Anda di halaman 1dari 41

WARNING !!!!!ATENTION !!!

BUKU INI BUKAN BUKU, BUKU INI HANYA TULISAN YANG BUTUH
MASUKKAN DARI PARA EXPERT AGAR NANTINYA DAPAT JADI BUKU
TAPI BUKU INI SUDAH BISA DIGUNAKAN UNTUK PARA OWNER APOTEK
YANG INGIN MENGGUNAKAN ROSETTA STONE SEBAGAI PENCATATAN
KEUANGAN APOTEK
So,,,, Saya butuh SARAN DAN KRITIK YANG MEMBANGUN TENTANG
CONTAIN APA SAJA YANG HARUS ADA DIDALAM BUKU INI!!!
SAYA TUNGGU SARAN DAN KRITIK DI

ANDY EKO WIBOWO (ITHENG CEMANI)

www.itheng.blogspot.com

no.access.aa@gmail.com

085729420847
PENDAHULUAN
Sesuatu yang tidak bisa dihitung, maka tidak akan bisa diukur. Begitu pula
dengan bisnis, jika teman - teman tidak bisa mengubah parameter-parameter
menjadi bentuk angka maka teman - teman tidak bisa menghitung bisnis dan
tentunya tidak akan bisa mengukur sejauh mana bisnis apotek teman - teman
berkembang, serta masalah-masalah apa saja yang dihadapi oleh bisnis teman
- teman , beserta bagaimana cara mengatasinya?
Oleh karena itu, hal yang harus kita lakukan adalah membuat semua komponen
dalam bisnis menjadi ANGKA !! dengan angka-angka tersebut maka kita akan
bisa menghitung dan mengukur jalannya bisnis. ANGKA ANGKA TERSEBUT
MAU TIDAK MAU ADALAH SEBUAH UANG, maka sering kali disebut bahwa
UANG adalah bahasa dari bisnis. Jika teman - teman bisnis tapi tidak mau
melihat angka, sebaiknya insyaff lah segera !!!.

Sebaiknya teman teman lihat video gendeng dari saya, untuk memahami
pentingnya belajar buku ini.
https://youtu.be/0bhoMsUYcnM
DASHBOARD USAHA
Bila teman teman melihat sepeda motor, tentu kita melihat dashboardnya setiap saat melaju.
Di dalam dashboard tersebut kita dapat mengukur seberapa cepat kita melaju, seberapa banyak
bensin, cukupkah untuk perjalanan yang akan kita tempuh, olinya sudah habis belum, lampu
hidup atau mati, dan sudah sejauh mana motor kita gunakan sehingga kita tahu kapan
melakukan reparasi. Bagaimana dengan pesawat terbang? Tentunya dashboardnya lebih rumit
lagi, dan lebih complicated lagi. Apa yang terjadi apabila di sepeda motor dan dipesawat tidak
ada dashboard? Paling paling klo di sepeda motor bisa kehabisan bensin, terlalu cepat lajunya,
motor cepat rusak. Lha kalo pesawat terbang?? Bisa fatal akibatnya, renang di air bisa jadi.

Demikian dengan bisnis, semakin besar bisnis, maka diperlukan dashboard usaha. Untuk usaha
apotek, dibutuhkan dashboard juga, dan rosetta stone cukup untuk itu. Pada buku ini, saya
hanya mengenalkan bagaimana penggunaan rosetta stone saja. Bagaimana logika dan
pemahaman tentang financialnya akan saya sajikan dalam buku sendiri.
TIGA DASHBOARD PENTING USAHA APOTEK

CASH
FLOW
REPORT

NERACA
AKTIVA LABA RUGI
PASIVA REPORT
REPORT
TIGA DASHBOARD TERSEBUT DALAM ROSETTA STONE
FUNGSI UTAMA

CASHFLOW REPORT (LAPORAN ARUS KAS)

Dengan laporan ini , kita akan tahu berapa banyak uang yang keluar dari dompet (pengeluaran)
dan berapa banyak uang yang masuk ke dompet (Pemasukkan). Apakah lebih banyak yang
keluar?? (BOROS), atau Lebih banyak yang masuk !!!

