MAKALAH STATISTIKA KIMIA
UJI PAIRED T-TEST
Doses Pengampu : Agus Kamaludin, M. Pd
Disusun oleh:
Haniam Maria (16670022)
Fitri Suryani (16670030)
Hasniaridha La Aziza S (16670038)
Siti Aisyah (16670044)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta
salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta
keluarga dan para sahabatnya, atas jasa beliau kita sebagai umat Islam bisa
melihat dunia ini dipenuhi akhlaq yang mulia , rahmat, dan kasih sayang yang
selalu tumbuh diantara ummatnya.
Ucapan terima kasih kami berikan kepada Bapak Agus Kamaludin
selaku dosen pengampu mata kuliah Statistika Kimia yang telah membimbing
kami, teman-teman kelas Pendidikan Kimia 2016 yang turut memberi
motivasi kami, dan tak lupa kepada semua pihak yang tidak bisa kami
sebutkan satu per satu.
Di dunia ini tidak ada yang sempurna, oleh karena itu kami memohon
maaf apabila dalam makalah kami terdapat kesalahan yang tidak kami
sengaja. Dan kami mengharap kritik dan saran dari pembaca, agar kami
dapat menjadi lebih baik lagi dan makalah ini bisa lebih sempurna dan lebih
bermanfaat bagi pendidikan kami khususnya dan pembaca umumnya.
Yogyakarta, Oktober 2018
Penyusun
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................................... ii
DAFTAR ISI........................................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ............................................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................................................... 1
C. Tujuan ............................................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Syarat Penggunaan Uji Paired T-Test .................................... 2
B. Uji Paired t-test Menggunakan Ms.Excel............................................................... 3
C. Uji Paired t-test Menggunakan SPSS ...................................................................... 8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ....................................................................................................................
B. Saran ................................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................................
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Statistik memegang peranan yang penting dalam penelitian,
baik dalam penyusunan model, perumusan hipotesa, dalam
pengembangan alat dan instrumen pengumpulan data, dalam
penyusunan desain penelitian, dalam penentuan sampel dan dalam
analisa data. Statistik dapat menolong peneliti untuk menyimpulkan
apakah suatu perbedaan yang diperoleh benar-benar berbeda secara
signifikan. Untuk menguji kebenaran suatu hipotesis yang ada di
dalam penelitian itu, berbagai uji dilakukan.
Uji T atau T test adalah salah satu tes statistik yang
dipergunakan untuk menguji kebenaran atau kepalsuan hipotesis
nihil yang menyetakan bahwa di antara dua buah mean sampel yang
diambil secara random dari populasi yang sama, tidak terdapat
perbedaan signifikan. Dimana metode sample t-Test dibagi menjadi
tiga, yaitu one sample t-Test, paired sample t-Test dan independent
sample t-Test. Uji hipotesis t-Test adalah uji hipotesis yang digunakan
untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata dari sampel yang
diambil.
Oleh karena itu, dalam makalah ini membahasa mengenai uji
paired t-test, tujuan dan langkah-langah pengujian paired t-test.
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dan syarat penggunaan paired t-test?
2. Bagaimana langkah-langkah uji paired t-test menggunakan
Ms.Excel?
3. Bagaimana langkah-langkah uji paired t-test menggunakan SPSS?
C. Tujuan
1. Mengetahui pengertian dan syarat penggunaan dari paired t-test.
2. Mengetahui langkah-langkah uji paired t-test menggunakan
Ms.Excel.
3. Mengetahui langkah-langkah uji paired t-test menggunakan SPSS
1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Syarat Penggunaan Paired t-test
Salah satu cabang ilmu statistik yang digunakan untuk
membuat keputusan adalah uji hipotesis. Hipotesis adalah anggapan
atau pernyataan sementara yang masih harus diuji kebenarannya
secara empiris. Salah satu metode untuk menguji hipotesis adalah
dengan sample t-Tes. Hartono (2008) menyatakan bahwa uji hipotesis
t-Tes adalah uji hipotesis yang digunakan untuk mengetahui adakah
perbedaan rata-rata dari sampel yang diambil. Metode sample t-Tes
dibagi menjadi tiga, yaitu dependent t-Tes, independent t-Tes dan
paired t-Tes.
Paired t-Tes (uji t-Tes berpasangan) adalah salah satu metode
uji hipotesis dimana data yang digunakan tidak bebas (berpasangan).
Pada uji ini menggunakan sample yang sama, namun diberi perlakuan
yang berbeda. Biasanya peneliti ingin membandingkan data sebelum
diberi perlakuan (pretest) dan sesudah diberi perlakuan (postest).
Menurut Widiyanto (2013), paired sample t-test merupakan salah satu
metode pengujian yang digunakan untuk mengkaji keefektifan
perlakuan, ditandai adanya perbedaan rata-rata sebelum dan rata-
rata sesudah diberikan perlakuan. Dasar pengambilan keputusan
untuk menerima atau menolak Ho pada uji ini adalah sebagai berikut.
