0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan24 halaman

Jenis dan Sifat Magnet dalam Kimia

Bab V membahas tentang kemagnetan, termasuk jenis magnet (tetap dan sementara), sifat bahan magnetik dan nonmagnetik, bentuk magnet, sifat kemagnetan seperti kutub utara dan selatan, cara membuat dan menghilangkan sifat magnet, medan listrik magnet, teori tentang magnet elementer, dan kemagnetan Bumi.

Diunggah oleh

Mas 'Udah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan24 halaman

Jenis dan Sifat Magnet dalam Kimia

Bab V membahas tentang kemagnetan, termasuk jenis magnet (tetap dan sementara), sifat bahan magnetik dan nonmagnetik, bentuk magnet, sifat kemagnetan seperti kutub utara dan selatan, cara membuat dan menghilangkan sifat magnet, medan listrik magnet, teori tentang magnet elementer, dan kemagnetan Bumi.

Diunggah oleh

Mas 'Udah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB V

KEMAGNETAN

1. Jenis-Jenis Magnet

Berdasarkan jenisnya magnet dibedakan magnet tetap (permanen) dan magnet


sementara (remanen). Magnet tetap tidak memerlukan tenaga atau bantuan dari luar
untuk menghasilkan daya magnet (berelektro-magnetik).
Jenis magnet tetap selama ini yang diketahui terdapat pada:
Neodymium Magnets, Samarium-Cobalt Magnets, Ceramic Magnets, Plastic
Magnets, Alnico Magnets. Neodymium Magnets merupakan magnet tetap yang paling
kuat. Sedangkan magnet tidak tetap (remanen) tergantung pada medan listrik untuk
menghasilkan medan magnet. Contoh magnet tidak tetap adalah elektromagnet.

Berdasarkan sifat kemagnetannya benda-benda di alam digolongkan menjadi dua:


1. Benda Magnetik
a) Ferromagnetik: Benda yang dapat diatrik magnet dengan kuat.
Contoh: besi, baja, nikel, kobalt, gadolinium, disprosium.
b) Paramagnetik: Benda yang dapat ditarik magnet dengan lemah.
Contoh: alumunium,platina.
2. Benda non magnetik (diamagnetik). Contoh: tembaga, emas, perak.

Berdasarkan kemampuan menyimpan sifat kemagnetannya, benda magnetik dibedakan


menjadi dua:
1. Magnet keras:
benda yang sukar dijadikan magnet, tetapi setelah mnjadi magnet sifat kemagnetannya
sukar hilang.
2. Magnet lunak:
benda yang mudah dijadikan magnet tapi mudah hilang sifat kemagnetannya.

Berdasarkan asalnya dibedakan menjadi dua:


1. Magnet alam : Magnet yang asli dari alam (ditemukan di alam)
2. Magnet buatan : Magnet yang dibuat manusia.

2. Bentuk Magnet
Banyak bentuk-bentuk magnet yang sering kita jumpai di sekitar kita. Magnet-magnet
tersebut dibuat manusia lewat industri-industri. Magnet buatan meliputi hampir seluruh
magnet yang ada sekarang ini. Bentuk magnet buatan antara lain: magnet U, magnet
ladam, magnet batang, magnet silinder, magnet lingkaran, magnet jarum (kompas).

21
3. Sifat-Sifat Kemagnetan
Setiap magnet memiliki dua tempat yang gaya magnetnya paling kuat. Daerah ini disebut
kutub magnet. Ada 2 kutub magnet, yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S).
Seringkali dijumpai magnet yang bertuliskan N dan S. N merupakan kutub utara magnet
itu (singkatan dari north yang berarti utara) sedang-kan S kutub selatannya (singkatan
dari south yang berarti selatan).
Jika dua kutub utara didekatkan, maka
keduanya tolak-menolak. Dua kutub
selatan juga saling menolak. Namun,
jika kutub selatan didekatkan pada
kutub utara, maka kedua kutub ini akan
tarik-menarik.

Dua kutub magnet yang sejenis jika


didekatkan terjadi gaya tolak-menolak.
Dua kutub magnet yang tak sejenis jika
didekatkan terjadi gaya tarik-menarik.

Jika sebuah magnet dipotong menjadi


dua, ternyata hasilnya berupa dua
magnet yang lebih kecil dan masing-
masing tetap memiliki kutub utara dan
selatan

4. Membuat Magnet
Besi yang semula tidak bersifat magnet, dapat
dijadikan magnet. Caranya besi digosok dengan salah
satu ujung magnet tetap.
Arah gosokan dibuat searah agar magnet
elementer yang terdapat pada besi letaknya menjadi
teratur dan mengarah ke satu arah.

Besi dan baja dapat dijadikan magnet dengan


cara induksi magnet. Besi dan baja diletakkan di
dekat magnet tetap. Magnet elementer yang
terdapat pada besi dan baja akan terpengaruh atau
terinduksi magnet tetap yang menyebabkan
letaknya teratur dan mengarah ke satu arah. Besi

22
atau baja akan menjadi magnet sehingga dapat
menarik serbuk besi yang berada di dekatnya.
Ujung besi yang berdekatan dengan kutub magnet batang, akan terbentuk kutub
yang selalu berlawanan dengan kutub magnet penginduksi. Apabila kutub utara magnet
batang berdekatan dengan ujung A besi, maka ujung A besi menjadi kutub selatan dan
ujung B besi menjadi kutub utara atau sebaliknya.
Selain dengan cara induksi, besi dan baja dapat
dijadikan magnet dengan arus listrik. Besi dan baja
dililiti kawat yang dihubungkan dengan baterai.
Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja
akan terpengaruh aliran arus searah (DC) yang
dihasilkan baterai. Hal ini menyebabkan magnet
elementer letaknya teratur dan mengarah ke satu
arah. Besi atau baja akan menjadi magnet dan
dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya.
Magnet yang demikian disebut magnet listrik atau
elektromagnet.