Bayangkan jika setiap harinya uang lebih banyak yang keluar di bisnis kita, apa yang terjadi? Kita
akan kehabisan uang cash dan bisnis kita bangkrut !!!Gulung tikar!!!

Uang yang keluar masuk dari dompet ini dibedakan menjadi tiga :

1. Uang yang keluar masuk terkait dengan aktifitas jual beli apotek seperti penjualan,
pembelian persediaan obat, pelunasan hutang dagang, pelunasan piutang, operasional
karyawan. Uang jenis ini disebut Uang Operasional, dan dalam laporan arus kas disebut
Operational cash flow !!! dalam kolom rosettastone diberi simbol O.
2. Uang yang keluar masuk terkait dengan aktifitas hutang atau pelunasan hutang
bank/pihak ketiga seperti hutang bank, pelunasan hutang bank disebut dengan uang
financing. Dalam laporan arus kas disebut Finance Cash flow !!! dalam kolom rosetta
stoner diberi simbol F
3. Uang yang keluar masuk dompet terkait dengan aktifitas investasi baik berupa peralatan
/tanah/bisnis lain yang berpotensi menghasilkan uang lebih daripada tidak memilikinya,
disebut Invesment cash flow. Dalam kolom rosetta sotne diberi simbol I.
Lihat kotak merah paling atas? Ada simbol o, i, dan f? Itu adalah jenis aktifitas perusahaan
yang berkaitan dengan Operational cash flow maka diberi tanda O dan seterusnya. Kotak
merah yang bawah menunjukkan uang yang digunakan untuk operational minus
127.000.000, artinya uang yang keluar dari dompet lebih banyak daripada uang yang masuk
di dompet dengan selisih 127.000.000. Contoh kasar misal uang didompet kita ada
200.000.000. kita mampu menjual barang sejumlah 23.000.000, tetapi mengeluarkan uang
untuk operasional sejumlah 150.000.000. Jadi, selisih uang yang keluar dengan yang masuk
adalah 127.000.000.

Investment diatas minus 9.000.000, artinya pengusaha mengeluarkan uang dari dompet
untuk berinvestasi. lebih banyak 9.000.000 daripada uang yang masuk kedompet .

Finance sebesar 17.000.000, artinya pengusaha mengeluarkan uang dari dompet untuk
melunasi hutangnya lebih banyak daripada mencari hutang dengan selisih 17.000.000.

MUDAH KAN???
FUNGSI UTAMA
NERACA AKTIVA PASIVA/TIMBANGAN

Fungsi utama dari neraca aktiva pasiva adalah mengetahui BERAT BISNIS kita dari saat kita mulai
sampai sekarang, apakah bertambah berat atau justru berkurang beratnya.

1.280.000 1.280.000

Namanya juga timbangan, pasti kalo setara ya kanan dan kiri harus seimbang. Di kolom
rosetta stone diatas, berat timbangan pada saat usaha tercatatkan sebesar 1.280.000.
Begitu beberapa tahun usaha berjalan dapat dilihat apakah berat usaha tersebut dapat lebih
berat atau malah lebih ringan, dengan melihat neraca tersebut.

Di ruas kiri timbangan /neraca adalah kolom pasiva yang terdiri dari

HUTANG & MODAL+LABA

DI ruas kanan timbangan/neraca adalah kolom aktiva yang terdiri dari

UANG CASH PIUTANG BARANG DAGANGAN INVESTASI BIAYA DIMUKA


Nah....kita dapat mengetahui kondisi perkomponen di setiap ruas, dan dapat mengduga
duga harus berbuat apa untuk usaha kita. Misal, barang dagangannya terlalu banyak uang
cashnya terlalu sedikit, maka bisa dilakukan jualan yang banyak, dll. (akan ada buku
tersendiri membahas perkasus, klo mau yang lengkap, beli video melek finansial (search aja
google).
FUNGSI UTAMA

LAPORAN LABA RUGI /INCOME STATEMEN

Yang warna merah menunjukkan laba


bersihnya. Penjualan dikurangi HPP itu sama
dengan laba kotor, sedangkan laba kotor
dikurangi biaya itu sama dengan laba bersih
(yang merah merah). Gitu saja.!~!! udah!!
Gitu saja!! Mudah kan??
Misal Penjualan : 13.000.000
HPP : 10.000.000

Laba kotor : 3.000.000


Biaya/operasional : 0

Laba bersih : 3.000.000

Cuma gitu kok !!!!


