0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan6 halaman

Laporan Supervisi Akademik SMAN 2 Martapura

Laporan ini memberikan ringkasan program supervisi akademik di SMAN 2 Martapura pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan supervisi adalah meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Hasil supervisi menunjukkan beberapa aspek seperti pengembangan indikator dan penggunaan metode pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Rencana supervisi mencakup tinjauan kurikulum, pengembangan silabus, dan penggunaan

Diunggah oleh

Satria Perkasa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan6 halaman

Laporan Supervisi Akademik SMAN 2 Martapura

Laporan ini memberikan ringkasan program supervisi akademik di SMAN 2 Martapura pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan supervisi adalah meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Hasil supervisi menunjukkan beberapa aspek seperti pengembangan indikator dan penggunaan metode pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Rencana supervisi mencakup tinjauan kurikulum, pengembangan silabus, dan penggunaan

Diunggah oleh

Satria Perkasa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN SUPERVISI AKADEMIK

SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2017/2018


DI SMAN 2 MARTAPURA

A. Latar Belakang

Pelaksanaan supervisi pada hakikatnya adalah proses pemberian layanan


bantuan kepada guru untuk memperbaiki proses belajar mengajar yang
dilakukan guru dan meningkatkan kualitas hasil belajar. Tujuan supervisi adalah
memberikan bantuan dan layanan untuk meningkatkan kualitas guru mengjar di
kelas yang gilirannya dapat meningkatkan kualitas belajar sisiwa. Bukan saja
memperbaiki kemampuan belajar tetapi juga untuk mengembangkan potensi
dan kualitas guru

Wiles (Imron,1996) mengatakan secara umum supervisi pembelajaran


bertujuan untuk memberikan bantuan dalam mengembangkan situasi belajar
mengajar yang lebih baik. Ketidakberhasilan peserta didik dalam mencapai
tugas-tugas di sekolah dapat disebabkan oleh tingkat kemampuannya yang tidak
sesuai dalam melaksanakan atau menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh
guru kepadanya. Oleh karena itu program pembelajaran seyogyanya disusun
dan ditetapkan oleh guru berdasarkan atas pendekatan terhadap perkembangan
siswa baik dilihat dari usianya maupun perkembangan mental peserta didik.
Konsekuensi dari hal tersebut, maka perkembangan yang dapat dicapai peserta
didik melalui pembelajaran, diprogramkan secara bertahap sesuai dengan
kemampuan umur-mental atau kesiapan peserta didik untuk mempelajari
berbagai tugas yang diberikan oleh guru di sekolah. Tingkat aktivitas siswa
dalam pembelajaran menjadi indikator utama untuk mengukur keberhasilan
tahap awal untuk mencapai peningkatan mutu atau keberhasilan sebuah proses
pembelajaran.

Perilaku efektif yang tercermin dalam aktivitas belajar siswa adalah


gambaran keberhasilan tahap awal dalam penyelenggaraan kegiatan belajar.
Aktivitas yang tertuang dalam skenario pembelajaran memiliki pengaruh
terhadap keberhasilan pencapaian hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu
upaya guru dalam mendorong dana mempertahankan minat siswa dalam
pembelajaran merupakan salah bentuk layanan terhadap peningkatan dan
perkembangan kemampuan siswa dalam belajar.

1
Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 menyatakan bahwa tugas dan
tanggung jawab kepala sekolah dalam bidang supervisi adalah: 1)
Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan
profesionalisme, 2) Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan
menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat, dan 3)
Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka
peningkatan profesionalisme guru.

Menindaklanjuti tugas dan tanggung jawab tersebut, perencanaan


program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru,
pelaksanaan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan
pendekatan dan teknik supervisi yang tepat serta menindaklanjuti hasil
supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan
profesionalismenya perlu diupayakan oleh setiap sekolah.

Mencermati hasil analisis Program Supervisi Tahun pada SMAN 2


Martapura secara umum ditemukan beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki
bagi peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus peningkatan profesionalisme
guru, seperti: pengembangan indikator dan materi pembelajaran, penggunaan
metode pembelajaran yang belum variatif, lemahnya penguasaan guru dalam
model-model pembelajaran aktif, dan sebagainya.Karena itu dalam rangka
melaksanakan tugas Kepala Sekolah sebagai Supevisor/Penyelia maka perlu
disusun program supervisi yang secara menyeluruh dan sistematis
menjabarkan rencanakegiatan yang akan dilakukan serta apa tindak lanjut dari
hasil supervisi setelah kegiatandilakukan agar terjadi perbaikan yang signifikan
dalam kegiatan akademis di SMAN 2 Martapura

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587); sebagaimana telah
beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015
tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

2
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5679);

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1994 tentang


Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3547);

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang


Standar Nasional Pendidikan perubahan atas Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496);

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 tahun 2009 tentang


Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMT);

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13


Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah;

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41


Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah.

