Tugas Statistik & Demografi
Dosen : …………………..
UJI ONE WAY ANOVA
(ANALYSIS OF VARIANCE)
Oleh :
Kelompok 3:
…………
…………….
Nursal (21806196)
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MAKASSAR
TAHUN AJARAN 2018 / 2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Makalah pada Mata Kuliah
Statistika dan Demografi yang terkhusus pada materi “ Analisis Varian (ANAVA) atau
Analysis Of Variance (ANOVA) ”. Salawat dan salam tidak lupa kami kirimkan kepada
baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan
menuju zaman yang serba modern ini dengan perkembangan ilmu pengetahuan seperti saat
sekarang ini.
Adapun Makalah kami tentang “Analysis Of Variance (ANOVA) ”. ini ditulis untuk
memenuhi salah satu tugas dari Mata Kuliah Statistika dan Demografi.
Dengan adanya penulisan tentang ini diharapkan bermanfaat untuk seluruh rekan-rekan
sekalian. Dan kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu.
Kami menyadari tidak ada manusia yang sempurna. Makalah ini masih banyak kekurangan
serta masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang
mendukung dari para pembaca untuk perbaikan di masa yang akan datang . akhir kata saya
mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan Makalah ini.
Makassar, 28 Juni 2019
Penulis
i
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN ..................................................................................................
A. LATAR BELAKANG ............................................................................................
B. RUMUSAN MASALAH ........................................................................................
C. TUJUAN ..................................................................................................................
BAB II. PEMBAHASAN ...................................................................................................
A. Pengertian One Way ANOVA ...............................................................................
B. Syarat yang harus dipenuhi sebelum uji One Way ANOVA .............................
C. Prosedur uji One Way ANOVA ............................................................................
D. Contoh soal uji One Way Anova ...........................................................................
BAB III. PENUTUP ...........................................................................................................
A. Simpulan ..................................................................................................................
B. Saran ........................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................................
ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Statistika adalah ilmu yang mempelajari seluk-beluk data, yaitu tentang pengumpulan,
pengolahan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka.
Berdasarkan parameternya statistic dibagi menjadi dua macam yaitu statistik parametrik
dan non-parametrik. Statistik parametrik adalah bagian statistik yang parameter dari
populasi mengikuti suatu distribusi tertentu, seperti distribusi normal dan memiliki varian
yang homogen (Hasan, 2014).
Data distribusi normal, varians homogen, pengambilan sampel secara acak dan
masing-masing sampel independen, serta skala pengukuran normal yang merupakan
prasyarat-prasyarat dalam penggunaan Analysis Of Variance (Soediana, 2011).
Analisis Varians merupakan sebuah teknik analisis inferensial yang digunakan untuk
menguji perbedaan rata-rata skor. Analysis Of Variance disingkat dengan Anova,
sedangkan dalam Bahasa Indonesia disingkat dengan Anava dan memiliki beberapa
kegunaan salah-satunya adalah untuk menentukan apakah rata-rata nilai dari dua atau
lebih sampel berbeda signifikan apakah tidak (Yusri, 2009).
Beberapa asumsi dasar yang mesti dipenuhi pada uji analisis varians adalah data
sampel yang digunakan berdistribusi normal atau dianggap normal, populasi tersebut
memiliki varian yang homogen, sampel tidak berhubungan satu dengan lain (independen),
sehingga uji analisis varians tidak bisa digunakan untuk sampel berpasangan (paired).
Analysis Of Variance (Anova) terbagi dalam dua jenis, yaitu: analisis varians satu jalur
(one way ANOVA) dan analisis varians dua jalur (two way ANOVA). One way ANOVA
digunakan untuk menguji hipotesis komparatif rata-rata k sampel, bila pada setiap sampel
1
hanya terdiri atas satu kategori. Sedang two way ANOVA digunakan untuk menguji
hipotesis komparatif rata-rata k sampel bila peneliti melakukan kategorisasi terhadap
sampel (Ilhamzen, 2013).
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud dengan One Way ANOVA ?
2. Apa syarat yang harus dipenuhi sebelum penggunaan uji One Way ANOVA ?
3. Bagaimana prosedur perhitungan One Way ANOVA ?
4. Bagaimana contoh soal uji One Way ANOVA ?
C. TUJUAN
1. Mengetahui pengertian One Way ANOVA ?
2. Mengetahui syarat yang harus dipenuhi sebelum penggunaan uji One Way ANOVA ?
3. Mengetahui prosedur perhitungan One Way ANOVA ?
4. Mengetahui contoh soal uji One Way ANOVA ?
2
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian One Way ANOVA (Analysis Of Variance)
Analisis of variance atau ANOVA merupakan salah satu teknik analisis multivariate
yang berfungsi untuk membedakan rerata lebih dari dua kelompok data dengan cara
membandingkan variansinya. Sedangkan menurut Teguh Wahyono dalam bukunya, One-
Way ANOVA merupakan prosedur yang digunakan untuk menghasilkan analisis variansi
satu arah untuk variabel dependen dengan tipe data kuantitatif dengan sebuah variabel
independen sebagai variabel faktor.
Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher (Bapak Statistika
Modern). Dalam praktek, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering
dipakai) maupun pendughaan (estimasi khususnya di bidang genetika terapan). Analisis
varian dapat dilakukan untuk menganalisis data yang berasal dari berbagai macam jenis
dan penelitian.
Dinamakan analisis varians satu arah, karena analisisnya menggunakan varians dan
data hasil pengamatan merupakan pengaruh satu faktor.Dari tiap populasi secara
independen kita ambil sebuah sampel acak, berukuran n1 dari populasi kesatu, n2 dari
populasi kedua dan seterusnya berukuran nk dari populasi ke k. Data sampel akan
dinyatakan dengan Yij yang berarti data ke-j dalam sampel yang diambil dari populasi ke-
i.(Sudjana.1996.Metoda Statistika.Bandung:Tarsito Bandung).
B. Syarat Yang Harus Dipenuhi Sebelum Penggunaan Uji One Way ANOVA
Sebelum menguji dengan ANOVA, data harus berdistribusi normal dan mempunyai
varians yang sama.
3
Data yang digunakan pada One-way Anova untuk nilai variabel pada faktor harus
integer (bilangan bulat) sedangkan variabel dependen harus berupa data kuantitatif
(tingkat pengukuran interval).
Asumsi yang digunakan pada One-way Anova, yaitu setiap kelompok pada sampel
acak independen dari populasi yang normal dan bervarian homogen.
Dari output uji Anova akan diperoleh nilai F hitung. Jika nilai F hitung tidak
signifikan, berarti rata-rata variabel dependen pada tingkat faktor yang ditentukan identik.
Jika F hitung signifikan berarti terdapat perbedaan rata-rata variabel dependen pada
tingkat faktor yang telah ditentukan.
Dalam penerapan analisis varians, ada beberapa persyaratan yang yang menjadi
asumsi yang harus dipenuhi. Menurut Popham dan Sirotnik (1973) dalam Yusri (2009),
ada tiga asumsi yang harus dipenuhi oleh peneliti sebelum penggunaan analisis varians.
Ketiga asumsi tersebut adalah :
1. Data sampel yang digunakan berdistribusi normal atau dianggap normal,
2. Populasi tersebut memiliki varian yang homogen,
3. Sampel tidak berhubungan satu dengan lain (independen), sehingga uji Anova tidak bisa
digunakan untuk sampel berpasangan (paired).
Asumsi yang pertama harus dipenuhi pada saat pengambilan sampel yang
dilakukan secara random terhadap beberapa kelompok (>2) yang independen, yang
mana nilai pada satu kelompok tidak tergantung pada nilai di kelompok lain.
Sedangkan pemenuhan terhadap asumsi kedua dan ketiga dapat dicek jika data telah
dimasukkan ke komputer. Jika asumsi ini tidak terpenuhi dapat dilakukan transformasi
terhadap data. Apabila proses transformasi tidak juga dapat memenuhi asumsi ini
maka uji Anova tidak valid untuk dilakukan, sehingga harus menggunakan uji non
parametrik misalnya Kruskal Wallis.
4
C. Prosedur uji One Way ANOVA
1. Sebelum Anova dihitung, asumsikan bahwa dapat dipilih secara random, berdistribusi
normal, dan variannya homogeny.
