Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan
Perencanaan Usaha Pengolahan Makanan
A. KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang di modifikasi dari
bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,
administrasi dan pemasaran.
4.1 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang di modifikasi dari
bahan pangan nabati dan hewani meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi
dan pemasaran.
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan :
Membaca dan mencermati model perencanaan usaha pengolahan makanan
Mampu mengumpulkan data / informasi tentang ide dan peluang usaha, analisis peluang
usaha, sumber daya yang dibutuhkan serta administrasi dan pemasaran.
Membuat perencanaan usaha pengolahan makanan khas daerah yang dimofifikasi.
C. URAIAN MATERI
1. IDE DAN PELUANG USAHA
Pengertian Wirausaha
Istilah wirausaha berasal dari entrepreneur (Bahasa Perancis) yang diterjemahkan dalam
bahasa inggris dengan arti Between taker atau go-between. Pengertian wirausaha menurut
Joseph Schumpeter adalah entrepreneur as the person who destroys the exiting econimic
order by introducing new products and services, by creating new forms of organization, or
by exploiting new raw materials.
Jadi menurut Joseph wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada
dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi
baru atau pengahan bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui
organisasi bisnis yang baru ataupun bisa pula dilakukan dalam organisas bisnis yang sudah
ada.
Unsur Wirausaha
Unsur wirausaha mencakup beberapa unsur penting yang satu dengan yang lain saling
terkait, bersinergis, dan tidak terlepas satu sama lain, yaitu: Unsur daya piker (kognitif),
Unsur keterampilan (psikomotorik), Unsur sikap mental (afektif), dan Unsur kewaspadaan
atau intuisi.
1. Ide Kewirausahaan
Nilai suatu barang atau produk dapat diciptakan melalui inovasi dan Mengubah
tantangan menjadi peluang. Dengan membuka usaha atau berwirausaha, harga diri seseorang
tidak turun tetapi sebaliknya meningkat, dari sisi penghasilan memiliki usaha sendiri jelas dapat
memberikan penghasilan yang lebih baik dibandingkan menjadi pegawai. Biasanya para
wirausaha selalu memiliki ide yang begitu banyak untuk menjalankan kegiatan usahanya.
Telinga, mulut, dan mata selalu memberikan inspirasi untuk menangkap setiap peluang yang ada,
terpikir melihat atau mendengar sesuatu selalu menjadi ide untuk dijual. Motifasi untuk maju dan
semakin besar akan selalu melekat dalam hati seorang pangusaha. Menemukan ide bisnis
merupakan anugrah yang tidak terhingga karena dalam realitasnya tidak gampang menemukan
ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, maka tetap tidak akan bisa
merealisasikannya dalam bisnis yang nyata. Terkadang ide yang tidak kita realisir justru sudah
dicoba lebih dahulu oleh orang lain.
Dalam konteks ini, sebenarnya untuk membuat bisnis atau usaha memang
dibutuhkan ide, hanya saja karena kita kaya ide, namun miskin keberanian untuk mencobanya,
maka yang berkembang adalah idenya, sedang bisnisnya nol. Itulah modal awal kita yaitu
keberanian dalam memulai berwirausaha Dengan keberanian kita dapat berpikir luas sehingga
kalau sudah terpikir akan ada rintangan yang menghadang dengan keberaniaan itu rintangan
tersebut akan dirubah menjadi suatu tantangan dalam berwirausaha dan akhirnya terbentuklah
jiwa interpreneur. Terwujudnya suatu ide agar terealisasi dibutuhkan suatu rencana. Karena
dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan
ide bisnis yang lebih matang. Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya
operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana-rencara departemen atau
devisi.
Ide-ide yang berasal dari wirausaha dapat menciptakan peluang untuk memenuhi kebutuhan
pasar. Dalam mengevaluasi ide, wirausaha perlu mengidentifikasi dan mengevaluasi semua
resiko yang mungkin terjadi dengan cara:
1. Pengurangan resiko melalui strategi yang proaktif
2. Penyebaran resiko pada aspek yang paling mungkin
3. Pengelolaan resiko yang mendatangkan nilai atau manfaat.
Ada tiga resiko yang perlu dievaluasi, yaitu:
1. Resiko pasar atau resiko persaingan, terjadi akibat adanya ketidakpastian pasar
2. Resiko finansial, terjadi akibat rendahnya hasil penjualan dan tingginya biaya
3. Resiko teknik, terjadi akibat kegagalan teknik
Bagaimana ide dapat menjadi peluang, ada beberapa cara untuk melakukannya yaitu:
1. Ide dapat digerakkan secara internal melalui perubahan cara-cara/metode yang lebih baik
untuk dapat memenuhi kepuasan pelanggan
2. Ide dapat dihasilkan dalam bentuk produk dan jasa baru
3. Ide dapat dihasilkan dalam bentuk modifikasi, bagaimana pekerjaan dilakukan atau
dimodifikasi cara melakukan suatu pekerjaan.
PERENCANAAN PEMASARAN
Pembahasan tentang strategi perusahaan tidak bias terlepas dari perencanaan, arahan, atau
acuan gerak langkah perusahaan untuk mencapai suatu tujuan. Ada beberapa langkah dalam
merencanakan pemasaran bagi usaha baru ;
Ada beberapa langkah dalam merencanakan pemasaran, langkah-langkah tersebut terdiri
dari.
1. Penentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan
2. Memilih pasar sasaran khusus
3. Menempatkan strategi pemasaran dalam per-saingan
4. Pemilihan strategi pemasaran
BAURAN PEMASARAN
Bauran pemasaran perlu memperhatikan beberapa hal penting sebagai berikut.
1. Penelitian dan Pengembangan Pasar (Probe)
Menurut zimmerer (1996) bagi usaha baru sangat cocok untuk menerapkan strategi
”market driven” startegi ini dibangun berdasarkan enam fundasi, yaitu :
a. Orientasi konsumen
b. Kualitas
c. Kenyamanan dan kesenangan
d. Inovasi
e. Kecepatan
f. Pelayanan dan kepuasan pelanggan
a. Berorientasi pada Konsumen
Usaha baru yang berhasil pada umunya memusatkan perhatian pada pengembangan sikap
yang berorientasi pada kepuasan pemilik kepentingan (Stakeholder satisfaction).
b. Kualitas
Agar berhasil dalam persainagn global sangatlah penting bagi perusahaan untuk
mmeperhatikan kulitas barang dan jasa serta pelayanan. Perbaikan kualitas tersebut terangkum
dalam (Total Quality Managenent/ TQM). Menurut Zimmerer (1996) ada lima komponen
kualitas yang secara berurutan perlu diperhatikan, yaitu:
• Ketepatan (Realibity), yaitu rat-rat kelalaian/ pengabaian.
• Daya tahan (Durability), yaitu berapa lama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/ bertahan.
• Mudah digunakan (easy of use), yaitu barang dan jasa tersebut harus mudah untuk digunakan.
• Nama merek yang terkenal dan dipercaya (Known and trusted brand name).
• Harga yang relative murah.
c. Kenyamanan
Untuk mengetahui kenyamanan dapat dilakukan dengan cara meminta informasi kepada
pelanggan.
d. Inovasi
Inovasi merupakan kunci keberhasilan bagi usaha baru. Perubahan pasar yang sangat
cepat dan persainagn yang kompleks menuntuk inovasi yang terus menerus, hal itu akan menjadi
kekuatan bagi wirausahawan dalam meraih sukses usahanya. Bebebrapa bentuk inovasi yang
lazim dan terkenal antara lain bentuk baru, perbedaan teknik/ cara, dan pendekatan baru dalam
memperkenalkannya.
e. Kecepatan
Kecepatan merupakan kekuatan dalam persainagn. Dengan kecepatan berarti mengurangi
biaya, meningkatkan kualitas, dan memenuhi permintaan pasar. Secara filosofis, kecepatan
disebut Time
f. Pelayanan dan kepuasan pelanggan
Wirausaha mengetahui bahwa salah satu cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan
dan menarik pelanggan baru adalah dengan menyajikan pelayanan yang lebih baik yang tidak
tertandingi oleh pesaing lain.
2. Produk (Product)
Produk selalu mengalami daur ulang (product life cycle) yang meliputi :
a. Tahap pengembangan
b. Tahap pengenalan
c. Tahap pertumbuhan penjualan
d. Tahap kematangan
e. Tahap kejenuhan
f. Tahap penurunan
3. Tempat (Place)
Tempat yang menarik bagi konsumen adalah tempat yang strategis, menyenangkan, dan efisien,
untuk mencapai sasaran tempat dapat dilakukan dengan cara :
a. Perbanyak saluran distribusi
b. Perluas segmentasi
c. Layout
d. Penyampaian barang efisien
e. Sistem persediaan
4. Harga (Price)
Harga yang tepat adalah harga yang terjangkau dan harga yang paling efisien bagi
konsumen. Wirausaha dapat menentukan harga yang paling efisien dengan inovasi dan
kreativitasnya. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam menntukan harga, yaitu :
a. Biaya barang dan jasa
b. Permintaan dan penawaran pasar
c. Harga pesaing
d. Kondisi ekonomi
e. Lokasi usaha
f. Fluktuasi musiman
g. Psikologis pelanggan
h. Bunga kredit dan bentuk kredit
i. Sensitivitas harga pelanggan
5. Promosi
Produk perlu dikenal, diketahui, dibutuhkan, dan diminta konsumen, maka wirausaha
harus segera melakukan antara lain :
a. Informasikan kepada konsumen
b. Bujuk konsumen agar mau membeli
c. Pengaruhi konsumen agar tertarik
Kegiatan di atas dapat dilakukan dengan periklanan dan promosi lewat media cetak
atau media elektronik, pameran atau eksibisi dagang, hiburan, dan lain-lain.