5. Menghilangkan Sifat Kemagnetan

Sifat kemagnetan dari sebuah magnet


dapat dihilangkan dengan cara dipukul-
pukul , di bakar , dan dialiri arus listrik
AC.

6. Medan Listrik
Walaupun gaya-gaya magnet yang terkuat terletak pada kutub-kutub magnet, gaya-gaya
magnet tidak hanya berada pada kutub-kutubnya saja. Gaya-gaya magnet juga timbul di
sekitar magnet.
Daerah di sekitar magnet yang terdapat gaya-gaya magnet disebut medan magnet. Medan
magnet digambarkan dengan garis gaya magnet.
Sifat-sifat garis gaya magnet :
1. Garis gaya magnet adalah arah medan magnet yang berupa garis-garis yang
menghubungkan kutub-kutub magnet.
2. Garis gaya magnet memiliki arah meninggalkan kutub utara dan menuju kutub
selatan.
3. Garis gaya magnet selalu tidak berpotongan.
4. Tempat di mana garis gayanya rapat maka menunjukkan bahwa medan magnetnya
juga kuat begitu pula sebaliknya.

Garis gaya magnet dapat digambarkan dengan cara menaburkan serbuk besi pada kertas
yang diletakkan di atas magnet.

23
7. Teori Kemagnetan
Setiap magnet mempunyai kutub magnet dan jika dipotong-potong sampai kecil maka
potongan magnet kecil-kecil tersebut tetap mempunyai kutub magnet. Magnet-magnet
kecil yang menjadi penyusun magnet besar di sebut magnet elementer .

8. Kemagnetan Bumi
Kamu sudah mengetahui sebuah magnet batang yang tergantung bebas akan
menunjuk arah tertentu yakni menunjuk ke arah utara dan selatan. Hal ini terjadi karena
kutub-kutub magnet batang tertarik oleh kutub-kutub magnet bumi. Kutub utara magnet
batang tertarik oleh kutub selatan magnet bumi sedangkan kutub selatan magnet batang
tertarik oleh kutub utara magnet bumi.

Gambar di bawah adalah medan magnet bumi.

24
Kutub utara magnet bumi di dekat
kutub selatan geografis dan kutub
selatan magnet bumi berada di dekat
kutub utara geografis sehingga kutub
magnet bumi tidak berimpit dengan
kutub geografis. Hal ini yang
menyebabkan jarum kompas tidak
tepat menunjuk arah utara dan
selatan sehingga membentuk sudut
demgan kutub geografis yang di sebut
sudut deklinasi.
Garis gaya magnet bumi tidak sejajar dengan permukaan bumi. Yang menyebabkan
jarum kompas tidak tepat mendatar sehingga membentuk sudut dengan bidang
horizontal yang di sebut sudut inklinasi. Di daerah khatulistiwa, sudut inklinasinya
kecil. Jika semakin dekat dengan kutub magnet bumi, maka sudut inklinasinya
membesar. Tepat di daerah kutub magnet bumi (misalnya di Kanada bagian utara),
sudut inklinasinya paling besar, dan bahkan jarum kompas hampir tegak lurus dengan
permukaan bumi.
9. Arus Listrik Menimbulkan Medan Magnet
9.1 Medan Magnet di sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik
Dari percobaan yang dilakukannya Oersted menyimpulkan bahwa:
a. Di sekitar arus listrik terdapat medan magnet.
Ini dapat dideteksi dengan menggunakan serbuk besi yang memerlukan kuat arus
yang tinggi, jadi tidak bisa dengan baterai yang kecil.
b. Arah medan magnet (garis-garis gaya magnet) bergantung pada arah arus listrik.
Jika arah arus diubah, maka arah medan magnet berubah.
c. Besar medan magnet dipengaruhi oleh kuat arus dan jarak terhadap kawat.
Untuk menunjukkan arah garis-garis gaya magnet di
sekitar penghantar lurus atau yang berbentuk lingkaran,
dapat dipergunakan tangan kanan seperti gambar di
samping ini. Ibu jari menunjukkan arah arus dan jari-
jari tangan yang lain menunjukkan arah garis gaya
magnetik.

9.2 Medan Magnet Disekitar Kumparan Berarus Listrik


a. Medan Magnet di Sekitar Kumparan Berarus Listrik
Disekitar kawat lurus berarus
listrik terdapat medan magnet.
Pada kumparan, medan
magnet yang ditimbulkan oleh
lilitan yang satu diperkuat
oleh lilitan yang lain.
Apabila kumparan itu panjang
disebut solenoida.
25
Apabila di dalam kumparan diberi inti besi lunak maka pengaruh kemagnetannya
menjadi jauh lebih besar. Magnet yang ditimbulkan oleh listrik di sebut magnet
listrik. Magnet listrik banyak digunakan dalam bidang teknik, misalnya
pembuatan bel listrik, kunci pintu listrik, indikator untuk bahan bakar pada mobil
(fuel level), kereta cepat tanpa roda, telepon dengan uang logam dan detektor
logam.

Keuntungan magnet listrik adalah:


a. Sifat kemagnetannya sangat kuat.
b. Kekuatan magnet itu dapat diubah-ubah dengan mengubah kuat arus.
c. Kemagnetannya dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik.

Magnet listrik dibuat dalam berbagai bentuk, antara lain: berbentuk huruf U,
berbentuk batang, berbentuk silinder, dan lingkaran. Di antara bentuk-bentuk
magnet listrik tersebut yang paling kuat gaya tarik magnetnya adalah yang
berbentuk U.

Alat-alat Elektronika Menggunakan Prinsip Medan Magnet


Kegunaan dari elektromagnetik ini sangat banyak. Dapat dipakai segai komponen
pada bel listrik, relai, dan telepon.

