Anda di halaman 1dari 2

a.

Jelaskan peranan plak aterosklerosis, platelet dan system koagulasi dalam sindroma
coroner akut
Aterosklerosis merupakan dasar penyebab utama terjadinya ACS. Aterosklerosis
merupakan suatu proses multifaktorial dengan mekanisme yang saling terkait. Proses
aterosklerosis awalnya ditandai dengan adanya kerusakan pada lapisan endotel, pembentukan
foam cell (sel busa) dan fatty streaks (kerak lemak), pembentukan fibrous plaque (lesi
jaringan ikat) dan proses ruptur (sobeknya) plak aterosklerotik yang tidak stabil.
Aterosklerosis merupakan suatu proses inflamasi kronis dimana inflamasi memainkan
peranan penting dalam setiap tahapan aterosklerosis mulai dari awal perkembangan plak
sampai terjadinya ruptur plak yang dapat menyebabkan trombosis (koagulasi dalam
pembuluh darah yang berlebihan sehingga menghambat aliran darah, atau bahkan
menghentikan aliran tersebut). Trombosis sering terjadi setelah rupturnya plak aterosklerosis,
terjadi pengaktifan platelet dan jalur koagulasi. Apabila plak pecah, robek atau terjadi
perdarahan subendotel, mulailah proses trombogenik, yang menyumbat sebagian atau
keseluruhan suatu arteri koroner. Pada saat inilah muncul berbagai presentasi klinik seperti
angina atau infark miokard. Proses aterosklerosis ini dapat stabil, tetapi dapat juga tidak stabil
atau progresif. Konsekuensi yang dapat menyebabkan kematian adalah proses aterosklerosis
yang bersifat tidak stabil/progresif yang dikenal juga dengan acute coronary syndrome.

b. Jelaskan perbedaan singkat STEMI dan NSTEMI


NSTEMI adalah infark miokard akut tanpa elevasi ST yang terjadi dengan mengembangkan
oklusi lengkap arteri koroner kecil atau oklusi parsial arteri koroner utama yang sebelumnya
terkena aterosklerosis. Hal ini menyebabkan kerusakan ketebalan parsial otot jantung. Jumlah
NSTEMI sekitar 30% dari semua serangan jantung.
STEMI adalah infark miokard akut dengan elevasi ST yang berkisar 70% dari semua
serangan jantung. STEMI terjadi dengan mengembangkan oklusi lengkap dari arteri koroner
utama yang sebelumnya terkena aterosklerosis. Hal ini menyebabkan kerusakan ketebalan
menyeluruh dari otot jantung. ST Elevation Miocard Infark (STEMI) didefinisikan sebagai
nekrosis miokardium yang disebabkan oleh tidak adekuatnya pasokan darah akibat sumbatan
akut arteri koroner yang ditandai dengan adanya segmen ST elevasi pada EKG. Sumbatan ini
sebagian besar disebabkan oleh rupture plak, ateroma pada arteri koroner yang kemudian
diikuti oleh terjadinya thrombosis, vasokontriksi, rekasi inflamasi, dan mikroembolisasi
distal. Kadang-kadang sumbatan akut ini dapat pula disebabkan oleh spasme arteri
koroner,emboli atau vaskulitis.

c. Sebutkan golongan obat yang dapat diberikan untuk pasien ACS dan mekanisme
kerjanya
PENGOBATAN

Nama obat Mekanisme


Aspirin (Antiplatelet) Memecah plak atherom pada
pembuluh darah
(Thrombolitik)
Inhibitor reseptor glikoprotein Menghalangi jalur umum akhir
II b/ 3A agregasi platelet yaitu cross
linking platelet oleh jembatan
fibrinogen antara GP Iib dan 3
A reseptor pada pembekuan
trombosit
Antikoagulan mencegah penggumpalan
darah dengan menghambat
kerja protein yang terlibat
dalam proses pembekuan
darah
Beta-blocker Menghambat reseptor beta 2
adrenergik
Statin Menghambat pembentukan
LDL dan menurunkan kadar
kolesterol total
Nitrat Menyebabkan fenodilasi dan
menurunkan preload dan
kebutuhan oksigen miokard
CCB Menurunkan detak jantung
dengan cara memblok kanal
kalsium