14
2. Tempat yang tepat
Carilah tempat memasarkan barang yang cocok. Misalnya, ditempat yang ramai dan
dikunjungi dilewati orang seperti ditempat pariwisata, dipasar umu, didekat lalu lintas jalam
raya, dsb.
15
MANAJEMEN DAN STRATEGI KEWIRAUSAHAAN
Manajemen Kewirausahaan
Para wirausaha menggunakan proses inovasi sebagai alat pemberdayaan sumber-
sumber untuk menciptakan suatau nilai barang dan jasa. Proses inovasi dikendalikan oleh
kreativitas. Kreativitas merupakan mata rantai antara pengetahuan pengenalan cara baru untuk
mengombinasikan sumber-sumber dan proses pengembangan pengetahuan secara sistematis
ke dalam suatu inovasi yang digunakan di pasar.
Manajemen kewirausahaan menyangkut semua memuatan perusahaan yang menjamin
bahwa usahanya betul-betul eksis. Bila usaha baru ingin berhasil, maka wirausaha harus
memiliki kompetensi, diantaranya:
1) Fokus pada pasar, bukan pada teknologi.
2) Buat ramalan pendanaan untuk menghindari tidak terbiayainya perusahaan.
3) Bangun tim manajemen, bukan menonjolkan perorangan (not a "one person" show).
4) Beri peran tertentu, khusus bagi wirausaha penemu.
Jika manajemen lewirausahaan menyangkut lingkungan internal perusahaan
keputusan-keputusan taktis), maka strategi kewirausahaan menyangkut kesesuaian
kemampuan internal dan aktivitas perusahaan denagn lingkungan eksternal, di man
aperusahaan harus bersaing dengan menggunakan keputusan-keputusan strategis. Dalam
melakukan strategi usahanya, wirausahanya biasanya mengunakna salah satu strategi dari
empat strategi, sebagai berikut:
- Berada pertama di pasar dengan produ dan jasa baru.
- Posisikan produk dan jasa baru tersebut pada relung pasar (niche market) yang tidak
terlayani.
- Fokuskan barang dan jasa pada relung kecil tetapi bias bertahan.
- Mengubah karakteristik produk, pasar atau industri.
Dengan demikian, perusahaan dapat bersaing apabila secara konsisten dan berkesinambungan
memperbaiki produk, barang dan jasa atau proses itu sendiri.
Strategi Kewirausahaan
Pada umumnya perusahaan kecil yang berhasil secara berkesinambungan dan dapat bersaing
secara unggul memiliki keunggulan dalam bidang teknik, produk yang unik, dan memiliki
cakupan distribusi geografis pasar yang terbatas.
1) Strategi bagi pemimpin pasar
Apabila perusahaan telah memiliki peluang pasar yang besar seperti pada masa pertumbuhan,
maka strateginya:
16
Bersikap menyerang dan agresif untuk mempertahankan pangsa pasar.
Bersikap bertahan dan tidak terlalu agresif yang bertujuan untuk menenmukan
keunggulan bersaing dan secara bertahap dapat membnagun hambatan masuk
kesegmen pasar yang dipilih untuk bersaing.
Tidak boleh ada tanggapan bahwa perusahaan yang berhasil tidak memiliki tantangan.
2) Strategi bagi bukan pemimpin pasar
Perusahaan yang memasuki tahap pertumbuhan yang memiliki posisi kuat, (bukan pemimpin
pasar) di pasar, memiliki strategi tertentu. Akan tetapi strataegi ini bukan untuk bersaing
denag pemimpin pasar. Strategi ini dilakukan dengan cara:
Secara agresif mengunakan kompetensi terbaik untuk meraih peluang pasar, sehingga
tidak tertandingi oleh pesaing.
Mengembnagkan strategi sebagai pengikut. Dalam kondisi ekonomi yang baik,
perusahaan yang mengikuti strategi ini bias berhasil.
17
Kegiatan 1.2
Jenis Kegiatan : Individu
Judul Kegiatan : Memahami ide, peluang, dan perencanaan usaha.
18
Kegiatan 1.3
Jenis Kegiatan : Kelompok
Judul Kegiatan : Memahami ide, peluang, perencanaan usaha da pembuata proposal
usaha.
Alat dan Bahan : Alat tulis, internet, dan buku referansi.
Langkah Kegiatan
Buatlah proposal Usaha dari produk yang telah anda buat. Proposal Usaha berisi tentang :
1. Pendahuluan
Bab pendahuluan merupakan bab perkenalan dimana anda menguraikan latar belakang
usaha anda, visi dan misi bisnis anda, dan gambaran usaha yang ingin anda jalankan
termasuk juga bagaimana keadaan pasar saat ini.
2. Profil Badan Usaha
a. Jenis Usaha
uraikan tentang jenis usaha apa yang ingin anda jalankan secara singkat. Anda bisa
menjalaskannya dengan bentuk list atau uraian singkat. Kemudian sebutkan secara
singkat model bisnisnya.
b. Nama Perusahaan
Nama perusahaan merupakan branded yang akan di ingat oleh pelanggan anda.
Maka tentukan nama perusahaan anda dan tulis dalam proposal usaha.
c. Lokasi
Salah satu hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi
terlebih jika anda menjualnya secara langsung maka pemilihan lokasi adalah hal
mutlak yang harus anda perhatikan, tulislah lokasi perusahaan anda, kemudian
buat peta atau denah. Anda bisa menggunakan google maps yang kini sangat
memudahkan kita dalam membaut denah lokasi.
3. Sturktur Organisasi Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki struktur organisasinya masing - masing, apakah anda
berdiri sendiri atau anda membentuk satu sistem yang membuat perusahaan anda
berjalan dengan satu sistem kerjasama antara owner dengan karyawan, Jika
perusahaan anda memiliki sistem manajerial keorganisasian maka sebutkan mulai dari
Pemilik usaha, manager atau pengelola, marketing, HRD dll.
4. Produk Perusahaan
a. Jenis Produk
Produk adalah nyawa bisnis, jika anda tidak memiliki produk yang anda jual maka
anda jelas tidak dapat menjalankan bisnis. Untuk itu sebutkan jenis produk apa
yang anda produksi.
19
b. Pembuatan Produk
Pembuatan produk merupakan bagaimana cara pembuatan produk anda
c. Keunggulan produk
Cobalah anda sehutkan keunikan produk anda, keunggulan produk hingga nilai
plus produk anda
5. Target Pasar
Sebagai tambahan anda harus menyebutkan siap yang anda jadikan target pasar anda.
Warga di daerah mana serta umur berapa dan kalangan yang mana. Misalkan adalah
daerah kota X, untuk usia anak anak dari kalangan menengah ke bawah.
6. Promosi dan Pemasaran
Pada BAB ini anda menjelaskan tentang strategi pemasaran yang anda lakukan serta
promosinya. Anda bisa membaca artikel tentang strategi pemasaran dan promosi
7. Laporan Keuangan
a. Alokasi dana
Merupakan rancangan kebutuhan dana serta pengeluaran dana yang akan anda
gunakan untuk usaha anda
b. Perhitungan laba
Buat perhitungan secara logis dan realistis mengenai keuangan anda, target laba
rugi, ancaman resiko dll.
c. Perhitungan bagi hasil
Setelah semua unsur diatas selesai, maka anda tinggal menentukan berapa rasio
bagi hasil yang akan anda tetapkan. bagaimana menentukan rasio bagi hasil
tergantung dari resiko usaha, semakin kecil resiko usaha maka semakin kecil pula
pendapatan yang diberikan kepada investor dan sebaliknya.
8. Penutup
Penutup berisi kata kata terakhir anda untuk meyakinkan investor anda, mengetuk hati
investor anda agar lebih tertarik serta doa dan harapan anda atas proposal anda. Jangan
lupa ucapkan terima kasih atas kesediaanya membaca proposal anda.
20
3. KARBOHIDRAT
yaitu senyawa organik terdiri dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Terdiri atas unsur C,
H, O dengan perbandingan 1 atom C, 2 atom H, 1 atom O. karbohidrat banyak terdapat pada
tumbuhan dan binatang yang berperan struktural & metabolik. sedangkan pada tumbuhan
untuk sintesis CO2 + H2O yang akan menghasilkan amilum / selulosa, melalui proses
fotosintesis, sedangkan Binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat sehingga tergantung
tumbuhan. sehingga tergantung dari tumbuhan. karbohidrat merupakan sumber energi dan
cadangan energi, yang melalui proses metabolisme.
Banyak sekali makanan yang kita makan sehari hari adalah suber karbohidrat seperti : nasi/
beras,singkung, umbi-umbian, gandum, sagu, jagung, kentang, dan beberapa buah-buahan
lainnya, dll. Pada tanaman karbohidrat disimpan sebagai tepung atau selulosa. Pada hewan
karbohidrat disimpan dalam sebaga glikogen.
Rumus umum karbohidrat yaitu Cn(H2O)n, sedangkan yang paling banyak kita kenal yaitu
glukosa : CnH2O6 , sukrosa : C12H22O11, sellulosa : (C6H10O5)n.
Pada awalnya nama karbohidrat digunakan untuk menunjukan gula dan polimernya. Sekarang
nama karbohidrat lebih tepat digunakan untuk menggambarkan senyawa polihidroksi aldehid
atau keton atau senyawa yang dihasilkan dari hidrolisisnya.
