0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
462 tayangan5 halaman

Kebutuhan Dasar Manusia

Dokumen tersebut membahas tentang karakteristik manusia yang mempengaruhi kebutuhan dasar seperti persepsi individu terhadap kebutuhan, prioritas kebutuhan, dan cara merespon kebutuhan. Juga dibahas macam-macam kebutuhan dasar manusia menurut beberapa ahli dan hirarki kebutuhan menurut Maslow.

Diunggah oleh

Chaerul Amin Rusly
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • kebutuhan fisiologis,
  • kesehatan individu,
  • kesejahteraan,
  • harga diri,
  • kebutuhan emosional,
  • komunikasi keluarga,
  • nutrisi,
  • konflik keluarga,
  • tujuan keluarga,
  • keluarga
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
462 tayangan5 halaman

Kebutuhan Dasar Manusia

Dokumen tersebut membahas tentang karakteristik manusia yang mempengaruhi kebutuhan dasar seperti persepsi individu terhadap kebutuhan, prioritas kebutuhan, dan cara merespon kebutuhan. Juga dibahas macam-macam kebutuhan dasar manusia menurut beberapa ahli dan hirarki kebutuhan menurut Maslow.

Diunggah oleh

Chaerul Amin Rusly
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • kebutuhan fisiologis,
  • kesehatan individu,
  • kesejahteraan,
  • harga diri,
  • kebutuhan emosional,
  • komunikasi keluarga,
  • nutrisi,
  • konflik keluarga,
  • tujuan keluarga,
  • keluarga

KARAKTERISTIK MANUSIA YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN DASAR

1. Semua manusia mempunyai kebutuhan dasar yang sama, persepsi individu


terhadap kebutuhan bervariasi.
2. Manusia menempatkan prioritas kebutuhannya secara relatif.
3. Bila kebutuhan datang Individu mempunyai berbagai cara untuk merespon
kebutuhan tersebut.
4. Kebutuhan dasar saling berhubungan.
5. Kebutuhan dapat timbul oleh stimulasi eksternal atau internal.
6. Kgagalan dalam pemenuhan kebutuhan dapat menyebabkan sakit.
7. Walaupun kebutuhan dasar manusia tetap ditemui tetapi beberapa
pemenuhannya dapat ditunda.

MACAM KEBUTUHAN DASAR MANUSIA


1. Halbert Dunn’s (1958)
Survival, Komunikasi, fellowship, tumbuh, imajinasi, cinta, keseimbangan,
lingkungan, komunikasi dengan dunia, pilosofi hidup, dignity, kebebasan dan udara.

2. Abraham Maslow’s (1970)

original image: herusetianto.blogspot.com

3. Richard Kalish (1977)


original image: herusetianto.blogspot.com

4. HIRARKI MASLOW’S

Kebutuhan Fisiologik
Oksigen
Kondisi Normal manusia tidak dapat bertahan tanpa Oksigen lebih dari 4-5 menit.
Oksigen sangat penting bagi seluruh cell dalam tubuh untuk aktivitas metaboliknya
Yang akan menghasilkan energi
Kondisi tertentu dapat mengakibatkan Individu beresiko tidak dapat memenuhi
kebutuhan oksigen mereka. Ex: henti jantung,(akut) dan Anemia (Kronis).

Air (Cairan)
Air adalah kebutuhan nomor dua setelah oksigen untuk hidup.
Manusia dapat bertahan tanpa cairan selama 3-5 hari
Bila tanpa aktivitas dapat bertahan 18 hari
Anak dan orang lanjut usia berasiko tinggi untuk tidak terpenuhinya kebutuhan
cairan
Dehidrasi dan edema indikasi tidak terjadi keseimbangan cairan dalam tubuh.

Makanan/nutrisi
Kebutuhan essensial tubuh
Proses metabolik: Mencerna, menyimpan dan mengeluarkan produk sampah
Manusia dapat bertahan, Tanpa makanan dalam beberapa minggu
Bila kebutuhan nutrisi dari luar tubuh manusia tidak terpenuhi , tubuh akan
menggunakan simpanan makanan dalam tubuh. Dari Carbohidrat (glicogen dalam
hati dan otot) menjadi Protein (glukoneogenesis).

