100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
519 tayangan15 halaman

Sejarah Perkembangan Internet Di Dunia Dan Di Indonesia

Makalah ini membahas sejarah perkembangan internet di dunia dan Indonesia. Internet pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1957 untuk keperluan komunikasi militer. Pada tahun 1969, proyek ARPANET memperkenalkan teknologi packet switching yang menjadi dasar protokol internet saat ini, TCP/IP. Di Indonesia, internet diperkenalkan pada tahun 1990-an dan semakin berkembang seiring pesatnya akses internet di tahun

Diunggah oleh

muhammad putra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
519 tayangan15 halaman

Sejarah Perkembangan Internet Di Dunia Dan Di Indonesia

Makalah ini membahas sejarah perkembangan internet di dunia dan Indonesia. Internet pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1957 untuk keperluan komunikasi militer. Pada tahun 1969, proyek ARPANET memperkenalkan teknologi packet switching yang menjadi dasar protokol internet saat ini, TCP/IP. Di Indonesia, internet diperkenalkan pada tahun 1990-an dan semakin berkembang seiring pesatnya akses internet di tahun

Diunggah oleh

muhammad putra
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI DUNIA

DAN DI INDONESIA

DISUSUN OLEH
MUHAMMAD ANNADHAR HASDA PUTRA
DOSEN
ALHAMIDI S.Kom M.Kom

DASAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN PEMOGRAMAN


TEKNIK INDUSTRI
TAHUN AJARAN 2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmatnya sehingga
makalah yang berjudul “Sejarah Perkembangan Internet Di Dunia dan Di Indonesia” ini dapat
terselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Makalah ini dibuat dengan tujuan mengetahui dan memahami pengertian internet dan
sejarah perkembangan internet di dunia dan di Indonesia, serta menjelaskan dampak positif dan
dampak negative dari perkembangan internet.

Meski penulis telah berusaha semaksimal mungkin dalam menyelesaikan makalah ini agar
bisa mendapatkan yang terbaik. Namun makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, penulis berharap kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Demikianlah semoga makalah ini memberikan manfaat umumnya pada para pembaca dan
khususnya bagi penulis sendiri. Aamiin.

Batam, 30 November 2019

Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Sampul
Kata Pengantar............................................................................................. i
Daftar Isi...................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................... 1
B. Rumusan Masalah.......................................................................... 2
C. Tujuan Penulisan............................................................................ 2
D. Manfaat Penulisan.......................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Internet.......................................................................... 3
B. Sejarah Perkembangan Internet Di Dunia....................................... 4
C. Sejarah Perkembangan Internet Di Indonesia................................ 7
D. Dampak Positif Perkembangan Internet.......................................... 9
E. Dampak Negatif Perkembangan Internet......................................... 9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan....................................................................................... 11
B. Saran................................................................................................. 11
Daftar Pustaka
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia 4omputer dan dunia komunikasi yang
tidak pernah diduga sebelumnya. Saat ini hampir semua bidang kehidupan manusia bisa
dihubungkan dengan internet. Misalnya saja promosi sebuah produk, jaringan sosial pertemanan,
komunikasi, dan masih banyak lagi kegiatan manusia lainnya yang berhubungan dengan internet.
Beberapa penemuan telegram, telepon, radio, dan 4omputer merupakan rangkaian kerja ilmiah
yang menuntun menuju terciptanya internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari
pada alat-alat tersebut. Internet juga kini di gunakan untuk 4 omput bisnis yang sangat
menguntungkan. Contohnya saja penyedia jasa operator pulsa untuk penghubung internet dan
banyak bermunculan istilah bisnis online yang mengunakan internet sebagai penghubungnya..
Internet juga membuat majunya dunia pendidikan di mana anak-anak bisa mengakses berbagai
informasi yang positif di dalam internet. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh
dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan
berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.
Menurut situs 4 omputer 4 Internet singkatan dari (interconnection-networking) yaitu
sebuah sistem global jaringan 4omputer yang saling menghubungkan antara satu dengan yang
lain di seluruh penjuru dunia. Adapaun standar yang digunakan disebut Internet Protocol Suite
(TCP/IP). Komputer yang terhubung ke internet dapat melakukan aktifitas pertukaran data
dengan cepat. Internet merupakan sebuah revolusi yang merubah ekonomi dan social dunia kita.
Negara-negara berlomba-lomba untuk mengambil keuntungan dari pengadopsian teknologi
internet ini. Namun masih banyak orang yang belum tahu sejarah dan perkembangan internet
maka dari itu makalah ini di susun agar orang-orang tidak tabu tentang sejarah internet di dunia
dan di Indonesia.
B. Rumusan Makalah
1. Apakah pengertian internet?
2. Bagaimana sejarah perkembangan internet di dunia?
3. Bagaimana sejarah perkembangan internet di Indonesia?
4. Bagaimana dampak positif dari perkembangan internet?
5. Bagaimana dampak negatif dari perkembangan internet?
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini adalah untuk menambah pemahaman dan wawasan kita mengenai
sejarah perkembangan internet di dunia dan di Indonesia.
D. Manfaat Penulisan
Penulisan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pembaca agar dapat memahami
pentingnya sejarah perkembangan internet di dunia dan di Indonesia serta mengetahui dampak
positif dan dampak negatif dari internet.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Internet

