Anda di halaman 1dari 4

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN KESISWAAN

SMA NEGERI 1 ....


TAHUN PELAJARAN 2013/2014

A. LATAR BELAKANG
Indonesia telah terpuruk di bidang pendidikan selama kurang lebih satu dekade terakhir.
Hal ini menjadi tugas bersama seluruh lembaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk
membangkitkan kembali dunia pendidikan. Kebangkitan dunia pendidikan harus dimulai
dari hal yang terkecil dan mungkin terlupakan oleh kita bersama. Salah satu masalah
yang terlupakan adalah peran serta atau keaktifan siswa di luar jam belajar (ekstra
kurikuler).
Sangat boleh jadi semangat belajar siswa ditentukan dari kepuasan mereka dalam
menyalurkan
bakat dan keinginannya. Faktor-faktor yang berhubungan secara langsung dan tidak
langsung dengan siswa harus dijadikan sebuah tolak ukur untuk menentukan
keberhasilan pendidikan.
Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang secara langsung berhubungan
dengan siswa dan dapat mengembangkan minat, bakat, dan keinginan siswa. Prestasi
demi prestasi akan terus dicetak oleh siswa jika sekolah memberikan dukungan yang
lebih kepada siswa.
Tugas utama siswa di sekolah adalah belajar. Kegiatan di luar sekolah tentu bukan suatu
batu loncatan ketika siswa tidak mampu lagi belajar. Kegiatan di dalam ekstra kuriuler
haruslah menjadi penopang yang sangat kuat terhadap kegiatan belajar di sekolah.

B. KEBIJAKAN UMUM
Wakasek kesiswaan bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan
siswa. Harapan uatamanya adalah bagaimana siswa menjadi insan beriman dan
bertaqwa, terdidik, dan selalu mengembangkan kepribadiaannya untuk kemanfaatan
pribadi, lingkungan dan orang lain.
Semua kegiatan siswa sudah terakomodir dan difasilitasi oleh sekolah. Berkenaan
dengan tugas tersebut, wakasek kesiswaan sudah menentukan garis besar semua
kegiatan yang boleh diiikuti oleh siswa, diantaranya :
Semua kegitan dilaksanakan dengan izin kepala sekolah dan orang tua siswa
Semua kegiatan tidak melupakan tugas utamanya, yaitu belajar.
Semua kegiatan selalu berorientasi untuk pengembangan diri setiap siswa
Semua kegiatan didanai oleh komite sekolah dan dibantu oleh donatur yang tidak
mengikat.
Jadwal kegiatan harus disesuaikan dengan agenda kegiatan sekolah.
Semua kegiatan sudah terencana dengan baik dan matang.
Semua kegiatan tidak menyebabkan ekses negatif baik untuk SMA ...., maupun
untuk yang lainnya.
Semua kegiatan ekstra kurikuler harus dilasanakan di luar jam sekolah kecuali
dalam keadaan mendesak dengan izin kepala sekolah.
C. LANDASAN HUKUM
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 butir
6 yang mengemukakan bahwa konselor adalah pendidik, Pasal 3 bahwa pendidikan
nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik, dan Pasal 4 ayat (4)
bahwa pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun
kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran,
dan Pasal 12 Ayat (1b) yang menyatakan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan
pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan
kemampuannya.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal
5 s.d Pasal 18 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memuat pengembangan diri peserta didik
dalam struktur kurikulum setiap satuan pendidikan di fasilitasi dan/atau dibimbing oleh
konselor, guru, atau tenaga kependidikan.
Dasar Standarisasi Profesi Konseling yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi Tahun 2004 untuk memberi arah pengembangan profesi konseling di sekolah dan
di luar sekolah.

