Anda di halaman 1dari 8

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN
HAND TRAKTOR

KELOMPOK TANI: TANI HARAPAN


Desa : Eka Marga
Kecamatan : Lubuklinggau Selatan II
Kota : Kota Lubuklinggau
Provinsi : Sumatera Selatan

DESA EKA MARGA KECAMATAN LUBUKLINGGAU SELATAN


II KOTA LUBUKLINGGAU
SUMATERA SELATAN
2016
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahma dan hidayahnya sehingga kita masih dapat melaksanakan segala aktifitas
keseharian dengan perlindungannya.
Alhamdulillah,seiring berjalannya waktu kelompok tani Kami tetap aktif
melaksanakan kegiatan-kegiatan pertanian diantaranya adalah pertemuan rutin
kelompok dan penggarapan lahan sawah.
Dalam melaksanakan kegiatan sebenarnya tidak ada hambatan yang
berarti, namun demikian dalam hal tekhnis pengolahan lahan sawah kami masih
melaaksanakannya dengan cara tradisional yaitu masih menggunakan dengan
tenaga hewan.
Seiring pertumbuhan dan peerkembangan kelompok menuntut akan
adanya efisiensi dalam hal pengolahan lahan, maka Kami berinisiatif untuk
mengadakan alat pengolah tanah modern yaitu Hand Traktor dengan cara
mengajukan permohonan bantuan Hand Traktor kepada dinas terkaait yaitu Dinas
Pertanian Tanaman pangan dan Horticultura Provinsi Sumatera Selatan dan atau
kepda Direktur alat dan mesin pertanian di Jakarta.Hal ini sangat membantu Kami
secara tekhnis karena lebih ekonomis dan menghemat waktu.
Demikian kiranya semoga kami bisa mendapatkan bantuan alat dan mesin
pertanian yang berupa Hand Traktor.

Lubuklinggau, 12 Maret 2016


Penyusun
I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu tujuan Negara Republik Indonesia di dalam Undang-Undang
Dasar 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan
kesejahteraan warga Negara.Pemerintah bertekad untuk meningkatkan
kesejahteraan rakyat dan mengurangi angka kemiskinan baik di perkotaan maupun
di perdesaan .
Dengan dukugan sumber daya alam Indonesia yang bersifat agraris maka
salah satunya diwujudkan dengan upaya peningkatan pelayanan dasar,
pembangunan perdesaan dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkwalitas
yang didukung oleh pembangunan sector pertanian yang maju.
Iklim di Negara Indonesia sangat menunjang terhadap kegiatan di sector
pertanian yang mendorong sebagian besar penduduk Indonesia bermata
pencaharian sebagai petani.pada tahun 1984 berkat upaya Pemerintah melalui
Program pembangunan pertanian terutama dalam pengadaan kebutuhan pokok
yaitu beras untuk pertama kalinya mencapaiswasembada.Dan syukur pada tahun
2008 swasembada beras dapat tercapai lagi.Sebagai program lanjutan pemerintah
dalam pembangunan pertanian tidak hanya untuk mencapai swasembada beras
saja namun juga dititik beratkan pada upaya peningkatan kesejahteraan petani .
Kesejahteraan Petani Sebagai pelaku utama dalam pembangunan pertanian
belum Nampak dapat dirasakan karena banyak hambatan yang menghalangi
dalam mewujudkan program pemerintah ini.Ada beberapa factor hambatan yang
dirasakan antara lain :
a. Beralihnya tenaga kerja muda di perdesaan ke sector industry di perkotaan
yang mengakibatkan berkuragnya tenaga kerja di sector pertaian
b. Mahalnya alat dan mesin pertaanian sehinga ketersedian alsintan di pedesaan
sangatlah sedikit
Dampak yang dirasakan dari keadaan-keadaan di atas adalah petani
mengalami kesulitan dalam mencari tenaga kerja ksususnya tenaga untuk
mengolah tanah.Hal ini mengakibatkan pengolahan tanah memerlukan rentang
waktu yang lama sehinnga pengolahan tanah tidak maksimal dan tanamnya tidk
serentak dan pada gilirannya dapat menjadi peluang serangan hama tikus dan
panenpun gagal.
Peluang untuk meningkatkan produktifitas padi sawah melalui sentuhan
tekhnologi mekanisasi pertanian masih cukup terbuka untuk memanfaatkan
potensi yang ada secara maksimal di kelompok tani kami, yaitu dengan cara
mengupayakan pemenuhan kebutuhan kelompok yaitu pengadaan Hand Traktor

