ASESMEN RESIKO PRA KONTRUKSI (PCRA)
RS. BHAYANGKARA
SETUKPA NO. DOKUMEN REVISI HALAMAN
50/12/1/2018 0 1/2
Ditetapkan oleh
KARUMKIT BHAYANGKARA
Tanggal terbit
03 Januari 2018
STANDAR
PROSEDUR dr. MUH. SOFWAN, Sp. OT
OPERASIONAL AKBP NRP 73110619
Pasesmen risiko pra kontruksi (Pra-Construction Risk
Assessment/PCRA) merupakan penilaian resiko yang
PENGERTIAN
dilakukan sebelum dilakukan renovasi atau pembangunan
didalam area Rumah Sakit.
Meminimalkan dampak kontruksi, renivasi atau
TUJUAN penghancuran sehingga pelayanan pasien tetap terjaga
kualitas dan keamanannya.
Surat keputusan Direktur Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa
KEBIJAKAN mengenai kebijakan manajemen fasilitas dan keamanan RS
Bhayangkara Setukpa.
1. Managerial RS menginformasikan kepada tim K3RS dan
tim PPI tentang rencana pembangunan/renovasi gedung
Rumah Sakit.
2. Tim menganalisa dampak pembangunan terhadap
lingkungan RS dengan menggunakan langkah-langkah
PCRA (terlampir).
3. Tim K3RS dan PPI memberikan rekomendasi kepada tim
PROSEDUR kontruksiberdasarkan hasil telaah.
4. Tim kontruksi menandatangani fomat kesepakatan
pengendalian dampak kontruksi dan renovasi bangunan
sesuai rekomendasi tim K3RS dan PPI.
5. Tim kontruksi melanjutkan pembangunan apabila telah
melaksanakan rekomendasi tim K3RS dan PPI.
6. Tim K3RS,PPI beserta managemen RS mengawasi
jalannya pekerjaan kontruksi/renovasi bangunan.
ASESMEN RESIKO PRA KONTRUKSI (PCRA)
RS. BHAYANGKARA
SETUKPA NO. DOKUMEN REVISI HALAMAN
50/12/1/2018 0 2/2
Ditetapkan oleh
KARUMKIT BHAYANGKARA
Tanggal terbit
03 Januari 2018
STANDAR
PROSEDUR dr. MUH. SOFWAN, Sp. OT
OPERASIONAL AKBP NRP 73110619
7. Pihak managemen dapat meninjau kembali izin pelaksanaan
PROSEDUR kontruksi apabila dalam pekerjaannya tim kontruksi tidak
menjalankan rekomendasi tim K3RS dan PPI.
• Tim K3RS
• TimPPI
UNIT TERKAIT
• Managerial RS
• Tim kontruksi dan renovasi bangunan Rumah Sakit