9.3 Penghantar Berarus Listrik di Dalam Medan Magnet


a. Gaya Lorentz
Bila sebuah penghantar diberikan arus listrik, maka di sekitar penghantar tersebut
akan timbul medan magnet. Bila penghantar yang berarus listrik diletakkan di
dalam medan magnet yang lain, maka pada kawat penghantar tersebut akan
timbul gaya. Gaya yang bekerja pada kawat berarus listrik di dalam medan
magnet, pertama kali diselidiki oleh Lorentz. Sehingga gaya pada kawat berarus
karena pengaruh medan magnet disebut gaya Lorentz.
Besar gaya Lorenzt yang timbul pada kawat bergantung pada :
1. Kuat medan magnet yang mempengaruhi kawat
2. Kuat arus listrik pada kawat
3. Panjang kawat

Latihan Soal
1. Berikut ini yang termasuk bahan magnetik
dan non magnetik adalah ....
a. besi dan nikel c. nikel dan baja
b. baja dan bismut d. seng dan emas
2. Garis-garis lengkung yang keluar dari kutub utara menuju kutub selatan sebuah magnet
disebut .
a. kutub magnet c. garis-garis gaya magnet
b. medan magnet d. fluks magnet
3. Gaya tarik magnet paling kuat terletak pada ....
a. seluruh bagian magnet
b. salah satu ujung magnet
26
c. bagian ujung-ujung magnet
d. bagian tengah magnet
4. Berikut ini cara membuat magnet, kecuali
a. cara alami c. cara induksi
b. cara menggosok d. cara arus listrik
5. Perhatikan gambar berikut.

Benda A dapat menarik benda B dan tidak dapat menarik benda C. Pernyataan berikut
benar, kecuali ....
a. benda A sebuah magnet
b. benda B merupakan benda magnetik
c. benda C merupakan benda nonmagnetik
d. benda C merupakan benda feromagnetik
6. Perhatikan gambar berikut ini.

Jika besi/baja telah menjadi magnet, pernyataan


berikut benar, kecuali ....
a. A kutub utara dan B kutub selatan
b. A kutub selatan dan B kutub utara
c. A dan B kutub selatan
d. A dan B kutub utara
7. Ruang di sekitar magnet yang masih mempunyai pengaruh gaya tarik magnet disebut ....
a. medan magnet c. kutub magnet
b. fluks magnetik d. garis-garis gaya magnet
8. Magnet listrik dapat diperoleh dengan cara ....
a. mendekatkan besi/baja pada magnet tetap
b. melilitkan kawat berarus listrik DC pada baja/besi berisolasi
c. menggosokkan besi/baja dengan magnet tetap ke satu arah.
d. melilitkan kawat berarus listrik AC pada besi/baja berisolasi.
9. Jarum kompas selalu menunjuk arah utara selatan bumi, disebabkan adanya ....
a. medan magnet bumi c. gravitasi bumi
b. gaya tarik bumi d. rotasi bumi
10. Sebuah magnet batang yang tergantung bebas, ternyata tidak menunjuk arah utara selatan
sebab ....
a. magnet tersebut sifat kemagnetannya sudah lemah
b. magnet tersebut berada dalam medan magnet yang lain
c. magnet tersebut merupakan magnet sementara
d.magnet tersebut tidak memiliki kutub utara dan selatan
11. Letak kutub utara magnet bumi adalah....
a. di sekitar khatulistiwa bumi
b. di sekitar kutub selatan bumi
c. di sekitar kutub utara bumi
d. di kutub utara bumi
27
12. Sebuah kompas diletakkan di bawah kawat lurus berarus listrik, ternyata jarum kompas
akan menyimpang. Hal ini menunjukkan bahwa ....
a. di sekitar magnet jarum pada kompas timbul medan magnet
b. di sekitar kawat lurus berarus listrik terdapat medan magnet
c. garis-garis gaya magnet dari magnet jarum kompas ditolak arus listrik
d. magnet jarum pada kompas menimbulkan arus listrik pada kawat.
13. Perhatikan gambar berikut.

Arah medan magnet dari kawat lurus berarus listrik di atas yang benar adalah
a. I dan II c. II dan III
b. I dan III d. II dan IV
14. Perhatikan gambar berikut.

Pernyataan berikut yang tidak tepat adalah ....


a. A : kutub selatan c. C : kutub selatan
b. B : kutub selatan d. D : kutub utara
15. Gambar berikut menunjukkan arah garis-garis gaya magnet yang dihasilkan oleh
solenoida yang benar adalah ....

28
BAB VI
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK

1. Induksi Elektromagnetik
 Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk
kedalam kumparan, jumlah garis gaya-gaya magnet
yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak.
Bertambahnya jumlah garis-garis gaya ini
menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung
kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan
menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan
jarum galvanometer. Arah arus induksi dapat
ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan
magnet yang ditimbulkannya. Pada saat magnet masuk,
garis gaya dalam kumparan bertambah. Akibatnya
medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi
garis gaya itu. Dengan demikian, ujung kumparan itu
merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi
seperti pada gambar.
 Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar
dari dalam kumparan, jumlah garis-garis gaya magnet
yang terdapat didalam kumparan berkurang.
Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga
menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung
kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan
menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan
jarum galvanometer. Sama halnya ketika magnet
batang masuk ke kumparan. pada saat magnet keluar
garis gaya dalam kumparan berkurang. Akibatnya
medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah
garis gaya itu. Dengan demikian, ujung, kumparan itu
merupakan kutub selatan, sehingga arah arus induksi
seperti pada gambar.
 Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam
kumparan,
jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan
tidak terjadi perubahan (tetap). Karena jumlah garis-
garis gaya tetap, maka pada ujung-ujung kumparan
tidak terjadi GGL induksi. Akibatnya, tidak terjadi arus
listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak.

