Anda di halaman 1dari 7

Dimensi dari Suatu Ruang Vektor

Jika suatu ruang vektor V memiliki suatu himpunan S yang merentang V, maka
ukuran dari sembarang himpunan di V yang bebas linier tidak akan melebihi ukuran
dari S.

Teorema 1.10
Misalkan V adalah suatu ruang vektor. Jika vektor-vektor 1 , , adalah bebas
linier dan vektor-vektor 1 , , merentang V, maka .
Buktinya:
Pertama, daftarkan kedua himpunan vektor:
himpunan yang merentang diikuti dengan himpunan yang bergantung linear,
perhatikan:
1 , , ; 1 , ,
pindahkan vektor pertama 1 ke urutan paling pertama dari daftar.
1 , 1 , , ; 2 , ,
Karena 1 , , merentang V,
lalu 1 merupakan suatu kombinasi linier dari
maka salah satu dari dapat dihilangkan, dengan cara mengindeks ulang dengan
mengambil 1 dari daftar pertama dan tetap memiliki himpunan yang merentang
yaitu
1 , 2 , , ; 2 , ,
Ingat bahwa himpunan yang pertama pasti tetap merentang V dan himpunan yang
kedua tetap bebas linier.
Sekarang ulangi proses ini, pindahkan 2 dari daftar kedua ke daftar pertama
1 , 2 , 2 , , ; 3 , ,
Seperti pada proses sebelumnya, vektor-vektor pada daftar pertama pasti bebas
linier, karena mereka merentang V sebelum dicampur dengan 2 . Bagaimanapun
juga, karena bebas linier, maka kombinasi yang nontrivial dari vektor-vektor pada
daftar pertama yang sama dengan 0 harus melibatkan paling sedikit satu dari .
Sehingga vektor tersebut dapat dipindahkan, lalu kembali diindeks ulang dengan
mengambil 1 dan tetap memiliki himpunan yang merentang yaitu
1 , 2 , 2 , , ; 3 , ,
Sekali lagi, himpunan vektor yang pertama merentang V dan himpunan yang kedua
tetap bebas linier.

Andaikan < , maka proses ini akan menghilangkan semua dan menuju ke
daftar
1 , 2 , , ; +1 , ,
dimana 1 , 2 , , merentang V dan ini tidak mungkin terjadi karena 1 , 2 , ,
tidak berada di dalam rentangan dari 1 , 2 , , . kesimpulannya .

Akibat 1.11
Jika V memiliki suatu himpunan terentang yang berhingga, maka sembarang dua
basis dari V akan berukuran sama.

Teorema 1.12
Jika V suatu ruang vektor, maka sembarang dua basis dari V akan berukuran sama.
Buktinya:
Diasumsikan bahwa semua basis untuk V adalah himpunan tak-hingga, jika
sembarang basisnya berhingga, maka V memiliki suatu himpunan terentang yang
berhingga dan akibat 1.11 akan berlaku.
Misalkan = adalah suatu basis untuk V, dan misalkan adalah basis lain
untuk V.
Sembarang vektor dapat ditulis sebagai suatu kombinasi linier berhingga dari
vektor-vektor di , dimana semua koefisiennya tidak nol, misalkan
=

Namun karena merupakan suatu basis, maka juga berlaku


=

Untuk vektor-vektor di dapat dinyatakan sebagai kombinasi linier berhingga dari


vektor-vektor di suatu subset sejati dari , maka merentang V, dan
kenyataannya bukan seperti ini.
Karena < 0 untuk setiap , Teorema 0.17 mengakibatkan
= 0 =

Namun karena berlaku juga untuk kebalikannya dan mengakibatkan dan


sehingga = .

Definisi
Suatu ruang vektor V adalah berdimensi-hingga jika ia adalah ruang nol {0} ,
atau ia memiliki suatu basis yang berhingga.
Semua ruang vektor selain itu adalah berdimensi-takhingga.
Dimensi dari ruang nol adalah 0 dan dimensi dari ruang vektor taknol V
adalah kardinalitas dari setiap basis untuk V.
Jika suatu ruang vektor V memiliki suatu basis berkardinalitas , maka V
disebut berdimensi- dan ditulis dim(V) = .

