Anda di halaman 1dari 1

Nama : Hadiwinata

NIK : ET133243
RANGKUMAN
SECURITY MANAGEMENT SYSTEM LEVEL

Sistem Manajemen Pengamanan adalah bagian dari manajemen secara keseluruhan yang meliputi
struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang
dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan
pengamanan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan usaha guna
mewujudkan lingkungan yang aman, efisien dan produktif.

Setiap kegiatan harus dibuat manajemen risiko pengamanan serta peraturan atau regulasi yang terkait
dengan jenis pekerjaan. Risiko yang masih diterima perusahaan adalah level low risk (L).
Pengelolaan operasi terhadap risiko keamanan harus didasarkan pada tahapan :
1. Deterrence (Pencegahan), yaitu perlindungan terhadap kejahatan dan gangguan melalui
pencegahan, contoh : pembangunan pagar, adanya satuan pengamanan, rambu peringatan, dll.
2. Delaying (Penundaan), yaitu pengurangan kerusakan melalui penggunaan mekanisme
penundaan, contoh : penguncian, security personel, dll.
3. Detection (Deteksi), yaitu mendeteksi kejahatan atau gangguan, contoh : smoke detectors,
motion detectors, CCTV, dll.
4. Assesment (Penilaian), yaitu proses penilaian tingkat keamanan yang berkaitan dengan ancaman
dari dalam dan luar terhadap asset-asset perusahaan.
5. Response (Tanggap), yaitu mekanisme dalam merespon keadaan darurat dan mencegah atau
menurunkan konsekuensi terhadap status keamanan, contoh : mekanisme penanganan
kebakaran, emergency response processes, dll.

Contoh ruang-ruang yang harus diberikan manajemen pengamanan adalah : ruang direksi, ruang kerja,
ruang kasir, ruang enjiniring, ruang R&D, ruang server, ruang arsip, ruang genset.

Diagram Alur Proses Manajemen Pengamanan