B.Tujuan
Tujuan dilupayakannya pengadaan Hand Traktor di hampran kelompok Tani
Harapan adalah:
1. Agar pengolahan tanah sawah dapat dilakukan dengan efektif waktu dan
efisiensi biaya sehingga waktu tanam dapat serentak.
2. Untuk dapat mengolah tanah secara maksimal sehingga dapat
meningkatkan produktifitas lahan sawah.
3. Untuk meningkatkan efektiffitas berusaha tani bagi para petani padi
sawah.
4. Untuk mendukung program pemerintah terutama dalam hal peningkatan
produksi beras nasional.

C. Sasaran
Adapun sasaran penggunaan dan pengoerasian Hand Traktor dimaksud
adalah untuk pengolahan lahan lahan di hamparan sawah kelompok Tani Tani
Harapan dan sekitarnya seluas lebih kurang 20 Ha yang terletak di Kelurahan Eka
Marga kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan.
II POTENSI SUMBER DAYA LAHAN
A. Sumber daya lahan.
Kelurahan Eka Marga mempunyai luas lahan 7600 ha yang terdiri dari potensi
Lahan kering 7333 Ha dan potensi lahan basah 267 Ha degan jenis tanah kering
Podsolid merah kuning dan tanah sawah lempung berliat dengan kandungan
humus yangsangat tinggi sehingga sangat layak untuk usaha tani terutama
komoditi padi dan sekitar 20 Ha lahan sawah adalah terletak di hamparan
kelompok Tani Tani Harapan

B. Sumber daya Pertanian.


Komoditas pertanian yang diusahakan di Kelurahan Eka Marga antara lain
untuk tanaman perkebunan adalah karet dan sawit sedangankan untuk tanaman
pangan dan horticultura adalah padi sawah,padi gogo,jagung dan kedelai.dengan
indek pertanaman padi satu kali pertahun dengan produktifitas 50 kw/ha atau 5
ton/ dengan total produksi 500 ton gabah kering giling pertahun dari total luas
tanam 100 Ha yang 20 % nya berada di hamparan kelompok tani Tani Harapan.

III.PERMASALAHAN DAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH

A. Permasalahan.
1. Sulit dalam hal mendapatkan tenaga kerja pengolah tanah
2. Upah tenaga kerja reatif tinggi/mahal
3. Pengolahan tanah sawah tidak dapat dilakukan secara optimal
4. Waktu penanaman padi tidak serentak
5. Serangan hama tikus dan
6. Gagal panen

B. Upaya pemecahan masalah


Dari berbagai masalah di atas kami kelompok tani Tani Harapan sepakat
untuk Mengatasinya dengan cara menekan biaya pengolahan tanah melalui
pendekatan tekhnologi mekanisasi pertanian yaitu dengan mengupayakan
pengadaan traktor melalui dinas terkait dalam bentuk permohonan bantuan
alsintan berupa Hand Traktor sebagai solusi untuk dapat mengolah tanah secara
serempak dan cepat sehingga dapat dilakukan penanaman padi secara serempak
dan hama tikus dapat ditekan sehingga dapat menuai hasil panen sesuai harapan.

IV.KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN ALSINTAN


Dari total luas lahan yang dimiiki oleh kelompok tani Tani Harapan yaitu
20 ha tanah sawah belum tersedia unit Hand Traktor.sedangkan kebutuhan traktor
untuk tanah seluas tersebut diperlukan satu unit traktor yang bekerja sehingga
dalam waktu yang singkat lahan telah terbajak semuanya karena satu hari kerja
Hand Traktor diasumsikan dapat memperoleh 1 ha. Jadi untuk lahan 20 Ha hanya
diperlukan waktu pengolahannya sekitar 20 hari kerja saja sehingga bisa
dilaksanakan tanam serempak dengan bibit usia dini.