 Tiga faktor yang memengaruhi GGL induksi, yaitu


1. kecepatan gerakan magnet atau kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya
magnet (fluks magnetik),
2. jumlah lilitan,
3. medan magnet.
29
2. Generator
Generator dibedakan menjadi dua, yaitu generator arus
searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). Baik
generator AC dan generator DC memutar kumparan di
dalam medan magnet tetap.Generator AC sering
disebut alternator. Arus listrik yang dihasilkan berupa
arus bolak-balik. Ciri generator AC menggunakan
cincin ganda. Generator arus DC, arus yang dihasilkan
berupa arus searah. Ciri generator DC menggunakan
cincin belah (komutator). Jadi, generator AC dapat
diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti
cincin ganda dengan sebuah komutator.
 Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutubkutub yang tak sejenis dari
dua magnet yang saling berhadapan. Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan
magnet. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada
setiap cincin. Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak)
disebut rotor. Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut
stator.
 Dinamo
Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu, dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus
bolak-balik (AC). Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar
kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Bagian
dinamo yang berputar disebut rotor. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut
stator.
 Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC
terletak pada cincin yang digunakan. Pada dinamo
arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah
menjadi dua ang disebut cincin belah (komutator).
Cincin ini memungkinkan arus listrik yang
dihasilkan pada rangkaian luar dinamo berupa arus
searah walaupun di dalam dinamo sendiri
menghasilkan arus bolak-balik.
Adapun, pada dinamo arus bolak-balik
menggunakan cincin ganda (dua cincin).

3. Transformator
Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut
transformator (trafo).
 Trafo memiliki dua terminal, yaitu terminal input dan terminal output. Terminal input
terdapat pada kumparan primer. Terminal output terdapat pada kumparan sekunder.
Tegangan listrik yang akan diubah dihubungkan dengan terminal input. Adapun, hasil
pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. Prinsip kerja transformator
menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik.
 Jika pada kumparan primer dialiri arus AC, inti besi yang dililiti kumparan akan
menjadi magnet (elektromagnet). Karena arus AC, pada elektromagnet selalu terjadi
30
perubahan garis gaya magnet. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke
kumparan sekunder. Dengan demikian, pada kumparan sekunder juga terjadi
perubahan garis gaya magnet. Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada
kumparan sekunder. Adapun, arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang
besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder.

 Macam-Macam Transformator
Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk
menaikkan tegangan AC. Trafo ini memiliki ciri-ciri:
a. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan
sekunder,
b. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder,
c. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder.

 Trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk


menurunkan tegangan AC. Trafo ini memiliki ciri-ciri:
a. jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan
sekunder,
b. tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder,
c. kuat arus primer lebih kecil daripada kuat arus sekunder.

 Transformator Ideal
Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Besar tegangan
sebanding dengan jumlah lilitan. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang
dihasilkan makin besar. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Hubungan
antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan
sekunder dirumuskan :

 Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor, yaitu ketika
jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang
keluar pada kumparan sekunder. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada
kumparan primer
dan sekunder dirumuskan :

Jika kedua ruas dibagi dengan t, diperoleh rumus :

31
Berdasarkan rumus-rumus di atas, hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder
dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai :

Dengan demikian untuk transformator ideal akan berlaku persamaan berikut.


Dengan:
Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan
volt (V)
Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan
volt (V)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Ip = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan
ampere (A)
Is = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan
ampere (A)
 Perbandingan antara daya sekunder dengan daya primer atau hasil bagi antara energi
sekunder dengan energi primer yang dinyatakan dengan persen disebut efisiensi trafo.
Efisiensi trafo dinyatakan dengan η . Besar efisiensi trafo dapat dirumuskan sebagai
berikut.

 Penggunaan Transformator
a. Power supply (catu daya)
Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang
rendah. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk
menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara
2 V sampai 12 V.
b. Adaptor (penyearah arus)
Adaptor merupakan catu daya yang ditambah dengan penyearah arus. Fungsi
penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC.
c. Transmisi daya listrik jarak jauh
Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan
yang besar dan arus yang kecil. Dengan cara ini akan diperoleh beberapa
keuntungan, yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat
penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah.

32
Latihan Soal
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1. Adanya medan magnet di sekitar kawat dapat digambar dengan garis gaya. Pernyataan
yang benar mengenai hal tersebut adalah berikut ini, kecuali ....
A. Garis gaya dalam solenoide berbentuk garis lurus
B. Garis gaya di sekitar kawat lurus berbentuk lingkaran
C. Di luar solenoide tidak ada garis gaya
D. Arah garis gaya magnet menyinggung penghantar
2. Terjadinya GGL induksi adalah apabila pada kumparan dilingkupi oleh ....
A. Garis gaya magnet berjumlah banyak
B. Garis gaya magnet berjumlah sedikit
C. Garis gaya magnet berubah jumlahnya
D. Garis gaya magnet bersifat permanen
3. Pada generator yang menghasilkan listrik daya besar, bagian yang berputar adalah ....
A. Kumparan elektromagnetik C. Kumparan lilitan
B. Magnet permanen D. Magnet sementara
4. Sandi mencoba memasukkan sebatang S
magnet ke dalam sebuah kumparan, 0 +
-
terlihat seperti gambar.
G

Jarum pada gambar akan menyimpang lebih besar jika:


1. Kuat medan magnet semakin besar
2. Jumlah lilitan semakin banyak
3. Volume tabung kumparan semakin besar
Pernyataan yang tepat tentang faktor yang mempengaruhi besarnya ggl induksi adalah ....
A. 1 dan 2 B. 2 dan 3 C. 1 dan 3 D. 1, 2 dan 3
5. Perhatikan pernyataan yang berkaitan dengan induksi elektromagnet berikut!
1) Semakin besar kecepatan perubahan fluks magnet, semakin kecil GGL induksi yang
timbul.
2) Semakin besar kuat medan magnet, semakin besar GGL induksi yang timbul.
3) Semakin banyak lilitan, semakin besar GGL induksi yang timbul.
Pernyataan di atas yang benar adalah ….
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 1, 2,dan 3
6. Perhatikan gambar percobaan induksi elektromagnetik berikut ini!

