PROGRAM KERJA TAHUN 2017
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS KEN SARAS
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RUMAH SAKIT KEN SARAS
Jl. Raya Soekarno-Hatta Km 29
Bergas-Karangjati,Ungaran- Kab.Semarang
Telp.024-6922269
PROGRAM KERJA TAHUN 2017
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
RS KEN SARAS
I. Pendahuluan
Pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab menjadi tuntutan yang harus
dilaksanakan seiring dengan kesadaran pasien akan hukum dan hak-haknya. Undang-
undang kesehatan no 36 tahun 2009 setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh
pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau. Salah satu hal yang perlu
disadari dan diperhatikan adalah masih rendahnya kualitas Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi di rumah sakit. Hal ini sangat penting berkaitan dengan hak pasien
akan pelayanan yang bertanggung jawab, sebab hampir 70-80 % infeksi rumah sakit
dapat dicegah atau diminimalkan.
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ( PPI) yang berhubungan dengan
pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya penting dalam meningkatkan mutu
pelayanan rumah sakit. Sebab salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit adalah
rendahnya angka infeksi di rumah sakit. Rendahnya angka infeksi di rumah sakit ini
hanya dapat dicapai dengan keterlibatan secara aktif semua personil rumah sakit, yang
terdiri dari berbagai disiplin ilmu seperti petugas kebersihan, administrasi, perawat,
dokter, gizi, farmasi dan yang terlibat dalam pelayanan kesehatan pasien.
Peningkatan kualitas Pencegahan dan Pengendalian Infeksi akan memberikan
keuntungan yang sangat berarti, karena hal ini dapat menurunkan lama hari rawat,
menghemat biaya, penyembuhan yang cepat, mutu meningkat sehingga citra rumah sakit
pun akan meningkat. Usaha- usaha pencegahan infeksi pada umumnya sangat
dipengaruhi oleh perilaku petugas kesehatan seperti kebersihan tangan sebelum dan
sesudah melakukan tindakan , penanganan yang benar terhadap instrumen medis
sebelum dan sesudah dipakai dan penggunaaan antimikroba yang rasional. Pencegahan
dan Pencegahan Infeksi merupakan tanggung jawab dari semua petugas kesehatan dan
pengelola rumah sakit, dan para karyawan yang bertugas di rumah sakit , mulai dari
tenaga medis maupun non medis dan mulai dari tenaga kebersihan sampai tingkat
direksi.
II. Latar belakang
Healthcare Associated Infections( HAIs) adalah infeksi yang terjadi selama
proses perawatan di rumah sakit dimana pasien tidak dalam keadaan infeksi dan tidak
dalam masa inkubasi termasuk pasien yang sudah pulang rawat dan termasuk tenaga
kesehatan yang terjadi infeksi ketika memberikan pelayanan perawatan.
Pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit (PPIRS) sangat penting
karena menggambarkan mutu pelayanan rumah sakit. Apalagi akhir-akhir ini muncul
berbagai penyakit infeksi baru (new emerging, emerging diseases dan re-emerging
diseases). Untuk meminimalkan risiko terjadinya infeksi di rumah sakit perlu diterapkan
pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) yaitu kegiatan yang meliputi perencanaan,
pelaksanaan, pembinaan, pendidikan dan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi.
Adapun focus Program PPI adalah program survailen yang meliputi ILI ( Infeksi Luka
Infus),IDO (Infeksi Daerah Operasi ),ISK (Infeksi Saluran Kencing ),IADP ( Infeksi
Aliran Darah Primer )VAP (Ventilator Assosiated Pneumonia ) HAP (Hospitalized
Aquired Pneumonia )Decubitus.