Karbohidrat yang dibangun oleh polihidroksi dan gugus aldehid disebut dengan aldosa,
sedangkan yang disusun oleh polihidroksi dan gugus keton adalah dikenal dengan ketosa.
21
Molekul karbohidrat yang paling sederhana adalah polihidroksi aldehida dan polihidroksi
keton yang empunyai tiga hingga enam atom karbon. Atom C memiliki kerangka tetrahedral
yang membentuk sudut 105,9oC menyebabkan molekul karbohidrat cukup sulit berbentuk
rantai lurus. Berdasarkan kerangka tetrahedral inilah, molekul polihidroksi ini lebih stabil
dalam struktur siklik perhatikan :
Karbohidrat sederhana dibangun oleh 5 (lima) atom C disebut dengan pentosa. Sedangkan
yang dibangun oleh 6 (enam) atom C dikenal dengan heksosa.
Selain dibentuk oleh sejumlah atom C yang mengandung gugus polihidroksi, strukturnya
karbohidrat semakin kompleks dengan adanya atom karbon asimetri, yaitu atom karbon yang
mengikat empat atom atau molekul yang berbeda pada struktur tetrahedralnya. Kehadiran C
asimetri menyebabkan molekul karbohidrat bersifat optik aktif, yaitu mampu memutar bidang
cahaya terpolarisasi. Pada karbohidrat juga dijumpai keisomeran optik, molekul-molekul yang
komposisinya identik tetapi berbeda orientasinya dalam ruang dan keaktifan optiknya.
Karbohidrat yang paling sederhana ditemukan di alam mengandung tiga atom C disebut
triosa. Jika dengan gugus aldehida dinamakan aldotriosa (HOCH2 -CHOH-CHO) dan dan
dengan gugus keton disebut dengan ketotriosa (HOCH2 -CO-CH2OH).
22
1. Monosakarida
Kristal monosakarida tidak berwarna dan larut dalam air tetapi tidak larut dalam
pelarut non polar.
Umumnya monosakarida berasa manis.
Susunan atom pada monosakarida tidak bercabang.
Satu atom dari atom karbon membentuk ikatan ganda dengan atom oksigen
membentuk gugus karbonil.
Bila gugus karbonil ini membentuk pada ujung rantai karbon, monosakarida ini
memiliki aldehid sehingga disebut aldosa, dan apabila gugus karbonil terbentuk pada
atom karbon yang lain, monosakarida ini adalah suatu keton dan disebut ketosa.
Diantara monosakarida glukosa (aldosa) dan fruktosa (ketosa) adalah yang paling
banyak terdapat dialam.
Monosakarida : terdiri atas 3-6 atom C dan zat ini tidak dapat lagi dihidrolisis oleh
larutan asam dalam air menjadi karbohidrat yang lebih sederhana.
tidak dapat dihidrolisis ke bentuk yang lebih sederhana. berikut macam-macam monosakarida
: dengan ciri utamanya memiliki jumlah atom C berbeda-beda :
triosa (C3), tetrosa (C4), pentosa (C5), heksosa (C6), heptosa (C7).
Triosa : Gliserosa, Gliseraldehid, Dihidroksi aseton
Tetrosa : threosa, Eritrosa, xylulosa
Pentosa : Lyxosa, Xilosa, Arabinosa, Ribosa, Ribulosa
Hexosa : Galaktosa, Glukosa, Mannosa, fruktosa
Heptosa : Sedoheptulosa
23
Monosakarida
~ Aldosa (mis: Glukosa) memiliki gugus aldehid pada salhsatu ujungnya.
D-Glukosa
D-Fruktosa
Notasi D dan L
24
Notasi D dan L dilakukan karena adanya atom C dengan konfigurasi asimetris seperti pada
gliseraldehida.
Pembentukan Hemiasetal dan Hemiketal
Aldehid dan keton dapat bereaksi dengan alkohol membentuk hemiasetal dan hemiketal.
Hemiasetal dan hemiketal sikliks terbentuk jika gugus keton atau aldehid dan alkohol
terbentuk dalam 1 molekul
Contoh : 4-Hidroksipentanal
Monosakarida mempunyai gugus karbonil (keton/aldehid) dan gugus hidroksil dalam tiap
molekulnya. Oleh karena itu monosakarida dapat membentuk hemiasetal atau hemiketal
sikliks.
misalnya: glukosa dan fruktosa.
Pembentukan Cincin Piranosa
25
Pembentukan Cincin Furanosa
Stereokimia Monosakarida
Struktur glukosa atau karbohidrat yang lain dapat digambarkan dalam tiga bentuk
stereokimia:
Proyeksi Fischer (rantai lurus/linier)
Struktur Haworth (siklik/cincin sederhana)
konformasi kursi
Namun para kimiawan sering menggambarkan struktur monosakarida siklik menggunakan
proyeksi Haworth bukan proyeksi Fischer.
Proyeksi Haworth tidak menggambarkan yang sesungguhnya karena cincin piranosa yang
sesungguhnya membentuk kursi seperti sikloheksana tidak datar. Meski demikian proyeksi ini
digunakan secara luas.
26
Proyeksi Fischer ~> Proyeksi Haworth :
Gugus Hidroksil yang ada dikanan pada proyeksi Fischer digambarkan dibawah pada
proyeksi Haworth dan sebaliknya. Untuk gula D gugus -CH2OH ujung selalu digambarkan
diatas, gula L sebaliknya.
27
2. Disakarida
Disakarida yang paling banyak terdapat adalah sukrosa atau gula tebu yang terdiri dari
unit glukosa dan fruktosa yang berkaitan secara spesifik yang disebut ikatan glikosida.
Disakarida seperti maltosa, laktosa, dan sukrosa terdiri dari dua unit monosakarida yang
terbentuk melalui suatu ikatan yang disebut ikatan glikosida. Ikatan glikosida ini mudah
dihidrolisis oleh asam tetapi tidak oleh basa. Oleh karena itu disakarida dapat di hidrolisis
dengan mudah dengan memanaskannya dalam larutan asam encer. Bentuk ikatan glikosida
lainnya terbentuk dengan atom N (ikatan N-glikosil) yang ditemukan pada seluruh nukleotida.
Maltosa, unit D-glukosa dengan ikatan glikosida antara atom C-1(karbon anomer) dari
suatu glukosa dengan atom C-4 pada unit glukosa yang lainnya dengan konfigurasi ikatan
glikosidanya α.
Laktosa, disusun oleh D-galaktosa dan D-glukosa. Karbon anomerunit glukosa dapat
dioksidasi sehingga laktosa dapat dioksidasi sehingga laktosa tergolong kedalam disakarida
yang tereduksi. Jenis ikatan glikosida pada laktosa b
Sukrosa, disusun oleh unit glukosa dan fruktosa dan terbentuknya pada tanaman dan
tidak pada hewan. Berada dengan maltosa dan laktosa, sukrosa tidak memiliki atom karbon
anomer yang bebas. Karena anomer untuk kedua unit monosakarida terlibat dalam ikatan
glikosida.
Trehalosa, dua unit glukosa dengan susunan ikatan antara atom karbon anommer (C-1)
dengan karbon anomer (C-1) dari unit lainnya, sehingga terhalosa juga merupakan gula yang
tidak tereduksi (noreducing sugar). Trehalosa merupakan komponen utama dalam cairan
sirkulasi serangga dan berfungsi sebagai cadangan energi.
28
3. Oligosakarida
Oligosakarida adalah karbohidrat berantai pendek yang dibangun oleh beberapa unit
monosakarida.
Oligosakarida :senyawa yang terdiri dari gabungan molekul2 monosakarida yang banyak
gabungan dari 3 – 6 monosakarida
dihidrolisis : gabungan dari 3 – 6 monosakarida misalnya maltotriosa
Ada tidaknya sifat pereduksi dari suatu molekul gula ditentukan ada tidaknya oleh gugus
hidroksil (OH) bebas yang reaktif. Gugus yang reaktif oada gugus glukosa (aldosa) biasanya
terletak pada atom C no.1 (anomerik) sedangkan pada fruktosa (ketosa) pada gugus hidroksil
reaktifnya terletak pada atom C no.2
Sukrosa tidak mempunyai guguss OH bebas yang reaktif karena keduanya sudah
saling terikat, sedangkan laktosa mempunyai gugus OH bebas pada atom C no.1 pada gugus
glukosanya. Karena itu laktosa bersifat pereduksi sedangkan sukrosa bersifat non reduksi.
4. Polisakarida
Polisakarida : senyawa yang terdiri dari gabungan molekul- molekul monosakarida yang
banyak jumlahnya, senyawa ini bisa dihidrolisis menjadi banyak molekul
monosakarida. Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang terdiri dari lebih 6
monosakarida dengan rantai lurus/cabang.
Macam-Macam Polisakarida
a. Amilum
rantai α-glikosidik (glukosa)n : glukosan/glukan Amilosa (15 – 20%) : helix, tidak bercabang
Amilopektin (80 – 85%) : bercabang
Terdiri dari 24 – 30 residu glukosa,
Simpanan karbohidrat pada tumbuhan,
Tes Iod : biru
ikatan C1-4 : lurus
ikatan C1-6 : titik percabangan
29
b. Glikogen
Simpanan polisakarida binatang
Glukosan (rantai a) - Rantai cabang banyak
Iod tes : merah
c. Inulin
pati pada akar/umbi tumbuhan tertentu,
Fruktosan
Larut air hangat
Dapat menentukan kecepatan filtrasi glomeruli.