(1) (3)
G G

(2) (4)

G G
Apabila kekuatan magnet yang digunakan sama, maka yang akan menghasilkan gaya
gerak listrik (GGL) terbesar adalah ....
33
A. (1) B. (2) C. (3) D. (4)
7. Perhatikan gambar di samping.
Peristiwa yang dapat menimbulkan
ggl induksi adalah . .
A. Ketika magnet di luar kumparan
B. Ketika magnet keluar masuk
kumparan
C. Ketika magnet di dalam kumparan
D. Ketika jarum galvanometer bergerak
8. Berikut ini yang tidak memengaruhi besar GGL induksi adalah ….
A. Kecepatan gerakan magnet C. Jumlah lilitan
B. Hambatan kawat D. Besarnya magnet
9. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat yang digunakan untuk percobaan
GGL induksi.
Pernyataan:
(1) Mengurangi jumlah lilitan
(2) Kekuatan medan magnet
(3) Kecepatan gerak magnet
(4) M e n a m b a h k u a t a r u s
Faktor yang berpengaruh terhadap
besarnya GGL induksi adalah ....
A. (1) dan (2) C. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) D. (2) clan (4)
10. Transformator step up memiliki ciri-ciri ....
A. Jumlah lilitan primer sama dengan jumlah lilitan sekunder
B. Daya listrik pada sekunder lebih besar apabila dibandingkan daya listrik primer
C. Jumlah lilitan primer lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan sekunder
D. Jumlah lilitan primer lebih sedikit dibandingkan jumlah lilitan sekunder
11. Sebuah trafo step down digunakan untuk menurunkan tegangan dari 220 V menjadi 12
V. Apabila kumparan primer memiliki 400 lilitan, jumlah lilitan pada kumparan
sekunder adalah
A. 220 lilitan C. 48 lilitan
B. 100 lilitan D. 22 lilitan
12. Perhatikan bagan transformator dibawah ini !

Tegangan sekunder yang dapat dihasilkan transformator tersebut adalah... .


A. 120 V C. 220 V
B. 170 V D. 280 V
13. Tegangan yang masuk pada trafo step up 110 volt, tegangan yang keluar dari trafo
tersebut 440 volt. Apabila kuat arus primer yang mengalir 2 A dan efisiensi trafo
dianggap 100%, maka kuat arus sekunder adalah ….

34
A. 0,2 ampere C. 1 ampere
B. 0,5 ampere D. 4 ampere
14. Magnet yang diputar di depan kumparan, menyebabkan jarum galvanometer bergerak
bolak-balik. Hal ini disebabkan ….
A. Pengaruh getaran magnet yang berputar
B. Jumlah garis gaya magnet dalam kumparan berubah
C. Kumparan tidak bergerak di depan magnetnya
D. Jumlah garis gaya magnet pada magnetnya berubah
15. Motor listrik merupakan alat yang bekerja berdasarkan …
A. Elektromagnet C. Gaya Lorentz
B. GGL induksi D. Induksi elektromagnetik

35
BAB VII
TATA SURYA

1. Matahari sebagai Bintang dan Bumi sebagai Planet


 Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya sendiri (sumber cahaya).
Matahari dan bintang mempunyai persamaan, yaitu dapat memancarkan cahaya
sendiri.
 Jarak matahari dari bumi kita sekitar 150 juta kilometer. Jarak ini disepakati sebagai 1
SA (Satuan Astronomi). Matahari merupakan bintang yang paling dekat
dibandingkan bintang-bintang lainnya.
 Jika dilihat dari ukurannya, maka matahari tergolong bintang ukuran sedang.
Diameter matahari sekitar
1.380.000 km.
 Matahari kita berwarna kuning. Warna ini menunjukkan tingkat panasnya. Urutan
warna bintang dari yang terpanas hingga yang terdingin adalah biru, putih kebiru-
biruan, putih, putih kekuning-kuningan, kuning, oranye, dan merah. Jadi matahari kita
bukanlah bintang yang paling panas.
 Matahari merupakan bola raksasa yang terbentuk oleh gas hidrogen. Atom-atom gas
hidrogen kemudian bersatu membentuk gas helium, yang dikenal dengan reaksi
penggabungan inti (reaksi fusi).
Proses ini menghasilkan energi yang sangat besar dalam bentuk energi panas, energi
cahaya, dan energi gelombang.
 Di permukaan matahari terdapat berbagai aktivitas, antara lain sunspot (bintik hitam),
flare (letupan cahaya yang menyembarkan partikel-partikel bermuatan listrik),
protuberans (ledakan mendadak dan segera lenyap), serta yang terbesar adalah
prominensa (kilauan gas yang mengalami kondensasi
kemudian jatuh kembali ke permukaan matahari).
 Matahari merupakan bola gas raksasa, dengan lapisan-
lapisan, yaitu:
a. Inti (core): suhunya sekitar 14 juta Kelvin,
tempat terjadinya reaksi nuklir yang
menghasilkan energi sangat besar.
b. Fotosfer: suhunya sekitar 6.000 Kelvin,
dengan ketebalan sekitar 300 km,
merupakan bagian matahari yang dapat
kita lihat. Namun, janganlah kamu
menatap matahari secara langsung,
karena dapat menyebabkan kerusakan
pada mata.
c. Kromosfer: atmosfer matahari, bersuhu
sekitar 4.500 Kelvin dan ketebalannya 2.000 km.
d. Korona: atmosfer luar matahari, bersuhu sekitar 1 juta Kelvin dan ketebalannya
sekitar 700.000 km.

