Jenis dan Sifat Magnet dalam Kimia
Jenis dan Sifat Magnet dalam Kimia
KEMAGNETAN
1. Jenis-Jenis Magnet
2. Bentuk Magnet
Banyak bentuk-bentuk magnet yang sering kita jumpai di sekitar kita. Magnet-magnet
tersebut dibuat manusia lewat industri-industri. Magnet buatan meliputi hampir seluruh
magnet yang ada sekarang ini. Bentuk magnet buatan antara lain: magnet U, magnet
ladam, magnet batang, magnet silinder, magnet lingkaran, magnet jarum (kompas).
21
3. Sifat-Sifat Kemagnetan
Setiap magnet memiliki dua tempat yang gaya magnetnya paling kuat. Daerah ini disebut
kutub magnet. Ada 2 kutub magnet, yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S).
Seringkali dijumpai magnet yang bertuliskan N dan S. N merupakan kutub utara magnet
itu (singkatan dari north yang berarti utara) sedang-kan S kutub selatannya (singkatan
dari south yang berarti selatan).
Jika dua kutub utara didekatkan, maka
keduanya tolak-menolak. Dua kutub
selatan juga saling menolak. Namun,
jika kutub selatan didekatkan pada
kutub utara, maka kedua kutub ini akan
tarik-menarik.
4. Membuat Magnet
Besi yang semula tidak bersifat magnet, dapat
dijadikan magnet. Caranya besi digosok dengan salah
satu ujung magnet tetap.
Arah gosokan dibuat searah agar magnet
elementer yang terdapat pada besi letaknya menjadi
teratur dan mengarah ke satu arah.
22
atau baja akan menjadi magnet sehingga dapat
menarik serbuk besi yang berada di dekatnya.
Ujung besi yang berdekatan dengan kutub magnet batang, akan terbentuk kutub
yang selalu berlawanan dengan kutub magnet penginduksi. Apabila kutub utara magnet
batang berdekatan dengan ujung A besi, maka ujung A besi menjadi kutub selatan dan
ujung B besi menjadi kutub utara atau sebaliknya.
Selain dengan cara induksi, besi dan baja dapat
dijadikan magnet dengan arus listrik. Besi dan baja
dililiti kawat yang dihubungkan dengan baterai.
Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja
akan terpengaruh aliran arus searah (DC) yang
dihasilkan baterai. Hal ini menyebabkan magnet
elementer letaknya teratur dan mengarah ke satu
arah. Besi atau baja akan menjadi magnet dan
dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya.
Magnet yang demikian disebut magnet listrik atau
elektromagnet.
6. Medan Listrik
Walaupun gaya-gaya magnet yang terkuat terletak pada kutub-kutub magnet, gaya-gaya
magnet tidak hanya berada pada kutub-kutubnya saja. Gaya-gaya magnet juga timbul di
sekitar magnet.
Daerah di sekitar magnet yang terdapat gaya-gaya magnet disebut medan magnet. Medan
magnet digambarkan dengan garis gaya magnet.
Sifat-sifat garis gaya magnet :
1. Garis gaya magnet adalah arah medan magnet yang berupa garis-garis yang
menghubungkan kutub-kutub magnet.
2. Garis gaya magnet memiliki arah meninggalkan kutub utara dan menuju kutub
selatan.
3. Garis gaya magnet selalu tidak berpotongan.
4. Tempat di mana garis gayanya rapat maka menunjukkan bahwa medan magnetnya
juga kuat begitu pula sebaliknya.
Garis gaya magnet dapat digambarkan dengan cara menaburkan serbuk besi pada kertas
yang diletakkan di atas magnet.
23
7. Teori Kemagnetan
Setiap magnet mempunyai kutub magnet dan jika dipotong-potong sampai kecil maka
potongan magnet kecil-kecil tersebut tetap mempunyai kutub magnet. Magnet-magnet
kecil yang menjadi penyusun magnet besar di sebut magnet elementer .
8. Kemagnetan Bumi
Kamu sudah mengetahui sebuah magnet batang yang tergantung bebas akan
menunjuk arah tertentu yakni menunjuk ke arah utara dan selatan. Hal ini terjadi karena
kutub-kutub magnet batang tertarik oleh kutub-kutub magnet bumi. Kutub utara magnet
batang tertarik oleh kutub selatan magnet bumi sedangkan kutub selatan magnet batang
tertarik oleh kutub utara magnet bumi.
