100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan2 halaman

Analisis Struktur Truss Metode Matriks

Dokumen ini membahas perhitungan pergeseran nodal dan tegangan pada dua elemen truss dari sebuah rangka. Properti kedua elemen sama, dengan modulus Young 200 GPa dan luas potong silang 0,004 m2. Matriks kekakuan global dibentuk dengan menggabungkan matriks kekakuan masing-masing elemen. Sistem persamaan 2x2 dipecahkan untuk menentukan pergeseran nodal dan gaya reaksi pada masing-masing node, serta te

Diunggah oleh

putri irmayani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
1K tayangan2 halaman

Analisis Struktur Truss Metode Matriks

Dokumen ini membahas perhitungan pergeseran nodal dan tegangan pada dua elemen truss dari sebuah rangka. Properti kedua elemen sama, dengan modulus Young 200 GPa dan luas potong silang 0,004 m2. Matriks kekakuan global dibentuk dengan menggabungkan matriks kekakuan masing-masing elemen. Sistem persamaan 2x2 dipecahkan untuk menentukan pergeseran nodal dan gaya reaksi pada masing-masing node, serta te

Diunggah oleh

putri irmayani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hirung pergeseran nodal 2 dan besarnya tegangan pada kedua elemen truss dari rangka di bawah.

Properti dar truss adalah E = 200 Gpa, A = 0,004 dan panjang 2,83 m.

Kedua elemen mempunyai properti yang sama sehingga

Matriks kekakuan global elemen (1):i = 1 dan j = 2

Setelah dihitung 𝐾 (1) , hubungan gaya dan pergeseran (2.25) untuk


elemen (1) adalah

Elemen (2): i = 3 dan j = 2:


Matriks kekakuan elemen (2) sama dengan elemen (1), sehingga
Setelah kedua sistem di atas digabung maka kita dapatkan sistem global

Karena u1x = u1y = u3x = u3y = 0, kita hanya perlu menghitung u2X and u2Y
saja. Dan sistem 2x2 yang perlu dipecahkan adalah

Dengan mensubstitusikan Fzx = 200 N dan F2y = -600 N ke persamaan


di atas

Hasilnya adalah u2X = 0,0707e-5 m dan u2y = -0,2120e -5 m. Dengan


menggunakan persamaan lajur 1-2 dan 5-6, gaya-gaya reaksi pada node 1 dan 3
dihitung sebagai berikut:

Node 1: F,x = 200 N dan F1y = 200 N


Node 3: F3x = -400 N dan F3y = 400 N
Dan stress pada setiap elemen adalah

Anda mungkin juga menyukai