Temperatur
Tubuh dapat berfungsi secara normal dalam rentang temperatur yang sempit 370C ±
10C.
Mekanisme dalam tubuh dapat mengatur temperatur dalam tubuh
Kulit adalah satu organ yang berfungsi mempertahankan tubuh pada level yang
optimum dengan proses evaporasi dan respirasi.
Perawat berperan untuk membantu klien bila terjadi perubahan temperatur yang
tidak terkontrol.
Ex: terpajan panas berkepanjangan ,
perubahan reaksi tubuh bila berada pada lingkungan yang perbedaan suhunya
extrem.

Eliminasi
Eliminasi Urin dan Eliminasi Bowel
Sampah dari proses metabolik tubuh :
Paru-paru ; CO2 melalui pernafasan
Kulit : air dan Na melalui keringat
Ginjal : Cairan, elektrolit, Hidrogen, asam
melalui urine
Pencernaan : Produk sampah padat melalui evakuasi usus besar.

Istirahat
Jumlah kebutuhan tidur setiap orang bervariasi
Kualitas, status kesehatan, pola aktivitas, gaya hidup dan umur
Pola istirahat mengalami perubahan karena penyakit dan rasa nyeri, tekanan emosi
Istirahat memberikan perasaan terlepas dari tekanan sementara
Kebutuhan tidur setiap orang berbeda.

Sex
Sex menurut maslow dianggap sebagai kebutuhan dasar fisiologis
Kebutuhan sex dan prilaku bagaimana cara memenuhinya dipengaruhi oleh
umur,latar belakang sosial budaya, etika, nilai, harga diri dan tingkat kesejahteraan
Sex tidak hanya meliputi sex secara fisik tetapi juga kebutuhan emosi, sosial dan
spiritual
Pemenuhan kebutuhan sex dapat bersifat sementara atau dalam waktu lama
tergantung dari jenis penyakit.

Menghindari Nyeri
Nyeri dapat menyebabkan terganggunya kebutuhan dasar yang lain seperti nutrisi,
istirahat atau rasa nyaman
Banyak tindakan keperawatan yang dapat menimbulkan rasa nyeri
Perawat perlu mencegah /mengurangi nyeri saat melakukan tindakan kepada
pasien.

Stimulasi
Stimulasi muncul dari rangsang pada seseorang untuk melakukan sesuatu atau
mencapai tujuan.
Stimulasi bisa menyenangkan ataupun tidak.
Stimulasi bisa datang dari hobby atau aktivitas untuk mengimbangi rutinitas dan
masalah sehari-hari, penciuman, penglihatan,pendengaran
Pada orang sakit stimuli yang tidak menyenangkan dapat mengganggu kebutuhan
rasa aman.

Aktivitas
Setiap orang perlu aktivitas/olahraga
Aktivitas bisa fisik dan mental
Untuk olahraga harus dilakukan secara terus menerus dianjurkan 3 x dalam
seminggu.
Menghirup udara dalam-dalam membuat peningkatan ekspansi paru dan sirkulasi
cardiopulmonary meningkat.

Eksplorasi dan Manipulasi


Kebutuhan ini paling banyak dibutuhkan oleh anak-anak
Eksplorasi lingkungan dan manipulasi benda
Eksplorasi dan manipulasi memberikan pengalaman baru bagi pembelajran dan
ketrtarikan seseorang.

KESELAMATAN DAN KEAMANAN


Keselamatan fisik
- Bebas dari bahaya penyakit, kecelakaan, pemajanan dari lingkungan
Keselamatan psikologik
- Rasa takut terhadap prosedur, lingkungan baru, pengalaman baru
Pemenuhan keselamatan fisik kadang mengambil prioritas pertama sebelum
pemenuhan kebutuhan fisiologik.