Tes Iod negatif
d. Dekstrin dari hidrolisis pati
e. Selulosa (serat tumbuhan)
Konstituen utama framework tumbuhan
tidak larut air - terdiri dari unit b
Tidak dapat dicerna mamalia (enzim untuk memecah ikatan beta tidak ada) - Usus
ruminantia, herbivora ada mikroorganisme dapat memecah ikatan beta : selulosa dapat
sebagai sumber karbohidrat.
f. Khitin
polisakarida invertebrata
g. Glikosaminoglikan
karbohidrat kompleks
merupakan (+asam uronat, amina)
penyusun jaringan misalnya tulang, elastin, kolagen
Contoh : asam hialuronat, chondroitin sulfat
h. Glikoprotein
Terdapat di cairan tubuh dan jaringan
terdapat di membran sel
merupakan Protein + karbohidrat
Manfaat Karbohidrat
1 gram karbohidrat menghasilkan 4kkalori
Sebagai karbohidrat didalam tubuh berada dalam sirkulasi darah sebagai glukosa
untuk keperluan energi segera.
Sebagaimana disimpan sebagai glikogen dalam hati dan jaringan otot-otot.
30
BAHAN-BAHAN YANG MENGANDUNG KARBOHIDRAT
Bahan pangan seperti roti, nasi, jagung, singkong yang umumnya banyak mengandung
pati (strach) dikatagorikan sebagai "karbohidrat kompleks". Sedngkan bahan seperti susu,
madu, buah-buahan, jus buah-buahan banyak mengandung karbohidrat glukosa, sukrosa,
fruktosa atau laktosa dikategorikan sebagai sumber krbohidrat sederhana.
Fungsi Karbohidrat
Oksidasi karbohidrat merupakan sumber energi utama dalam metabolisme.
nO2 +(CH2O)n → nCO2 + nH2O
Sebagai material struktural. Contoh selulosa pada tanaman, dinding sel pada bakteri
dan rangka luar serangga.
Sebagai sumber serat
Sebagai sumber kalori
Sebagai sumber Flavor (karamel)
Sebagai bahan penstabil
Sebagai "Molecular recognition".
Sumber karbohidrat
31
4. PROTEIN
Pengertian protein - Protein adalah senyawa organik komplek berbobot molekul besar yang
terdiri dari asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul
protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor.
Protein berperan penting dalam pembentukan struktur, fungsi, regulasi sel-sel makhluk hidup
dan virus. Protein juga bekerja sebagai neurotransmiter dan pembawa oksigen dalam darah
(hemoglobin). Protein juga berguna sebagai sumber energi tubuh.
Pengertian Protein
Protein merupakan salah satu biomolekul raksasa, selain polisakarida , lipid , dan
polinukleotida, yang merupakan penyusun utama semua makhluk hidup. Pada manusia
protein menyumbang dari 20% berat total tubuh. Protein ibaratnya seperti sebuah mesin,
mesin yang menjaga dan menjalankan fungsi tubuh semua makhluk hidup, Tubuh manusia
terdiri dari sekitar 100 trilyun sel masing-masing sel memiliki fungsi yang spesifik. Setiap sel
memiliki ribuan protein berbeda, yang bersama-sama membuat sel melakukan tugasnya.
32
Jumlah Kebutuhan protein harian individu tergantung pada beberapa faktor berikut :
1. Umur - kebutuhan anak yang sedang tumbuh itu tidak akan sama dengan orang
dewasa
2. Jenis kelamin - laki-laki umumnya memerlukan lebih banyak protein dari pada wanita
terkecuali pada ibu hamil dan menyusui.
3. Berat badan - individu yang memiliki berat 80 kg akan membutuhkan lebih banyak
protein dibandingkan dengan seseorang yang memiliki berat 50 kg. Bahkan, studi
terbaru menunjukkan bahwa berat badan lebih penting daripada usia/ umur.
4. Jenis Pekerjaan - jumlah kebutuhan protein harian juga di pengaruhi oleh tenaga yang
dikeluarkan individu dalam beraktifitas.
5. Kesehatan - orang yang dalam masa penyembuhan setelah penyakit atau prosedur
medis mungkin membutuhkan lebih protein dari pada orang lain
The Institute of Medicine, bagian dari National Academy of Sciences, Amerika Serikat,
membuat rekomendasi Daftar kebutuhan protein harian sebagai berikut:
1. Bayi (0-6 bulan) - 9,1 gram per hari
2. Bayi (7-12 bulan) - 11 gram per hari
3. Remaja laki-laki (14-18 tahun) - 52 gram per hari
4. Gadis remaja (14-18 tahun) - sampai 46 gram per hari
5. Pria dewasa - sekitar 56 gram per hari
6. Wanita dewasa - sekitar 46 gram per hari
7. Perempuan Hamil atau menyusui - sekitar 71 gram per hari
33
Kekurangan protein dapat menyebabkan:
1. Sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah, yang mengarah pada kerentanan terhadap
infeksi dan penyakit
2. Masalah pertumbuhan tubuh terganggu.
3. Beresiko terjadinya keterbelakangan mental
4. Kwasiorkor atau yang disebut dengan Busung lapar.
5. Kerontokan rambut akibat kurang protein keratin di rambut.
6. Gangguan fungsi liver. Serta terjadi pembengkakan pada Perut dan Kaki.
7. Selain itu kekurangan protein juga bisa menyebabkan Anemia
8. Kekurangan protein secara terus menerus bisa menyebabkan marasmus dan berkibat
kematian. Itulah beberapa jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh kekurangan
protein secara berkesinambungan. Terus dari mana saja sumber protein berasal?
Sumber-sumber protein
1. Daging serta Daging unggas
2. Ikan dan telur
3. Serangga
4. Produk susu
5. Biji dan kacang-kacangan
6. Produk kedelai
7. ekstrak jamur.
Pengertian Protein
Istilah protein barasal dari bahasa Yunani proteis, yang berarti “pertama”. Istilah itupertama
kali digunakan pada tahun 1838. Dalam kehidupan, fungsi protein sangat penting. Msalnya,
semua enzim tumbuhan dan hewan merupakan protein. Bersama lipida dan tulang, protein
membentuk rangka tubuh. Selain itu, protein juga membentuk otot, antibodi, hemoglobin dan
berbagai hormon.
Protein adalah penyusun kurang lebih 50% berat kering organisme.Protein bukan hanya
sekedaar bahan simpanan atau baha struktural,seperti karbohidrat dan lemak.Tetapi juga
berperan penting dalam fungsi kehidupan.
Protein merupakan polimer dari sekitar 20 asam ∝ – amino. Massa molekul relatifnya adalah
sekitar 6.000 hingga beberapa juta. Unsur utama penyusun protein adalah C, H, O, dan N.
beberapa protein mengandung unsur belerang (s). fosforus (p), besi (Fe), mangan (Mn),
34
tembaga (Cu), dan iodin (I). pada akhir tahun 1800, unit protein terkecil yang berup asap ∝ -
amino berhasil didefinisikan.
Struktur Protein
Struktur protein dapat dikelompokkan menjadi empat golongan, yaitu struktur primer,
sekunder, tersier, dan kuarterner. Struktur primer adalah struktur linear dari rantai protein.
Dalam struktur ini tidak terjadi antaraksi, baik dengan rantai protein yang lain maupun di
antara asam amino dalam rantai protein itu sendiri.
Struktur sekunder adalah struktur dua dimensi dari protein. Pada struktur ini terjadi lipatan
(folding) beraturan, seperti α–heliks dan β–sheet, akibat adanya ikatan hidrogen di antara
gugus-gugus polar dari asam amino dalam rantai protein.
Struktur tersier merupakan struktur tiga dimensi sederhana dari rantai protein. Dalam struktur
ini, selain terjadi folding membentuk struktur α–heliks dan β–sheet, juga terjadi antaraksi van
der Waals dan antaraksi gugus nonpolar yang mendorong terjadi lipatan.
Struktur tertinggi dari protein adalah struktur kuarterner. Dalam struktur ini, protein
membentuk molekul kompleks, tidak terbatas hanya pada satu rantai protein, tetapi beberapa
rantai protein bergabung membentuk seperti bola.
Jadi, pada struktur kuartener molekul protein di samping memiliki ikatan hidrogen, gaya van
der Waals, dan antaraksi gugus nonpolar, juga terjadi antaraksi antar rantai protein baik
melalui antaraksi polar, nonpolar, maupun van der Waals. Contoh dari struktur ini adalah
molekul Hemoglobin, tersusun dari empat subunit rantai protein.
Fungsi Protein
Protein yang membangun tubuh disebut Protein Struktural sedangkan protein yang berfungsi
sebagai enzim,antibodi atau hormon dikenal sebagai Protein Fungsional.
Protein struktural pada umumnya bersenyawa dengan zat lain di dalam tubuh makhluk
hidupContoh protein struktural antara lain nukleoprotein yang terdapat di dalam inti sel
dan lipoprotein yang terdapat di dalam membran sel.Ada juga protein yang tidak bersenyawa
dengan komponen struktur tubuh,tetapi terdapat sebagai cadangan zat di dalam sel-
sel makhluk hidup. Contoh protein seperti ini adalah protein pada sel telur ayam,burung,kura-
kura dan penyu.
Semua jenis protein yang kita makan akan dicerna di dalam saluran pencernaan menjadi zat
yang siap diserap di usus halus,yaitu berupa asam amino-asamamino.
35
Asam amino-asam amino yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan berperan sangat
penting di dalam tubuh,untuk:
Bahan dalam sintesis subtansi penting seperti hormon,zat antibodi,dan organel sel
lainnya
Perbaikan,pertumbuhan dan pemeliharaan struktur sel,jaringan dan organ tubuh
Sebagai sumber energi,setiap gramnya akan menghasilkan 4,1 kalori.