KOSONGKAN GELAS, SIAP PRAKTEK UNTUK MENDAPATKAN ILMU LEBIH

Saya tahu kalian tahu, tapi ketahuilah bahwa ilmu ini tidak hanya sekedar tahu, tapi
praktek terlebih dahulu, untuk nantinya dapat melatihkan ke karyawan tata buku.
Saya tahu kalian tahu, tapi cobalah untuk mengkosongkan pengetahuan kalian,
merendahkan hati, membodohkan diri terlebih dahulu, untuk praktek, agar menambah
pengetahuan teman teman.

Saya tahu kalian tahu, tapi ketahuilah apa yang benar benar kalian tahu dan apa yang
benar benar kalian tidak tahu.
ALAMAT DOWNLOAD EXCEL ROSETTA STONE

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1_Fa1tUxF_EcXCi-
LahxDeqYKcMpr0yrXPqHqNDcfwtg/edit?usp=sharing
Sebuah apotek ingin melakukan setup bisnisnya dan apotek tersebut mulai menghitung semua asset dan liabilitasnya.

Uang cash : 500,000,000

Piutang : 600,000,000
Persediaan : 450.000.000
Peralatan : 300.000.000
Hutang dagang : 250.000.000
Hutang bank : 1250.000

Apotek tersebut memasukkan ke dalam rosetta stone :


Setelah berhasil mensetup usaha tersebut dalam rosetta stone, pengusaha tersebut menjalankan usahanya dengan selalu mengupdate rosetta stone
tersebut. Kondisi apotek memiliki software yang dapat melihat nilai total stok setiap saat.

Dalam seminggu, terjadi aktifitas kegiatan seperti berikut :

Tanggal Nilai
2 januari 2017 Pembelian dari suplier A secara cash 89,000,000
Omzet penjualan cash shift 1 5,000,000
Omzet penjualan tempo shift 1 2,000,000
Omzet penjualan cash shift 2 3,000,000
Omzet penjualan tempo shift 2 3,000,000
Pembelian dari suplier B secara tempo 2,500,000
Pembelian dari suplier C secara tempo 45,000,000
Memasukkan pajak 1 % dalam hutang pajak bulan desember 2016 4,000,000
Operasional gaji 3,500,000
3 januari 2017 Pembelian dari suplier B cash 34,000,000
Pembayaran pajak bulan desember 2016 4,000,000
Pembelian dari suplier C tempo 4,500,000
Omzet penjualan cash shift 1 4,000,000
Omzet penjualan tempo shift 1 5,000,000
Omzet penjualan cash shift 2 4,000,000
Omzet penjualan tempo shift 2 3,000,000
Memasukkan biaya depresiasi bulanan 1,000,000
Pelunasan hutang bank 13,000,000 (pokok 6,000,000 + bunga 7,000,000) 13,000,000
Pembayaran listrik , air, internet 3,000,000
Pelunasan piutang 4,000,000
Pelunasan hutang ke suplier A, B, C bulan lalu 8,000,000
Pembelian etalase dan pengecoran halaman untuk parkir 9,000,000
4 januari 2017- Omzet penjualan cash 205,000,000
30 januari 2017 Pembelian barang tempo 45,000,000
(disingkat untuk
memudahkan
pemahaman
31 januari 2017 Mengambil free cash money 50 % dari laba bersih dari tgl 1 sampai 30 januari
Operasional fix cost gaji owner 5,000,000

Bagaimana memasukkan semua data tersebut ke dalam rosetta stone??

Apabila anda ingin memasukkan data tanggal 2 januari, maka sebaiknya anda kerjakan pada tanggal 3 januari pagi, begitu pula seterusnya. Mari kita kerjakan
input rosetta stone pada tanggal 2 januari yang kita kerjakan tanggal 3 januari pagi .