Menurut situs wikipedia Internet singkatan dari (interconnection-networking) yaitu sebuah


sistem global jaringan komputer yang saling menghubungkan antara satu dengan yang lain di
seluruh penjuru dunia. Adapaun standar yang digunakan disebut Internet Protocol Suite
(TCP/IP). Komputer yang terhubung ke internet dapat melakukan aktifitas pertukaran data
dengan cepat.
Internet (kependekan dari interconnection-networking) ialah sistem global dari seluruh
jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP).
Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global
dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication
protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian
dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna
komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.
Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen
Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET
(Advanced Research Project Agency Network), dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi
dalam jarak yang tidak da hingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk
jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar
yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal
sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

B. Sejarah Perkembangan Internet Di Dunia


Tahun 1957 awal dari internet melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA),
Amerika Serikat mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan
komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi oleh terjadinya perang dingin
antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik), jaringan
komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir.
Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah
mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.
Penemuan ARPA pada packet switching pada tahun 1960 menjadi awal landasan
terbentuknya internet. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam
paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika
salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga
memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi,
berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka
ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet
switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit
switching yang digunakan pada sambungan telepon publik. pada tahun 1969 ketika itu
Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA)
memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah
komputer sehingga membentuk jaringan organik.
Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10
komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi
dan membentuk sebuah jaringan. ARPANET kemudian merancang sebuah jaringan dengan
kehandalan teknologi informasi yang dapat memindahkan data dalam jumlah besar dan dalam
waktu yang singkat, dan ditetapkan sebagai sebuah standar pembangunan protokol baru yang
saat ini dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan disinilah awal dari
segala sejarah internet yang dikenal luas sampai saat ini. Tujuan awal dibangunnya proyek itu
adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US
Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan
menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan

nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang
dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka
membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan
pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah,
dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET
kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET"
untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer
seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama
DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan
setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung
menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting
yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai
dikembangkan ke luar Amerika Serikat.Komputer University College di London merupakan
komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun
yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah
gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan
untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. pengembangan lapisan protokol jaringan yang
terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/
Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan.
Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan
protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai
tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau
seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut
sebagai jaringan internet.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil
mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian,
sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau
network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups
pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan
dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil
berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari
semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol
atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang
dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda,
Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup
USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984
diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name
System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer
lebih.
Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi
10.000 lebih. Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh
pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah
perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati
sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini. Tahun 1988, Jarko Oikarinen
dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun
kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam
setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990
adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan
browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang
membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui
sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs
internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping
atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan,
yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada
tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang
dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi
bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di
internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket. Tahun 1989, Timothy Berners-
Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang
memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah
internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi.

