0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan1 halaman

Pengelolaan Bencana di Rumah Sakit

PCRA merupakan penilaian risiko yang dilakukan sebelum renovasi atau pembangunan di rumah sakit untuk meminimalkan dampaknya sehingga pelayanan pasien tetap terjaga. Prosedurnya meliputi informasi rencana pembangunan ke tim manajemen risiko, analisis dampaknya, rekomendasi kepada tim konstruksi, pengawasan pelaksanaan sesuai rekomendasi.

Diunggah oleh

RS Hadi Husada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan1 halaman

Pengelolaan Bencana di Rumah Sakit

PCRA merupakan penilaian risiko yang dilakukan sebelum renovasi atau pembangunan di rumah sakit untuk meminimalkan dampaknya sehingga pelayanan pasien tetap terjaga. Prosedurnya meliputi informasi rencana pembangunan ke tim manajemen risiko, analisis dampaknya, rekomendasi kepada tim konstruksi, pengawasan pelaksanaan sesuai rekomendasi.

Diunggah oleh

RS Hadi Husada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGELOLAAN BENCANA DI RUMAH SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0721/MFK/RSUHH/XI/2023 0/0 1/1
Ditetapkan
Direktur RSU Hadi Husada
STANDART
TanggalTerbit
PROSEDUR
10 November 2023
OPERASIONAL
dr. Isma Wahyuni, M.K.M

Asesmen risiko prakontruksi (Pra-Construction Risk Assessment/PCRA)


PENGERTIAN
merupakan penilaian risiko yang dilakukan sebelum dilakukan renovasi
atau pembangunan di dalam area RumahSakit.

TUJUAN Meminimalkan dampak konstruksi, renovasi, atau penghancuran sehingga


pelayanan pasien tetap terjaga kualitas dan keamanannya

Sesuai Surat Keputusan No.0721/SK/MFK/C/RSUHH/XI/2023 tentang


KEBIJAKAN Keselamatan dan Keamanan Fasilitas Fisik

1. Managerial RS menginformasikan kepada tim manajemen


resikodantim PPI tentang rencana pembangunan/renovasi gedung
rumah sakit
2. Tim menganalisa dampak pembangunan terhadap lingkungan RS
PROSEDUR dengan menggunakan langkah-langkah PCRA (terlampir).
3. Tim Manajemen resiko dan PPI memberikan rekomendasi kepada tim
konstruksi berdasarkan hasil telaah.
4. Tim Konstruksi atau renovasi menandatangani format kesepakatan.
Pengendalian dampak konstruksi dan renovasi bangunan sesuai
rekomendasi tim manajemen resiko dan PPI
5. Tim konstruksi melanjutkan pembangunan apabila telah melaksanakan
rekomendasi tim manajemen resikodan PPI.
6. Tim manajemen resiko, tim PPI bersama manajemen RS mengawasi
jalannya pekerjaan konstruksi/renovasi bangunan.
7. Pihak manajemen dapat meninjau kembali izin pelaksanaan
konstruksi/renovasi apabila,
8. Tim kontruksi tidak menjalankan rekomendasi yang dianjurkan tim
manajemen resiko dan PPI
Tim Manajemen Resiko
UNIT TERKAIT Tim PPI
Manajerial RS
Tim Konstruksi dan Renovasi Bangunan Rumah Sakit

Anda mungkin juga menyukai