Mengatur dan melaksakan metabolisme tubuh,misalnya sebagai enzim(protein
mengaktifkan dan berpartisipasi pada reaksi kimia kehidupan)
Menjaga keseimbangan asam basa dan keseimbangan cairan tubuh.Sebagai senyawa
penahan/bufer,protein berperan besar dalam menjaga stabilitas pH cairan
tubuh.Sebagai zat larut dalam cairan tubuh,protein membantu dalam pemeliharaan
tekanan osmotik di dalam sekat-sekat rongga tubuh.
Membantu tubuh dalam menghancurkan atau menetralkan zat-zat asing yang masuk
ke dalam tubuh.
Penggolongan Protein
1. Klasifikasi Protein Berdasarkan Fungsi Biologisnya:
Enzim merupakan protein yang berfungsi sebagai kataisator brokimia. Hamper semua
reaksi organic dapat di katalisis oleh enzim. Aktivitas enzim bergantung pada
ketahanan struktur sekunder, tersier, dan kuarter. Suatu enzim merupakan protein elips
yang sisa asam amino polarnya ada bagian luar sehingga dapat dipastikan larutan
dalam cairan tubuh.
Protein transport merupakan protein yang mengikat dan memindahkan molekul atau
sel darah merah mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
Protein natrium (penyimpan) adalah proteinyang berfungsi mengubah energi kimia
menjadi energy gerak. Misalnya, aktin dan myosin yang berperan dalam system
kontraksi otot rangka.
Protein struktur adalah protein yang berperan dalam kekuatan struktur biologi atau
perlindungan. Misalnya, kalagen (banyak terdapat pada rambut, kuku, bulu burung),
fibrion (komponen utama pada serat surat dan jarring laba-laba).
Protein pertahanan (antibody) adalah protein yang melindungi organisme terhadap
serangan organisme lain (penyakit). Misalnya, imunoglobin atau anti bodi dapat
menetralkan protein asing ilepaskan oleh bakteri dan virus.
Protein pengatur, yaitu protein yang berfungsi mengatur aktivitas seluler atau fisiologi.
Contohnya: ialah hormone, seperti insulin yang mengatur metabolism gula darah.
36
Kekurangan insulin akan menyebabkan penyakit diabetes. Contoh lain adalah
hormone pertumbuhan dan hormone sex.
Protein kontraktil, yaitu protein yang memberikan kemampuan pada sel dan
organisme untuk mengubah bentuk atau bergerak. Contohnya ialah aktin dan myosin,
yaitu protein yang berperan dalam system kontraksi otot kerangka.
2. Berdasarkan Bentuknya
Berdasar bentuknya protein digolongkan menjadi dua, yaitu protein globular dan protein
serabut. Protein globular memiliki rantai polipeptida berlipat rapat menjadi bentuk bulat padat
(globular), yang memiliki fungsi gerak.
Contoh: Hemoglobin dan enzim
Protein serabut memiliki fungsi pelindung, contoh: L–keratin pada rambut dan kolagen pada
urat.
37
Asam Amino
Asam amino adalah sembarang senyawa organik yang memiliki gugus fungsional karboksil (-
COOH) dan amina (biasanya -NH2). Dalam biokimia seringkali pengertiannya dipersempit:
keduanya terikat pada satu atom karbon (C) yang sama (disebut atom C “alfa” atau α). Gugus
karboksil memberikan sifat asam dan gugus amina memberikan sifat basa. Dalam bentuk
larutan, asam amino bersifatamfoterik: cenderung menjadi asam pada larutan basa dan
menjadi basa pada larutan asam. Perilaku ini terjadi karena asam amino mampu menjadi
zwitter-ion. Asam amino termasuk golongan senyawa yang paling banyak dipelajari karena
salah satu fungsinya sangat penting dalam organisme, yaitu sebagai penyusun protein.
40
7. Taurine
Membantu dalam penyerapan dan pelepasan lemak
Membantu dalam meningkatkan volume sel otot
8. Ornithine
Dalam dosis besar bisa membantu produksi hormon pertumbuhan
Membantu dalam penyembuhan dari penyakit
Membantu daya tahan tubuh dan fungsi organ hati
◈ ◈ ◈ PENGERTIAN LEMAK ◈ ◈ ◈
Lemak (lipid) merupakan senyawa yang tidak dapat larut dalam air. Secara umum istilah
lemak merujuk pada lipid yang berwujud padat, sedangkan minyak merujuk pada lipid yang
berwujud cair pada suhu ruang. Jika ditinjau dari struktur molekulnya, lemak adalah suatu
trigliserida, yaitu ester dari gliserol dengan asam-asam karboksilat suku tinggi. Asam
karboksilat yang membentuk lemak ini disebut juga dengan asam lemak.
5. LEMAK
Secara umum, lemak mempunyai struktur seperti berikut.
R1, R2, R3 adalah gugus alkil. Jika ketiga alkilnya sama (R1 = R2 = R3), terbentuk trigliserida
sederhana, sedangkan jika alkilnya berbeda maka terbentuk trigliserida campuran.
41
◈ ◈ ◈ TATA NAMA SENYAWA LEMAK ◈ ◈ ◈
Tata nama senyawa lemak didasarkan pada nama asam lemak yang terikat pada gliserol.
Penamaan gliserida sederhana yaitu dengan menyebutkan gliseril tri diikuti asamnya.
Untuk penamaan secara trivial, yaitu dengan memberi awalan tri dan asamnya diberi
akhiranin.
Contoh:
Senyawa lemak di atas terdiri dari 3 asam lemak yang sama yaitu asam stearat, senyawa
tersebut dinamakan gliseril tristearat atau tristearin.
42
✮Tata Nama Trigliserida Campuran ✮
Atom-atom C pada gliserol diberi simbol-simbol α, β, γ. Jika ketiga asamnya berbeda, perlu
disebutkan masing-masing nama asam tersebut sesuai dengan tempatnya pada atom C dengan
penambahan akhiran –o pada gliserolnya, sedangkan untuk asam lemak terakhir diberi
akhiran –in seperti pada lemak sederhana.
Jika ada asam yang sama, maka penamaannya dengan menyebutkan radikal asam yang
tak sama terlebih dahulu dengan ditambah akhiran – o, sedang radikal asam lainnya
disebutkan dengan memberi awalan di-.
Contoh:
Senyawa lemak tersebut dinamakan gliseril palmito stearo oleat atau α-palmito β-stearo γ-
oleat.
a. Hidrolisis
Bila lemak atau minyak dihidrolisis, maka akan diperoleh gliserol dan asam lemak.
b. Oksidasi
Oksidasi pada senyawa lemak dapat mengakibatkan perubahan tertentu sehingga
43
menimbulkan bau dan rasa tak enak. Peristiwa oksidasi yang menghasilkan zat dengan bau
serta rasa tak enak yang bersifat spesifik ini disebut ransiditas/tengik.
c. Hidrogenasi
Minyak-minyak yang mengandung asam-asam lemak tak jenuh dapat dibuat menjadi padat
dengan cara hidrogenasi (membuat jenuh ikatan-ikatan rangkapnya).
d. Pembentukan Akrolein
Jika minyak atau lemak dipanaskan pada suhu sangat tinggi, maka dapat terjadi pelepasan
senyawa akrolein, yakni produk dehidrasi dari gliserol.
6. VITAMIN
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot
molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak
dapat dihasilkan oleh tubuh.
Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina
(amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N), karena
pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama
sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin
adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa
vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.
Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan
berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin,
riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau
memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan
vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat
berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.
Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat
kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit.
Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan
maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat
digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis.
Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di
samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan
metabolisme pada tubuh.
44
Berbagai vitamin
Secara garis besar, vitamin dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu vitamin
yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Hanya terdapat 2 vitamin yang larut
dalam air, yaitu B dan C, sedangkan vitamin lainnya, yaitu vitamin A, D, E, dan K bersifat
larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa
(lemak) dan di dalam hati. Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh
tubuh saat dibutuhkan. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di
dalam tubuh, sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya di dalam
tubuh.
Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, jenis vitamin larut dalam air hanya dapat
disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama aliran makanan. Saat
suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh, vitamin yang terlepas akan masuk ke dalam aliran
darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh. Apabila tidak dibutuhkan, vitamin ini akan segera
dibuang tubuh bersama urin. Oleh karena hal inilah, tubuh membutuhkan asupan vitamin larut
air secara terus-menerus.
Vitamin A
Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam
pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu
komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting
dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh
paparan panas, cahaya matahari, dan udara. Vitamin A banyak ditemukan pada susu, ikan,
sayur-sayuran (terutama yang berwarna hijau dan kuning), dan juga buah-buahan (terutama
yang berwarna merah dan kuning, seperti cabai merah, wortel, pisang, dan pepaya).
Defisiensi vitamin A dapat menyebabkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan,
dan penurunan daya tahan tubuh. Kelebihan vitamin A di dalam tubuh dapat menyebabkan
keracunan. Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain pusing-pusing, kerontokan rambut,
kulit kering bersisik, dan pingsan. Selain itu, bila sudah dalam kondisi akut, hal ini dapat
menyebabkan kerabunan, terhambatnya pertumbuhan tubuh, pembengkakan hati, dan iritasi
kulit.
45
Sayur-sayuran hijau dan kacang-kacangan sebagai sumber vitamin A dan vitamin B yang
tinggi.
