Anda di halaman 1dari 2

TRIAGE PASIEN IGD

Nomor Dokumen : Nomor Revisi Halaman :

SPO/012/PSG/APK/2017 0 1/3

Ditetapkan,
Direktur RSUD Pesanggrahan
STANDAR Tanggal Terbit :
PROSEDUR
OPERASIONAL 20 Desember 2016

drg. Endah Kartika Dewi


NIP. 196712071994032004

Triase adalah proses penilaian pasien berdasarkan tingkat kegawatan


PENGERTIAN dan jenis penyakit untuk ditentukan apakah pasien perlu ditangani
dengan segera dan ditentukan tempat penanganannya.

1. Pasien yang datang ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) dapat


TUJUAN tertangani dengan cepat dan tepat sesuai dengan jenis kasus dan
tingakt kegawatannya.
2. Tercapainya kinerja yang efektIf dan efisien

KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur Nomor 68 Tahun 2017 tentang pedoman triase
pasien igd Rumah Sakit Umum Daerah Pesanggrahan

PROSEDUR 1. Petugas menerima pasien di unit IGD


2. Petugas meminta keluarga untuk mendaftar di pendaftaran
3. Petugas melakukan anamnesa, pemeriksaan singkat dan
cepat untuk menentukan derajat kegawatan.
4. Tim IGD ( perawat dan dokter ) menangani pasien dengan
memperioritaskan pasien yang perlu ditangani segera
berdasarkan level kegawatan yang ditemukan.
5. Kelompokkan pasien dengan tingkat kegawatannya dengan
memberikan label berwarna sebagai berikut :
- Label merah : Pasien gawat darurat yang mrupakan
perioritas pertama pada penanganan. Pertolongan
diberikan segera pada saat ditemukan atau saat
pertama pasien diterima.
- Label kuning : Pasien darurat tidak gawat yang
merupakan perioritas kedua. Pertolongan diberikan
setelah pasien dengan kategori label merah selesai
ditangani.
- Label hijau : Penanganan seperti pelayanan biasa, tidak
perlu segera, penangana dn pemindahan bersifat
terakhir.
- Label hitam : Paien sudah meninggal dan dapat
langsung dipindahkan ke kamar transit jenazah
6. Pasien dengan triase merah dan kuning langsung
ditempatkan pada tempat tidur yang tersedia di ruang IGD.
Dokter jaga IGD segera menilai keadaan umumnya untuk
penilaian tingkat kegawatannya dan penanganan
selanjutnya. Pasien dengan triase hijau, petugas
melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital (pemeriksaan
tekanan darah, menghitung nadi,menghitung pernafasan,
mengukur suhu tubuh, menimbang berat badan pada
pasien anak) dan mendokumentasikan dalam lembar triase
7. Apabila dokter dan perawat IGD sedang menangani
pasien, kemudian datang pasien dengan level kegawatan
pasien lebih tinggi maka segera tangani pasien tersebut
terlebih dahulu dengan memberikan penjelasan mengenai
keadaan tersebut kepada pasien yang sedang ditangani

TRIASE PASIEN IGD

Nomor Dokumen : Nomor Revisi Halaman :

SPO/012/PSG/APK/2017 0 2/3

8. Apabila pasien datang dengan jumlah yang melebihi


kapasitas tempat tidur yang ada, namun dari identifikasi
pasien tersebut butuh penanganan segera maka
pelayanan dapat dilakukan dengan menggunakan ruang
yang memungkinkan pemeriksaan dilakukan.
PROSEDUR
9. Untuk kasus tertentu yang memerlukan penanganan lebih
lanjut setelah diatasi kegawatannya dan dilakukan
observasi diruang IGD maka pasien dapat dikonsultasikan
kepada dokter spesialis.
10. Dalam keadaan bencana atau disaster, maka pemderita
atau korban diseleksi dengan cara sebagai berikut : kenali
segera pasien yang berada dalam keadaan gawat darurat
yang mengancam jiwa.
11. Tentukan tujuan dimana pelayanan selanjutnya diberikan
12. Pasien yang berada di ruang IGD diperiksa dan di
stabilisasi sesuai kemampuan RS. Jika rumah sakit tidak
mampu memenuhi kebutuhan pasien dengan kondisi
darurat, pasien akan dirujuk ke rumah sakit lain yang
fasilitas pelayanannya memenuhi kebutuhan pasien.
13. Dokumentasikan penanganan atau tindakan yang
dilakukan dalam berkas rekam medis.