Anda di halaman 1dari 1

NARASI VIDEO

Respon imun dimulai saat patogen (antigen) masuk kedalam tubuh. Antigen masuk
dalam sel makrofag dan fragmen antigen terlihat dipermukaan sel disebut dengan antigen
presenting cell (APC). APC akan berinteraksi dengan T-helper cell yang dapat mengenali
antigen yang sesuai. Saat interaksi tersebut makrofag mengeluarkan signal kimia yang disebut
Interleukin-1 yang menstimulasi pengeluaran interleukin 2 dari T-helper cell. Interleukin 2
merangsang interaksi:

1. Sitotoksik T cells

Sel normal yang terinfeksi membentuk APC. Dalam tubuh membuat jutaan tipe
sitotoksik T cells, tiap tipe dapat mengenali antigen tertentu. Sitotoksik T cells akan mengenali
antigen yang terlihat dipermukaan sel (APC). Setelah mengenali sitotoksik T cell akan
memproduksi zat yang membunuh sel yang terinfeksi.

2. Dengan sel B

Sel B juga memiliki jutaan tipe yang berbeda. Tiap tipe dapat mengenali antigen
tertentu. Saat sel B teraktivasi dengan bantuan sel T-helper. Sel B akan mengalami diferensiasi
menjadi sel plasma. Sel plasma ini menjadi pabrik pembuatan antibodi yang membanjiri aliran
darah sehingga dapat berikatan dengan antigen yang menyebabkan infeksi. Antibodi akan
berikatan dengan permukaan antigen dan membuat tanda untuk makrofag untuk melakukan
destruksi. Sebagian sel B tidak masuk dalam pabrik pembuatan antibodi namun menjadi sel B
memori yang dapat menjadi memori. Sehingga saat serangan edua dari antigen yang sama,
antibodi akan lebih kuat.