Vitamin B
Secara umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh,
terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. Hal ini terkait dengan peranannya di
dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan laju reaksi
metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi. Beberapa jenis vitamin yang
tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah
(eritrosit). Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.
Vitamin B1
Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang
memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi
karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu,
vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak. Bila terjadi defisiensi
vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit kering dan bersisik. Tubuh
juga dapat mengalami beri-beri, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan sistem saraf.
Untuk mencegah hal tersebut, kita perlu banyak mengonsumsi banyak gandum, nasi, daging,
susu, telur, dan tanaman kacang-kacangan. Bahan makanan inilah yang telah terbukti banyak
mengandung vitamin B1.
Vitamin B2
Vitamin B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia. Di
dalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzim flavin
mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine
dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh
melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid, sel
darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit,
rambut, dan kuku. Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang
kedelai, kuning telur, dan susu. Defisiensinya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan
tubuh, kulit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.
Vitamin B3
Beri-beri, penyakit yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B1
Vitamin B3 juga dikenal dengan istilah niasin. Vitamin ini berperan penting dalam
metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak, dan protein. Di
dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar dalam menjaga kadar gula darah, tekanan
darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai jenis senyawa racun dapat
46
dinetralisir dengan bantuan vitamin ini. Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang
banyak ditemukan pada makanan hewani, seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan.
Akan tetapi, terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin ini
dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang manis. Kekurangan vitamin ini dapat
menyebabkan tubuh mengalami kekejangan, keram otot, gangguan sistem pencernaan,
muntah-muntah, dan mual.
Vitamin B5
Vitamin B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh. Hal ini
menyebabkan vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme, seperti dalam
reaksi pemecahan nutrisi makanan, terutama lemak. Peranan lain vitamin ini adalah menjaga
komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan otak dan memproduksi senyawa asam
lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon tubuh. Vitamin B5 dapat ditemukan dalam
berbagai jenis variasi makanan hewani, mulai dari daging, susu, ginjal, dan hati hingga
makanan nabati, seperti sayuran hijau dan kacang hijau. Seperti halnya vitamin B1 dan B2,
defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan bersisik. Selain itu,
gangguan lain yang akan diderita adalah keram otot serta kesulitan untuk tidur.
Vitamin B6
Vitamin B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang esensial
bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang
digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak, seperti
spingolipid dan fosfolipid. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan
memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa
asing yang berbahaya bagi tubuh. Vitamin ini merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah
didapatkan karena vitamin ini banyak terdapat di dalam beras, jagung, kacang-kacangan,
daging, dan ikan. Kekurangan vitamin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-
pecah, keram otot, dan insomnia.
Vitamin B12
Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi
oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Oleh karena itu, vegetarian sering kali
mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini. Vitamin ini banyak
berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah
satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf, pembentukkan
molekul DNA dan RNA, pembentukkan platelet darah. Telur, hati, dan daging merupakan
sumber makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12. Kekurangan vitamin ini
akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), mudah lelah lesu, dan iritasi kulit.[1]
47
Vitamin C
Vitamin D
Vitamin D juga merupakan salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan
hewani, antara lain ikan, telur, susu, serta produk olahannya, seperti keju. Bagian tubuh yang
paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Vitamin D ini dapat membantu
metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D
saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet). Bila kadar vitamin D rendah maka tubuh akan
mengalami pertumbuhan kaki yang tidak normal, dimana betis kaki akan membentuk huruf O
dan X. Di samping itu, gigi akan mudah mengalami kerusakan dan otot pun akan mengalami
kekejangan. Penyakit lainnya adalah osteomalasia, yaitu hilangnya unsur kalsium dan fosfor
secara berlebihan di dalam tulang. Penyakit ini biasanya ditemukan pada remaja, sedangkan
pada manula, penyakit yang dapat ditimbulkan adalah osteoporosis, yaitu kerapuhan tulang
48
akibatnya berkurangnya kepadatan tulang. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh
mengalami diare, berkurangnya berat badan, muntah-muntah, dan dehidrasi berlebihan.
Vitamin E
Vitamin K
Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan
penutupan luka. Defisiensi vitamin ini akan berakibat pada pendarahan di dalam tubuh dan
kesulitan pembekuan darah saat terjadi luka atau pendarahan. Selain itu, vitamin K juga
berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam
glutamat. Oleh karena itu, kita perlu banyak mengonsumsi susu, kuning telur, dan sayuran
segar yang merupakan sumber vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam
tubuh. Berikut adalah senyawa-senyawa yang tergolong vitamin alami.
Tahun penemuan vitamin alami dan sumbernya
49
1936 Vitamin B3 Niasin Ragi
Sel darah merah, terbentuk sempurna oleh kontribusi vitamin B, C, dan E, serta asam para-
aminobenzoat
Selain vitamin, tubuh juga memproduksi senyawa lain yang juga berperan dalam kelancaran
metabolisme di dalam tubuh. Senyawa ini memiliki karakteristik dan aktivitas yang mirip
dengan vitamin sehingga seringkali disebut dengan istilah senyawa serupa vitamin ({{lang-
en|vitamin like substances). Perbedaan utamanya dengan vitamin adalah senyawa ini
diproduksi tubuh dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beberapa
senyawa ini pernah diklasifikasikan ke dalam kelompok vitamin B kompleks karena
kemiripan fungsi dan sumber makanannya. Akan tetapi, secara umum peranan senyawa
serupa vitamin ini tidaklah sepenting vitamin.
Kolina merupakan salah satu senyawa yang termasuk dalam golongan senyawa serupa
vitamin. Senyawa ini dapat ditemukan di setiap sel mahluk hidup dan berperan dalam
pengaturan sistem saraf yang baik dan beberapa metabolisme sel. Mioinositol (myoinositol)
juga termasuk dalam golongan senyawa serupa vitamin yang larut dalam air. Peranannya
dalam tubuh secara spesifik belum diketahui. Contoh lain dari senyawa serupa vitamin ini
adalah asam para-aminobenzoat (4-aminobenzoic acid, PABA) yang berperan sebagai
senyawa antioksidan dan penyusun sel darah merah. Karnitina merupakan senyawa lain yang
berperan dalam sistem transportasi asam lemak dan pembentukkan otot tubuh.
Vitamin sebagai antioksidan
Semua jenis kehidupan di bumi memerlukan energi untuk dapat bertahan hidup. Untuk
menghasilkan energi ini, makhluk hidup memerlukan bantuan berbagai substansi, salah
satunya adalah oksigen. Oksigen terlibat secara langsung dalam metabolisme energi di dalam
tubuh. Sebagai produk sampingannya, oksigen dilepaskan dalam bentuk yang tidak stabil.
Molekul inilah yang dikenal dengan nama radikal bebas (free radicals). Oksigen yang tidak
stabil memiliki elektron bebas yang tidak berpasangan sehingga bersifat reaktif. Kereaktifan
oksigen ini sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat mengoksidasi dan merusak DNA,
50
protein, karbohidrat, asam lemak, dan membran sel di dalam tubuh. Sumber radikal bebas
lainnya adalah asap rokok, polusi lingkungan, dan sinar ultraviolet.
Asap rokok, salah satu sumber radikal bebas yang dapat merusak jaringan tubuh, terutama
paru-paru.
Tubuh memiliki beberapa mekanisme pertahanan terhadap senyawa radikal bebas ini untuk
menetralkan efek negatifnya. Kebanyakan diantaranya adalah senyawa antioksidan alami,
seperti enzim superoksida dismutase, katalase, dan glutation peroksidase. Antioksidan sendiri
berarti senyawa yang dapat mencegah terjadinya peristiwa oksidasi atau reaksi kimia lain
yang melibatkan molekul oksigen (O2). Senyawa lain yang juga dapat berperan sebagai
antioksidan adalah glutation, CoQ10, dan gugus tiol pada protein, serta vitamin. Beberapa
jenis vitamin telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi. Contoh vitamin
yang banyak berperan sebagai senyawa antioksidan di dalam tubuh adalah vitamin C dan
vitamin E.
Vitamin E dapat membantu melindungi tubuh dari oksidasi senyawa radikal bebas. Vitamin
ini juga mampu bekerja dalam kondisi kadar senyawa radikal bebas yang tinggi sehingga
mampu dengan efisien dan efektif menekan reaksi perusakan jaringan di dalam tubuh melalui
proses oksidasi. Di samping vitamin E, terdapat satu jenis vitamin lagi yang juga memiliki
aktivitas antioksidan yang tinggi, yaitu vitamin C. Vitamin ini berinteraksi dengan senyawa
radikal bebas di bagian cairan sel. Selain itu, vitamin C juga dapat memulihkan kondisi tubuh
akibat adanya reaksi oksidasi dari berbagai senyawa berbahaya.
Bila kadar radikal bebas di dalam tubuh menjadi sangat berlebih dan tidak lagi dapat
diantisipasi oleh senyawa antioksidan maka akan timbul berbagai penyakit kronis, seperti
kanker, arterosklerosis, penyakit jantung, katarak, alzhemeir, dan rematik. Bagi orang yang
memiliki sejarah penyakit kronis tersebut dalam garis keturunannya, dianjurkan untuk
mengonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin C dan E sebagai sumber senyawa
antioksidan. Selain itu, suplemen makanan juga dapat turut membantu mengatasi masalah
tersebut.