36
 Bentuk bumi sebenarnya tidak benar-benar bulat, tetapi agak sedikit lonjong.
Diameter bumi jika diukur dari kutub sampai ke kutub yang lain akan lebih pendek
dibandingkan diameternya jika diukur dari khatulistiwa.
2. Bumi sebagai Planet, Bulan sebagai Satelit Bumi, dan Penjelajahan Luar Angkasa
 Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Rotasi bumi memerlukan waktu
23 jam 56 menit. Arah rotasi bumi dari barat ke timur.
 Terjadinya siang dan malam serta perbedaan waktu
360°
Kala rotasi bumi lebih kurang 24 jam, sehingga tiap jam berbeda bujur sebesar =
24
15°. Daerah-daerah yang garis bujurnya sama mempunyai waktu yang sama pula.
 Akibat rotasi bumi antara lain :
1. Pergantian siang dan malam,
2. Penggembungan di daerah khatulistiwa dan pemipihan di kutub,
3. Pembelokan arah angin,
4. Perbedaan waktu di tempat-tempat yang berbeda garis bujur, dan
5. Gerak semu harian matahari.
 Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi
memerlukan waktu 365,25 hari atau 1 tahun. Pada saat mengelilingi matahari, bumi
memiliki bidang orbit yang disebut ekliptika. Arah revolusi bumi berlawanan arah
dengan perputaran jarum jam.
 Revolusi bumi mengakibatkan :
1. Perubahan lamanya siang dan malam,
2. Pergantian musim,
3. Gerak semu tahunan matahari, dan
4. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari satu bulan ke bulan berikutnya.
 Bulan sebagai Satelit Bumi
Bulan adalah benda langit yang paling dekat dengan bumi dan juga merupakan satelit
bumi. Bulan beredar mengelilingi bumi dengan arah dari barat ke timur. Bulan tidak
dapat memancarkan cahaya sendiri melainkan hanya memantulkan cahaya matahari.
 Bulan berbentuk bulat mirip seperti planet. Pada permukaan bulan terdapat banyak
kawah. Permukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama.
 Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu
1. Gerak berputar pada sumbunya (rotasi),
2. Gerak mengelilingi bumi
3. Gerak bersama-sama bumi mengelilingi matahari.
 Kala rotasi sama dengan kala revolusi terhadap bumi. Akibatnya, permukaan bulan
yang menghadap ke bumi selalu sama.
 Adanya gerakan bulan, akan menimbulkan hal-hal sebagai berikut.
1) Pembagian Bulan Sideris dan Sinodis

37
Untuk sekali berputar mengelilingi bumi, bulan memerlukan waktu 27,33 hari yang
disebut satu bulan sideris .
Posisi bulan awalnya di titik S, sehingga supaya bulan tampak seperti semula,
bulan harus berada di titik P. Pergerakan bulan dari titik S ke titik P memakan
waktu lebih kurang 2 hari. Oleh karena itu, fase bulan baru berikutnya memerlukan
waktu 29,5 hari. Periode bulan ini disebut satu bulan sinodis . Periode sinodis
dijadikan dasar untuk penghitungan tahun Komariah (tahun Bulan) atau tahun
hijriah.
2) Fase-Fase Bulan
Akibat revolusi, bentuk bulan yang menghadap ke bumi selalu berubah-ubah.
Perubahan bentuk bulan yang terlihat dari bumi disebut fase bulan .

 Gerhana adalah peristiwa terhalangnya sinar matahari oleh bumi atau bulan sehingga
bumi atau bulan tidak mendapatkan sinar matahari. Gerhana disebabkan adanya
bayangan yang dibentuk bumi atau bulan yang terletak dalam satu garis.
 Gerhana dibedakan menjadi dua, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari.
a) Gerhana Bulan
Gerhana bulan terjadi, jika bulan
memasuki bayangan bumi. Gerhana bulan
hanya dapat terjadi pada bulan
purnama. Gerhana bulan terjadi apabila
bumi berada di antara matahari dan bulan
Pada waktu seluruh bagian bulan masuk
dalam daerah umbra (bayangan inti) bumi,
maka terjadi gerhana bulan total.
b) Gerhana Matahari
Gerhana matahari terjadi jika bayangan
bulan bergerak menutupi permukaan bumi.
Pada gerhana matahari ini, posisi bulan
berada di antara matahari dan bumi, dan
ketiganya terletak dalam satu garis. Gerhana matahari terjadi pada waktu
bulan baru (bulan muda).
 Pasang Surut Air Laut
Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air laut, sedangkan surut adalah peristiwa
turunnya permukaan air laut. Pasang surut air laut terjadi akibat pengaruh gravitasi

38
matahari dan gravitasi bulan. Akibat bumi berotasi pada sumbunya, maka daerah yang
mengalami pasang surut bergantian sebanyak dua kali.
 Pasang air laut dibedakan menjadi dua, yaitu pasang purnama dan pasang perbani.
a) Pasang Purnama
Pasang ini terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan terjadi pada malam hari
pada saat bulan baru (bulan purnama). Pasang ini akan menjadi maksimum apabila
terjadi gerhana matahari karena air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan
matahari dengan arah yang sama (searah).
b) Pasang Perbani
Pasang perbani terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan matahari paling kecil.
Pada pasang perbani, permukaan air laut turun serendah-rendahnya. Pasang ini
terjadi pada saat bulan kuartir pertama dan kuartir ke tiga. Pasang perbani
dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari saling tegak lurus.
 Peristiwa pasang surut bermanfaat untuk hal-hal seperti berikut.
– Pembuatan garam,
– Persawahan pasang surut, dan
– Berlayar atau berlabuhnya kapal di dermaga yang dangkal.

Latihan Soal
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Bandingkan antara rotasi dan revolusi bumi.
2. Bagaimana proses terjadinya siang dan malam? Apakah semua daerah di permukaan
bumi mengalami siang atau malam dalam selang waktu yang sama panjang? Jelaskan.
3. Bagaimanakah proses terjadinya perubahan musim?
4. Gambar dan jelaskan terjadinya gerhana matahari.
5. Bulan berotasi dan berevolusi terhadap bumi juga bersamasama dengan bumi
mengelilingi matahari. Ditentukan kala revolusi bumi 366 hari, kala revolusi dan
rotasi bulan sama, yaitu 29,5 hari; dan kala rotasi bumi 1 hari.
a. Saat bulan telah menempuh seperempat lintasan revolusinya, kira-kira bumi telah
berotasi berapa kali?