24
Kutub utara magnet bumi di dekat
kutub selatan geografis dan kutub
selatan magnet bumi berada di dekat
kutub utara geografis sehingga kutub
magnet bumi tidak berimpit dengan
kutub geografis. Hal ini yang
menyebabkan jarum kompas tidak
tepat menunjuk arah utara dan
selatan sehingga membentuk sudut
demgan kutub geografis yang di sebut
sudut deklinasi.
Garis gaya magnet bumi tidak sejajar dengan permukaan bumi. Yang menyebabkan
jarum kompas tidak tepat mendatar sehingga membentuk sudut dengan bidang
horizontal yang di sebut sudut inklinasi. Di daerah khatulistiwa, sudut inklinasinya
kecil. Jika semakin dekat dengan kutub magnet bumi, maka sudut inklinasinya
membesar. Tepat di daerah kutub magnet bumi (misalnya di Kanada bagian utara),
sudut inklinasinya paling besar, dan bahkan jarum kompas hampir tegak lurus dengan
permukaan bumi.
9. Arus Listrik Menimbulkan Medan Magnet
9.1 Medan Magnet di sekitar Kawat Lurus Berarus Listrik
Dari percobaan yang dilakukannya Oersted menyimpulkan bahwa:
a. Di sekitar arus listrik terdapat medan magnet.
Ini dapat dideteksi dengan menggunakan serbuk besi yang memerlukan kuat arus
yang tinggi, jadi tidak bisa dengan baterai yang kecil.
b. Arah medan magnet (garis-garis gaya magnet) bergantung pada arah arus listrik.
Jika arah arus diubah, maka arah medan magnet berubah.
c. Besar medan magnet dipengaruhi oleh kuat arus dan jarak terhadap kawat.
Untuk menunjukkan arah garis-garis gaya magnet di
sekitar penghantar lurus atau yang berbentuk lingkaran,
dapat dipergunakan tangan kanan seperti gambar di
samping ini. Ibu jari menunjukkan arah arus dan jari-
jari tangan yang lain menunjukkan arah garis gaya
magnetik.
Magnet listrik dibuat dalam berbagai bentuk, antara lain: berbentuk huruf U,
berbentuk batang, berbentuk silinder, dan lingkaran. Di antara bentuk-bentuk
magnet listrik tersebut yang paling kuat gaya tarik magnetnya adalah yang
berbentuk U.
Latihan Soal
1. Berikut ini yang termasuk bahan magnetik
dan non magnetik adalah ....
a. besi dan nikel c. nikel dan baja
b. baja dan bismut d. seng dan emas
2. Garis-garis lengkung yang keluar dari kutub utara menuju kutub selatan sebuah magnet
disebut .
a. kutub magnet c. garis-garis gaya magnet
b. medan magnet d. fluks magnet
3. Gaya tarik magnet paling kuat terletak pada ....
a. seluruh bagian magnet
b. salah satu ujung magnet
26
c. bagian ujung-ujung magnet
d. bagian tengah magnet
4. Berikut ini cara membuat magnet, kecuali
a. cara alami c. cara induksi
b. cara menggosok d. cara arus listrik
5. Perhatikan gambar berikut.
Benda A dapat menarik benda B dan tidak dapat menarik benda C. Pernyataan berikut
benar, kecuali ....
a. benda A sebuah magnet
b. benda B merupakan benda magnetik
c. benda C merupakan benda nonmagnetik
d. benda C merupakan benda feromagnetik
6. Perhatikan gambar berikut ini.
Arah medan magnet dari kawat lurus berarus listrik di atas yang benar adalah
a. I dan II c. II dan III
b. I dan III d. II dan IV
14. Perhatikan gambar berikut.
28
BAB VI
INDUKSI ELEKTROMAGNETIK
1. Induksi Elektromagnetik
Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk
kedalam kumparan, jumlah garis gaya-gaya magnet
yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak.