CINTA DAN RASA MEMILIKI


Manusia secara umum membutuhkan perasaan dicintai oleh keluarga, diterima oleh
teman sebaya dan oleh masyarakat.
Kebutuhan ini meningkat setelah kebutuhan fisiologik dan keselamatan terpenuhi
Di RS klien terikat dengan aturan, rutinitas, pembatasan lingkungan dan jam
berkunjung.

PENGHARGAAN DAN HARGA DIRI


Kebutuhan harga diri berhubungan dngan kekuatan, pencapaian ,rasa percaya diri
dan kemerdekaan
Manusia juga membutuhkan penghargaan atau apresiasi dari orang lain
Jika harga diri klien mengalami perubahan menjadi sangat rendah karena
penyakit/cedera maka berarti mereka gagal merawat diri mereka sendiri.

AKTUALISASI DIRI
Pada saat manusia sudah memenuhi seluruh kebutuhan pada tingkat yang lebih
rendah mereka mencapai posisi yang paling maksimal (maslow, 1970)
Individu yang teraktualisasi biasanya mempunyai kebutuhan kuat terhadap privasi
Saat dirawat di RS lingkungan RS sangat menurunkan privasinya.

PENERAPAN TEORI KEBUTUHAN DASAR MANUSIA


Hirarki maslow secara umum mengenai prioritas kebutuhan pada manusia tidak
pada seluruh manusia.
Perawat dalam memberikan perawatan yang efektif perlu memahami
- Hubungan antar kebutuhan yang berbeda pada individu
- Prioritas berdasarkankebutuhan klien
- Pemenuhan kebutuhan secara simultan

KELUARGA
Terdiri dua orang tua biologis dan anak-anak
Indonesia kebanyakan keluarga extended family
Jumlah keluarga dengan orangtua tunggal meningkat drastis sejak tahun 1970-an.

BENTUK KELUARGA
Keluarga Inti
Keluarga Besar
Keluarga dengan orangtua tunggal
Keluarga Campuran
Pola Alternatif Hubungan
- Skip Generation
- “Bukan Keluarga”
- Kumpul kebo
- Pasangan Homoseksual.

STRUKTUR KELUARGA
Struktur didasarkan pada organisasi
Struktur keluarga dapat mengobservasi perilaku keluarga dan mengidentifikasi siapa
yang membuat keputusan dan bagaimana keputusan tersebut dibuat
Perubahan dalam status kesehatan yang bertanggungjawab pada suatu tugas dapat
memberi beban kepada anggota keluarga yang lain.

FUNGSI KELUARGA
Freidman (1992) menggambarkan fungsi sebagai apa yang dilakukan keluarga
Fungsi keluarga berfokus pada proses yang digunakan oleh keluarga untuk
mencapai tujuan keluarga tersebut.
Proses ini termasuk komunikasi diantara keluarga, penetapan tujuan, resolusi
konflik, pemberian makanan dan penggunaan sumber dalam maupun dari luar.

KELUARGA DAN KESEHATAN


Keluarga merupakan bentuk sosial yang utama yang merupakan tempat
penungkatan kesehatan dan pencehgahan penyakit.
Keluarga secara kuat mempengaruhi prilaku sehat dari setiap anggotanya demikian
sebaliknya.
Keluarga yang efektif memiliki kontrol terhadap lingkungan dan menggunakan
pengaruhnya pada lingkungan terdekat keluarga.
Perawat perlu melihat keluarga sebagai konteks yang penting untuk individu atau
melihat unit keluarga sebaagi klien.

Common questions

Didukung oleh AI

Family structures and dynamics are crucial in the context of healthcare as they directly influence individual health behaviors and outcomes. An effective family unit exercises control over its environment and positively impacts health behaviors, promoting preventive measures and healthy lifestyles . The family's role in healthcare is emphasized as they provide the primary social environment for health promotion. Healthcare providers must therefore consider the family as an essential context for individual health, recognizing its influence on health behaviors and decisions .