III. Tujuan:
a. TUJUAN UMUM
Terlaksana mutu pelayanan melalui program-program pencegahan dan
pengendalian infeksi di RS.Ken Saras
b. TUJUAN KHUSUS
1. Terlaksananya penerapan kewaspadaan isolasi.
2. Terlaksananya penerapan penggunaan anti biotik.
3. Terlaksananya pendidikan dan pelatihan
4. Terlaksananya pencegahan infeksi
5. Terlaksanannya survailence
IV. Indikator dan pencapaian pada tahun 2016 dan target (sasaran) pada tahun 2017
A. Indikator pelayanan:
No Indikator Target 2016 (s/d Pencapaian 2016 (s/d Target Target
November) November) 2017 pendapatan
Dalam angka dan Dalam angka dan 2017
persentase persentasi
1. - - - - -
2. - - - - -
3. - - - - -
4. - - - - -
B. Indikator Mutu Unit dan Keselamatan (sesuai dengan program PMKP unit kerja)
No Indikator mutu Target 2016 Pencapaian Target 2017
2016
Indikator Mutu unit kerja
Struktur :jumlah anggota TIM 100 % 100% 100%
PPI yang terlatih
Proses:Angka kejadian ILI di < 5% <5%
1. RS
Output:Kepatuhan pemakaian 100% 100%
APD
Outcome: 100 % 85 % 100 %
Angka kepatuhan hand Higiene
Indikator mutu area Klinis
2.
Angka kejadian ILI di RS <5% <5%
Sasaran Keselamatan Pasien
3. Hand Higiene 6 Langkah dan 5 100 % 85 % 100 %
moment
C. Analisis Pencapaian Kinerja pada Tahun 2015
No Kegiatan Rincian kegiatan Target Pencapaian Kendala
pokok
1. Melaksanakan Menetapkan data ILI < 5 % 0,8 %
kegiatan surveillance dan metode IDO < 5 % 0
Surveilans surveinya.( ILI / Infeksi ISK < 5% 0
Luka Infus, IDO/ Infeksi IADP < 5% 0
Daerah Operasi, IADP/ VAP < 5 % 0%
Infeksi Aliran Darah HAP < 5 %
Primer, VAP / Ventilator Decubitus < 5%
Assosiated Pnemonia, HAP/
Hospital Aquired Pnemonia,
ISK/ Infeksi Saluran
Kemih, DECUBITUS).
Melakukan sensus harian 100 % 100 %
Membuat laporan bulanan 100 % 100 %
Membuat analisa tiap 3 100 % 100 %
bulan
Membuat laporan ke 100 % 100 %
dirut,dinkes dan PT.tiap 3
bulan
2. Membuat Mengidentifikasi resiko 100% 100 % 100%
ICRA infeksi
untuk renovasi Menganalisa resiko nfeksi 100% 100% 100%
bangunan dan Menyusun langkah langkah 100% 100 % 100%
Risk assesmen. pencegahan dan
pengendalian infeksi
Monitoring pelaksanaan 100 % 100 % 100 %
kebijakan ,prosedur dan
pedoman PPI
Pencatatan dan pelaporan 100 % 100 % 100 %
insiden
3. Monitoring Menyusun jadwal 100 % 100% 100%
pelaksanaan Melakukan audit 100 % 100 % 100%
program PPI Menganalisa hasil audit 1. 100 % 2. 100 % 3. 100 %
Melakukan tindak lanjut 100 % 100 % 100 %
Membuat laporan 100 % 100 % 100 %
4. Monitoring Melakukan audit di unit unit 100 % 75 % Keterbatasan
pemakaian terkait Gizi, Laundry, jumlah APD,
APD IRNA, IGD, IBS, ICU, HD, Pemakaian
Rehab Medis, Radiologi, yang tidak
Ruang Jenazah, Sanitasi, tepat.
Cleaning Servis, ISS,VK.
5. Monitoring Kepatuhan Hand Higiene 100 % 8% Kurang
pelaksanaan perawat peduli, sblm
program PPI kontak ps
msh sering
lupa.
Kepatuhan hand hygiene 100 % 32 % Tidak peduli
dokter Hanya
dilakukan
setelah
tindakan
aseptic.
