Anda di halaman 1dari 6

PT PLN (PERSERO)

WILAYAH KALIMANTAN SELATAN DAN


KALIMANTAN TENGAH
AREA PALANGKA RAYA
Standard Operation Procedure (SOP)
No. Dokumen Kategori Operasi Distribusi
Kode Unit
Terbit Tanggal PENGGANTIAN KWHMETER 1 PHASE
SOP
Revisi
Halaman

1. PETUGAS YANG TERLIBAT.


1.1 Supervisor TE rayon, staf teknis TE rayon

2. PERALATAN KERJA.
2.1. TOOLKIT lengkap
2.2. Tang Ampere
3. PERLENGKAPAN K3.
3.1. Helm
3.2. Sarung Tangan 1kV
3.3. Sepatu Safety
3.4. Volt detector

4. PERALATAN BANTU.
4.1 Kendaraan operasional
4.2 Kamera Digital atau HP
4.3 Tangga lipat 2 meter (bila diperlukan)

5. MATERIAL.
5.1 KWh Meter Elektronik 1 phasa
5.2 Segel pemeliharaan
5.3 Isolasi Band

6. LANGKAH KERJA.

I. PERSIAPAN PEKERJAAN :
1. PK dari Manager Rayon
2. Minta ijin manager rayon dan petugas terkait

II. PELAKSANAAN PEKERJAAN

1. Lakukan pengambilan parameter listrik, antara lain:


• Arus, Tegangan, dan lainnya
• Angka register kwh meter lama (jenis meter pasca)
• Sisa pulsa jika jenis meter LPB (short code 37)
2. Lakukan Dokumentasi kWh meter lama antara lain:
• Dokumentasi APP dan lingkungan sekitar APP.
• Name plate kWh meter
• Label wiring
3. Lakukan Penandaan ulang wiring, karena beberapa wiring tanpa ada labelnya.
4. Lakukan pemadaman beban, ingat kabel SR masih bertegangan
5. Lepas kabel phase SR dan isolasi sisi konduktor terbukanya.
6. Lepas kabel netral SR dan isolasi sisi konduktornya
7. Lepas kabel lainnya.
8. Lakukan pemasangan base kWh meter yang baru
9. PERHATIAN!!! PERHATIKAN JENIS KWHMETER, JANGAN SAMPAI SALAH
PERUNTUKAN.
10. Pasang kabel netral SR dan kabel yang tidak bertegangan terlebih dahulu. PERHATIAN!
11. JANGAN SALAH PASANG TERMINAL TEGANGAN KE TERMINAL NETRAL.
12. Lakukan pengecekan ulang, sesuai poin 9, 10, dan 11.
13. Jika dirasa sesuai dan aman dari potensi hubung singkat, lakukan pemasangan kabel phase SR ke
kWh meter.
14. Lakukan pencatatan parameter tegangan tanpa beban.
15. Lakukan pemasukan beban.
16. Lakukan pengujian APP, antara lain:
• Pengukuran Arus
• Pengukuran Tegangan
• Jika kWh meter jenis elektronik yang bisa menampilkan display arus (short code 41) dan
tegangan (short code 44), maka bandingkan dengan pengukuran pada Tang Ampere.
17. Lakukan dokumentasi pengujian, penyegelan, dan buat Berita Acara penggantian kwh meter.

III. PELAPORAN HASIL PEKERJAAN :


1. Dokumentasi sesudah penggantian
2. Berita Acara penggantian kWhmeter
3. Lakukan mutasi PDL

Menyetujui
SPV. PMT ASMAN TRANSAKSI ENERGI

BAYEG AIRLANGGA M. DJUNAEDI


PT PLN (PERSERO)
WILAYAH KALIMANTAN SELATAN DAN
KALIMANTAN TENGAH
AREA PALANGKA RAYA
Standard Operation Procedure (SOP)
No. Dokumen Kategori Operasi Distribusi
Kode Unit
Terbit Tanggal PENGGANTIAN KWHMETER 3 PHASE
SOP
Revisi
Halaman