C. Sejarah Perkembangan Internet Di Indonesia


Internet pertama kali di Universitas Indonesia pada tahun 1988. Akses untuk terhubung
ke internet saat itu masih sulit dan biaya yang dibutuhkan agar bisa terhubung ke internet sangat
mahal, saat itu internet jarang dikenal oleh masyarakat. Teknologi baru yang digunakan saat itu
untuk memberikan koneksi ke internet belum berhasil maksimal. Berdasarkan catatan who
is ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB
(192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim,
Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi
Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal
pembangunan Internet Indonesia pada tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah
mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah
jaringan komputer di Indonesia.
Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet
merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui
tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia.
Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang
cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI,
kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks
dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX. Mulai 1995 beberapa
BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan
memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet
(HTTP). Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan
warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang
lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa
mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com,
e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.
Banyak sekali ISP baru yang berdiri. Bertambah lagi sejarah internet di Indonesia dan
Dunia. Operator telepon seluler juga tidak mau kalah untuk menambahkan fasilitas internet
dalam layanannya. Kemudahan tersebut membuat hampir semua penduduk Indonesia dapat
menikmati akses internet baik dari handphone, warnet, ataupun dengan berlangganan paket
internet rumah. Saat ini pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 45 juta orang atau
sekitar 20% dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 250 juta jiwa.

D. Dampak Positif Perkembangan Internet


 Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak
digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna
lainnya dari seluruh dunia.
 Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wid
web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling
bertukar informasi dengan cepat dan murah.
 Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan
sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
E. Dampak Negatif Perkembangan Internet
1. Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak
salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun
merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program
mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet
terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada
seseorang untuk bertindak kriminal.
2. Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada
dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar
dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
3. Perjudian
Perjudian melalui internet ini dikenal dengan istilah net gaming. Net gaming merupakan
sebuah keadaan yang sejenis dengan kecanduan judi. Misalnya, bermain game, berbelanja.
Bahkan, melakukan kegiatan jual beli saham lewat internet yang mengganggu pekerjaan serta
mengakibatkan kerugian yang menggiring orang bersangkutan pada cengkraman utang.
4. Informasi Berlebih
Internet merupakan media yang menyediakan berbagai informasi secara lengkap.
Apapun yang kita inginkan, ada di internet. Hal inilah yang membuat seseorang rela
menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengetahui berbagai informasi yang tersedia.
Informasi tersebut dikumpulkan serta diorganisasi sedemikian rupa hingga melebihi kapasitas
daya tampung otak.
5. Kecanduan Komputer
Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa beberapa organisasi mengalami dampak
negatif akibat kecanduan games offline, seperti Tetris dan Solitaire yang terkenal pada era
1980-an, yang sudah diinstall dalam perangkat tiap komputer.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai
kabel dalam satu lokasi, Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar
informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya. Internet dulu dimanfaatkan oleh
angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Dan Kemudian di
kembangkan oleh beberapa universitas amerika Salah satunya adalah Universitas of California at
Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas
di Amerika.
Protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP
(Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP
(Internet Protocol). Untuk menyatukan beberapa bahasa yang terhubung dengan pengiriman data.
Komputer memiliki peran yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia namun ada dampak
negatifnya yang perlu di waspadai hal ini agar penguna lebih cermat dalam menyikapi
perkembangan teknologi.

C. Saran
Diharapkan kepada masyarakat sebaiknya dapat memanfaatkan internet dengan sebaik-
baiknya. Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya
para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan Internet dan menjadi bagian dari masyarakat
informasi dunia.

DAFTAR PUSTAKA

Arief-Tech. 2013. Sejarah Internet di Indonesia


https://arieftech.wordpress.com/tag/artikel-sejarah-internet-di-indonesia/

Iftika Cielaluadda. 2014. Makalah Sejarah Perkembangan Internet


http://iftika-cielaluadda.blogspot.co.id/2014/10/makalah-sejarah perkembangan-internet.html

Rohan Situbondo. 2011. Sejarah Perkembangan Internet di Indonesia


http://balasyikrohan.blogspot.co.id/p/sejarah-perkembangan-internet di.html

Rahmat Sibali. 2014. Sejarah Perkembangan Internet.


http://rachmatsibali.blogspot.co.id/2014/06/sejarah-perkembangan-internet dan.html

Restu Fadhilah Aini. 2015. Sejarah Perkembangan Internet di Dunia


http://restudream.blogspot.co.id/2015/08/makalah-tik-tentang-internet dan.html

Supriyanto. 2009. TIK 3 SMP Kelas IX. Yudhistira. Jakarta.