Managemen linen dan 100 % 90 % Troly
laundry pengangkut
linen bersih
blm tertutup
Pelaksanaan pasien isolasi 100 % 100 % Heap filter
isolasi opal
blm
dipasang.
Kegiatan pelayanan 100 % 100 %
makanan dan permesinan
Kegiatan sterilidsasi di RS 100 % 100 % Blm sesuai
standart ,krn
untuk
packing blm
bias
dikarenakan
autoklaf
rusak.
Pemantauan peralatan 100 % 100 %
kadaluwarsa
Pemantauan alat single use 100 % 100 % Penyimpanan
menjadi re - use alat alat yg di
re-use blm
sesuai
standar.msh
disimpan
dilemari
kayu dan
lembab.
Pemantauan pembuangan 100 % 100 % Pembuanga
sampah infeksius,cairan n sampah
tubuh dan darah infeksius
msh
tercampur
yg tdk
infeksius.
Pemantauan pembuangan 100 % 100 % Pembuangan
sampah benda tajam dan sampah sp
jarum. wadah terisi
penuh baru
dibuang.tida
k 2/3 isi.
6. Pertemuan Pertemuan komite PPI 100 % 50 % Kesibukan
rutin Komite diadakan tiap 3 bulan seka;li masing
dan Tim PPI masing
Pertemuan TIM PPI 100 % 100 % Setiap tgl 11
diadakan tiap 1 bulan.sekali
7. Melakukan Pelatihan PPI dasar untuk 100 % 100 % 100 %
kegiatan anggota komite dan tim ppi
pelatihan untuk Pelatihan IPCN 100 % 100 % 100%
pengembangan Pelatihan IPCN LANJUT 100% 0%
SDM Sosialisasi tentang hand 100 % 100 % 100 %
higien bagi seluruh
karyawan
,mahasiswa,pengunjung dan
pasien rumah sakit.
Spsialisasi tentang 100 % 100 %
kebersihan ruang dan
lingkungan untuk semua
karyawan.
Sosialisasi tentang 100 % 100 %
penggunaan APD secara
benar dan tepat.
8. Pengadaan Pembuat leaflet dan banner 100 % 100 %
fasilitas ,sarana tentang hand higiene
dan prasarana Pengajuan penambahan 100 % 80 % Masih blm
pengadaan sarana cuci semua
tangan hand rub dan tissue mengunakan
towel. tissue towel.
Pengadaan safety box. 100 % 25 % Kendala
biaya
Pengajuan penambahan 100 % 0% Blm
tempat sampah injak. terealisasi
Sarana kantor ppi printer 100 % 100 %
9. Pemeriksaan Bekerjasama dengan 100 % 100 %
swab kuman sanitasi dan unit khusus
berkala ICU,IBS, IGD,POLI
10. Pengendalian Bekerjasama dengan lab 100 % 10 % Pemeiksaan
resistensi anti mikrobiologi. kultur yg sgt
mikroba di minimal
ruang ICU karena BPJS
11. Investigasi Mengumpulkan data 100 % 0% Tidak ada
outbreak kejadian.
Melakukan analisa
Melakukan tindak lanjut
Membuat laporan
V. Program kerja:
No Kegiatan pokok Rincian Sasaran Cara Jadual Biaya
Kegiatan (terukur) melaksanakan
kegiatan
1 Survailens ( ILI, IDO, ISK Sensus harian Angka kejadian Rapat komite setiap
,IADP ,VAP,HAP,DECUB) ,membuat ILI < 5 %,IDO < dan tim bulan
laporan,analisa 5 %,ISK < ppi,pengumpula
tiap 3 5%,IADP < 5 n data tiap hari
bulan,laporan ke %,VAP/HAP < 5 dibantu ipcln,
direktur dan %, DECUB < 5 % data
dinkes dikumpulkan ke
ipcn tiap tgl 5
bln berikutnya.
