Anda di halaman 1dari 1

Kekurangan dan kelebihan teori keperawatan Orem

Kelebihan dari teori Orem adalah teori ini mendorong pasien untuk memunculkan
potensinya yang terganggu karena kondisinya yang sakit. Perawat lebih memandirikan pasien
untuk melakukan self care atau pemenuhan kebutuhannya sendiri tanpa ketergantungan
kepada orang lain, perawat lebih memberikan motivasi kepada pasien. Sehingga pasien bisa
lebih mandiri dan mengerti tentang pentingnya melakukan perawatan diri, untuk mencapai
kesehatan yang optimal. Teori ini merupakan aplikasinya untuk pelaksanaan praktek
keperawatan sebagai pekerja klinik baru. Konsep self-care, nursing system, dan self-care
deficit mudah dipahami oleh mahasiswa keperawatan dan dapat dikembangkan dengan ilmu
pengetahuan dan penelitian (Liya Andriyanti, 2017).
Sedangkan kekurangan dari teori keperawatan orem ini adalah teori memandang bahwa
kesehatan itu bersifat statis padahal kesehatan individu itu lebih bersifat dinamis dan sering
berubah. Pada teori ini juga terlihat menempatkan pasien dalam sistem mencakup kapasitas
individu untuk gerakan fisik. Ketika seseorang sakit maka kemampuannya untuk memenuhi
kebutuhan diri sendiri akan berkurang sehingga harus dibantu untuk pemenuhan tersebut.
Tetapi dalam teori Orem ini menekankan untuk individu melakukan pemenuhan
kebutuhannya sendiri dengan tanpa kebergantungan terhadap orang lain, sehingga membuat
suplai pemenuhan kebutuhan pasien tidak optimal dan bisa menghambat penyembuhan
pasien (Liya Andriyanti, 2017).

Sumber: Andriyanti, Liya. (2017). APLIKASI TEORI DOROTHY OREM DALAM


PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY Y DENGAN KASUS INFEKSI POST
SECTIO CESARIA DI RUMAH SAKIT KOTA BENGKULU. Journal of Nursing and Public
Health,5(2), 54–59.