3. Penerbangan Luar Angkasa


a. Satelit merupakan benda langit kecil yang gerakannya mengelilingi benda langit yang
lebih besar (planet). Keduanya bersamaan mengelilingi matahari.
 Satelit dibedakan menjadi dua,yaitu
1. Satelit alamiah
2. Satelit buatan.
 Contoh satelit alamiah yaitu bulan. Bersama bumi, bulan berputar mengelilingi
matahari. Menurut
penelitian, planet dalam tata surya yang tidak mempunyai satelit yaitu Merkurius
dan Venus.
 Satelit buatan adalah satelit yang sengaja dibuat manusia untuk tujuan tertentu,
antara lain penelitian, komunikasi, mengetahui cuaca, dan militer. Satelit tersebut
diluncurkan dan diatur pada orbit tertentu terhadap bumi.
 Berikut ini merupakan contoh beberapa satelit yang pernah diluncurkan ke angkasa
luar.

39
a. Satelit Explorer I, II, dan III
Tujuannya untuk mempelajari radiasi sinar matahari dan medan magnet bumi.
b. Satelit Sputnik III
Tujuannya untuk juga mempelajari radiasi sinar matahari dan medan magnet
bumi.

b. Satelit Palapa
 Satelit Palapa digunakan hanya untuk keperlukan komunikasi di wilayah
Indonesia. Karena itu Palapa disebut sistem komunikasi satelit domestik (SKSD).
Satelit Palapa juga termasuk satelit geostasioner. Maksudnya, kecepatan orbitnya
sama dengan kecepatan rotasi bumi. Akibatnya, satelit itu selalu mengarah
permukaan bumi yang sama.

c. Roket dan pesawat Ulang alik


Untuk menempatkan satelit pada orbitnya, digunakan roket atau pesawat ulang alik.
Satelit akan dibawa hingga ketinggian tertentu kemudian dilepaskan. Satelit akan
mengorbit dengan kecepatan tertentu, tergantung pada ketinggiannya di atas
permukaan bumi. Meskipun fungsinya hampir sama, pesawat ulang alik berbeda
dengan roket.

Latihan 3.
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Sebutkan sekurang-kurangnya tiga manfaat satelit bagi kehidupan kita.
2. Jelaskan manfaat satelit Palapa.
3. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara roket dengan satelit.
4. Jelaskan perbedaan dari satelit komunikasi dengan satelit astronomi.
5. Jelaskan perbedaan antara roket dengan pesawat ulang alik.

4. Proses-proses di Permukaan Bumi


Bumi terbagi menjadi tiga lapisan utama yaitu lapisan batuan (litosfer), lapisan air
(hidrosfer), dan lapisan udara (atmosfer). Kehidupan di bumi termasuk kehidupan
manusia, juga berinteraksi timbal balik dengan tiga lapisan di atas, yang disebut
lingkungan. Manusia dan lingkungannya, saling bergantung. Manusia membentuk
lingkungan hidupnya, dan manusia itu ada karena lingkungan hidupnya. Berbagai
peristiwa di permukaan bumi mungkin menjaga kelangsungan hidup manusia, tetapi ada
juga merugikan bahkan menghancurkan kehidupan manusia. Di bawah ini kita akan
mendiskusikan beberapa peristiwa di bumi yang dapat merugikan kehidupan kita.
A. Pencemaran atau polusi
Pencemaran dapat terjadi di daratan, air, dan udara.
i. Pencemaran daratan
Pencemaran daratan disebabkan oleh buangan organik, misalnya dari rumah tangga
dan olahan bahan makanan; maupun anorganik, misalnya plastik dan limbah
industri terutama logam. Dampak yang disebabkan oleh pencemaran daratan,
antara lain:
1) timbulnya bau,
2) pemandangan yang tidak sedap, kotor, dan kumuh,
40
3) timbulnya berbagai penyakit, misalnya pes, kaki gajah,malaria, dan demam
berdarah, dan
4) fungsi tanah berkurang, misalnya tanah menjadi tidaksubur.
ii. Pencemaran air
Bagian terbesar permukaan bumi kita adalah air. Pencemaran air dapat digunakan
berbagai indikator, antara lain suhu, derajat keasaman (pH), warna, bau, rasa,
endapan, kandungan mikroba, dan kandungan zat radioaktif. Misalnya, air yang
memenuhi syarat digunakan dalam kehidupan mempunyai pH berkisar 6,5-7,5. Air
dengan pH lebih kecil atau lebih besar dari pH normal tersebut, tidak memenuhi
standar kehidupan.
Pencemaran air disebabkan oleh berbagai bahan buangan (limbah), antara lain:
1) limbah padat, misalnya batuan, pasir, tanah;
2) limbah organik, misalnya sisa makanan;
3) limbah anorganik, misalnya unsur-unsur logam sisa industri (timbal, raksa, dan
nikel);
4) limbah cairan berminyak, misalnya olie, minyak tanah yang tumpah ke air; dan
5) limbah zat kimia, misalnya deterjen, shampo, dan insektisida.
Dampak yang disebabkan oleh pencemaran air, antara lain:
1) air tidak dapat digunakan secara optimal, baik untuk keperluan rumah tangga,
pertanian, maupun industri,
2) penyebab timbulnya berbagai penyakit, misalnya demam berdarah, malaria,
diare, kholera, disentri, dan cacingan.
iii. Pencemaran udara
Udara bersih dan kering, tersusun dari komponen utama, yaitu nitrogen ± 78%,
oksigen ± 21%, argon ± 0,9%, dan karbon dioksida ± 0,03%. Udara disebut
tercemar jika terdapat bahan atau zat-zat asing sehingga komposisi udara berubah
dari keadaan normalnya.
Bahan pencemar udara ada yang berasal dari alam, misalnya debu dan gas
pembusukan sampah organik. Selain itu, bahan pencemar udara juga berasal dari
faktor antropogenik (kegiatan manusia), misalnya pembakaran bahan bakar
minyak (BBM) dan pemakaian zat kimia. Di antara komponen pencemar udara
yang paling banyak berpengaruh adalah karbon monoksida, nitrogen oksida,
belerang oksida, dan hidrokarbon.
Dampak yang disebabkan oleh pencemaran udara, antara lain gangguan fungsi
jantung, paru-paru, sakit kepala, sulit bernafas, dan pingsan, bahkan kanker dan
kematian.
B. Pelapukan dan pengikisan
Pelapukan menyebabkan berbagai batuan, logam, dan benda-benda lain berubah
warna, komposisi, atau bentuknya. Pelapukan merupakan proses hancurnya suatu
benda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Berdasarkan penyebabnya, pelapukan dibedakan menjadi tiga yaitu pelapukan
mekanik, organik, dan kimiawi.
i. Pelapukan mekanik
Pelapukan mekanik adalah pelapukan yang disebabkan oleh perubahan suhu atau
tekanan. Misalnya, pada siang hari yang sangat panas kemudian turun hujan secara
tiba-tiba, maka terjadi perubahan suhu yang tiba-tiba pula.
41
ii. Pelapukan organik
Pelapukan organik adalah pelapukan yang disebabkan oleh organisme atau
makhluk hidup, misalnya tumbuhan, hewan, dan manusia.
iii. Pelapukan kimiawi
Pelapukan kimiawi yang paling sering kita jumpai adalah oksidasi pada logam
terutama besi, yang lazim kita sebutberkarat. Pelapukan kimiawi adalah pelapukan
yangterjadi melalui reaksi kimia.
C. Pemanasan global
Penyebab terjadinya pemanasan global yaitu efek rumahkaca dan gas rumah kaca.
Sinar matahari menyimpan energi. Saat sinar matahari mengenai bumi, bumi menjadi
panas. Sebagian energi panas tersebut oleh bumi dipantulkan kembali ke atmosfer
sebagai gelombang panas, berupa sinar infra merah. Dalam atmosfer, sinar infra
merah ini diserap oleh berbagai molekul gas, sehingga suhu atmosfer naik. Kenaikan
suhu atmosfer ini disebut efek rumah kaca. Gas-gas dalam atmosfer yang menyerap
gelombang panas disebut gas rumah kaca. Jadi, efek rumah kaca tidak ada kaitannya
dengan bangunan gedung-gedung bertingkat yang dindingnya terbuat dari kaca. Efek
rumah kaca disebabkan oleh gas rumah kaca yang menyerap gelombang panas dari
bumi.
Pemanasan global menimbulkan berbagai dampak, antara lain
a. perubahan iklim,
b. kenaikan frekuensi dan intensitas badai,
c. menaikkan suhu permukaan laut, sehingga terjadi penambahan ketinggian air laut.

