Anda di halaman 1dari 13

Bagaimana keterkaitan TC, TFC, TVC, AVC dan MC ? Bagaimana pula rumus matematik dan grafiknya ?

1. Biaya Total (Total Cost = TC) : adalah penjumlahan dari biaya tetap total
dengan biaya variabel total.

TC = TFC + TVC

2. Biaya Tetap Total (Total Fixed Cost = TFC)


Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input (faktor
produksi) tetap.

TFC = TC - TVC

3. Biaya Variabel Total (Total Variabel Cost = TVC)


Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input variabel yang
digunakan dalam suatu proses produksi.

TVC = TC - TFC

4. Biaya Variabel Rata-rata/(Avarage Variabel Cost = AVC)

AVC = TVC : Q

5. Biaya marginal atau marginal cost (MC) adalah biaya tambahan yang harus
dikeluarkan oleh perusahaan jika ia menambah outputnya.

MC = TC : Q
∆TC adalah pertambahan jumlah biaya total;

∆Q adalah pertambahan jumlah produksi.

Berdasarkan data berbagai biaya dalam sebuah perusahaan dalam tabel 1, diatas maka akan
dapat dilukiskan berbagai kurva biaya sebagai berikut :
TC

Cost
TVC

TFC

Gambar 1. Biaya Total, Biaya Tetap dan Biaya Variabel Total

- Kurva TFC bentuknya horizontal, karena nilainya tidak berubah, berapapun jumlah output
yang dihasilkan oleh perusahaan.
- Kurva TVC bermula dari titik 0 (origin) dan semakin lama semakin bertambah tinggi. Hal ini
karena :
1. Waktu tidak ada produksi TVC = 0
2. Semakin besar volume produksi semakin besar nilai TVC
- Kurva TC bermula dari pangkal TFC dan kalau ditarik garis tegak antara TVC dan TC,
panjang garis tersebut adalah sama dengan jarak antara kurva TFC dengan sumbu diatas.

Gambar 2.Biaya Tetap Rata-rata, Biaya Variabel Rata-rata, Biaya Total Rata-rata dan Biaya
Marginal.

Cost

MC
AC

AVC

Q
- Kurva AFC yang berbentuk menurun dari kiri atas kekanan bawah karena ia
menggambarkan makin besar jumlah ouput yang diproduksi, makin kecil biaya tetap rata-
rata (AFC)-nya.
- Kurva-kurva AVC, AC dan MC berbentuk huruf U, hal ini mencerminkan bahwa kegiatan
produksi dipengaruhi oleh “hukum tambahan hasil yang semakin berkurang”, yaitu : pada
waktu produksi masih sangat rendah, pertambahan sejumlah tertentu biaya produksi akan
menyebabkan pertambahan yang besar terhadap jumlah produksi. Tetapi jika produksi
sudah semakin banyak, sejumlah tertentu biaya produksi, akan mengakibatkan
pertambahan jumlah produksi yang semakin sedikit.
- Kurva-kurva AVC dan AC dipotong oleh kurva MC pada titik terendah dari masing-masing
kurva tersebut.
Hal ini dijelaskan sebagai berikut :

Pada waktu nilai MC < AVC, maka nilai AVC menurun, dengan kata lain kalau kurva MC
dibawah kurva AVC, maka kurva AVC sedang menurun.

Pada waktu nilai MC>AVC, maka nilai AVC semakin besar, dengan kata lain jika kurva MC
berada diatas kurva AVC, maka kurva AVC sedang menaik.

Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa kurva AVC akan dipotong oleh kurva MC pada
titik terendahnya. Begitu pula untuk kurva AC, juga dipotong oleh kurva MC pada titik
terendahnya juga.

Biaya Marginal (Marginal Cost)

Marginal Cost (MC) : adalah tambahan biaya dikeluarkan oleh perusahaan, akibat adanya
tambahan output yang diproduksi sebanyak 1 (satu) unit.