D. FUNGSI WAKASEK KESISWAAN


Mewakili kepala sekolah apabila kepala sekolah berhalangan hadir kecuali
masalah keuangan dan penandatanganan surat-surat yang tidak didelegasikan.
Menyusun program kegiatan kesiswaan setiap awal semester dan
melaporkannnya kepada kepala sekolah untuk mendapatkan pengesahannya.
Merencanakan dan melaksanakan penerimaan siswa baru.
Bersama wakasek urusan kurikulum mengelola mutasi siswa dan melaporkannya
kepada kepala sekolah.
Merencanakan dan melaksanakan masa orientasi siswa (MOS) siswa kelas X.
Mengorganisir:
Kegiatan pembinaan OSIS.
Kegiatan Ekstrakurikuler.
Kegiatan Upacara Bendera.
6K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, dan
kekeluargaan).
Kegiatan pelepasan siswa kelas XII.
Kegiatan pendaftaran ke perguruan tinggi negeri
Mengatur tata tertib siswa dan dan mengurus siswa yang melanggar tata tertib.
Mengatur seluruh aktivitas siswa baik di dalam maupun di luar sekolah
Mengorganisir pelaksanaan karya wisata siswa.
Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima beasiswa
bersama-sama dengan BP/BK.
E. VISI DAN MISI
Program kerja wakasek kesiswaan mempunyai Visi dan Misi yang sesuai dengan visi dan
misi sekolah yaitu:
Visi :
Wadah Peningkatan kreatifitas;
Pengembang Intelektual dan Imtaq;
Pelestari Budaya Santun;
Pembimbing Menuju Sukses.
Misi :
Membina dan mengembangkan prestasi siswa sesuai bakat, minat, dan
kemampuan;
Meningkatkan dan mengembangkan intelektualitas dan imtaq melalui pembinaan
yang intensif;
Menjunjung tinggi martabatdan citra sebagai manusia terpelajar yang berbudi
pekerti luhur, berkepribadian yang mantap, mandiri, dan berdisiplin;
Mengembangkan potensi siswa melalui peningkatan life skill sejalan dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memasuki tenaga kerja;
Mewujudkan kerja sama dan menjalin kekeluargaan diantara warga sekolah
sebagai implementasi dari wawasan Wiyata Mandala.
F. STRATEGI
Mengembangkan kreatifitas, bakat, dan minat siswa.
Membuat kegiatan-kegiatan yang berguna buat siswa.
Melaksanakan kegiatan yang kreatif dan inovatif.
Membuat program kerja setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.
Membuat anggaran yang proporsional untuk setiap kegiatan yang dilaksanakan
oleh OSIS dan ekskul.
Mencetak siswa yang berprestasi di dalam akdemik dan organisasi.
Memantau seluruh kegiatan yang bersifat prestatif.
Mengikuti seluruh turnamen, lomba-lomba, kuis-kuis, seleksi siswa teladan di ......
dan luar ......
Mengirim siswa berprestasi ke tingkat ......... dan tingkat Nasional di bidang
olahraga dan akademik.
Mengutus siswa mengikuti seminar dan diklat yang dilaksanakan oleh lembaga-
lembaga tertentu yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian siswa.
Mendata kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh siswa
G. PROGRAM KERJA WAKASEK KESISWAAN

PROGRAM KERJA JANGKA PENDEK


Adapun program jangka pendek merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan
dalam kurun waktu 1 semester sampai 1 tahun, diantaranya:
Menyusun program kerja.
Menyusun jadwal kegiatan setiap kegiatan OSIS dan ekskul.
Membuat Tata Tertib Siswa.
Menyusun pengurus dan pembina OSIS dan ekskul.
Membuat skor sangsi setiap pelanggaran siswa.
Membina siswa yang bermasalah.
Memantau dan membimbing kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan ekskul.
Menjalin hubungan baik dengan wakasek kesiswaan dan siswa sekolah lain.
PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG
Program jangka panjang merupakan suatu rencana pencapaian tujuan kegiatan dalam
kurun 2 5 tahun, diantaranya:
Membangun sekolah yang berwawasan disiplin dan patuh terhadap aturan yang
berlaku.
Mencetak siswa yang berprestasi di ......
Mengembangkan kepribadian siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang
berlaku.
Mengirimkan wakil atau duta siswa yang mengikuti olimpiade sains dan ekonomi
di tingkat internasional.
Mencetak siswa yang mempunyai kemampuan bertaraf nasional dan
internasional.
Mengirim utusan pertukaran pelajar dengan negara lain.
Mendata dan memberdayakan seluruh alumni SMA .....
H. PENUTUP
I. KESIMPULAN
Semua kegiatan yang dilaksanakan, baik langsung oleh sekolah maupun oleh siswa yang
berkaitan dengan pengembangan kepribadian selalu terencana dengan baik dan matang
dengan selalu membuat rencana program kerja atau kegiatan dan rencana anggaran
kegiatan. Semua rencana harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan agenda sekolah
dan selalu dipantau oleh kepala sekolah melalui wakasek kesiswaan. Peran serta yang
sangat aktif dari seluruh siswa sangat diharapkan demi terwujudnya kepribadian siswa
yang menuju ke arah yang positif.

II. SARAN-SARAN
Sebaik apapun kegiatan itu terenca dan terlaksana, maka penulisan laporan
pertanggungjawaban harus dibuat untuk dijadikan bahan evaluasi dan rekomendasi
untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Harapan utamanya adalah kegiatan yang sudah
terlaksana akan menjadi cermin atau gambaran, sehingga kegiatan berikutnya akan
terlaksana dengan baik dan sukses.[ki]