Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

ILMU LINGKUNGAN

Nama : Rio Dwi Apriansyah


NIM : 5160811323
Kelas : A TS
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA

Pengertian Sumber Daya Air


Sumber daya air adalah sumber daya alam yang berupa air yang sangat berguna
bagi kehidupan manusia. Adapun kegunaan air untuk kehidupan antara lain di
bidang industry, pertanian, rekreasi, rumah tangga, dan aktivitas lingkungan
lainnya. Seperti yang sudah anda tahun 97% air di bumi ini adalah air asin dan
3%nya air tawar. Sedangkan 2/3 bagian air tawar di bumi berupa balok es yang
berada di kutup dan glisier. Jumlah lainnya berada di dalam tanah dengan jumlah
yang sangat sedikit.
 Air Baku Permukaan
Air baku untuk air minum rumah tangga, yang selanjutnya disebut air baku
adalah air yang dapat berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah
dan/atau air hujan yang memenuhi baku mutu tertentu sebagai air baku untuk
air minum.(Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18, 2007)
Air permukaan merupakan air yang dapat dilihat dan berada di atas
permukaan tanah. Seperti air laut, air danau, sungai, waduk dan lain
sebagainya. Secara alami air permukaan dapat digantikan, bisa melalui
penguapan, menuju air laut, penyerapan tanah dan lainnya. Jadi sumber untuk
air permukaan saling berkaitan satu sama lain seperti sebuah lingkaran.
Aktivitas manusia sangat berpengaruh terhadap sumber air bersih
dipermukaan. Misalnya perusakan alam, perusakan hutan, perusakan tanah dll
yang bisa menyebabkan sumber dari air permukaan habis. Ada banyak cara
yang bisa dilakukan untuk meningkatkan sumber daya air permukaan, salah
satunya dengan membuat irigasi

Air baku yang diolah menjadi air minum dapat berasal dari:

a. Sumber air bawah tanah yaitu dari lapisan yang mengandung air di bawah
permukaan tanah dangkal atau dalam
b. Sumber air permukaan yaitu sungai, danau, rawa dan mata air
c. Air laut
Kelebihan/Kekurangan dari sumber Air Permukaan
Kelebihan :
 Kesadahan rendah
 Banyak Tersedia
 Lebih mudah didapat
Kekurangan :
 Kualitas berfluktuasi
 Kekeruhan dan warna tinggi
 Mudah tercemar secara fisik, kimia dan biologi

 Mata Air (Springs)


Mata air adalah keluarnya air tanah yang muncul kepermukaan tanah
sebagai arus air yang mengalir. Mata air yang berasal dari tanah dalam,
hampir tidak terpengaruhi oleh musim dan kuantitas serta memiliki kualitas
yang sama dengan air tanah dalam. Harus dibedakan antara mata air dan
rembesan,yang menunjukkan gerakan lambat air tanah ke permukaan tanah.
Air di daerah rembesan mungkin dari kolam dan meresap atau mengalir,
tergantung pada besarnya rembesan, iklim, dan topografi. Mata air terjadi
dalam berbagai bentuk dan telah diklasifikasikan sebagai menyebabkan,
struktur batuan, debit, temperatur, dan variabilitas.

Kelebihan/Kekurangan dari sumber Mata Air


Kelebihan :
 Kualitas baik dan stabil
 Tidak mudah tercemar
 Dapat dialirkan secara grafitasi
 Pengolahan sederhana
Kekurangan :
 Kesadahan Tinggi
 Mengandung mineral tinggi
 Jumlahnya terbatas
 Hanya terdapat di pegunungan dan Hutan
 Intake
Bak pengambilan atau intake adalah bak yang berfungsi untuk
mengambil air yang mengalir di sungai/ danau yang kemudian akan
dialirkan menuju bak penangkap air. Intake di sini dapat berupa bendung
atau bak pengambilan yang terbuat dari beton.
Intake merupakan bangunan penangkap/ pengumpul air yang berfungsi
untuk :
1. Mengumpulkan air baku dari sumber untuk menjaga kuantitas
debit air yang dibutuhkan oleh instalasi.
2. Menyaring benda-benda kasar dengan menggunakan bar screen.
3. Mengambil air baku yang sesuai dengan debit yang diperlukan
oleh instalasi pengolahan yang direncanakan untuk menjaga
kontinuitas penyediaan atau pengambilan air dari sumber.
Perencanaan bangunan Intake harus memperhatikan beberapa hal sebagai
berikut :

a. Bangunan intake harus dapat menjamin penyaluran air baku dari


sumbernya ke sistim penyediaan air minum setiap saat, baik pada
tinggi permukaan air di sumber air baku dalam keadaan maksimum
maupun minimum
b. Bangunan intake harus dapat mencegah masuknya sampah dan kotoran
lainnya yang dapat mengganggu bekerjanya pompa penyedot air baku
c. Lokasi bangunan intake harus dipilih sedemikian rupa sehingga dapat
menghindari bertumpuknya lumpur yang dibawa oleh aliran sungai
pada muka intake yang dapat menyumbat aliran air masuk kedalam
intake
d. Bangunan intake harus ditempatkan pada lokasi dengan kondisi tanah
yang stabil, dan diperkuat dengan pondasi pancang sehingga dapat
aman terhadap kemingkinan longsor maupun amblas
Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan dan perencanaan lokasi
sarana penyadap air, seperti :
• Karakteristik sumber air
• Kapasitas saat ini dan masa depan
• Variasi kualitas air
• Kondisi iklim
• Sumber-sumber pencemaran saat ini dan yang potensial, perlindungan
kehidupan akuatik dan lingkungan hidup
• Variasi ketinggian muka air
Macam-macam intake :

 Direct Intake

Intake jenis ini mungkin dibangun jika sumber air memiliki


kedalaman yang besar seperti sungai dan danau, dan apabila tanggul tahan
terhadap erosi dan sedimentasi.

 Canal Intake

Ketika air diambil dari kanal, ruangan yang terbuat dari batu dengan
lubang dibangun di pinggiran kanal. Lubang tersebut dilengkapi dengan
saringan kasar. Dari ruangan batu, air diambil menggunakan pipa yang
memiliki bell mouth, yang dilapisi dengan tutup hemispherical yang
berlubang-lubang. Luas daerah lubang yang terdapat pada penutup adalah
satupertiga dari area hemisphere. Karena pembangunan intake di kanal,
lebar kanal menjadi berkurang dan mengakibatkan meningkatnya
kecepatan aliran. Hal ini dapat menyebabkan penggerusan tanah, oleh
karena itu di bagian hulu dan hilir intake harus dilapisi.

 River intake
Merupakan intake yang digunakan untuk menyadap air baku yang
berasal dari sungai atau danau. River Intake terdiri atas sumur beton
berdiameter 3 – 6 m yang dilengkapi 2 atau lebih pipa besar yang disebut
penstock. Pipa-pipa tersebut dilengkapi dengan katup sehingga
memungkinkan air memasuki intake secara berkala. Air yang terkumpul
dalam sumur kemudian dipompa dan dikirim kedalam instalasi
pengolahan. River Intake terletak pada bagian hulu kot.

 Reservoir Intake (Dam)


Yaitu intake yang digunakan untuk air baku dari danau, baik yang
alamiah maupun buatan (beton). Bangunan ini dilengkapi beberapa
inletdengan ketnggian yang bervariasi untuk mengatasi adanya uktuasi
muka air. Dapat juga dibuat menara intake yang terpisah dengan dam pada
bagian upstream. Jika airdi reservoir dapat mengalir secara gravitasi ke
pengolahan, maka tidak diperlukan pemompaan dari menara.