analis berkonsentrasi pada
pengambilan keputusan.

Manfaat bekerja dalam kelompok:


1.

Kelompok cenderung lebih baik daripada individu pada pemahaman masalah.

2.

Anggota kelompok memiliki ego yang tertanam dalam keputusan, sehingga mereka akan
berkomitmen untuk solusi.

3.

Kelompok memiliki informasi lebih lanjut (pengetahuan) daripada salah satu anggota. Grup
dapat memanfaatkan pengetahuan ini untuk menciptakan pengetahuan baru.

4.

Kelompok lebih baik daripada individu pada kesalahan penangkapan.

5.

Terdapat sinergi (proses dan keuntungan tugas) atau konflik dalam kerja kelompok.

6.

Terdapat keuntungan dan/atau kerugian produktivitas dari kerja kelompok.

4.5 Permasalahan Hukum dan Etika


Manajemen perlu mempertimbangkan isu-isu etika dan sosial, seperti kualitas kehidupan
kerja. Pekerja akan mengalami dampak positif dan negatif yang terkait dengan lingkungan 24/7
tempat kerja, bekerja dalam komputer menyusun tim virtual, dan yang terhubung ke handheld yang
berdampak pada kesehatan dapat merusak. Pertimbangkan perkembangan dan implikasinya:
1.

Perdebatan DWY (Driving While Yakking).

2.

Risiko kesehatan.

RF emisi dan SAR.