Catatan:
Jika S adalah suatu subruang dari V, maka dim(S) dim(V).
Dan dim(S) = dim(V) < , maka S = V.

Teorema 1.13
Misalkan V suatu ruang vektor.
1. Jika adalah suatu basis untuk V dan jika = 1 2 dimana 1 2 = ,
maka
= 1 2
2. Misalkan = . Jika 1 adalah suatu basis untuk S dan 2 adalah suatu
basis untuk T, maka 1 2 = dan = 1 2 adalah suatu basis untuk V.
Bukti:
1. Misal = 1 , , , +1 , adalah basis untuk V,
1 = 1 , , dan 2 = +1 , , .
maka untuk sembarang ,
= 1 1 + + +1 +1 +
sehingga 1 2 .
Misal untuk sembarang 1 2 , maka

= 1 1 + + +1 +1 +
sehingga . Jadi, = 1 2 .

Teorema 1.14
Misalkan S dan T adalah subruang dari suatu ruang vektor V. Maka
dim + dim = dim + + dim( )
Khususnya, jika T adalah sembarang komplemen dari S pada V, maka
dim + dim = dim
yaitu,
dim = dim + dim
Bukti
Misalkan = adalah suatu basis untuk .
ini akan diperluas menjadi , suatu basis untuk S dimana = dan
saling lepas.
ini juga akan diperluas menjadi , suatu basis untuk S dimana =
dan saling lepas.
Lalu klaim bahwa merupakan suatu basis untuk + .
Jelas bahwa = + .
Untuk menunjukkan adalah bebas linier, andaikan
1 1 + + = 0
dimana dan 0 untuk setiap .
Maka vektor-vektor di dalam dan , karena dan bebas linier.
Memisahkan suku-suku yang melibatkan vektor-vektor dari pada salah satu ruas
persamaan menujukkan bahwa terdapat vektor taknol .
Tapi dan , mengakibatkan = 0. Terjadi suatu kontradiksi.
Sehingga disimpulkan bahwa adalah bebas linier lalu menjadi suatu basis
untuk + .
Sehingga
dim + dim = +

= + + +
= + + + dim
= dim + + dim
Meskipun persamaan dim + dim = dim + + dim( ) berlaku untuk
seluruh ruang vektor, tapi pernyataan dim + = dim + dim dim( )
belum tentu berlaku, kecuali jika + berdimensi-hingga.

Basis Terurut dan Matriks Koordinat

Definisi
Misalkan V adalah suatu ruang vektor berdimensi-n. Suatu basis terurut untuk V
adalah n-pasangan terurut 1 , , dari vektor-vektor dimana himpunan 1 , ,
adalah suatu basis untuk V.
Jika = 1 , , adalah suatu basis terurut untuk V, maka untuk setiap
akan terdapat suatu n-pasangan skalar terurut 1 , , yang tunggal dimana
= 1 1 + +
Dari situ dapat didefinisikan pemetaan koordinat
:
Yaitu
=
Dimana matriks kolom
terurut .
Sehingga jika diketahui
sudah diketahui).

1
=

disebut sebagai matriks koordinat dari terhadap basis

maka otomatis juga diketahui (tentunya diasumsikan

Pemetaan adalah suatu pemetaan yang bijektif dan memenuhi operasi pada
ruang vektor sebagai berikut
1 1 + + = 1 1 + +
atau
1 1 + +

= 1 1

+ +

Bijektif = satu-satu dan pada


Satu-satu.
Karena untuk sembarang , jika = , mengakibatkan
= , dan karena akan selalu menyatakan koordinat yang tunggal
untuk setiap vektor, maka = .
Pada.
Ambil sembarang , maka pasti akan terdapat sedemikian
hingga = .

Keterangan Catatan 1:
Karena S subruang dari V, maka pasti S V atau S = V.
Untuk S V, maka kardinalitas basis untuk S < kardinalitas basis untuk V, sehingga
dim(S) < dim(V).
Untuk S = V, maka kardinalitas basis untuk S = kardinalitas basis untuk V, sehingga
dim(S) = dim(V).

Bukti teorema 1.12


Misalkan dan adalah basis untuk V.
Karena adalah suatu basis dan adalah suatu himpunan yang bebas linier, maka
teorema 1.10 menunjukkan bahwa . Vice versa.
Sehingga = .