1. Jika t hitung > t tabel dan probabilitas (Asymp.Sig) < 0,05, maka
Ho ditolak dan Ha diterima.
2. Jika t hitung < t tabel dan probabilitas (Asymp.Sig) > 0,05, maka
Ho diterima dan Ha ditolak
Purnomo (2006) menyatakan, peneliti dapat menggunakan uji paired
t-tes dengan tiga syarat, meliputi :
a. misalnya pretest dan postest digunakan pada satu sampel (setiap
elemen ada 2 pengamatan)
b. data kuantitatif (interval - rasio)
2
c. berasal dari populasi yang berdistribusi normal.
B. Langkah-langkah Uji Paired t-test Menggunakan Ms.Excel
1. Mencari Nilai Korelasi
Korelasi merupakan teknik analisis yang termasuk dalam salah
satu teknik pengukuran asosiasi/hubungan (measures of
association). Pengukuran asosiasi merupakan istilah umum yang
mengacu pada sekelompok teknik dalam statistik bivariat yang
digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua
variabel. Pengukuran asosiasi mengenakan nilai numarik untuk
mengetahui tingkatan asosiasi atau kekuatan antara hubungn
variabel. Dua variabel dikatakan berasosiasi jika perilaku variabel
yang satu memengaruhi variabel yang lain. Jika tidak terjadi
pengaruh, maka kedua variabel tersebut disebut independen.
Korelasi bermanfaat untuk mengukur hubungan variabel dengan
skala-skala tertentu, misalnya Pearson data harus berskala
interval atau rasio, sedang Spearman menggunakan skala ordinal.
Kuat-lemah hubungan diukur di antara jarak 0 sampai 1. Korelasi
mempunyai kemungkinan pengujian hipotesis dua arah. Korelasi
searah jika nilai koefisien negafit, korelasi ditemukan positif.
Sebaliknya, jika nilai koefisien korelasi negatif , korelasi disebut
tidak searah. Yang dimaksud dengan koefisien korelasi ialah suatu
pengukuran statistik kovariasi atau asosiasi antara dua variabel.
Jika koefisien korelasi ditemukan tidak sama dengan nol, maka
terapat ketergantungan antara dua variabel tersebut. Jika
koefisien korelasi ditemukan +1, maka hubungan tersebut disebut
korelasi sempurna atau hubungan sempurna dengan kemiringan
positif (Sarwono, 2009).
3
Nilai Keterangan
Korelasi
0 Tidak ada korelasi antara dua variabel
>0 – 0,25 Korelasi sangat lemah
>0,25 – 0,5 Korelasi cukup
>0,5 – 0,75 Korelasi kuat
>0,75 – 0,99 Korelasi sangat kuat
1 Korelasi sempurna
Tabel 1.
Pedoman Memberikan Interpretasi Terhadap Koefisien Korelasi
Berikut data yang digunakan dalam uji paired t-test dalam
mencari nilai korelasi maupun nilai t hitung. Data ini merupakan data
pre-test dan post-test yang terdapat dalam Skripsi tahun 2017 dengan
judul Pengembangan Game Kimia Berbasis Android Materi Pokok Tata
Nama Senyawa Untuk Peserta Didik Kelas X SMA/MA oleh Sri Puji
Haryati
No Pretest Postest
1 55 90
2 20 75
3 80 90
4 80 90
5 75 80
6 45 60
7 40 50
8 40 40
9 40 50
10 65 80
11 50 80
4
12 50 70
13 20 45
14 20 50
15 75 80
16 25 70
17 40 60
18 55 70
19 55 70
20 50 70
21 50 70
22 80 85
23 65 85
24 55 85
25 65 85
26 65 85
27 50 80
28 35 80
29 65 80
Berikut ini perhitungan mencari nilai korelasi (r) :
No Pretest Postest xi-x̅ yi-y̅ X2 Y2 XY
1 55 90 3 17 9 303 51
2 20 75 -32 2 1028 6 -77
3 80 90 28 17 780 303 486
4 80 90 28 17 780 303 486
5 75 80 23 7 526 55 170
6 45 60 -7 -13 50 158 89
7 40 50 -12 -23 146 510 273
8 40 40 -12 -33 146 1062 393
9 40 50 -12 -23 146 510 273
10 65 80 13 7 167 55 96
5
11 50 80 -2 7 4 55 -15
12 50 70 -2 -3 4 7 5
13 20 45 -32 -28 1028 761 885
14 20 50 -32 -23 1028 510 724
15 75 80 23 7 526 55 170
16 25 70 -27 -3 733 7 70
17 40 60 -12 -13 146 158 152
18 55 70 3 -3 9 7 -8
19 55 70 3 -3 9 7 -8
20 50 70 -2 -3 4 7 5
21 50 70 -2 -3 4 7 5
22 80 85 28 12 780 154 347
23 65 85 13 12 167 154 161
24 55 85 3 12 9 154 36
25 65 85 13 12 167 154 161
26 65 85 13 12 167 154 161
27 50 80 -2 7 4 55 -15
28 35 80 -17 7 291 55 -127
29 65 80 13 7 167 55 96
Jumlah 1510 2105 9026 5781 5045
Rata-
52 73
Rata
D
Diketahui :
∑ 𝑥𝑦 = 5045
∑ 𝑋 2 = 9026
∑ 𝑌 2 = 5781
√ ∑ 𝑥 2 𝑦 2 = 7223,49
𝑟𝑥𝑦= ∑ 𝑥𝑦
√(∑ 𝑥2 𝑦2 )
𝑟𝑥𝑦= 5045
=0,698392
√7223,491
(Sujarweni, dkk, 2012)
6
Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi 0,698392. Dengan
nilai korelasi sebesar itu, dapat dikatakan nilai pre-test dan post-test
memiliki korelasi yang cukup kuat.