Tanggal Nilai
2 januari 2017 Pembelian dari suplier A secara cash 89,000,000
Omzet penjualan cash shift 1 5,000,000
Omzet penjualan tempo shift 1 2,000,000
Omzet penjualan cash shift 2 3,000,000
Omzet penjualan tempo shift 2 3,000,000
Pembelian dari suplier B secara tempo 2,500,000
Pembelian dari suplier C secara tempo 45,000,000
Memasukkan pajak 1 % dalam hutang pajak bulan desember 2016 4,000,000
Operasional gaji 3,500,000

Pertama, totalkan jumlah omzet total : 5,000,000 (cash) + 2,000,000 (piutang) + 3,000,000 (cash) + 3,000,000 (piutang) = 13,000,000

Berapa HPP nya ?

Cara menghitungnya adalah HPP = Stok siap jual stok akhir (dapat dilihat di software saat tutup shift 2)

Cara menghitung stok siap jual adalah stok awal + pembelian suplier = 450,000,000 + (89,000,000 + 2,500,000 + 45,000,000) = 586,500,000

HPP = 586,500,000 576,500,000 (dilihat di software saat tutup shift 2) = 10,000,000

Maka dapat dimasukkan kedalam rosetta stone seperti ini :


Total pembelian adalah sebagai berikut :

Pembelian Cash : 89,000,000

Pembelian Tempo : 2,500,000 + 45,000,000 = 47,500,000


Pada bulan lalu, kita memiliki tanggungan pajak yang belum dibayarkan. Secara SADAR kita harus masukkan tanggungan tersebut ke dalam rosetta stone :
Selanjutnya transaksi terakhir pada tanggal 2 januari adalah operasional gaji , postingnya dapat dilakukan seperti dibawah ini :

Selesai sudah pembukuan tanggal 2 januari 2017


Selanjutnya dihari selanjutnya, yakni tanggal 4 januari , kita harus melakukan pembukuan di rosetta stone tanggal 3 januari.

3 januari 2017 Pembelian dari suplier B cash 34,000,000


Pembayaran pajak bulan desember 2016 4,000,000
Pembelian dari suplier C tempo 4,500,000
Omzet penjualan cash shift 1 4,000,000
Omzet penjualan tempo shift 1 5,000,000
Omzet penjualan cash shift 2 4,000,000
Omzet penjualan tempo shift 2 3,000,000
Memasukkan biaya depresiasi bulanan 1,000,000
Pelunasan hutang bank 13,000,000 (pokok 6,000,000 + bunga 7,000,000) 13,000,000
Pembayaran listrik , air, internet 3,000,000
Pelunasan piutang 4,000,000
Pelunasan hutang ke suplier A, B, C bulan lalu 8,000,000
Pembelian etalase dan pengecoran halaman untuk parkir 9,000,000

Pertama, totalkan jumlah omzet total : 4,000,000 (cash) + 5,000,000 (piutang) + 4,000,000 (cash) + 3,000,000 (piutang) = 16,000,000

Berapa HPP nya ?

Cara menghitungnya adalah HPP = Stok siap jual stok akhir (dapat dilihat di software saat tutup shift 2)

Cara menghitung stok siap jual adalah stok awal (stok akhir saat tanggal 2 januari tutup shift 2)+ pembelian suplier =

576,500,000 + (34,000,000 + 4,500,000) = 615,000,000

HPP = 615,000,000 601,000,000 (dilihat di software saat tutup shift 2) = 14,000,000

Maka dapat dimasukkan kedalam rosetta stone seperti ini :


Pembelian total adalah sebagai berikut :

Pembelian cash =34,000,000

Pembelian tempo = 4,500,000

Masuk ke dalam rosetta stone adalah :


Pada tanggal tersebut juga melakukan pembayaran pajak 1 % untuk bulan desember 2016, dengan mengeluarkan uang senilai 4,000,000

Maka dalam memasukkan rosetta stone adalah sebagai berikut :