Bertambahnya jumlah garis-garis gaya ini
menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung
kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan
menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan
jarum galvanometer. Arah arus induksi dapat
ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan
magnet yang ditimbulkannya. Pada saat magnet masuk,
garis gaya dalam kumparan bertambah. Akibatnya
medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi
garis gaya itu. Dengan demikian, ujung kumparan itu
merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi
seperti pada gambar.
Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar
dari dalam kumparan, jumlah garis-garis gaya magnet
yang terdapat didalam kumparan berkurang.
Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga
menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung
kumparan. GGL induksi yang ditimbulkan
menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan
jarum galvanometer. Sama halnya ketika magnet
batang masuk ke kumparan. pada saat magnet keluar
garis gaya dalam kumparan berkurang. Akibatnya
medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah
garis gaya itu. Dengan demikian, ujung, kumparan itu
merupakan kutub selatan, sehingga arah arus induksi
seperti pada gambar.
Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam
kumparan,
jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan
tidak terjadi perubahan (tetap). Karena jumlah garis-
garis gaya tetap, maka pada ujung-ujung kumparan
tidak terjadi GGL induksi. Akibatnya, tidak terjadi arus
listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak.
3. Transformator
Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut
transformator (trafo).
Trafo memiliki dua terminal, yaitu terminal input dan terminal output. Terminal input
terdapat pada kumparan primer. Terminal output terdapat pada kumparan sekunder.
Tegangan listrik yang akan diubah dihubungkan dengan terminal input. Adapun, hasil
pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. Prinsip kerja transformator
menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik.
Jika pada kumparan primer dialiri arus AC, inti besi yang dililiti kumparan akan
menjadi magnet (elektromagnet). Karena arus AC, pada elektromagnet selalu terjadi
30
perubahan garis gaya magnet. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke
kumparan sekunder. Dengan demikian, pada kumparan sekunder juga terjadi
perubahan garis gaya magnet. Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada
kumparan sekunder. Adapun, arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang
besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder.
Macam-Macam Transformator
Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk
menaikkan tegangan AC. Trafo ini memiliki ciri-ciri:
a. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan
sekunder,
b. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder,
c. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder.
Transformator Ideal
Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Besar tegangan
sebanding dengan jumlah lilitan. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang
dihasilkan makin besar. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Hubungan
antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan
sekunder dirumuskan :
Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor, yaitu ketika
jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang
keluar pada kumparan sekunder. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada
kumparan primer
dan sekunder dirumuskan :
31
Berdasarkan rumus-rumus di atas, hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder
dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai :
Penggunaan Transformator
a. Power supply (catu daya)
Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang
rendah. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk
menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara
2 V sampai 12 V.
b. Adaptor (penyearah arus)
Adaptor merupakan catu daya yang ditambah dengan penyearah arus. Fungsi
penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC.
c. Transmisi daya listrik jarak jauh
Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan
yang besar dan arus yang kecil. Dengan cara ini akan diperoleh beberapa
keuntungan, yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat
penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah.
32
Latihan Soal
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1. Adanya medan magnet di sekitar kawat dapat digambar dengan garis gaya. Pernyataan
yang benar mengenai hal tersebut adalah berikut ini, kecuali ....
A. Garis gaya dalam solenoide berbentuk garis lurus
B. Garis gaya di sekitar kawat lurus berbentuk lingkaran
C. Di luar solenoide tidak ada garis gaya
D. Arah garis gaya magnet menyinggung penghantar
2. Terjadinya GGL induksi adalah apabila pada kumparan dilingkupi oleh ....
A. Garis gaya magnet berjumlah banyak
B. Garis gaya magnet berjumlah sedikit
C. Garis gaya magnet berubah jumlahnya
D. Garis gaya magnet bersifat permanen
3. Pada generator yang menghasilkan listrik daya besar, bagian yang berputar adalah ....
A. Kumparan elektromagnetik C. Kumparan lilitan
B. Magnet permanen D. Magnet sementara
4. Sandi mencoba memasukkan sebatang S
magnet ke dalam sebuah kumparan, 0 +
-
terlihat seperti gambar.
G
(1) (3)
G G
(2) (4)
G G
Apabila kekuatan magnet yang digunakan sama, maka yang akan menghasilkan gaya
gerak listrik (GGL) terbesar adalah ....