2. Mencari Nilai t-hitung
Menurut Sugiyono dalam Sujarweni (2012 : 121), untuk
mmenguji hipotesis beda rata-rata dua sampel yang berkorelasi
dapat menggunakan rumus :
𝑥₁ − 𝑥₂
𝑡 =
𝑠₁² 𝑠₂² 𝑠₁ 𝑠₂
√ + − 2𝑟 [ ][ ]
𝑛₁ 𝑛₂ √𝑛₁ √𝑛₂
C.
Keterangan :
t : nilai t
x̅ 1 : rata-rata sampel 1
x̅ 2 : rata-rata sampel 2
r : korelasi antar dua smpel
s1 : deviasi standar sampel 1
s2 : deviasi standar sampel 2
s12 : varian sampel 1
s22 : varian sampel 2
n : jumlah sampel
Dalam sumber yang lain, menurut Sugiyono (2004 : 179 ) rumus
paired t-test sebagai berikut :
Ʃ𝐷
𝑡 =
𝑛(Ʃ𝐷2 )−(Ʃ𝐷)²
√
𝑛−1
Keterangan :
t : nilai t
D : Different / selisih nilai pre-test dan post-test (pre-post)
n : jumlah sampel
Berdasarkan data pre-test dan post-test, dapat dihitung nilai t dengan
menggunakan paired t-test, adapun perhitungannya sebagai berikut :
Ʃ𝐷
𝑡 =
𝑛(Ʃ𝐷 2 )−(Ʃ𝐷)²
√
𝑛−1
7
−595
𝑡=
29(354025)−(595)²
√
29−1
−595
𝑡 =
136800
√
28
−595
𝑡=
√4885, 714286
−595
𝑡=
69,897
t = −8,512
Nilai t diperoleh sebesar -8,512.
Langkah-langkah Uji Paired t-test Menggunakan SPSS
8
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Beberapa penjelasan yang sudah dituliskan dapat disimpulkan:
Paired sample t-test (uji t berpasangan) merupakan salah satu metode
pengujian yang digunakan untuk mengkaji keefektifan perlakuan,
ditandai adanya perbedaan rata-rata sebelum dan rata-rata sesudah
diberikan perlakuan. Syarat digunakannya paired t-test meliputi
adanya nilai sebelum dan sesudah treatment pada satu sampel, data
tersebut kuantitatif (interval - rasio) dan berasal dari populasi yang
berdistribusi normal.
B. Kritik dan Saran
Demikian makalah ini kami buat, kami menyadari bahwa makalah ini
masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, kritik dan saran dari pembaca sangat kami butuhkan guna
perbaikan makalah berikutnya. Semoga apa yang telah dituliskan
dalam makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.
9
DAFTAR PUSTAKA
Hartono. 2008. Statistik Untuk Penelitian. Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat
Kemasyarakatan dan Perempuan.
Haryati, Sri Puji. 2017. Pengembangan Game Kimia Berbasis Android Materi
Pokok Tata Nama Senyawa Untuk Peserta Didik Kelas X SMA/MA. Dalam
Skripsi Pendidikan Kimia Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Yogyakarta.
Purnomo, Windhu. 2006. Uji t Sampel Berpasangan. Surabaya: Handout MK
Statistik Parametrik.
Sarwono, Jonathan. 2009. Statistika Itu Mudah: Panduan Lengkap Untuk
Belajar Komputasi Statistika Menggunakan SPSS 16. Yogyakarta:
Penerbit Andi Yogyakarta
Sugiyono. 2004. Metode Penelitian. Bandung : Alfa Beta.
Sujarweni, V. Wiratna. 2012. Statistika Untuk Penelitian. Yogyakarta : Graha
Ilmu.
10