Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang

Amoksisilin memiliki nama lain D(-)-a-amino-phydroxybenzylpenicillin, amoksisilin


atau amoksisiline. Rumus kimia amoksisilin adalah (2S,5R, 6R)-6[[(2R)-2-Amino-2-(4-
hydroxyphenyl)acetyl]amino]-3,3-dimetyl-7oxo-4-thia-1-azabicyclo[3.2.0] heptane-2-
carboxylic acid. Amoksisilin termasuk antibiotik spektrum luas yang sering diresepkan pada
anak untuk pengobatan pneumonia dan penyakit lain, termasuk infeksi bakteri pada telinga,
sinus, tenggorokan, saluran kemih, kulit, abdomen dan darah. Amoksisilin diformulasikan
dalam kapsul konvesional, tablet, bubuk untuk suspensi oral, dan tablet dispersibel.

Amoksisilin dapat dibuat dalam bentuk tablet. Tablet adalah sediaan padat mengandung
bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Tablet berdasarkan metode pembutannya dibagi
atas tablet cetak dan tablet kempa. Sebagian besar tablet dibuat dengan cara pengempaan dan
merupakan bentuk sediaan yang paling banyak digunakan. Tablet kempa dibuat dengan
memberikan tekanan tinggi pada serbuk atau granul menggunaa cetakan baja. Tablet dapat
dibuat dalam berbagai ukuran, bentuk dan penandaan permukaan tergantung pada desain
cetakan.

Cara pembuatan tablet secara umum terbagi 3 yaitu granulasi basah, granulasi kering
dan kempa langsung. Kempa langsung adalah pembutaan tablet dengan kecepatan tinggi
memerlukan eksipien yang memungkinkan pengempaan langsung tanpa tahap granulasi
terlebih dahulu. Kempa langsung menghindari banyak masalah yang timbul pada granulasi
basah dan granulasi kering. Walaupun demikian sifat fisisk masing-masing bahan pengisi
merupaka hal kritis, perubahan sedikit dapat mengubah sifat alir dan kempa sehingga menjadi
tidak sesuai untuk dikempa langsung.

Pada percobaan praktikan membuat amoksisilin yang secara teoritis memiliki sifat yang
mudah mengalir sehingga dapat dilakukan pembuatan dengan menggunakan metode kempa
langsung.
1.2 Tujuan praktikum
1. Dapat mengetahui tata cara pelaksanaan praktikum teknologi sediaan solidadalam
bentuk tablet menggunakan metode kempa langsung.
2. Mengetahui dan memahami teori umum tablet.
3. Mengetahui dan dapat melakukan pembuatan tablet.