Maslow's hierarchy of needs suggests that individuals prioritize their basic requirements in a hierarchy, starting from physiological needs, which are fundamental for survival, such as oxygen, water, and food . However, safety needs, which include physical and psychological security, sometimes take precedence over these physiological needs. This is because the immediate need for safety from environmental risks or psychological threats might be critical for survival in certain contexts. For instance, in a situation of imminent danger, the individual's focus may shift from seeking food or water to ensuring personal safety .

Cultural and social backgrounds significantly shape individuals' sexual needs and behaviors by influencing values, ethics, self-esteem, and overall well-being . These factors affect how individuals perceive and express their sexuality, which can vary greatly across cultures. For healthcare providers, understanding these cultural nuances is crucial for delivering competent and respectful care. Providers must consider these differences to address sexual health and needs effectively, ensuring that care plans are appropriate and sensitive to the cultural context of the patient . This cultural competence enhances the therapeutic relationship and supports patient-centered care .

In Maslow's hierarchy of needs, self-actualization represents the highest level of psychological development, where an individual realizes their fullest potential. Once all lower-level needs, such as physiological, safety, love, and esteem are met, individuals focus on personal growth and self-fulfillment . During hospitalization, the need for privacy becomes significant as part of self-actualization, yet it is often compromised due to the hospital environment. This impacts the individual's sense of autonomy and personal space, which are critical for maintaining self-actualization . Therefore, efforts should be made to respect patient privacy to facilitate their overall well-being and alignment with their intrinsic goals .

Prolonged deprivation of physiological needs such as oxygen or water has severe implications for human health. Oxygen deprivation can lead to critical health failures within minutes, since every cell requires oxygen for metabolic processes that produce energy . Water deprivation results in dehydration, impairing metabolic processes, and can be fatal within days. Without adequate hydration, cellular functions deteriorate, causing systemic imbalance and potential organ failure . Thus, meeting these needs is vital for maintaining cellular integrity and overall health .

A decline in health of a primary caregiver significantly shifts family dynamics and roles. Other family members may assume additional responsibilities, altering established roles, and decision-making processes. This shift can place stress on the family system, affecting emotional, financial, and logistical aspects. The reallocation of tasks might lead to role conflict, reduced family support, and increased caregiving burden on other members. Consequently, the family must adapt through reorganization and redistribution of care-tasks, while maintaining family function and health . These changes require effective communication and conflict resolution to sustain family cohesion and functionality .

Healthcare professionals can adopt several strategies to manage pain and discomfort in patients effectively. Preemptive pain management involves anticipating the patient's need for pain relief and applying interventions proactively. This can include administering medication at scheduled intervals and employing non-pharmacological techniques such as relaxation exercises, cognitive-behavioral therapy, and using heat or cold applications . Additionally, personalized care is crucial, where treatments are tailored to the individual's pain threshold and preferences, and patient education is provided on pain management to involve them in their care plan .

Environmental control plays a pivotal role as a family function in maintaining health. Families that effectively control their environment can create safe, supportive, and health-promoting settings, mitigating risks of disease and promoting well-being . By regulating factors such as clean air, safe housing, nutrition, and stress levels, families help prevent health issues and encourage healthy behaviors among members. The effectiveness of this control is heavily linked to the familial communication and collective decision-making processes, which shape the family’s capability to adapt to external influences and challenges . Better control over environmental factors ensures that the family maintains its health integrity and resilience .

Exploration and manipulation activities are fundamental for childhood development as they provide new experiences that are essential for learning and cognitive growth. Children engage with their environment through these activities, which helps them understand and interact with the world around them . These activities support the development of problem-solving skills, stimulate curiosity, and foster creativity. The manipulation of objects allows children to learn about cause and effect, and the exploration of their environment encourages empirical learning and adaptation .

External and internal stimuli play a significant role in triggering and prioritizing human basic needs. External stimuli might include environmental changes, social interactions, or physical conditions, while internal stimuli include physiological or emotional states . The failure to meet these needs, such as through inadequate response to these stimuli, can lead to adverse outcomes including stress, illness, or psychological distress . Specifically, unmet needs like oxygen or water deprivation can lead to immediate physical harm, whereas failing to respond to emotional needs can lead to psychological impacts .

Anda mungkin juga menyukai