Anda di halaman 1dari 1

Komplikasi Amputasi

1. Komplikasi akibat tindakan perioperatif


Berdasakan penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa beberapa komplikasi dapat
terjadi setelah dilakukannya tindakan perioperatif pasca amputasi. Komplikasi tersebut dapat
berupa gangguan penyebuhan luka pasca operasi, infeksi, dan perdarahan (Dillon, Quigley,
& Fatone, 2017)
2. Gangguan body image dan harga diri
Pasca amputasi beberapa klien akan mengalami gangguan body image bagi mereka yang
memiliki harga diri rendah/negatif. Harga diri negatif pada klien pasca amputasi lebih banyak
daripada harga diri positif. Kejadian harga diri negatif lebih banyak dijumpai pada klien yang
berusia 15-35 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut seseorang lebih banyak
beraktifitas dan berorientasi dengan lingkungan masyarakat (Pambudiarto, 2012).
3. Phantom Limb Pain
Phantom limb pain merupakan perasaan sensasi nyeri atau rasa nyeri pada bagian tubuh yang
telah di amputasi. Nyeri tersebut dapat mengurangi kualitas hidup seseorang, kemampuan
fungsional seseorang, dan berhubungan dengan gejala depresi . Oleh karena itu diperlukan
perawatan yang sesuai (DeMoss, Ramsey, & Karlson, 2018)

Sumber:

DeMoss, P., Ramsey, L. H., & Karlson, C. W. (2018). Phantom limb pain in pediatric oncology.
Frontiers in Neurology, 9(APR), 7–9. https://doi.org/10.3389/fneur.2018.00219
Dillon, M. P., Quigley, M., & Fatone, S. (2017). Outcomes of dysvascular partial foot
amputation and how these compare to transtibial amputation: A systematic review for the
development of shared decision-making resources. Systematic Reviews, 6(1), 1–20.
https://doi.org/10.1186/s13643-017-0433-7
Pambudiarto, Arie Agus. (2012). Gambaran Konsep Diri : Harga Diri pada Klien dengan
Amputasi di Wilayah Karisidenan Surakarta. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta, http://eprints.ums.ac.id/21916/17/NASKAH_PUBLIKASI.pdf