33
A. (1) B. (2) C. (3) D. (4)
7. Perhatikan gambar di samping.
Peristiwa yang dapat menimbulkan
ggl induksi adalah . .
A. Ketika magnet di luar kumparan
B. Ketika magnet keluar masuk
kumparan
C. Ketika magnet di dalam kumparan
D. Ketika jarum galvanometer bergerak
8. Berikut ini yang tidak memengaruhi besar GGL induksi adalah ….
A. Kecepatan gerakan magnet C. Jumlah lilitan
B. Hambatan kawat D. Besarnya magnet
9. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat yang digunakan untuk percobaan
GGL induksi.
Pernyataan:
(1) Mengurangi jumlah lilitan
(2) Kekuatan medan magnet
(3) Kecepatan gerak magnet
(4) M e n a m b a h k u a t a r u s
Faktor yang berpengaruh terhadap
besarnya GGL induksi adalah ....
A. (1) dan (2) C. (2) dan (3)
B. (1) dan (3) D. (2) clan (4)
10. Transformator step up memiliki ciri-ciri ....
A. Jumlah lilitan primer sama dengan jumlah lilitan sekunder
B. Daya listrik pada sekunder lebih besar apabila dibandingkan daya listrik primer
C. Jumlah lilitan primer lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan sekunder
D. Jumlah lilitan primer lebih sedikit dibandingkan jumlah lilitan sekunder
11. Sebuah trafo step down digunakan untuk menurunkan tegangan dari 220 V menjadi 12
V. Apabila kumparan primer memiliki 400 lilitan, jumlah lilitan pada kumparan
sekunder adalah
A. 220 lilitan C. 48 lilitan
B. 100 lilitan D. 22 lilitan
12. Perhatikan bagan transformator dibawah ini !
34
A. 0,2 ampere C. 1 ampere
B. 0,5 ampere D. 4 ampere
14. Magnet yang diputar di depan kumparan, menyebabkan jarum galvanometer bergerak
bolak-balik. Hal ini disebabkan ….
A. Pengaruh getaran magnet yang berputar
B. Jumlah garis gaya magnet dalam kumparan berubah
C. Kumparan tidak bergerak di depan magnetnya
D. Jumlah garis gaya magnet pada magnetnya berubah
15. Motor listrik merupakan alat yang bekerja berdasarkan …
A. Elektromagnet C. Gaya Lorentz
B. GGL induksi D. Induksi elektromagnetik
35
BAB VII
TATA SURYA
36
Bentuk bumi sebenarnya tidak benar-benar bulat, tetapi agak sedikit lonjong.
Diameter bumi jika diukur dari kutub sampai ke kutub yang lain akan lebih pendek
dibandingkan diameternya jika diukur dari khatulistiwa.
2. Bumi sebagai Planet, Bulan sebagai Satelit Bumi, dan Penjelajahan Luar Angkasa
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Rotasi bumi memerlukan waktu
23 jam 56 menit. Arah rotasi bumi dari barat ke timur.
Terjadinya siang dan malam serta perbedaan waktu
360°
Kala rotasi bumi lebih kurang 24 jam, sehingga tiap jam berbeda bujur sebesar =
24
15°. Daerah-daerah yang garis bujurnya sama mempunyai waktu yang sama pula.
Akibat rotasi bumi antara lain :
1. Pergantian siang dan malam,
2. Penggembungan di daerah khatulistiwa dan pemipihan di kutub,
3. Pembelokan arah angin,
4. Perbedaan waktu di tempat-tempat yang berbeda garis bujur, dan
5. Gerak semu harian matahari.
Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi
memerlukan waktu 365,25 hari atau 1 tahun. Pada saat mengelilingi matahari, bumi
memiliki bidang orbit yang disebut ekliptika. Arah revolusi bumi berlawanan arah
dengan perputaran jarum jam.
Revolusi bumi mengakibatkan :
1. Perubahan lamanya siang dan malam,
2. Pergantian musim,
3. Gerak semu tahunan matahari, dan
4. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari satu bulan ke bulan berikutnya.
Bulan sebagai Satelit Bumi
Bulan adalah benda langit yang paling dekat dengan bumi dan juga merupakan satelit
bumi. Bulan beredar mengelilingi bumi dengan arah dari barat ke timur. Bulan tidak
dapat memancarkan cahaya sendiri melainkan hanya memantulkan cahaya matahari.
