Anda di halaman 1dari 2

Mata Kuliah : Mekanika Tanah 1

Nama : Ines Epti Noniasari

NIM : 5160811043

Kelas : A

PEMADATAN DALAM (DEEP COMPACTION)

Pengertian Pemadatan adalah suatu proses dimana udara pada pori-pori tanah
dikeluarkan dengan salah satu cara mekanis (menggilas). Tujuan dari pemadatan tanah yaitu
untuk memperoleh kestabilitas tanah dan mengurangi perubahan volume yang disebabkan
perubahan kadar air dalam tanah. Pemadatan tanah dalam (deep compaction) ditujukan untuk
tanah non kohesive. Seringkali dijumpai kondisi dimana suatu lapisan tanah tak berkohesi
cukup tebal dalam keadaan yang tidak cukup padat atau relative renggang. Pemadatan tanah
untuk lapisan tanah renggang tak berkohesi yang cukup tebal juga menggunakan ledakan dam
penumbukan berat. Yang dimaksud dengan cara vibrocompaction merupakan cara yang
menggunakan alat penggetar yang dilakukan dengan cara memasukkan alat tersebut kedalam
tanah yang renggang samapai pada kedalaman lapisan tanah terbawah yang ingin dipadatkan.

Ada 4 Sistem Pemadatan Dengan Cara Vibrocompaction :

1. Sistem Tiang Bergetar (vibrating probe)

2. Sistem Vibroflotation

3. Sistem Vibro Compozer

4. Sistem Soil Vibrotory Stabilization

Dari 4 sistem pemadatan dengan cara Vibrocompaction diatas,berikut ini akan dijelaskan
tentang Sistem Vibroflotation

Alat vibroflotation pada umumnya terdiri dari 3 bagian utama yaitu alat vibrator, pipa
memanjang (extension tube), dan mobil derek/crane pemikul. Perbedaan sistem ini dengan
sistem vibrating probe ialah bahwa pada vibroflotation pergetaran bekerja akibat perputaran
pada proses alat vibrator yang tidak centris sehingga menghasilkan gaya sentrifugal pada arah
horizontal dan menyibak tanah kesamping dan menghasilkan lubang pada tanah. Akibat
getaran centrifugal dan berat sendiri dari vibrator, alat ini dapat dengan cepat untuk kedalam
tanah. Vibroflotation banyak dipakai untuk pemadatan tanah granular (pasir) yang tebal dan
longgar. Proses pemadatan dilakukan melalui vibroflot atau unit pengetar (Vibrating unit),
dengan panjang lebih kurang 6 ft diameter 17 in.dan berat 4000 lb.
Proses Pemadatan Vibroflotation adalah sebagai berikut :

1. Vibroflot (Vibrating Unit), diurunkan dengan bantuan semprotan air dibagian bawahnya.
2. Akibat berat sendiri vibriflot ditambah dengan semprotan air yang menyebabkan kondisi
pembuburan (quik condition), tanah , maka tercipta lubang yang dapat dimasuki oleh
vibroflot.
3. Tanah granuler (pasir), dimasukkan dari atas lubang (permukaan tanah). Air dari pintu
penyempot bawah dipindahkan ke bagian penyemprot atas vibroflot, Air ini mendorong
tanah urug (pasir), ke bawah lubang.
4. Vibroflot perlahan-lahan ditarik bertahap keatas pada tiap 30 cm dan dilakukan
penggetaran selama lebih kurang 30-60 detik pada tiap penarikan sambil dimasukkan taah
uug pasir. Proses ini memadatkan tanah sehingga membentuk kolom-kolom padat pada
tingkat kepadatan tanah yang diinginan.
Zone tanahyang dapat dipadatkan¸bergantung pada macam vibroflotnya. Alat
vibroflotation dapat digunakan dalam tanh kohesif lunak dengan memasukkan kolom
tanah granuler untuk menaikkan kekuatan dan kekakuan tanah.