V. RENCANA KEGIATAN KELOMPOK


Rencana kegiatan kelompok dalam mengelola Hand Traktor bantuan yang
kami usulkan akan Kami gunakan sebagai alat pengolah tanah di musim tanam
padi tahun 2016 dan akan kami kelola dengan system sebagai berikut:
1. Kami menunjuk dua orang anggota sebagai operator tetap.
2. Operator mendapat 40 % dari hasil bersih kerja traktor.
3. Untuk pemupukan modal kelompok sebesar 20%
4. Biaya perawatan dan bahan bakar sebesar 40%

VI. PROFIL KELOMPOK TANI


Kelompok Tani Harapan berkedudukan di Kelurahan Eka Marga
Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan dengan
jarak ke kota kecamatan sepanjang 5 km dan ke Kota sejauh 10 Km dengan
kondisi jalan aspal.
Semua anggota kelompok bermata pencaharian sebagai petani baik
pertanian pangan, kebun dan sayur. selain itu juga beternak ayam dan sapi sebagai
hasil tambahan. Dengan kehidupan yang sederhana dengan pendidikan rata-rata
sekolah dasar dan menengah serta masih mengutamakan hidup bergotong royong
dalam suansa mayoritas beragama islam.
Kondisi jalan dan transpotasi kendaraan lancar sehingga kegiatan
pengangkutan sarana dan hasil produksi pertanian tidak mengalami kendala yang
berarti.
Kelompok Tani Tani Harapan berdiri berdasarkan kesamaan kepentingan
dalam mengelola lahan pertanian yang berupa sawah tadah hujan seluas 20 ha
dengan data keadaan sebagai berikut; tingkat produksi rata-rata 5 ton/Ha/tahun
dengan pola tanaman padi-padi dan sebagian kecil padi-palawija.
Data lahan kelompok tani Tani Harapan terdiri dari sawah tadah hujan
seluas 20 ha, pekarangan 5 ha, lahan kebun karet seluas 104 ha total luas 129 ha.

VII. PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat berdasarkan kebutuhan yang sesuai
dengan kondisi di lapangan serta mudah-mudahan upaya pengadaan Hand Traktor
ini dapat perhatian pemerintah melalui program bantuan Hand Traktor untuk
mendukung kegiatan kami para petani dalam mengelola usaha tani di
perdesaan.sekian atas segala perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih.
Lubuklinggau 12 Maret 2016
Menyetujui Ketua
PPL Eka Marga

Pargiono

Mengetahui
KCD Kec. Lubuklinggau Selatan II

Sudarno, SP
NIP. 19650904 198709 1 001

KELOMPOK TANI TANI HARAPAN


KELURAHAN EKA MARGA KECAMATAN
LUBUKLINGGAU SELATAN II KOTA LUBUKLINGGAU
SUMATERA SELATAN

No : 01/KT-MS/Llg/III/2016 Lubuklinggau, 12 Maret 2016


Lamp : 1(satu) bendel
Hal : Permohonan
bantuan Hand Traktor Kepada Yth:
Direktur
alat dan Mesin Pertanian
di-
Jakarta

Dengan hormat
Dalam rangka mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan
pemberdayaan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat petani menuju
tercapainya kesejahteaan maka perlu didukung sarana dan prasarana yang
memadahi.
Sehubungan hal tersebut di atas karena keterbatasan modal kelompok Tani
Kami untuk mengembangkan ekonomi anggota serta pemanfaatan sumber daya
alam yang ada, maka dengan ini Kami mengajukan permohonan bantuan Alsintan
yang berupa Hand Traktor.
Demikian permohonan ini Kami ajukan, atas perhatian dan tindak
lanjutnya Kami ucapakan banyak terima kasih.

Menyetujui Ketua
PPL Eka Marga

.. Pargiono
Mengetahui
KCD Kec. Lubuklinggau Selatan II

Sudarno, SP
NIP. 19650904 198709 1 001

1. Ketua Komisi IV DPR RI


2. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan
dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan
3. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan
dan Perikanan Kota Lubuklinggau
4. Arsip