Tresna Pamungkas. 2013. Makalah Sejarah Perkembangan Internet
http://tresnapamungkas.blogspot.co.id/2013/12/makalah-sejarah-perkembangan-internet.html

Common questions

Didukung oleh AI

During the Cold War, computer networking technology was strategically important as it offered a means of communication that was resilient to nuclear attacks. The distributed nature of networks like ARPANET allowed for communication to persist even if parts of the network were destroyed, thereby ensuring the continuation of military and governmental command structures. This technology was crucial to national security and military strategy .

The ARPANET was established as a response to the Cold War tensions, particularly after the Soviet Union launched Sputnik in 1957. The United States created the Advanced Research Projects Agency (ARPA) to develop a secure and reliable communication network to prevent the centralization of important communication routes that could be targeted in nuclear attacks. This necessity led to the development of packet switching as a method to ensure communication could be maintained even if some parts of the network were destroyed .

The widespread adoption of the Internet has led to several negative societal impacts, including the proliferation of pornography, which can perpetuate harmful societal norms and crime. The Internet has also facilitated gambling, fostering addictions and financial issues. The overflow of information potentially burdens users, sometimes resulting in information overload. Furthermore, there's the risk of internet addiction, drawing people away from real-world engagements and affecting mental health. These issues highlight the dark side of Internet freedom and its influence on social dynamics .

Packet switching revolutionized data communication by allowing information to be broken into packets and sent independently through a network, finding their own paths to the destination where they would be reassembled. This approach differed from circuit switching, which required dedicated lines for communication, thereby limiting the number of simultaneous connections. Packet switching increased the efficiency and reliability of data transmission, as packets could detour around damaged or congested parts of the network, and multiple communications could occur over the same infrastructure simultaneously .

The development of email in the early years of ARPANET revolutionized communication by making it possible to send messages quickly and efficiently over long distances without relying on traditional postal systems. This new form of communication allowed for immediate exchange of information among researchers and academics, significantly enhancing collaborative work and responsiveness in academic and professional settings. Email became one of the first widely used applications of the nascent Internet .

The transition from ARPANET to the Internet was pivotal in establishing the TCP/IP protocol suite, which became the universal standard for network communication. This protocol suite allowed different networks across the globe to connect, forming a seamless network of networks known as the Internet. The development of TCP/IP also enabled the integration and co-existence of various communication systems, broadening the potential and scalability of global communication .

Initially, the Internet's development was driven by military and academic needs to create a resilient, decentralized communication network. The military required a communication system capable of withstanding attacks (particularly nuclear threats), leading to the establishment of ARPANET. In academia, there was a demand for sharing data and resources among research institutions, which the ARPANET facilitated by connecting universities and fostering collaborative work. These contexts provided the funding, motivation, and use cases for early development efforts, preceding its commercialization .

The World Wide Web, introduced by Tim Berners-Lee in 1990, fundamentally transformed global Internet use by providing a platform that enabled multimedia content like text, images, and video to be accessed and shared on the Internet. This development revolutionized how people interacted with digital information, leading to an explosion in the number of Internet users as it became more user-friendly and accessible to non-experts. The rise of websites facilitated e-commerce, online education, and information exchange, shaping the Internet into a crucial tool for daily life .

The shift from niche academic networks to a broad, global Internet was facilitated by the development of the TCP/IP protocol, which enabled different networks to interoperate seamlessly. The creation of the Domain Name System (DNS) simplified navigation by replacing numerical addresses with human-friendly domain names. The advent of the World Wide Web and web browsers made the Internet more accessible and visually engaging to the general public. These technological advancements, coupled with declining costs of computer hardware and broadband deployment, were critical in enabling the Internet to become a ubiquitous global resource .

TCP/IP played a critical role in unifying diverse global networks by providing a universal protocol standard that facilitated communication and data exchange. It allowed various forms of network technologies to interconnect, enabling them to communicate seamlessly. This standardization was crucial in transforming isolated networks into an interconnected global system, laying the foundation for modern Internet infrastructure .

Anda mungkin juga menyukai