Secara sadar , owner memasukkan biaya depresiasi agar pada tahun tertentu dapat membeli peralatan yang baru. Di contoh ini, owner secara sadar
memasukkan depresiasi bulanan 1,000,000
Owner melakukan pelunasan hutang bank bulan januari 2017 sebanyak 13,000,000 dengan rincian pokok 6,000,000 dan bunganya 7,000,000, memasukkan
rosetta stone nya adalah sebagai berikut :
Pembayaran listrik dan lain lain masuk biaya operasional sebesar 3,000,000
Selanjutnya dari data dilihat adanya pelunasan piutang dengan total 4,000,000
Selanjutnya juga dilakukan pelunasan hutang ke suplier sebesar 8,000,000
Pengusaha berinvestasi dalam membeli etalase dan pengecoran halaman aspal dengan total mengeluarkan uang 9,000,000
4 januari 2017- Omzet penjualan cash 205,000,000
30 januari 2017 Pembelian barang tempo 45,000,000
(disingkat untuk
memudahkan
pemahaman

Pertama, totalkan jumlah omzet total : 205,000,000

Berapa HPP nya ?

Cara menghitungnya adalah HPP = Stok siap jual stok akhir (dapat dilihat di software saat tutup shift 2)

Cara menghitung stok siap jual adalah stok awal (stok akhir saat tanggal 3 januari tutup shift 2)+ pembelian suplier =

601,000,000 + 45,000,000 = 646,000,000

HPP = 646,000,000 490.000.000 (dilihat di software saat tutup shift 2) = 156,000,000

Maka dapat dimasukkan kedalam rosetta stone seperti ini :


Pembelian persediaan cash senilai 45,000,000 :
31 januari 2017 Mengambil free cash money 50 % dari laba bersih dari tgl 1 sampai 30 januari
Operasional fix cost gaji owner 5,000,000

Ini adalah contoh bagaimana pengusaha mendapatkan dua pemasukkannya, yakni dari gaji owner yang merupakan fix cost (tetap nilainya), dan free cash
money (nilainya tergantung dengan laba bersih). Di contoh, free cash money 50% dari laba bersih berasal dari kesepakatan yang dibuat sendiri, terkait sisa
laba akan dikembalikan ke dalam laba ditahan sebagai tambahan modal untuk pengembangan apotek.
Gaji owner termasuk fixs cost seperti gaji karyawan lainnya, maka setiap bulannya ditentukan tidak naik tidak turun, dalam contoh 5,000,000
Apabila pindah bulan, maka pindah rosetta stone dibawahnya, seperti dibawah ini :
Selanjutnya laba yang diperoleh di akhir bulan lalu, di bukukan dalam laba ditahan, untuk perkembangan apotek.

Selanjutnya dilakukan pencatatan seperti yang telah dilakukan selama ini.


SUMBER PENGETAHUAN

WORKSHOP FINANCIAL LITERASI IIBF SOLO

MELEK FINANSIAL KARYA DEWA EKA PRAYOGA DAN RENDY SAPUTRA


WHO AM I

PROFIL PENULIS YANG KURANG KERJAAN ALIAS PENGANGGURAN

Nama lengkap saya Andy Eko Wibowo, sering dipanggil itheng. Sedikit waktu
saya berikan untuk mengelola apotek bersama istri saya, dan sedikit waktu
saya berikan untuk mengajar sebagai dosen Farmasi di Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta. Waktu yang masih banyak, saya sisakan untuk
tidur dan begadang.

Saya pernah menulis beberapa ebook yang dapat didownload gratis di blog
saya, www.itheng.blogspot.com dan juga pernah menerbitkan satu buku
dengan judul cara gaul menjadi peneliti for pharmacyst, tapi maaf, hard
copy buku ini sudah habis, teman teman bisa membeli buku ini di buka
lapak.(https://www.bukalapak.com/p/hobi-
koleksi/buku/kedokteran/3y1omv-jual-buku-buku-referensi-cara-gaul-
menjadi-peneliti-for-farmasis) atau play store saja.
(https://play.google.com/store/books/details/Andy_Eko_Wibowo_Cara_Gaul_Menjadi_Peneliti_For
_Far?id=lALjCwAAQBAJ). Selebihnya saya pengangguran yang sukanya mempekerjakan orang lain
untuk kepentingan pribadi saya, hehehehe...., Buku ini salah satunya, saya minta salah satu murid
saya untuk mengetikkan orek orekkan yang saya tulis.