MC = TC / Q

Tabel Biaya Total, Rata-Rata, Marjinal suatu Perusahaan


Kuantitas (Q) Biaya Total (TC) Biaya Rata-Rata (AC) Biaya Marjinal (MC)
0 $ 20 - -
1 140 $ 140 $ 120
2 160 80 20
3 180 60 20
4 240 60 60
5 480 96 240

Untuk menggambarkan hubungan ekonomi, dapat disajikan dalam bentuk persamaan tabel
atau grafik. Jika bentuk hubungan ekonomi tersebut sederhana, maka tabel dan grafik sudah
cukup untuk menggambarkan hubungan tersebut harus menggunakan persamaan matematis.
Penggambaran hubungan ekonomis dengan persamaan matematis juga sangat berguna dalam
menentukan solusi optimal dari suatu masalah. Sebagai contoh, misalnya hubungan antara
hasil penjualan (Total Revenue, TR) dengan jumlah output (Q) yang dijual dapat disajikan
dalam bentuk persamaan (fungsi) sebagai berikut :

TR = 100Q – 10Q2............................................ (1)

Dengan mensubstitusikan berbagai nilai hipotetis dari jumlah output (Q) barang yang terjual ke
persamaan (1) diatas, akan diperoleh skedul (daftar) hasil penjualan total (Total Revenue) yang
diterima oleh perusahaan sebagai berikut :

Tabel 1. Skedul Penerimaan Total Perusahaan


Q 100Q – 10Q2 Penerimaan Total (TR)

0 100 (0) – 10 (0)2 $0


1 100 (1) – 10 (1)2 $ 90
2
2 100 (2) – 10 (2) $ 160
2
3 100 (3) – 10 (3) $ 210
2
4 100 (4) – 10 (4) $ 240

Hubungan Total, Rata-Rata, dan Marjinal

Konsep hubungan antara ukuran total, rata-rata dan marjinal adalah penting dalam analisis
optimasi. Hubungan ini pada dasarnya sama, baik itu menyangkut tentang penerimaan,
produksi biaya maupun laba. Dalam menganalisis bagaimana cara suatu perusahaan
memaksimalkan keuntungannya, kita perlu mempelajari hubungan antara biaya total, biaya
rata-rata, dan biaya marjinal bersama-sama dengan konsep penerimaan (revenue).

Cost – Volume – Profit Analysis ( CPVA )

CPVA atau Breakeven Analysis, membahas hubungan antara TR (Total Revenue), TC


(Total Cost) danTotal Profit (p) suatu perusahaan pada berbagai tingkat output (Q).

CPVA atau BA sering digunakan oleh para eksekutif perusahaan untuk menentukan
volume (jml) penjualan yang diperlukan oleh perusahaan untuk mencapai titik impas, laba
total dan kerugian pada tingkat penjualan lainnya.

TC = TFC + TVC

TVC = AVC (Q)


Q = jml.output

TC = TFC + AVC (Q)


Kondisi breakeven point (titik impas) terjadi pada saat p = 0

p = TR – TC = 0

TR = P.Q, sehingga dalam kondisi impas, maka Total Revenue (TR) menjadi :
TR = P.QB

QB = jml.output dalam kondisi “breakeven point”

P.Q = TFC + AVC

Cost-Volume-Profit Analysis (Breakeven Analysis)

Kondisi breakeven terjadi pada saat p = 0 atau TR = TC

TR = P.Q

P = Price/unit

Q = soled quantities

Mencari tingkat output breakeven (QB)

TR = TC

P.(QB) = TFC + AVC (QB)

P.(QB) – AVC (QB) = TFC

(P-AVC) QB = TFC

Q = TFC / AVC
P – AVC : Contribution margin per unit

TR
Profit
TC

P = $1 0

AVC = $5

TFC = TFC
$200

P (QB) – AVC (QB) = TFC


Q
QB (P-AVC = TFC

Q = TFC / (P- AVC)


Contoh : TFC = $210
$210
QB = =30 unit
P = $15 $15 - $8

AVC = $8

P – AVC : disebut marjin kontribusi per unit (contribution margin per unit)

CPVA juga dapat digunakan untuk menentukan target output dimana


target profit (pT) dapat dicapai.