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70


Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi bagi Peserta Didik Yang Memiliki
Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa;

9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 30


Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan
pengawas Satuan Pendidikan;

C. Tujuan:

Laporan Supervisi Akademik Tahun 2018 pada SMAN 2 Martapura ini


bertujuan sebagai berikut :

1. Sebagai acuan bagi pelaksanaan kegiatan supervisi di lingkungan SMAN 2


Martapura

3
2. Meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas pokok dan
fungsinya sebagai pendidik.

3. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran pada setiap mata pelajaran


yang bermuara pada peningkatan kualitas lulusan di sekolah ini.

D. Hasil Supervisi Akademis Tahun Pelajaran 2017/2018

Berdasarkan hasil analisis terhadap pelaksanaan perencanaan dan


pelaksanaan pembelajaran di sekolah ini dapat dikemukakan data sebagai
berikut:

No Aspek Supervisi Ketuntasan

1. Pemetaan standar isi Belum tuntas (50%)


2. Pengembangan Indikator Tuntas (75%)
3. Pengembangan Silabus ...
4. Penyusunan RPP
5. Penyusunan Dokumem KKM
6. Penggunaan Metode dan Media Pembelajaran
7. Aktivitas Belajar Siswa
8. Penggunaan dan Teknik Penilaian
9. Analisis Hasil Belajar
10. Pemanfaatan TIK
11. Analisis Ketuntasan Belajar

E. Perencanaan Supervisi Akademis

Pelaksanaan Supervisi Akademis di sekolah ini disusun berdasarkan hasil


evaluasi dan analisis pelaksanaan supervisi akademis tahun sebelumnya. Melalui program
perencanaan ini diharapkan dapat memberikan dampak berupa perbaikan sekaligus
peningkatan mutu proses dan output proses pembelajaran yang dilaksanakan guru-
guru mata pelajaran di kelas yang diindikasikan dengan adanya perbaikan pada:

1. Peningkatan pemahaman guru terhadap Kurikulum Satuan Pendidikan


(KTSP).
2. Review KTSP berupa telaah terhadap pengembangan silabus yang sesuai
dengan kebutuhan pada setiap mata pelajaran.
3. Perumusan Kompetensi Dasar dan Indikator.

4
4. Penyusunan RPP.
5. Penggunaan Metode dan Model-Model Pembelajaran yang lebih variatif dan
meningkatkan antusiasme peserta didik dalam proses pembelajaran.
6. Penggunaan instrumen penilaian yang sesuai dengan tuntutan kompetensi.
7. Pelaksanaan proses pembelajaran yang efektif dan efisien dengan mengacu kepada
tuntutan penguasaan kompetensi.

Agar pelaksanaan Supervisi Akademis dapat berlansung secara


efektif dan dapat memvisitasi seluruh guru mata pelajaran, perlu disusun jadwal
kegiatan supervisi dan petugas supervisi. Petuga supervisi tersebut adalah
terdiri atas Kepala Sekolah, Pengawas Pembina, Wakil Kepala Sekolah dan
Guru-Guru Senior yang kompeten dan dianggap layak dan mampu
melaksanakan Supervisi.

Jadwal Pelaksanaan Supervisi Akademis Tahun Pelajaran.............. disusun


dengan mempertimbangkan hari efektif belajar dan disusun atas Jadwal
Pelaksanaan Supervisi Akademis Semester Ganjil dan Jadwal Supervisi
Akademis Semester Genap. Jadwal selengkapnya terlampir.

JADWAL SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS

F. Penutup

Demikianlah program supervisi SMA ... in disusun dengan harapan dapat


meningkatkan kinerja dan kualitas pembelajaran untuk setiap mata pelajaran di
sekolah ini. Pada akhir ahun pelajaran akan dilakukan evaluasi dan dirumuskan

5
rencana tindak lanjut sebaga dasar penyusunan penyelenggaraan supervisi
akademik pada tahun pelajaran berikutnya.

Anda mungkin juga menyukai