Vitamin dan penuaan tubuh
51
Struktur mitokondria, salah satu organel sel penghasil energi bagi tubuh
Penuaan tubuh merupakan hasil akumulasi dari berbagai kerusakan sel dan jaringan yang
tidak dapat diperbaiki. Pada keadaan normal, kerusakan pada sel dan jaringan tubuh dapat
diperbaiki melalui proses replikasi sel tubuh yang juga dikenal dengan istilah mitosis. Akan
tetapi, pada berbagai kasus sel yang rusak tidak lagi dapat diperbaharui, melainkan terus
terakumulasi. Hal inilah yang berpotensi menyebabkan penuaan pada tubuh. Senyawa radikal
bebas merupakan salah satu agen yang berkontribusi besar dalam peristiwa ini.
Mitokondria merupakan salah satu organel sel yang paling rentan mengalami kerusakan oleh
senyawa oksigen reaktif (radikal bebas). Hal ini terkait dengan banyaknya reaksi pelepasan
oksigen bebas di dalam organel ini yang merupakan pusat metabolisme energi tubuh. Banyak
penelitian telah membuktikan bahwa tingkat kerusakan mitokondria ini berhubungan
langsung dengan proses penuaan tubuh atau panjangnya umur suatu makhluk hidup. Selain
itu, kerusakan DNA akibat reaksi oksidasi oleh radikal bebas juga turut berperan besar dalam
peristiwa ini. Oleh karena itu, tubuh memerlukan suatu senyawa untuk menekan efek
perusakan oleh radikal bebas.
Vitamin merupakan satu dari berbagai jenis senyawa yang dapat menghambat reaksi
perusakan tubuh best bodybuilding supplements oleh senyawa radikal bebas terkait dengan
aktivitas antioksidannya. Asupan vitamin antioksidan yang cukup akan membantu tubuh
mengurangi efek penuaan oleh radikal bebas, terutama oleh oksigen bebas yang reaktif. Selain
itu, vitamin juga berkontribusi dalam menyokong sistem imun yang baik sehingga risiko
terkena berbagai penyakit degeneratif dan penyakit lainnya dapat ditekan, terutama pada
manula. Jadi, secara tidak langsung, asupan vitamin yang cukup dan seimbang dapat
menciptakan kondisi tubuh yang sehat dan berumur panjang.
52
7. MINERAL
Pengertian Mineral
Mineral adalah suatu zat yang terdapat dalam alam dengan komposisi kimia yang khas dan
biasanya mempunyai struktur kristal yang jelas, yang kadang-kadang dapat menjelma dalam
bentuk geometris tertentu. Istilah mineral dapat mempunyai bermacam-macam makna; sukar
untuk mendefinisikan mineral dan oleh karena itu kebanyakan orang mengatakan, bahwa
mineral ialah satu frase yang terdapat dalam alam.
Fungsi Mineral
Mineral merupakan senyawa esensial untuk berbagai proses selular tubuh. Tanpa adanya
mineral, tubuh tidak mungkin dapat berfungsi dengan semestinya. Secara umum, mineral
berperan dalam :
1. Pembentukkan struktural dari jaringan keras dan lunak, serta kerja sistem enzim
2. Kontraksi otot dan respon saraf
3. Pembekuan darah
4. Mengeraskan tulang memelihara dan mengendalikan semua proses faal penting dalam
tubuh
5. Membina kesehatan jantung, otak, otot dan saraf
6. Sebagai katalis dalam semua proses biokimia dalam tubuh
7. Pembuatan hormon
8. Mengatur keseimbangan air dan keadaan darah agar jangan terlalu asam atau basa
9. Menolong pembuatan antibody
54
Kristal Mineral
1. Elemen nativ
Elemen nativ atau unsur murni ini adalah kelas mineral yang dicirikan dengan hanya memiliki
satu unsur atau komposisi kimia saja. Mineral pada kelas ini tidak mengandung unsur lain
selain unsur pembentuk utamanya. Pada umumnya sifat dalam (tenacity) mineralnya adalah
malleable yang jika ditempa dengan palu akan menjadi pipih, atau ductile yang jika ditarik
akan dapat memanjang, namun tidak akan kembali lagi seperti semula jika dilepaskan. Kelas
mineral elemen nativ ini terdiri dari tiga bagian yaitu:
1. Logam/Metal, mineral-mineral yang tergolong dalam kelompok ini adalah : Cooper (Cu),
Gold (Au), Silver (Ag), Platinum (Pt), Nicel-Iron (Ni-Fe), Mercury (Mg).
Unsur-unsur bersifat sangat padat, lunak, dapat ditempa. Perawakannya (yang umum
ditemui) berbentuk masif-dendritik; bidang belahan yang jelas jarang ditemui; merupakan
penghantar listrik yang baik. Pada umumnya sistem kristal adalah isometrik.
2. Semi Logam, mineral-mineral yang tergolong dalam kelompok ini adalah : Arsenic (As),
Antimony (Sb), Bismuth (Bi). Merupakan penghantar listrik yang kurang baik; biasanya
terdapat pada massa nodular. Pada umumnya sistem kristal adalah Heksagonal.
3. Non Logam, mineral-mineral yang tergolong dalam kelompok ini adalah : Sulfur (S),
dan Carbon (C), Diamond (C), Graphite (C)
Tidak dapat menghantarkan arus listrik; berwarna transparant (jernih dan jelas) hingga
transculent (tembus cahaya) dan cenderung mempunyai nidang belahan kristal yang jelas.
Sistem kristalnya dapat berbeda-beda, seperti sulfur sistem kristalnya orthorhombik, intan
sistem kristalnya isometrik, dan graphite sistem kristalnya adalah hexagonal. Pada
umumnya, berat jenis dari mineral-mineral ini tinggi, kisarannya sekitar 6.
Elemen nativ
Tidak ada anion
Contoh : Emas Au
55
2. Sulfida
Kelas mineral sulfida atau dikenal juga dengan nama sulfosalt ini terbentuk dari kombinasi
antara unsur tertentu dengan sulfur (belerang) (S2-). Pada umumnya unsur utamanya adalah
logam (metal).
Pembentukan mineral kelas ini pada umumnya terbentuk disekitar wilayah gunung api yang
memiliki kandungan sulfur yang tinggi. Proses mineralisasinya terjadi pada tempat-tempat
keluarnya atau sumber sulfur. Unsur utama yang bercampur dengan sulfur tersebut berasal
dari magma, kemudian terkontaminasi oleh sulfur yang ada disekitarnya. Pembentukan
mineralnya biasanya terjadi dibawah kondisi air tempat terendapnya unsur sulfur. Proses
tersebut biasanya dikenal sebagai alterasi mineral dengan sifat pembentukan yang terkait
dengan hidrotermal (air panas).
Mineral kelas sulfida ini juga termasuk mineral-mineral pembentuk bijih (ores). Dan oleh
karena itu, mineral-mineral sulfida memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Khususnya
karena unsur utamanya umumnya adalah logam. Pada industri logam, mineral-mineral
sulfides tersebut akan diproses untuk memisahkan unsur logam dari sulfurnya.
Beberapa penciri kelas mineral ini adalah memiliki kilap logam karena unsur utamanya
umumnya logam, berat jenis yang tinggi dan memiliki tingkat atau nilai kekerasan yang
rendah. Hal tersebut berkaitan dengan unsur pembentuknya yang bersifat logam.
Rumus umum mineral ini adalah AmXp. Contoh :
a. AX : PbS (Galena)
b. A2X : Ag2S (Argentit)
c. AX2 : FeS2 (Pirit)
d. AX3 : Co,Ni)As3 (Skuterudit)
e. A3X2 : Cu5FeS4 (Bornit).
Sulfida
S
56
3. Oksida dan Hidroksida
Mineral oksida dan hidroksida ini merupakan mineral yang terbentuk dari kombinasi unsur
tertentu dengan gugus anion oksida (O2-) dan gugus hidroksil hidroksida (OH-).
a. OKSIDA
Mineral oksida terbentuk sebagai akibat persenyawaan langsung antara oksigen dan unsur
tertentu. Susunannya lebih sederhana dibanding silikat. Mineral oksida umumnya lebih keras
dibanding mineral lainnya kecuali silikat. Mereka juga lebih berat kecuali sulfida. Unsur yang
paling utama dalam oksida adalah besi, chrome, mangan, timah dan aluminium. Beberapa
mineral oksida yang paling umum adalah, korondum (Al2O3), hematit (Fe2O3) dan kassiterit
(SnO2).
Jenis X2O = Kuprit (Cu2O)
Jenis AX = Zincite (ZnO)
Jenis XO2 = Rutil (TiO2), Pirolusit (MnO2)
Jenis X2O3 = Hematit (Fe2O3), Korundum (AL2O3)
Jenis XY2O4 = Spinel (MgAl2O4), Magnetite (Fe3O4)
b. HIDROKSIDA
Seperti mineral oksida, mineral hidroksida terbentuk akibat pencampuran atau persenyawaan
unsur-unsur tertentu dengan hidroksida (OH-). Reaksi pembentukannya dapat juga terkait
dengan pengikatan dengan air. Sama seperti oksida, pada mineral hidroksida, unsur utamanya
pada umumnya adalah unsur-unsur logam. Beberapa contoh mineral hidroksida
adalah Manganite MnO(OH), Bauksit [FeO(OH)] dan limonite (Fe2O3.H2O).