Membuat ICRA ICRA bangunan Rapat komite
dan renovasi dan tim
setiap ada ppi,pengumpula
renovasi/bangunan n data tiap hari
baru.tiap 6 bulan dibantu ipcln,
membuat Risk data
Assesmen infeksi dikumpulkan ke
per unit. ipcn tiap tgl 5
bln berikutnya.
Monitoring pelaksanaan Menyusun raapat setiap
program ppi jadwal audit, komite,tim ppi bulan dan
Lakukan audit, 3 bulan
analisa, tindak
lanjut, membuat
laporan.
Investigasi out break mengumpulkan rapat komite kalau ada
data,analisa,melak dan tim . kasus
ukan tindakan
,membuat laporan.
Pertemuan rutin komite dan evaluasi rapat komite setiap 400
tim ppi pelaksanaan tiap 3 bulan bulan dan
program ppi ,rapat tim setiap tiga bulan
bulan
Melakukan pemeriksaan untuk ruang koordinasi setiap 6 3.000.000
swab kuman secara berkala khusus icu,ibs dengan unit bulan
khusus dan
sanitasi.
Jadual Kegiatan (Bagan Gantt untuk rencana satu tahun)
Kegiatan 2015 2016
No
Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des
Bulan
1. Melakukan v v v v v v v v v v v v v
kegiatan pelatihan
Untuk
pengembangan
SDM di bidang
PPI
2. Pertemuan komite v v v v v
PPI
3. Pertemuan TIM v v v v v v v v v v v v v
PPI
4. Pengadaan sarana v v v v v v v v v v v v v
dan prasarana
5. Survailen v v v v v v v v v v v v v
6. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
kepatuhan hand
Higiene dan
penggunaan APD
7. Membuat ICRA v v v v v
8. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
strerilisasi
9. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
managemen
loundry
10. Monitoring v v v v v v v v v v v v vv
pembuangan
sampah infeksius
dan cairan tubuh
11. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
pembuangan
benda tajam dan
jarum
12. Pengendalian v v v v v v v v v v v v v
resistensi anti
mikroba di ICU
13. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
peralatan
kadaluwarsa
,single u-se
menjadi re- use
14. Pemeriksaan v
swab kuman
15. Melakukan
investigasi out
break infeksi.
16. Monitoring v v v v v v v v v v v v v
kegiatan
pelayanan
makanan dan
permesinan
17. Monitoring v
pembongkaran
bangunan dan
renovasi
18. Monitoring v v v v v v v v v v
pelaksanaan
isolasi pasien
19. Monitoring v v v v v v v v v v v v
pelaksanaan hand
higiene
VI. Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan pelaksanaan
kegiatan
A. Rencana monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan
No Kegiatan Rincian kegiatan Penanggung jawab
pokok monev
1. Surveilance ILO, IDO, IADP, VAP, IPCN
ISK , HAP, DECUBITUS
2. InfestigasiOut Kalau ada KLB IPCN
break .
3. Pengendalian Bekerjasama dengan
resistensi anti mikrobiologi.
mikroba
4. Membuat Pembongkaran bangunan IPCN
ICRA dan risk assesmen.
5. Monitoring Menyusun IPCN
pelaksanaan jadwal,audit,analisa,tindak
program ppi lanjut,membuat laporan.
Kepatuhan hand hygiene, IPCN
penggunaan APD,
Managemen Iinen dan
Laundry, pelaksanaan
Isolasi pasien, kegiatan
pelayanan makanan dan
permesinan, Sterilisasi di
RS, peralatan
kadaluwarsa, single use
menjadi re-use.
Pembuangan sampah
infeksius ,cairan tubuh
dan darah, pembuangan
benda tajam.
B. Pelaporan hasil monev
Pelaporan hasil monev dilakukan tiap 3 (tiga) Bulan sekali secara tertulis ditujukan kepada
Direksi RS.Ken Saras.
VII. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi keseluruhan kegiatan
Pencatatan ,pelaporan dan evaluasi keseluruhan kegiatan sesuai dengan jenis SPO nya
dan pelaporan tiap 3 bulan.