Q = TFC + π T / (P-AVC)

QT = jml.output yang ditargetkan

Biaya produksi Jangka Pendek adalah jangka waktu dimana sebagian faktor produksi tidak
dapat dirubah jumlahnya (konstan).

Berbagai Jenis Biaya Dalam Jangka Pendek

1. Biaya Tetap Total (Total Fixed Cost = TFC)

Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input (faktor produksi) tetap.

2. Biaya Variabel Total (Total Variabel Cost = TVC)

Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input variabel yang
digunakan dalam suatu proses produksi.

3. Biaya Total (Total Cost = TC) : adalah penjumlahan dari biaya tetap total dengan biaya
variabel total.

TC = TFC + TVC
4. Biaya Rata-rata Dan Marjinal

- Biaya tetap rata-rata (Average Fixed Cost/AFC) biaya tetap yang dibelanjakan untuk
menghasilkan setiap unit produksi

AFC =

- Biaya berubah rata- rata (Average Variabel Cost/AVC) biaya variabel yang dibelanjakan
untuk menghasilkan setiap unit produksi

AVC =

- Biaya total rata-rata (Average Cost/AC) keseluruhan biaya yang digunakan untuk
menghasilkan setiap unit produksi.

ATC =

Q = total Output

- Biaya Marginal (Marginal Cost / MC) Kenaikan biaya produksi yang dikeluarkan untuk
menambah satu unit output.

MCn = TCn – TCn-1

Dimana MCn adalah biaya marjinal produksi ke-n;

TCn adalah biaya total pada waktu jumlah produksi n;

TCn-1 adalah biayatotal pada waktu jumlah produksi n-1.

Atau dapat juga dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

MCn = ∆TC/∆Q

Dimana MCn adalah biaya marjinal produksi ke-n;

∆TC adalah pertambahan jumlah biaya total;

∆Q adalah pertambahan jumlah produksi.

Akan tetapi pada umumnya pertambahan satu unit faktor produksi akan menambah beberapa unit
produksi
6. Biaya Tetap Total (Total Fixed Cost = TFC)
Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input (faktor
produksi) tetap.

7. Biaya Variabel Total (Total Variabel Cost = TVC)


Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh input variabel yang
digunakan dalam suatu proses produksi.

8. Biaya Total (Total Cost = TC) : adalah penjumlahan dari biaya tetap total
dengan biaya variabel total.

TC = TFC + TVC

9. Biaya Tetap Rata-rata (Avarage Fixed Cost = AFC)

TFC
AFC=
Q

Q = jumlah output

10.Biaya Variabel Rata-rata/(Avarage Variabel Cost = AVC)

TVC
AVC=
Q

11.Biaya Total Rata-rata/Biaya Rata-rata (Avarage Cost = AC)


TC
AC=
Q

AC=AFC+ AVC

Biaya marginal atau marginal cost (MC) adalah biaya tambahan yang harus
dikeluarkan oleh perusahaan jika ia menambah outputnya.

Δ TC
MC=
ΔQ

Tabel 1. Berbagai biaya dalam sebuah perusahaan.

Q TFC TVC TC AFC AVC AC MC


0 50 0 50 - - -
1 50 50 100 50 100 100
50
3 50 100 150 33,333 50 50
25
6 50 150 200 25 33,333 33,333
16,666
10 50 200 250 20 25 25
12,5
15 50 250 300 16,667 20 20
10
19 50 300 350 14,782 17,421 17,421
12,5
22 50 350 400 15,908 18,181 18,181
16,666
18,750
24 50 400 450 16,667 18,750 20 25
25 50 450 500 18 20 21,569 50
25,5 50 500 550 19,609 21,569 100