Oksida O2-
Hidroksida OH-
4. Halida
Adalah persenyawaan kimiawi dimana unsur-unsur logam bersenyawa dengan unsur-unsur
Halogen (Chlorine, Bromine, Flourine dan Iodine)
57
Umumnya ditemui dalam sejumlah Lingkungan Geologi. Beberapa diantaranya ditemui
dalam sequen evaporite, seperti Halite (NaCl), hal ini merupakan alterasi dari Lapisan-lapisan
batuan sedimen yang mengandung evaporite seperti Gypsum, Halite dan Batuan Potash
(batuan berkalium-Karbonat) dalam sebuah sequen yang sempurna antara lapisan dengan
batuan-batuan seperti Marl dan Limestone. Halides yang lainnya seperti Flourite terbentuk
lapisan-lapisan hidrothermal. Golongan Halides bersifat sangat lunak (Kekerasannya antara 2
– 4,5), mempunyai sumbu simetri kristal yang berbentuk kubik, Berat Jenis cenderung rendah.
Contoh mineral-mineral golongan Halides antara lain Sylvite (KCl), Cryolite (Na3AlF6),
Atacamite [Cu2ClC(OH)5].
Halida
Cl-, F-, Br-, I-
CaF2
Contoh : Fluorite
5. Karbonat
Merupakan persenyawaan dengan ion (CO3)2-, dan disebut “karbonat”, umpamanya
persenyawaan dengan Ca dinamakan “kalsium karbonat”, CaCO3 dikenal sebagai mineral
“kalsit”. Mineral ini merupakan susunan utama yang membentuk batuan sedimen.
Karbonat terbentuk pada lingkungan laut oleh endapan bangkai plankton. karbonat juga
terbentuk pada daerah evaporitic dan pada daerah karst yang membentuk gua (caves),
stalaktit, dan stalagmite. Dalam kelas karbonat ini juga termasuk nitrat (NO3) dan juga Borat
(BO3).
Beberapa contoh mineral yang termasuk kedalam kelas carbonat ini adalah dolomite
(CaMg(CO3)2, calcite (CaCO3), dan magnesite (MgCO3). Dan contoh mineral nitrat dan borat
adalah niter (NaNO3) dan borak (Na2B4O5(OH)4.8H2O).
Karbonat
(CO3)2-
58
6. Sulfat
Sulfat terdiri dari anion sulfat (SO4)2- . Mineral sulfat adalah kombinasi logam dengan anion
sufat tersebut. Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi pada daerah evaporitik
(penguapan) yang tinggi kadar airnya, kemudian perlahan-lahan menguap sehingga formasi
sulfat dan halida berinteraksi.
Pada kelas sulfat termasuk juga mineral-mineral molibdat, kromat, dan tungstat. Dan sama
seperti sulfat, mineral-mineral tersebut juga terbentuk dari kombinasi logam dengan anion-
anionnya masing-masing.
Contoh-contoh mineral yang termasuk kedalam kelas ini adalah barite (barium sulfate),
celestite (strontium sulfate), anhydrite (calcium sulfate), angelsit dan gypsum (hydrated
calcium sulfate). Juga termasuk didalamnya mineral chromate, molybdate, selenate, sulfite,
tellurate serta mineral tungstate.
Sulfat
(SO4)2-
7. Fosfat
Adalah persenyawaan kimia antara unsur-unsur logam dengan Phospate(PO4)3-. Ribuan
species dari golongan ini dapat dikenali, namun keberadaannya tidaklah berlimpah. Beberapa
Phospates, seperti Arsenic merupakan mineral yang utama, tetapi kebanyakan anggota-
anggotanya secara keseluruhan membentuk kelompok-kelompok dari oksidasi sulfides.
Sifat dari golongan ini : berubah-ubah, tetapi umumnya cenderung lunak, rapuh, sangat
berwarna dan kristalisasinya baik, kekerasan berkisar antara 1,5 – 5 dan 6.
Mineral-mineral radioaktif termasuk dalam golongan Phospates seperti : Torbenite
[Cu(UO2)2(PO4)2.8-12H2O], Autunite [Ca(UO2)2(PO4)2.10-12H2O], Lazulite
[(Mg,Fe)Al2(PO4)2(OH)2], Turquoise [CuAl6(PO4)4(OH)8.4H2O.
Contoh mineral-mineral lain dalam golongan Phospates adalah Vivianite [Fe+2(PO4)2.8H2O],
Wavellite [Al3(PO4)2(OH,F)3.5H2O], Apatite [Ca5(PO4)3(F,Cl,OH)].
Fosfat
(PO4)3-
59
8. Silikat
Adalah persenyawaan kimia antara unsur-unsur logam dengan salah satu dari Si – O
tetrahedra (SiO4)4- tunggal atau berantai. Silikat adalah golongan mineral yang paling besar
dan sangat berlimpah-limpah keberadaannya, dalam hal ini silikat adalah unsur pokok
penyusun batuan beku dan batuan metamorf.
Mineral-mineral silikat cenderung bersifat : keras, berwarna transparant (jernih dan tembus
cahaya) hingga translucent (tembus cahaya) dan mempunyai Berat Jenis rata-rata sama. Pada
umumnya dalam semua struktur silicat, silicon berada diantara 4 atom oksigen (kecuali yang
terbentuk pada tekanan yang ekstrim).
Dari strukturnya (sudut bangunnya) silikat dibagi menjadi 6 kelas, yaitu :
1. Nesosilicate
- Mempunyai (SiO4)4- tetrahedra yang benar-benar terpisah (tetra hedra silikon-oksigen
benar-benar terpisah), komposisi berupa SiO4.
- Mineral khasnya Forsterit (Mg2SiO4), mineral lainnya seperti : Olivine [(Mg,Fe)2SiO4],
Zircon (ZrSiO4), Sillimanite (Al2SiO5).
2. Sorosilicate
- Mempunyai 2 tetrahedra yang dihubungkan oleh 1 atom oksigen yang merupakan milik
bersama (dipakai bersama-sama), komposisi berupa Si2O7.
- Mineral khasnya Akermonite (Ca2MgSi2O7), mineral lainnya seperti : Heminorphite
[Zn4Si2O7(OH)2.H2O], Zoisite [Ca2Al3(Si3O12)OH]
3. Cyclocilicate
- Mempunyai tetrahedra yang saling berhubungkan membentuk struktur lingkaran tertutup
dengan komposisi berupa SinO3n.
- Bila mempunyai lingkaran 3 tetrahedra, misalnya mineral Benitoite (BaTiSi 3O9), Bila
mempunyai 6 mineral 3 tetrahedra, mineral Beryl (Be3Al2Si6O18). Mineral lainnya seperti
Cordierite [Mg2Al4Si5O18], Ferroxinite [Ca2FeAl2Bsi4O15(OH)], Manganaxinite
[Ca2MnAl2BSi4O15(OH)].
4. Inosilicate
- Mempunyai tetrahedra yang saling berhubungkan membentuk struktur rantai
tunggal/ganda dan saling terikat oleh unsur logam.
- Rantai Tunggal mempunyai komposisi Si : O = 1 : 3, misalnya terlihat pada mineral-
mineral Piroksin Group seperti Diopside (CaMgSi2O6), Hornblende [CaFeSi2O6], Jadeite
[Na(Al,Fe+3)Si2O6].
- Rantai Ganda, dimana 2 rantai tunggal paralel yang posisi tetrahedranya berselang-
seling/terikat menyilang dengan perbandigan komposisi Si : O = 4 : 11 dicirikan oleh
60
mineral-mineral Amphibole group [(Ca,Na)(Mg,Fe)]Silicat-OH, seperti Tremolite
[Ca2Mg5Si8O22(OH)2, Actinolite [Ca2(Mg,Fe)5Si8O22(OH)2], Hornblende
[(Na,K,Ca)3(Mg,Mn)5Si8O22(OH)2]. Mineral lainnya seperti Wollastonite [CaSiO3],
Rhodonite [(Mn, Fe, Mg)SiO3], Neptunite [Na2Kli(Fe,Mn)2Ti2Si8O24].
5. Phylosilicate
- Mempunyai lapisan yang terbentuk oleh pemakaian secara bersama-sama oleh 3 ion
oksigen dari tiap-tiap tetrahedra yang berbatasan disekitarnya sehingga membentuk
lapisan datar yang luas dengan perbandingan komposisi Si : O = 2 : 5.
- Dicirikan dengan kelompok mineral Mica [K(Mg,Fe)Al-Silicat OH, seperti Muscovite
[KAl2(AlSi3)O10(OH)2], Biotite [K(Mg,Fe)3(Al,Fe)Si3O10(OH,F)2], Phlogophite
[K(Mg,Fe)3(Al,Si)3O10(F,OH)2], Lepidolite [K(Li,Al)3(Si,Al)4O10(F,OH)2].
6. Tectosilicate
- Mempunyai kerangka silicate yang mana setiap atom tetrahedra silicon/SiO4memakai
bersama-sama semua (ke-empat) pojok-pojoknya dengan atom tetrahedra silicon lainnya
yang berdekatan sehingga membentuk jaringan 3 dimensi dengan perbandingan
komposisi Si : O = 1 : 2.
- Dicirikan dengan beberapa bentuk silica seperti Kwarsa (SiO2), Tridimite (SiO2),
Kristobalite (SiO2) à mempunyai susunan 3 dimensi tersebut. Mineral khas lainnya
seperti Feldspar group : Orthoclase (KAlSi3O8), Sanidine (KAlSi3O8), Microcline
(KAl2Si3O8), Albite (NaAlSi3O8), Oligoclase [(Na,Ca)AlSi3O8].
Silikat
(SiO4)4-
61
KESIMPULAN
Sulfat
6 (SO4)2- Anhydrite (Ca(SO4))
Fosfat
7 (PO4)3- Apatite (Ca5(PO4)3(OH))
Silikat
8 (SiO4)4- Kuarsa (SiO2 )
62