2. Buatlah hipotesis (𝐻𝑎 dan 𝐻𝑂 ) dalam bentuk kalimat.
3. Buatlah hipotesis (𝐻𝑎 dan 𝐻𝑂 ) dalam bentuk statistik.
4. Buatlah daftar statistic induk.
5. Hitunglah jumlah kuadrat antar group (𝐽𝐾𝐴 ) dengan rumus:
2 2 2 2 2
(∑ 𝑋𝐴𝑡 ) (∑ 𝑋𝑇 )2 (∑ 𝑋𝐴1 ) (∑ 𝑋𝐴2 ) (∑ 𝑋𝐴3 ) (∑ 𝑋𝑇 )
𝐽𝐾𝐴 = ∑ 𝑛𝐴𝑡 − =( 𝑛𝐴1 + 𝑛𝐴2 + 𝑛𝐴3 )− 𝑛𝐴𝑡
𝑁
6. Hitunglah derajat bebas antar group dengn rumus: 𝑑𝑏𝐴 = 𝐴 − 1
𝐽𝐾
7. Hitunglah kuadrat rerata antar group (𝐾𝑅𝐴 ) dengan rumus: 𝐾𝑅𝐴 = 𝑑𝑏𝐴
𝐴
8. Hitunglah jumlah kuadrat dalam antar group (𝐽𝐾𝐷 ) dengan rumus:
2
(∑ 𝑋𝐴𝑡 )
𝐽𝐾𝐷 = (Σ𝑋𝑡 )2 −Σ 𝑛
𝐴𝑡
2 2 2
(Σ𝑥𝐴1 )2 (Σ𝑥𝐴2 )2 (Σ𝑥𝐴3 )2
= Σ𝑋𝐴1 += Σ𝑋𝐴2 += Σ𝑋𝐴3 −( 𝑛 + 𝑛 + 𝑛 )
𝐴1 𝐴2 𝐴3
9. Hitunglah derajat bebas dalam group dengan rumus: 𝑑𝑏𝐷 = 𝑁 − 𝐴
𝐽𝐾
10. Hitunglah kuadrat rerata dalam antar group (𝐾𝑅𝐷 ) dengan rumus: 𝐾𝑅𝐷 = 𝑑𝑏𝐷
𝐷
𝐾𝑅
11. Carilah 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 dengan rumus: 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 𝐾𝑅𝐴
𝐷
12. Tentukan taraf signifikasinya, misalnya α = 0,05 atau α = 0,01
13. Cari 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dengab rumus: 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 𝐹(1−𝛼)(𝑑𝑏𝐴.𝑑𝑏𝐷)
14. Buat tabel ringkasan One Way ANOVA
5
Tabel ringkasan One Way Anova
Derajat Kuadrat Taraf
Sumber Jumlah kuadrat
Bebas Rerata 𝑭𝒉𝒊𝒕𝒖𝒏𝒈 Signifikan
Varian (SV) (JK)
(db) (KR) (ρ)
Antar group (∑ 𝑋𝐴𝑡 )
2
(∑ 𝑋𝑇 )2 𝐽𝐾𝐴 𝐾𝑅𝐴
∑ 𝑛 − 𝐴−1 α
(A) 𝐴𝑡 𝑁 𝑑𝑏𝐴 𝐾𝑅𝐷
Dalam group (∑ 𝑋𝐴𝑡 )
2 𝐽𝐾𝐷
(Σ𝑋𝑡 )2 − Σ 𝑛 𝑁−𝐴 - -
(D) 𝐴𝑡 𝑑𝑏𝐷
2
(∑ 𝑋𝑇 )
Total (Σ𝑋𝑡 )2 − Σ 𝑁−1 - - -
𝑁
15. Tentukan kriteria pengujian: jika 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 ≥ 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 , maka tolak 𝐻𝑂 berartisignifikan
dan konsultasikan antara 𝐹ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 dengan 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 kemudian bandingkan.
16. Buat kesimpulan.
D. Contoh soal uji One Way Anova
6
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Analisis of variance atau ANOVA merupakan salah satu teknik analisis multivariate
yang berfungsi untuk membedakan rerata lebih dari dua kelompok data dengan cara
membandingkan variansinya. Sebelum menguji dengan ANOVA, data harus berdistribusi
normal dan mempunyai varians yang sama serta diambil dari populasi yang homogen.
One-way Anova digunakan untuk menganalisis varians variabel dependen yang kuantitatif
dari satu faktor yang bervariabel independen. Dalam teknik One-Way ANOVA
menggunakan metode pengujian hubungan antara satu variabel tergantung yang berskala
interval atau rasio (parametrik) dengan satu atau lebih variabel berskala nominal (non-
parametrik).
B. Saran
Makalah ini banyak memiliki kekurangan, kami mengharapkan kritik dan saran dari
saudara-saudara (teman-teman). Dan kami mengharapkan makalah ini menjadi referensi
bagi saudara untuk mempelajari Tentang Uji One Way ANOVA (Analisis of variance).
7
DAFTAR PUSTAKA
http://pascamelisa.blogspot.com/2016/05/tugas-semester-1-pascasarjana.html
http://abdaqurha.blogspot.com/2014/05/makalah-one-way-anova-analysis-of.html
http://zacoeb.lecture.ub.ac.id/files/2015/04/MG8-One-Way-Anova.pdf