Latihan soal
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Apakah yang dimaksud dengan:
a. pencemaran,
b. pelapukan,
c. pengikisan,
d. pemanasan global?
2. Dalam kehidupan, sebaiknya kita tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
Mengapa?
3. Berikan tiga usulan sederhana yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,
untuk menghindari terjadinya pencemaran.
4. Jelaskan perbedaan dari pelapukan mekanik dengan pelapukan organik. Berikan
contohnya masing-masing 3.
5. Sebutkan dampak yang disebabkan oleh pencemaran udara.

A. PILIHLAH JAWABAN YANG BENAR


1. Terdiri dari apa sajakah susunan tata surya kita ?
a. Matahari, dan bumi
b. Matahari, planet, satelit, asteroid dan komet
c. Matahari, bulan dan bumi
d. Matahari, dan bintang-bintang yang memancarkan cahaya sendiri

42
2. Disebut apakah perputaran planet mengilingi matahari …
a. Rotasi
b. Revolusi
c. Kala revolusi
d. Kala rotasi
3. Dibawah ini manakah planet yang paling besar …
a. Saturnus
b. Neptunus
c. Yupiter
d. Mars
4. Disebut apakah titik orbit terjauh planet ke matahari …
a. Aphelium
b. Titik focus
c. Titik pusat
d. Perihelium
5. Mmenurut Hukum III Kapler, waktu yang diperlukan sebuah planet untuk mengitari
matahari sekali pada orbitnya
a. Sama untuk semua planet
b. Bergantung pada ukuran planet
c. Bergantung pada jarak planet dari matahari
d. Bergantung pada massa planet
6. Berikut ini yang bukan merupakan lapisan matahari adalah …
a. Inti
b. Kromosfer
c. Korona
d. Prominansa
7. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan kegiatan dipermukaan matahari …
a. Bintik matahari
b. Promihensa
c. Granula
d. Fakula
8. Bidang orbit bumi mengelilingi matahari disebut …
a. Ekliptika
b. Elips
c. Ekuator
d. Reflaktor
9. Bulan tampak bersinar karena …
a. Memancarkan cahaya
b. Menyerap cahaya
c. Memantulkan cahaya matahari
d. Memantulkan cahaya bumi
10. Salah satu terajdinya pergantian musim adalah …
a. Jarak bumi ke bulan yang berdekatan
b. Jarak bumi ke maathari yang berjauhan
c. Rotasi bumi pada porosnya
d. Kemiringan sumbu bumi terhadap ekliptika
43
B. JAWABLAH DENGAN BENAR!
1. Mengapa ekor komet bila dekat dengan matahari tumbuh panjang, namun arahnya
menjauhi matahari ?
2. Sebutkan susunan 4 lapisan matahari dari dalam keluar ?
3. Sebutkan 3 gangguan yang terajdi pada matahari ?
4. Disebut apakah satelit buatan yang digunakan untuk kepentingan penerbangan dan
pelayaran?
5. Apakah yang menyebabkan terjadi pasang surut air laut ?

44

Anda mungkin juga menyukai