Bulan berbentuk bulat mirip seperti planet. Pada permukaan bulan terdapat banyak
kawah. Permukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama.
Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu
1. Gerak berputar pada sumbunya (rotasi),
2. Gerak mengelilingi bumi
3. Gerak bersama-sama bumi mengelilingi matahari.
Kala rotasi sama dengan kala revolusi terhadap bumi. Akibatnya, permukaan bulan
yang menghadap ke bumi selalu sama.
Adanya gerakan bulan, akan menimbulkan hal-hal sebagai berikut.
1) Pembagian Bulan Sideris dan Sinodis
37
Untuk sekali berputar mengelilingi bumi, bulan memerlukan waktu 27,33 hari yang
disebut satu bulan sideris .
Posisi bulan awalnya di titik S, sehingga supaya bulan tampak seperti semula,
bulan harus berada di titik P. Pergerakan bulan dari titik S ke titik P memakan
waktu lebih kurang 2 hari. Oleh karena itu, fase bulan baru berikutnya memerlukan
waktu 29,5 hari. Periode bulan ini disebut satu bulan sinodis . Periode sinodis
dijadikan dasar untuk penghitungan tahun Komariah (tahun Bulan) atau tahun
hijriah.
2) Fase-Fase Bulan
Akibat revolusi, bentuk bulan yang menghadap ke bumi selalu berubah-ubah.
Perubahan bentuk bulan yang terlihat dari bumi disebut fase bulan .
Gerhana adalah peristiwa terhalangnya sinar matahari oleh bumi atau bulan sehingga
bumi atau bulan tidak mendapatkan sinar matahari. Gerhana disebabkan adanya
bayangan yang dibentuk bumi atau bulan yang terletak dalam satu garis.
Gerhana dibedakan menjadi dua, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari.
a) Gerhana Bulan
Gerhana bulan terjadi, jika bulan
memasuki bayangan bumi. Gerhana bulan
hanya dapat terjadi pada bulan
purnama. Gerhana bulan terjadi apabila
bumi berada di antara matahari dan bulan
Pada waktu seluruh bagian bulan masuk
dalam daerah umbra (bayangan inti) bumi,
maka terjadi gerhana bulan total.
b) Gerhana Matahari
Gerhana matahari terjadi jika bayangan
bulan bergerak menutupi permukaan bumi.
Pada gerhana matahari ini, posisi bulan
berada di antara matahari dan bumi, dan
ketiganya terletak dalam satu garis. Gerhana matahari terjadi pada waktu
bulan baru (bulan muda).
Pasang Surut Air Laut
Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air laut, sedangkan surut adalah peristiwa
turunnya permukaan air laut. Pasang surut air laut terjadi akibat pengaruh gravitasi
38
matahari dan gravitasi bulan. Akibat bumi berotasi pada sumbunya, maka daerah yang
mengalami pasang surut bergantian sebanyak dua kali.
Pasang air laut dibedakan menjadi dua, yaitu pasang purnama dan pasang perbani.
a) Pasang Purnama
Pasang ini terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan terjadi pada malam hari
pada saat bulan baru (bulan purnama). Pasang ini akan menjadi maksimum apabila
terjadi gerhana matahari karena air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan
matahari dengan arah yang sama (searah).
b) Pasang Perbani
Pasang perbani terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan matahari paling kecil.
Pada pasang perbani, permukaan air laut turun serendah-rendahnya. Pasang ini
terjadi pada saat bulan kuartir pertama dan kuartir ke tiga. Pasang perbani
dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari saling tegak lurus.
Peristiwa pasang surut bermanfaat untuk hal-hal seperti berikut.
– Pembuatan garam,
– Persawahan pasang surut, dan
– Berlayar atau berlabuhnya kapal di dermaga yang dangkal.
Latihan Soal
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Bandingkan antara rotasi dan revolusi bumi.
2. Bagaimana proses terjadinya siang dan malam? Apakah semua daerah di permukaan
bumi mengalami siang atau malam dalam selang waktu yang sama panjang? Jelaskan.