4. PETUGAS YANG TERLIBAT.


1.2 Supervisor Harmeter, Supervisor TE rayon, staf teknis Harmeter

5. PERALATAN KERJA.
2.3. TOOLKIT lengkap
2.4. Segel kuning
2.5. Tang Ampere
6. PERLENGKAPAN K3.
4.1. Helm
4.2. Sarung Tangan 1kV dan 20kV
4.3. Sepatu Safety 1kV dan 20kV
4.4. Volt detector

5. PERALATAN BANTU.
4.4 Kendaraan operasional
4.5 Kamera Digital atau HP
4.6 Tangga lipat 2 meter (bila diperlukan)

7. MATERIAL.
7.1 KWh Meter Elektronik 3 phasa
7.2 Kawat Segel
7.3 Kabel scoen tipe I ukuran 2,5sqmm dan 4 sqmm
7.4 Mur, baut, dan ring
7.5 Isolasi Band

8. LANGKAH KERJA.

IV. PERSIAPAN PEKERJAAN :


3. PK dari Asman TE atau Manager Rayon
4. Minta ijin manager rayon dan petugas terkait

V. PELAKSANAAN PEKERJAAN

KONDISI ONLINE
1. Pengambilan parameter ukur sebelum penggantian meter. Hal ini dilakukan dalam kondisi online.
Hal ini berguna mengidentifikasi wiring.
Contoh pengambilan parameter listrik, antara lain:
• Diagram phasor
• Arus, Tegangan, Cos phi dan lainnya
• Tranformasi CT

2. Lakukan Dokumentasi kWhmeter, CT, wiring, dan label wiring pada kWhmeter.
• Pastikan name plate kWhmeter bisa didapatkan
• Pastikan label wiring bisa didapatkan dan jelas
3. Lakukan Penandaan ulang wiring, karena umumnya label hanya melampirkan angka dan huruf.
Hal ini juga harus disesuaikan dengan poin 1.
Anda perjelas dengan identitas:
• Rs1 = kabel arus masuk s1 phase R meter / terminal 1
• Rs2 = kabel arus keluar s2 phase R meter / terminal 3
• Ss1 = kabel arus masuk s1 phase S meter / terminal 4
• Ss2 = kabel arus keluar s2 phase S meter / terminal 6
• Ts1 = kabel arus masuk s1 phase T meter / terminal 7
• Ts2 = kabel arus keluar s2 phase T meter / terminal 9
• Vr = kabel tegangan phase R / terminal 2
• Vs = kabel tegangan phase S / terminal 5
• Vt = kabel tegangan phase T / terminal 8
Contoh penandaan ulang

KONDISI OFFLINE

4. Lakukan pemadaman system


5. Lakukan dokumentasi kondisi offline, antara lain:
• Stan cabut kWhmeter
6. Lakukan penyesuaian base untuk kWhmeter yang baru
7. Lakukan pemasangan kWhmeter yang baru. PERHATIAN!!! PERHATIKAN JENIS
KWHMETER: 5(10) ATAU 5(80), JANGAN SAMPAI SALAH PERUNTUKAN.
8. Lakukan wiring. PERHATIAN! JANGAN SALAH PASANG KABEL TEGANGAN KE
TERMINAL ARUS, JANGAN SALAH PASANG TERMINAL TEGANGAN KE
TERMINAL NETRAL.
9. Lakukan pengecekan ulang, sesuai poin 7 dan 8.
10. Jika dirasa sesuai dan aman dari potensi hubung singkat, lakukan pemasukan tegangan ke
kWhmeter.
11. Lakukan pencatatan parameter tegangan dengan baik.
12. Jika poin 10 dan 11 aman, lakukan pemasukan beban.
13. Lakukan pengujian APP, antara lain:
• Cek error APP, yaitu kWhmeter, CT, dan keseluruhan APP
• Ambil parameter pengujian, antara lain:
• Arus
• Tegangan
• Cos phi
• Daya
• Phasor Diagram
14. Lakukan dokumentasi pengujian dan buat berita acara dengan melampirkan hasil pengujian.

VI. PELAPORAN HASIL PEKERJAAN :


4. Dokumentasi sesudah penggantian
5. Berita Acara penggantian kWhmeter
6. Lakukan mutasi PDL

Menyetujui
ASMAN TRANSAKSI ENERGI

M. DJUNAEDI