3. Bagaimanakah proses terjadinya perubahan musim?
4. Gambar dan jelaskan terjadinya gerhana matahari.
5. Bulan berotasi dan berevolusi terhadap bumi juga bersamasama dengan bumi
mengelilingi matahari. Ditentukan kala revolusi bumi 366 hari, kala revolusi dan
rotasi bulan sama, yaitu 29,5 hari; dan kala rotasi bumi 1 hari.
a. Saat bulan telah menempuh seperempat lintasan revolusinya, kira-kira bumi telah
berotasi berapa kali?
39
a. Satelit Explorer I, II, dan III
Tujuannya untuk mempelajari radiasi sinar matahari dan medan magnet bumi.
b. Satelit Sputnik III
Tujuannya untuk juga mempelajari radiasi sinar matahari dan medan magnet
bumi.
b. Satelit Palapa
Satelit Palapa digunakan hanya untuk keperlukan komunikasi di wilayah
Indonesia. Karena itu Palapa disebut sistem komunikasi satelit domestik (SKSD).
Satelit Palapa juga termasuk satelit geostasioner. Maksudnya, kecepatan orbitnya
sama dengan kecepatan rotasi bumi. Akibatnya, satelit itu selalu mengarah
permukaan bumi yang sama.
Latihan 3.
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Sebutkan sekurang-kurangnya tiga manfaat satelit bagi kehidupan kita.
2. Jelaskan manfaat satelit Palapa.
3. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara roket dengan satelit.
4. Jelaskan perbedaan dari satelit komunikasi dengan satelit astronomi.
5. Jelaskan perbedaan antara roket dengan pesawat ulang alik.
Latihan soal
Tulis jawaban pada buku kerjamu.
1. Apakah yang dimaksud dengan:
a. pencemaran,
b. pelapukan,
c. pengikisan,
d. pemanasan global?
2. Dalam kehidupan, sebaiknya kita tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.
Mengapa?
3. Berikan tiga usulan sederhana yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,
untuk menghindari terjadinya pencemaran.
4. Jelaskan perbedaan dari pelapukan mekanik dengan pelapukan organik. Berikan
contohnya masing-masing 3.
5. Sebutkan dampak yang disebabkan oleh pencemaran udara.
42
2. Disebut apakah perputaran planet mengilingi matahari …
a. Rotasi
b. Revolusi
c. Kala revolusi
d. Kala rotasi
3. Dibawah ini manakah planet yang paling besar …
a. Saturnus
b. Neptunus
c. Yupiter
d. Mars
4. Disebut apakah titik orbit terjauh planet ke matahari …
a. Aphelium
b. Titik focus
c. Titik pusat
d. Perihelium
5. Mmenurut Hukum III Kapler, waktu yang diperlukan sebuah planet untuk mengitari
matahari sekali pada orbitnya
a. Sama untuk semua planet
b. Bergantung pada ukuran planet
c. Bergantung pada jarak planet dari matahari
d. Bergantung pada massa planet
6. Berikut ini yang bukan merupakan lapisan matahari adalah …
a. Inti
b. Kromosfer
c. Korona
d. Prominansa
7. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan kegiatan dipermukaan matahari …
a. Bintik matahari
b. Promihensa
c. Granula
d. Fakula
8. Bidang orbit bumi mengelilingi matahari disebut …
a. Ekliptika
b. Elips
c. Ekuator
d. Reflaktor
9. Bulan tampak bersinar karena …
a. Memancarkan cahaya
b. Menyerap cahaya
c. Memantulkan cahaya matahari
d. Memantulkan cahaya bumi
10. Salah satu terajdinya pergantian musim adalah …
a. Jarak bumi ke bulan yang berdekatan
b. Jarak bumi ke maathari yang berjauhan
c. Rotasi bumi pada porosnya
d. Kemiringan sumbu bumi terhadap ekliptika
43
B. JAWABLAH DENGAN BENAR!
1. Mengapa ekor komet bila dekat dengan matahari tumbuh panjang, namun arahnya
menjauhi matahari ?
2. Sebutkan susunan 4 lapisan matahari dari dalam keluar ?
3. Sebutkan 3 gangguan yang terajdi pada matahari ?
4. Disebut apakah satelit buatan yang digunakan untuk kepentingan penerbangan dan
pelayaran?
5. Apakah yang menyebabkan terjadi pasang surut air laut ?
44